Daniel 3:14
Maka sahut nebukadnezar, titahnya kepada mereka itu: Adakah dengan sengaja, hai Saderakh, Mesakh dan Abed-nego, maka tiada kamu berbuat bakti kepada dewaku, dan tiada kamu menyembah patung keemasan yang telah kudirikan itu?
Maka sahut nebukadnezar, titahnya kepada mereka itu: Adakah dengan sengaja, hai Saderakh, Mesakh dan Abed-nego, maka tiada kamu berbuat bakti kepada dewaku, dan tiada kamu menyembah patung keemasan yang telah kudirikan itu?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Sebermula, maka oleh baginda raja Nebukadnezarpun diperbuatlah suatu patung dari pada emas, tingginya enam puluh hasta dan lebarnya enam hasta, didirikannyalah di dalam lembah Dura di benua Babil.
2Maka disuruhkan baginda raja Nebukadnezar akan orang menghimpunkan segala pangeran dan demang dan adipati dan panglima dan bendahara dan menteri dan tumenggung dan mereka sekalian yang memegang perintah dalam segala jajahan negeri, supaya mereka itu datang mentahbiskan patung yang telah didirikan oleh baginda raja Nebukadnezar itu.
3Maka pada masa itu berhimpunlah segala pangeran dan demang dan adipati dan panglima dan bendahara dan menteri dan tumenggung dan mereka sekalian yang memegang perintah dalam segala jajahan negeri, akan mentahbiskan patung yang telah didirikan oleh baginda raja Nebukadnezar; maka berdirilah mereka itu sekalian menghadap patung yang telah didirikan oleh Nebukadnezar.
4Maka berserulah seorang bentara dengan kuat: Hai kamu segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasa, ketahuilah olehmu:
5Apabila kamu mendengar bunyi nafiri dan bangsi, kecapi, harbab, serdam, nobat dan segala jenis bunyi-bunyian, hendaklah kamu menyembah sujud kepada patung keemasan, yang telah didirikan oleh baginda raja Nebukadnezar itu.
6Maka barangsiapa yang tiada menyembah sujud pada ketika itu juga, ia itu akan dicampak ke dalam dapur api yang bernyala.
7Maka sebab itu pada masa segala bangsa itu mendengar bunyi nafiri dan bangsi, kecapi, harbab, serdam dan segala jenis bunyi-bunyian, maka sujudlah segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasa itu menyembah patung keemasan yang telah didirikan oleh baginda raja Nebukadnezar.
8Tetapi pada masa itu juga datanglah hampir beberapa orang Kasdim, yang seteru dan pengumpat orang Yahudi,
9sahutnya dan sembahnya kepada baginda raja Nebukadnezar: Daulat tuanku!
10Adapun tuanku sudah memberi titah bahwa tiap-tiap orang yang mendengar bunyi nafiri, bangsi, kecapi, harbab, serdam, nobat dan segala jenis bunyi-bunyian patut ia sujud menyembah patung keemasan itu;
11dan barangsiapa yang tiada menyembah sujud itu akan dicampak ke dalam dapur api yang bernyala-nyala.
12Maka adalah beberapa orang Yahudi yang telah tuanku angkat akan pemerintah atas benua Babil, yaitu Saredakh dan Mesakh dan Abed-nego, ya tuanku! orang itu tiada juga menurut titah tuanku, tiada dibuatnya ibadat kepada dewata tuanku dan tiada mereka itu menyembah patung keemasan, yang telah tuanku dirikan itu.
13Maka titah baginda raja Nebukadnezar dengan kehangatan murkanya dan sangat geramnya, disuruhkannya orang membawa akan Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego menghadap kepadanya. Hata, maka dibawa oranglah akan ketiga orang itu menghadap baginda.
15Atau sekarang sediakah juga kamu hendak menyembah sujud kepada patung yang telah kuperbuat itu, apabila kamu mendengar bunyi nafiri, bangsi, kecapi, harbab, serdam, nobat dan segala bunyi-bunyian; karena jikalau tiada kamu menyembah kepadanya, niscaya pada ketika itu juga kamu akan dicampak ke dalam dapur api yang bernyala-nyala, maka ilah manakah yang dapat melepaskan kamu dari pada tanganku?
16Maka sahut Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego, sembahnya kepada baginda raja Nebukadnezar: Tiada berguna jikalau patik mempersembahkan kepada tuanku mula kasad patik ini.
17Jikalau sudah tentu perkara itu atas patik, maka Allah patik, yang patik berbuat ibadat kepada-Nya, itu juga sampai kuasa-Nya akan melepaskan patik dari dalam dapur api yang bernyala-nyala, dan dari pada tangan tuankupun dapat dilepaskan-Nya patik ini!
18Jikalau kiranya tiada, maka maklumlah kepada tuanku juga, bahwa sekali-kali tiada patik akan berbuat ibadat kepada dewa tuanku dan tiada patik akan menyembah kepada patung keemasan yang telah tuanku dirikan itu.
19Maka pada masa itu penuhlah raja Nebukadnezar dengan kehangatan murka dan berubahlah air mukanya akan Saredakh dan Mesakh dan Abed-nego, serta titahnya: Hendaklah orang menghangatkan dapur itu tujuh kali lebih panas dari pada biasa dihangatkan dia.
20Maka dititahkannya beberapa orang yang sangat kuat dari antara orang perangnya mengikat Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego dan mencampakkan dia ke dalam dapur api yang bernyala-nyala itu.
21Lalu ketiga orang itu diikat serta dengan jubahnya dan seluarnya dan destarnya dan segala pakainnya yang lain dan dicampak ke dalam dapur api yang bernyala-nyala.
22Maka tegal titah baginda sangat keras dan dapurpun sudah dihangatkan amat sangat, sebab itu segala orang yang sudah mengangkat Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego itu dibunuh oleh nyala api itu.
23Tetapi ketiga orang itu, Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego, dengan ikatannya jatuhlah di tengah-tengah dapur api yang bernyala-nyala.
24Maka tercengang-cenganglah baginda raja Nebukadnezar, lalu bangkit berdiri dengan segera sambil titahnya kepada segala menterinya: Bukankah kita suruh buang tiga orang juga ke dalam api itu dengan terikat? Maka sahut mereka itu, sembahnya: Benarlah seperti titah tuanku!
25Maka titah baginda: Bahwasanya aku melihat orang empat dengan terurai pengikatnya berjalan di tengah-tengah api, dan barang marabahayapun tiada padanya, dan rupa seorang, yang keempat itu, seperti anak dewata juga.
26Lalu baginda raja Nebukadnezarpun menghampirilah pintu dapur api yang bernyala-nyala sambil titahnya: Hai Saderakh, Mesakh dan Abed-nego, hamba Allah taala! keluarlah, marilah kamu! Lalu keluarlah Saderakh, Mesakh dan Abed-nego dari tengah-tengah api.
27Sudah itu, maka berhimpunlah segala pangeran dan demang, adipati, dan segala menteri raja, hendak melihat orang itu, karena api tiada berkuasa atas tubuhnya, rambut kepalanyapun tiada hangus dan pakaiannyapun tiada berubah, bahkan, bau sangit apipun tiada terkena kepadanya.
28Maka titah raja nebukadnezar: Segala puji bagi Allahnya Saderakh, Mesakh dan Abed-nego! yang sudah menyuruhkan malaekat-Nya dan sudah meluputkan hamba-hamba-Nya yang telah harap pada-Nya dan tiada mau menurut titah raja, melainkan telah diserahkannya tubuhnya akan tiada berbuat ibadat atau menyembah kepada dewata, melainkan kepada Allahnya juga.
29Maka sekarang aku memberi titah, bahwa segala bangsa atau kaum atau orang yang berbagai-bagai bahasa, jikalau ia mengatakan barang hujat akan Allahnya Saderakh, Mesakh dan Abed-nego itu, mereka itu akan ditetak berpenggal-penggal dan rumahnya akan dijadikan suatu kerobohan batu, karena tiadalah Allah lain, yang dapat membantu begitu.
30Kemudian dilantik baginda akan Saderakh, Mesakh dan Abed-nego dalam pemerintahan benua Babil.
46Maka pada masa itu sujudlah baginda raja Nebukadnezar dengan mukanya sampai ke bumi menyembah Daniel, dan dititahkannya orang membawa akan hadiah dan kemenyan kepadanya akan persembahan.
47Maka sahut baginda kepada Daniel, titahnya: Sebenarnyalah Allah kamu itulah Allah yang di atas segala dewata dan Tuhan atas segala raja, Ia yang menyatakan segala rahasia, tegal engkau dapat menyatakan rahasia ini!
49Tetapi dipinta Daniel kepada baginda, supaya ditanggungkan pemerintahan benua Babil itu atas Saderakh dan Mesakh dan Abed-nego, maka Daniel tetap juga dalam pintu istana baginda.
12Lalu menyergaplah orang itu akan Daniel, didapatinya akan dia dalam meminta doa dan memohon-mohon di hadapan hadirat Allahnya.
13Maka datanglah mereka itu hampir, lalu bersembah kepada baginda akan hal firman baginda itu, sembahnya: Bukankah sudah tuanku meteraikan firman, bunyinya, bahwa barangsiapa yang akan meminta barang sesuatu kepada dewa atau manusia dalam tiga puluh hari ini, melainkan kepada tuanku, niscaya orang itu dicampak ke dalam keleburan singa? Maka sahut baginda, titahnya: Sudah tentulah perkara itu seperti hukum orang Medi dan Farsi, yang tiada terubahkan!
18Maka aku ini raja Nebukadnezar sudah melihat mimpi ini, sekarang, hai Beltsazar, ceriterakanlah tabirnya! karena segala orang alim dalam kerajaanku tiada dapat memberitahu akan tabirnya, tetapi engkau juga dapat, sebab roh dewata mulia raya adalah di dalammu.
30Lalu titah baginda demikian: Bukankah ini Babil besar, yang sudah kuperbuat akan tempat kedudukan kerajaan, oleh kuat kuasaku dan dengan kemuliaan kebesaranku?
31Maka titah ini ada lagi pada lidah baginda tiba-tiba turunlah suatu bunyi suara dari langit, mengatakan: Maklumlah kepadamu, hai raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan itu sudah lalu dari padamu!
18Hata, setelah genap segala hari yang dititah baginda kemudiannya patut dibawa oranglah akan mereka itu masuk, maka oleh penghulu segala penjawat istana dibawa akan mereka itu menghadap hadirat baginda raja Nebukadnezar.
19Maka dalam baginda bertitah kepada mereka itu tiada didapati antara mereka itu sekalian akan orang yang seperti Daniel, Hananya, Misail dan Azarya; maka menghadaplah mereka itu hadirat baginda.
11Lalu kata Daniel kepada penjawat santapan yang telah diangkat oleh penghulu segala penjawat istana atas Daniel, Hananya, Misail dan Azarya.
31Ya tuanku! dalam tuanku melihat itu tiba-tiba adalah suatu patung besar, maka sempurnalah patung itu lagi amat indah-indah, adalah ia itu terdiri di hadapan tuanku dengan sangat hebat rupanya.
32Maka kepala patung itu dari pada emas tua, dadanya dan lengannya dari pada perak, perutnya dan pahanya dari pada tembaga.
26Maka sahut baginda, titahnya kepada Daniel, yang bergelar Beltsazar: Dapatkah engkau maklumkan kepadaku khayal mimpi yang telah kulihat, serta dengan tabirnya sekali?
16Lalu orang itu mendedasi baginda, sembahnya kepada baginda: Ya tuanku, maklumlah kepada tuanku, inilah suatu hukum orang Medi dan Farsi, bahwa suatu titah dan firman seperti yang telah dimeteraikan oleh tuanku, itu tiada terubahkan lagi.
28Hata, maka segala perkara inipun sudah berlaku atas baginda raja Nebukadnezar.
37Maka sebab itu aku ini, Nebukadnezar, membesarkan dan memuliakan Raja yang di sorga itu, karena segala perbuatan-Nya itu kebenaran dan segala jalan-Nyapun adalat adanya, dan Iapun dapat merendahkan barangsiapa yang berjalan dengan jemawanya.
17Maka sahut Daniel, sembahnya kepada baginda: Bahwa segala anugerah itu tinggal pada tuanku dan hendaklah tuanku mengaruniakan anugerah tuanku kepada orang lain, maka patik juga membacakan suratan ini kepada tuanku serta memaklumkan artinya kepada tuanku.
36Maka ia itulah mimpi tuanku; sekarang patik hendak menceriterakan kepada tuanku tabirnya.
4Maka diminumnya air anggur itu dan dipuji-pujinya segala berhala yang dari pada emas, perak, tembaga, besi, kayu dan batu adanya.
1Bahwa surat ini dari pada baginda raja Nebukadnezar disampaikan kepada segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanya, yang duduk pada seluruh muka bumi: Selamat diperbanyakkan kiranya atas kamu!