Daniel 4:11
Maka pohon itu makin besar dan makin kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia sampai kepada ujung bumi.
Maka pohon itu makin besar dan makin kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia sampai kepada ujung bumi.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
20Adapun pohon kayu yang telah tuanku lihat, yang makin besar dan kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia pada seluruh muka bumi,
21dan yang permai segala daunnya dan banyaklah buahnya dan padanya ada makanan bagi segala makhluk dan di bawahnya duduklah segala margasatwa dari padang dan pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara,
22itulah tuanku juga, yang sudah jadi besar dan berkuasa begitu, dan kuasa tuankupun makin bertambah-tambah, sehingga tuanku hampir sampai ke langit dan kerajaan tuankupun sampai ke ujung bumi.
23Maka adapun tuanku sudah melihat seorang utusan, seorang yang suci itu, turun dari langit sambil katanya: Buanglah mercu pohon kayu ini, binasakanlah dia, tetapi biarkanlah batangnya dengan akarnya dalam tanah dan dengan pengikat besi dan tembaga dalam rumput di padang, biarlah ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannyapun serta dengan segala binatang di bumi, sampai sudah berlaku atasnya tujuh masa;
10Maka inilah segala khayal kepalaku di atas peraduanku: Bahwa sesungguhnya kulihat adalah pohon kayu sebatang di tengah-tengah bumi, dan amat besar tingginya.
12Maka permailah segala daunnya dan banyaklah buahnya, dan padanya adalah makanan bagi segala makhluk dan di bawahnyapun bernaunglah segala margasatwa, dan pada cabang-cabangnya berhinggaplah segala unggas dari udara, dan dari padanya juga segala yang keadaan daging mendapat makan.
13Dan lagi kulihat dalam khayal kepalaku di atas peraduanku, sesungguhnya turunlah seorang utusan, seorang suci dari langit,
14yang berseru dengan kuat, demikianlah bunyinya: Buanglah mercu pohon ini, potonglah cabang-cabangnya, gentaslah daun-daunnya, hamburkanlah segala buahnya, supaya segala margasatwa lari dari bawahnya dan segala unggaspun terbang dari cabang-cabangnya.
15Tetapi biarkanlah batangnya, yang berakar itu, dalam tanah terikat dengan besi dan tembaga dalam rumput di padang, supaya ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannya dari pada tumbuh-tumbuhan di tanah bersama-sama dengan segala binatang.
3Bahwa sesungguhnya Asyur dahulu seperti pohon araz di atas Libanon, elok cabang-cabangnya dan banyak naung daun-daunnya dan tinggi batangnya, sehingga mercunya sampai di awan-awan.
4Maka oleh airpun ia tumbuh dan oleh pancaran airpun ia makin tinggi, maka sungai-sungainya mengalirlah keliling tempat ia tertanam itu, dijalankannya anak-anak sungainya sampai kepada segala pohon kayu yang di padang.
5Maka sebab itu batangnya tinggi dari pada segala pohon kayu yang di padang, dan cabang-cabangnyapun makin besar dan ranting-rantingnyapun banyak, sebab dalam bertumbuh iapun berkelimpahan air.
6Pada cabang-cabangnya bersaranglah segala unggas dari udara dan dalam naungnyapun duduklah beberapa bangsa yang besar-besar.
7Demikianlah amat permai ia oleh besarnya dan oleh kebanyakan cabang-cabangnya, sebab akarnya adalah di tepi kelimpahan air.
8Maka segala pohon araz di taman Allah tiada dapat memadamkan kemuliaannya; tiadalah pohon eru yang setara dengan dia dalam bercabang-cabang, dan tiada pohon berangan yang sama dengan dia dalam bertaruk-taruk, maka dalam taman Allah sebatang pohon kayupun tiada yang dapat dibanding dengan keelokannya.
9Maka Aku yang sudah menjadikan dia permai begitu dengan besar cabang-cabangnya, sehingga dengkilah akan dia segala pohon kayu yang di Eden, yaitu di taman Allah.
10Maka sebab itu, demikianlah firman Tuhan Hua: Tegal ia sudah jadi tinggi begitu, dan dinaikkannya mercunya sampai di awan-awan, dan hatinya membesarkan dirinya akan hal itu,
4Pucuk yang kepala sekali digentasnya, lalu dibawanya akan dia kepada suatu negeri perniagaan, ditaruhnya akan dia di dalam suatu negeri orang saudagar-saudagar.
5Dan diambilnya dari pada biji-bijian tanah itu, ditanamnya dalam bendang yang ditentukannya tempatnya pada tanah yang banyak airnya.
6Maka tumbuhlah ia itu lalu menjadi pokok anggur yang merambat dengan suburnya, tetapi rendah juga pokoknya dengan segala cabangnya cenderung kepadanya dan akarnyapun di bawahnya. Demikian jadilah ia itu suatu pokok anggur yang bercabang-cabang dan berpucuk-pucuk.
7Dan lagi adalah pula seekor burung nasar besar, yang besar sayapnya dan penuh sesak bulunya, heran, maka pokok anggur itu meraitkanlah akarnya kepadanya dan dari pada petak tempat ia tertanam itu dicenderungkannya cabangnya kepadanya hendak didiriskan olehnya.
8Maka ia itulah dia, yang sudah ditanam dalam tanah yang baik pada tempat yang banyak airnya, di tempat yang ia dapat berpucuk-pucuk dan berbuah-buah banyak dan boleh menjadi suatu pokok anggur yang amat permai.
9Bahwa Engkau telah memindahkan sebatang pokok anggur dari Mesir, dan Engkau telah menghalaukan orang kafir, lalu Engkau menanamkan pokok itu.
10Maka tanah itu telah Kausediakan baginya, sehingga boleh ia berakar dalam-dalam dan memenuhi segala tanah itu.
11Maka gunung telah ditudungi oleh daunnya, dan cabang-cabangnya adalah seperti pohon araz yang besar.
11Maka adalah padanya cabang-cabang yang mulia, terpakai kepada tongkat kerajaan, dan batangnyapun tumbuh tinggi di tengah-tengah ranting-ranting yang lebat, maka kelihatanlah ia dengan tingginya dan kebanyakan ranting-rantingnya.
22Demikianlah firman Tuhan Hua: Pada sekali Aku akan mengambil suatu cabang kepala dari pada pohon araz yang tinggi dan Kutetapkan dia; dari pada pucuk-pucuknya yang kepala itu Kugentas sepucuk yang lembut, lalu Kutanam dia di atas kemuncak sebuah gunung yang tinggi lagi dengan besarnya.
23Di atas pegunungan Israel yang tinggi itu akan Kutanam ia, maka iapun akan bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi sebatang pohon araz yang permai, dan di bawahnya akan bersarang burung dengan pelbagai warna sayapnya, di bawah naung cabang-cabangnya iapun akan bersarang.
24Maka akan diketahui oleh segala pohon kayu di padang, bahwa Aku ini Tuhan, merendahkan segala pohon yang tinggi dan meninggikan segala pohon yang rendah, bahwa Aku mengeringkan pohon yang hijau dan memperbungakan pohon yang kering itu; bahwa Aku ini, Tuhan, sudah berfirman, dan Aku juga akan menyampaikan dia.
13Maka segala unggas yang di udara lalu berhinggaplah pada batangnya yang tumbang itu, dan segala margasatwa dari padangpun dalam ranting-rantingnya.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
32tetapi setelah sudah ditabur, tumbuhlah ia, lalu menjadi lebih besar daripada segala pokok sayur-sayuran serta mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara pun dapat bersarang di bawah daun yang rindang itu."
7Bahwa bagi pohon yang sudah ditebang adalah lagi harap ia boleh bertumbuh pula dan tiada ia berhenti dari pada bertunas.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
9apabila ia mendapat bau air, niscaya ia berpucuk pula, dan bertumbuh daunnya seperti pokok muda.
9Maka di sana ditumbuhkan Tuhan Allah dari pada tanah berbagai-bagai pohon yang permai kepada pemandangan mata dan baik akan dimakan, dan lagi adalah pohon alhayat di tengah-tengah taman itu dan pohon pengetahuan akan hal baik dan jahatpun.
26Maka adapun yang dikatakan dari hal batangnya dengan akar pohon itu ditinggalkan; bahwa kerajaan tuanku akan dikekalkan juga pada tuanku, apabila sudah tuanku mengaku, bahwa Tuhan yang di sorga juga yang dipertuhanlah.
10Maka kata segala pohon itu kepada pokok ara: Marilah engkau, jadilah raja kami.
11Tetapi sahut pokok ara kepadanya: Masakan aku meninggalkan kemanisanku dan segala buahku yang baik, serta pergi melayang-layang di atas segala pohon?
35Bahwa aku telah melihat seorang jahat yang gagah, maka iapun tumbuh dengan suburnya dan seperti pohon beringin hijaunya;
19Akarku akan bertemu dengan air dan embunpun akan bermalam di atas cabang-cabangku.
16Bahwa segala pohon kayu Tuhanpun dikenyangkan, dan segala pohon araz di Libanon, yang telah ditanam-Nya;
32Sungguhpun ia itu tampak terlebih kecil daripada segala jenis benih, tetapi apabila ia tumbuh, besarlah ia daripada sekalian pokok sayur-sayuran, dan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara pun datang bersarang di cabang-cabangnya."
16Iapun lagi berair pada musim panas, segala akarnyapun terpancar-pancar pada segenap kebunnya.
17Akarnyapun terkait-kait kepada timbunan batu dan masuk sampai ke dalam tempat batu betul.
14Maka ditebangnya akan dirinya sebatang pohon araz, atau diambilnya akan pohon saru atau pohon jati, atau dipilihnya di antara segala pohon kayu di hutan akan yang keras kayunya, atau ditanamnya pohon nagr sebatang, maka hujanpun menumbuhkan dia.
8Karena adalah ia seperti sebatang pohon kayu yang tertanam pada tepi air dan yang merambatkan akarnya pada tepi sungai; maka tiada dirasainya apabila datang panas terik, melainkan daunnya tinggal hijau juga, tiada diindahkannya jikalau kering setahun lamanya dan tiada ia berhenti dari pada berbuah.
9Hai segala gunung dan bukit, segala pokok buah-buah dan segala pohon kayu araz!
29Maka dikatakan-Nya kepada mereka itu suatu perumpamaan, "Tengoklah pohon ara dan segala pohon lain!
6Bahwa Aku jadi bagi Israel akan air embun, dan iapun akan berbunga seperti bakung, dan akarnyapun akan menjalar seperti di Libanon.