Daniel 6:26
Maka pada masa itu dikirim oleh baginda raja Darius surat kepada segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanya, yang duduk di atas seluruh muka bumi, bunyinya: Sejahteramu bertambah-tambahlah kiranya!
Maka pada masa itu dikirim oleh baginda raja Darius surat kepada segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanya, yang duduk di atas seluruh muka bumi, bunyinya: Sejahteramu bertambah-tambahlah kiranya!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Maka sebab itu dicahari-cahari segala menteri dan perdana menteri akan sebab, hendak menuduh Daniel dari hal kerajaan itu, tetapi tiada didapatinya akan barang sesuatu sebab atau salah, karena setiawanlah adanya dan barang sesuatu salah atau jahatpun tiada terdapat dalamnya.
6Lalu kata orang itu: Tiada boleh juga kita mendapati sebab akan melawan Daniel ini, melainkan jikalau dalam hukum Allahnya kita mendapat barang sesuatu sebab lawan dia.
7Hata, maka pergilah segala menteri dan perdana menteri itu bersama-sama menghadap baginda, lalu sembahnya: Daulat tuanku, ya raja Darius!
8Segala perdana menteri kerajaan ini dan segala penghulu dan menteri dan orang bicara dan pemerintah negeri itu sudah bermusyawarat hendak mengadakan suatu titah kerajaan dan menentukan suatu firman, supaya barangsiapa yang dalam tiga puluh hari ini meminta barang sesuatu kepada seorang dewa atau manusia, melainkan kepada tuanku juga, ya tuanku! tak akan jangan orang itu dicampak ke dalam keleburan singa.
9Maka sekarangpun, ya tuanku! hendaklah kiranya tuanku memberi suatu firman dan meteraikan dia dengan membubuh tanda tangan tuanku, supaya jangan ia itu diubahkan, setuju dengan hukum orang Medi dan Farsi, sehingga ia itu tiada terubahkan.
27Bahwa aku ini memberi titah, dalam segenap hukumat kerajaanku hendaklah orang gentar dan takut akan Allahnya Daniel, karena Ialah Allah yang hidup, dan yang kekal pada selama-lamanya, dan kerajaan-Nyapun tiada berubah dan pemerintahan-Nyapun tiada berkesudahan adanya!
28Bahwa Ialah Penebus dan Penolong dan Iapun membuat tanda-tanda dan ajaib di dalam langit dan di atas bumi; karena telah dilepaskan-Nya Daniel dari dalam kuasa singa. (6:29)Maka Daniel itu bersentosalah dalam kerajaan Darius dan dalam kerajaan Koresy, orang Farsi itu.
26Kemudian majelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah kerajaannya akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.
27Pada masa itu kerajaan dan pemerintahan dan kuasa segala kerajaan yang di bawah segala langit itu akan dikaruniakan kepada segala umat kesucian Yang Mahatinggi, maka kerajaannya itu akan suatu kerajaan yang kekal dan segala pertuanan akan berkhidmat kepadanya dan menurut hukumnya!
20Maka pada waktu fajar, pagi-pagi sekali, bangunlah baginda, lalu dengan segera pergilah baginda ke keleburan singa itu.
21Serta sampailah baginda ke keleburan singa itu, berserulah baginda kepada Daniel dengan amat merdu bunyi suaranya, katanya kepada Daniel: Hai Daniel! hamba Allah yang hidup, adapun Allahmu, yang engkau berbuat bakti kepada-Nya dengan segala tulus hatimu, dapatkah Ia melepaskan dikau juga dari pada segala singa itu?
22Maka sembah Daniel kepada baginda: Daulat tuanku!
23Bahwa Allah patik juga sudah menyuruhkan malaekat-Nya, yang mengatupkan mulut segala singa itu, supaya jangan diusiknya akan patik, sebab telah didapati akan patik tiada bersalah di hadapan-Nya dan lagi akan tuankupun tiada patik berbuat barang sesuatu yang salah!
24Pada masa itu amat bersukacita hati baginda, disuruhnya orang menarik naik akan Daniel dari dalam keleburan itu; setelah ditarik naik akan Daniel dari dalam keleburan, maka satu marapun tiada didapati padanya, sebab sudah diharapnya pada Allahnya.
25Maka disuruh baginda bawa akan segala orang yang sudah menukasi Daniel dengan nyata-nyata, maka dicampak oranglah akan mereka itu ke dalam keleburan singa, baik mereka itu baik segala anak bininya, maka belum sampai mereka itu ke dasar keleburan itu tiba-tiba disergap oleh segala singa itu akan dia dan diremukkannya segala tulang-tulangnya.
11Tetapi akan Daniel, jikalau diketahuinya akan hal surat itu sudah dimeteraikan oleh baginda sekalipun, masuklah juga ia ke dalam rumahnya, yang pada alayatnya adalah tingkap-tingkap terbuka ke kiblat Yeruzalem dan pada sehari tiga kali bertelutlah ia dan meminta doa dan mengucap syukur kepada Allahnya, seperti biasa dibuatnya dahulu.
12Lalu menyergaplah orang itu akan Daniel, didapatinya akan dia dalam meminta doa dan memohon-mohon di hadapan hadirat Allahnya.
13Maka datanglah mereka itu hampir, lalu bersembah kepada baginda akan hal firman baginda itu, sembahnya: Bukankah sudah tuanku meteraikan firman, bunyinya, bahwa barangsiapa yang akan meminta barang sesuatu kepada dewa atau manusia dalam tiga puluh hari ini, melainkan kepada tuanku, niscaya orang itu dicampak ke dalam keleburan singa? Maka sahut baginda, titahnya: Sudah tentulah perkara itu seperti hukum orang Medi dan Farsi, yang tiada terubahkan!
14Maka ujar mereka itu kepada baginda, sembahnya: Bahwa Daniel, seorang dari pada mereka sekalian yang sudah dipindahkan dari Yehuda dengan tertawan, itu tiada mengindahkan titah tuanku, atau akan firman yang telah tuanku meteraikan, melainkan pada sehari tiga kali ia meminta doa.
15Demi didengar baginda sembah ini, maka amarahlah baginda akan dirinya, ditentukannya dalam hatinya hendak meluputkan Daniel juga, bahkan, sampai waktu masuk matahari bagindapun mencahari upaya hendak meluputkan Daniel.
16Lalu orang itu mendedasi baginda, sembahnya kepada baginda: Ya tuanku, maklumlah kepada tuanku, inilah suatu hukum orang Medi dan Farsi, bahwa suatu titah dan firman seperti yang telah dimeteraikan oleh tuanku, itu tiada terubahkan lagi.
17Maka bertitah baginda, lalu dibawa oranglah akan Daniel, dicampakkannya ke dalam keleburan singa sementera baginda bertitah kepada Daniel demikian: Bahwa Allahmu, yang engkau berbuat bakti kepadanya dengan segala tulus hatimu, Ia juga hendaklah kiranya meluputkan dikau!
14Maka dikaruniakan kepadanya pemerintahan dan kemuliaan dan kerajaan itu, maka segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanyapun berkhidmat kepadanya; maka pemerintahannya kekal dan kerajaannyapun tiada terbinasakan.
34Tetapi pada kesudahan segala hari itu menengadahlah aku ini, Nebukadnezar, dengan mataku ke langit, lalu akalku balik pula ke dalam aku dan akupun memujilah Allah taala, dan akupun membesarkanlah dan memuliakanlah Tuhan yang hidup selama-lamanya, yang punya kerajaan suatu kerajaan yang kekal adanya dan Iapun yang dipertuhan atas sekaliannya turun-temurun.
35Maka segala orang yang duduk di atas bumi itu dibilang seperti satupun tiada adanya, dan dibuat-Nya akan segala tentara yang di langit dan akan segala orang yang duduk di atas bumi sebagaimana kehendak-Nya, maka seorangpun tiada yang dapat menolak tangan-Nya atau yang dapat berkata kepada-Nya: Apakah Engkau perbuat?
28Maka titah raja nebukadnezar: Segala puji bagi Allahnya Saderakh, Mesakh dan Abed-nego! yang sudah menyuruhkan malaekat-Nya dan sudah meluputkan hamba-hamba-Nya yang telah harap pada-Nya dan tiada mau menurut titah raja, melainkan telah diserahkannya tubuhnya akan tiada berbuat ibadat atau menyembah kepada dewata, melainkan kepada Allahnya juga.
29Maka sekarang aku memberi titah, bahwa segala bangsa atau kaum atau orang yang berbagai-bagai bahasa, jikalau ia mengatakan barang hujat akan Allahnya Saderakh, Mesakh dan Abed-nego itu, mereka itu akan ditetak berpenggal-penggal dan rumahnya akan dijadikan suatu kerobohan batu, karena tiadalah Allah lain, yang dapat membantu begitu.
20Maka jawab Daniel, katanya: Segala puji bagi nama Allah dari selama-lamanya sampai selama-lamanya, karena Ia juga yang empunya segala hikmat dan segala kuasa.
47Maka sahut baginda kepada Daniel, titahnya: Sebenarnyalah Allah kamu itulah Allah yang di atas segala dewata dan Tuhan atas segala raja, Ia yang menyatakan segala rahasia, tegal engkau dapat menyatakan rahasia ini!
11Dan lagi titahku akan barangsiapa yang mengubahkan titah ini, niscaya sebatang tiang kayu kelak akan dibantun dari dalam rumahnya, lalu dihunjam dan iapun digantungkan padanya, dan karena sebab itu rumahnyapun dijadikan tandas.
12Bahwa Allah, yang sudah mendudukkan nama-Nya di sana, hendaklah mengempaskan kiranya segala raja dan bangsa yang berani mengunjuk tangannya akan mengubahkan ini dan merusakkan bait-Ullah, yang di Yeruzalem itu. Bahwa aku ini, Darius, sudah memberi titah ini, hendaklah ia itu disampaikan dengan segeranya.
18Ya tuanku! bahwa oleh Allah taala sudah dikaruniakan kerajaan dan kuasa dan hormat dan kemuliaan kepada Nebukadnezar, paduka ayahanda tuanku;
19maka dari pada kuasa yang telah dikaruniakan kepadanya gentarlah akan dia dan berdebarlah hati segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanya, karena dibunuhnya barangsiapa yang dikehendakinya, dan dihidupinya barangsiapa yang dikehendakinya; ditinggikannya barangsiapa yang dikehendakinya, dan direndahkannya barangsiapa yang dikehendakinya.
3Bagaimana besar segala tanda-Nya dan bagaimana ajaib segala perbuatan-Nya! Bahwa kerajaan-Nya juga suatu kerajaan yang kekal dan pemerintahhan-Nyapun tetap turun-temurun.
17Maka perkara ini sudah ditentukan oleh segala utusan dan segala hal ihwal ini dengan firman mereka yang suci, supaya diaku oleh segala orang yang hidup, bahwa Allah taala dipertuhan atas segala kerajaan manusia dan dikaruniakan-Nya kepada barangsiapa yang dikehendaki-Nya, bahkan, boleh diangkat-Nya atasnya akan orang yang terkecil sekali.
37Ya tuanku! bahwa tuanku juga raja di atas segala raja; karena Allah yang di sorga sudah mengaruniakan kepada tuanku suatu kerajaan yang luas lagi dengan kuatnya serta kemuliaannya.
44Maka pada zaman raja-raja itu oleh Allah yang di sorga akan diadakan sebuah kerajaan yang pada selama-lamanya tiada dapat dibinasakan, maka kerajaan itu tiada akan diserahkan kepada salah suatu bangsa yang lain, dan ia itupun akan menghancurkan dan meniadakan segala kerajaan itu, tetapi ia sendiri akan kekal sampai selama-lamanya.
45Maka itulah sebabnya tuanku sudah melihat sebuah batu gunung gugur sendirinya dengan tiada tolongan tangan, lalu dihancurluluhkannya besi dan tembaga dan tanah liat dan perak dan emas. Bahwa Allah taala sudah memaklumkan kepada tuanku, barang yang akan jadi pada kemudian hari; bahwa sesungguhnya inilah mimpi tuanku dan tentulah tabirnya.
24maka inilah, ya tuanku! tabirnya, dan inilah takdir Allah taala yang akan berlaku atas tuanku!
36Demikianlah raja itu akan berbuat barang kehendaknya dan mengatas-ataskan dirinya dan membesarkan dirinya atas segala ilah dan barang yang bukan-bukan akan dikatakannya lawan Allah yang di atas segala ilah; maka iapun akan beruntung sampai genaplah sudah murka itu, karena barang yang telah ditentukan itu akan disampaikan juga.
22itulah tuanku juga, yang sudah jadi besar dan berkuasa begitu, dan kuasa tuankupun makin bertambah-tambah, sehingga tuanku hampir sampai ke langit dan kerajaan tuankupun sampai ke ujung bumi.
26Maka adapun yang dikatakan dari hal batangnya dengan akar pohon itu ditinggalkan; bahwa kerajaan tuanku akan dikekalkan juga pada tuanku, apabila sudah tuanku mengaku, bahwa Tuhan yang di sorga juga yang dipertuhanlah.
31Maka titah ini ada lagi pada lidah baginda tiba-tiba turunlah suatu bunyi suara dari langit, mengatakan: Maklumlah kepadamu, hai raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan itu sudah lalu dari padamu!
28Tetapi adalah Allah di dalam sorga, yang boleh menyatakan segala rahasia dan memberitahu kepada tuanku Nebukadnezar barang yang akan jadi pada kemudian hari; adapun mimpi tuanku dan segala khayal yang tuanku lihat pada peraduan tuanku inilah dia:
1Sebermula, maka kemudian dari pada itu adalah Darius, orang Medi, naik raja, pada masa umurnya kira-kira enam puluh dua tahun.
2Maka berkenanlah kepada Darius mengangkat atas kerajaan itu seratus dua puluh orang menteri yang memegang perintah dalam segenap kerajaan itu.
10Tetapi Tuhan itulah Allah yang benar, Ialah Allah yang hidup dan Raja pada selama-lamanya! Oleh kehangatan murka-Nya bergempalah bumi dan barang suatu bangsapun tiada dapat menderita murka-Nya.
3tetapi akan bangkit berdiri seorang raja yang kuasa, yang akan memerintahkan kerajaan yang besar dan ia akan berbuat barang kehendak hatinya.
11Karena dalam kerajaan tuanku adalah seorang, yang dalamnya adalah roh dewata mulia raya dan pada zaman paduka ayahanda tuanku didapati dalamnya akan terang dan akal dan hikmat, seperti hikmat dewata, maka diangkat baginda raja Nebukadnezar, paduka ayahanda tuanku, akan dia menjadi penghulu segala orang sastrawan dan ahlulnujum dan orang Kasdim dan orang petenung, ya tuanku!
6Pada masa itu berubahlah seri muka baginda dan kepikirannya mendebarkan hatinya dan segala pengikat pinggangnyapun terurailah dan lututnyapun berantuk-antuklah.