Yunus 1:13
Maka orang itu berdayung-dayunglah hendak membawa kapal itu balik ke darat, tetapi tiada dapat, karena makin lama makin bergelora laut itu baginya.
Maka orang itu berdayung-dayunglah hendak membawa kapal itu balik ke darat, tetapi tiada dapat, karena makin lama makin bergelora laut itu baginya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
10Maka takutlah orang itu amat sangat, lalu katanya kepadanya: Apakah perbuatanmu? karena ketahuilah orang itu akan hal ia sudah lari dari hadapan hadirat Tuhan, sebab telah diberinya tahu hal itu kepada mereka itu.
11Lalu kata mereka itu kepadanya: Engkau hendak kami pengapakan, supaya teduhlah laut ini bagi kami? karena makin lama makin bergelora laut itu.
12Maka sahutnya kepada mereka itu: Angkatlah olehmu akan daku, buanglah aku ke dalam laut, maka lautpun akan teduh bagi kamu, karena ketahuilah aku bahwa ribut besar ini berlaku atas kamu oleh karena aku.
14Lalu berserulah mereka itu kepada Tuhan, sembahnya: Ya Tuhan! jangan apalah kami binasa oleh karena sebab jiwa orang ini dan jangan Engkau tanggungkan pada kami darah orang yang tiada bersalah, karena Engkau, ya Tuhan, sudah membuat barang yang Kaukehendaki.
15Maka diangkat oleh mereka itu akan Yunus, lalu dibuangnya akan dia ke dalam laut, maka teduhlah laut dari pada geloranya.
4Maka diturunkan Tuhan suatu angin yang keras kepada laut itu, lalu menjadi ribut besar, sehingga hampir-hampir karam kapalnya.
5Maka ketakutanlah segala awak kapal, masing-masing berseru kepada dewanya dan dibuangnya segala serba yang di kapal itu ke dalam laut hendak meringankan kapal; tetapi Yunus sudah turun ke dalam ruang, dan berbaring, lalu tertidurlah ia dengan lelap.
6Maka datanglah nakhoda kapal mendapatkan dia sambil katanya: Apakah padamu, maka engkau tidur lelap begitu? bangunlah engkau: berserulah kepada dewamu, mudah-mudahan dewa itu mengasihani akan kita, biar jangan kita binasa!
39Setelah siang hari, maka tiada dikenalnya daratan itu, tetapi dilihatnya suatu teluk yang berpantai; maka berikhtiarlah mereka itu kalau-kalau dapat mendamparkan kapal itu ke sana.
40Maka dikeratnya segala tali sauh itu, ditinggalkannya di dalam laut, sambil mengorak pengikat kemudi itu dan menaikkan layar agung menambang angin, lalu ditujukannya ke pantai itu.
41Maka sampai kepada suatu tempat dua arus, lalu mereka itu pun mendamparkan kapal itu sehingga haluannya lekat tiada dapat bergerak, tetapi buritannya habis pecah oleh sebab kekuatan gelombang itu.
24Adapun perahu itu sudah sampai di tengah tasik dengan terlalu kesusahan sebab ombak, karena angin sakal.
37Maka tiba-tiba turunlah angin ribut yang besar, lalu gelombangnya pun menempuh masuk ke dalam perahu, sehingga hampir penuh dengan air.
38Maka Ia sendiri ada di buritan sedang tidur di atas bantal, lalu mereka itu membangunkan Dia, katanya, "Ya, Guru! Tiadakah Tuan peduli kita ini binasa?"
39Maka bangunlah Ia, lalu melarang angin itu serta berkata kepada tasik itu, "Diam, teduhlah engkau!" Maka berhentilah angin itu, lalu teduh benar-benarlah.
40Maka berkatalah Yesus kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu begitu takut? Belumkah kamu percaya?"
41Maka takutlah mereka itu sangat-sangat, lalu berkata seorang kepada seorang, "Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan tasik pun menurut perintah-Nya?"
18Maka tasik itu pun sangat berombak, sebab angin keras bertiup.
19Setelah mereka itu berdayung sekira-kira dua tiga mil jauhnya, tiba-tiba dilihatnya Yesus berjalan di atas air tasik, datang menghampiri perahunya, lalu takutlah mereka itu.
13Maka tatkala angin selatan bertiup sepoi-sepoi, mereka itu pun menyangka bahwa maksudnya sudah sampai, lalu membongkar sauh, serta berlayar menyusur pantai Kerete.
14Tetapi tiada berapa lama antaranya turunlah memukul ke situ suatu angin puting beliung yang bernama Yurakulon.
15Tatkala kapal itu dibawa angin dan tiada dapat melawannya, maka kami biarkan sahaja lalu berhanyut.
16Dan tatkala kami di bawah angin menyusur sebuah pulau kecil bernama Kelauda, maka dengan sukarnya dapatlah kami menarik sampan.
17Setelah dinaikkannya sampan itu, dicarinya akal membarut kapal itu, dan sebab takut terdampar pada Sirtis, maka diturunkannya segala alat kapal, dan demikianlah terapung-apung.
18Sebab kami sangat terlambung-lambung oleh ribut, maka pada keesokan harinya mereka itu pun membuangkan muatan ke laut,
19dan lusanya membuangkan beberapa perkakas kapal dengan tangan sendiri.
24Maka sekonyong-konyong turunlah angin ribut yang besar ke tasik itu, sehingga perahu itu ditimbus ombak; akan tetapi Yesus ada tidur juga.
25Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, "Ya Tuhan, tolonglah, binasa kami!"
26Maka berkatalah Ia kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu takut, hai kamu yang kurang percaya?" Lalu bangunlah Ia sambil melarang angin dan ombak itu; maka jadilah teduh sekali.
27Maka heranlah sekalian orang, katanya, "Siapakah gerangan orang ini, sehingga angin dan laut pun menurut perintah-Nya?"
23Tetapi sementara mereka itu berlayar, tertidurlah Ia, lalu turunlah angin ribut ke tasik itu, memenuhi perahu itu dengan air, sehingga nyaris bahaya.
24Maka datanglah mereka itu mendapatkan Yesus, serta membangunkan Dia, katanya, "Ya Rabbi, ya Rabbi, binasalah kita!" Maka bangunlah Ia sambil melarang angin dan gelombang itu; lalu berhentilah, menjadi teduh.
47Setelah sudah petang hari, maka perahu itu pun sampai di tengah tasik, sedang Yesus seorang diri di darat.
48Maka dilihat-Nya mereka itu sangat payah berdayung karena angin sakal, lalu pada waktu lepas pukul tiga malam datanglah Ia kepadanya, yaitu dengan berjalan di atas air tasik, hendak melintas mereka itu.
49Akan tetapi ketika mereka itu nampak Dia berjalan di atas air tasik itu, disangkakannya hantu, lalu berteriaklah mereka itu,
32Setelah keduanya naik ke dalam perahu, maka berhentilah angin itu.
29Dan sebab takutkan kalau-kalau terkandas ke atas tempat berbatu karang, maka mereka itu pun melabuhkan empat sauh daripada buritan, serta mencita-cita akan hari siang.
30Tetapi tatkala kelasi-kelasi itu mencari akal hendak berlepas diri meninggalkan kapal itu serta menurunkan sampan ke laut dengan berpura-pura hendak mengulurkan sauh dari haluan,
26Apabila dilihat oleh murid-murid-Nya akan Dia berjalan di atas air tasik itu, maka terkejutlah sekaliannya sambil katanya, "Itu hantu!" Lalu berteriaklah mereka itu sebab takutnya.
25Apabila Ia berfirman, maka didatangkan-Nya angin ribut, yang membesarkan ombak-ombaknya,
26sehingga naiklah ia itu ke langit dan turun ke tubir, maka hati mereka itu hancurlah oleh takut.
26Bahwa segala pendayungmu sudah membawa akan dikau ke tengah-tengah laut, lalu engkau dikaramkan oleh angin timur di tengah-tengah lautan besar.
7Maka beberapa hari lamanya kami berlayar perlahan-lahan, dan dengan kesukarannya kami menghampiri Kenidus, dan sedang angin menahan kami, maka berlayarlah kami menyusur pulau Kerete melalui Salmone,
6Setelah dilabuhkan, dilengkungnya ikan terlalu banyak, sehingga koyaklah pukatnya itu.
7Maka mereka itu pun menggamit kawan-kawannya, yang di dalam perahu lain itu, supaya datang membantu; maka datanglah mereka itu, lalu diisinya sarat kedua buah perahu itu, sehingga hampir tenggelam.
30Tetapi apabila dirasainya angin ribut itu, takutlah ia; serta hampirlah ia tenggelam, berteriaklah ia, katanya, "Ya Tuhan, tolonglah hamba!"
26Akan tetapi tak dapat tiada kita akan terdampar pada sebuah pulau."
27Tatkala sampai kepada malam yang keempat belas sedang kami terapung-apung di laut Aderia, maka sekira-kira tengah malam kelasi-kelasi itu pun, yang menyangkakan sudah dekat dengan daratan,
51Lalu naiklah Yesus ke dalam perahu mendapatkan mereka itu, maka berhentilah angin itu, sehingga sekaliannya heran dan tercengang-cengang di dalam dirinya terlalu sangat;
21Sedang mereka itu tengah suka hendak menyambut Dia naik ke dalam perahu, langsunglah perahu itu sampai ke pantai, ke tempat yang ditujuinya.