Daniel 7:28
Maka di sini berhentilah ia dari pada berkata-kata. Adapun akan daku ini, Daniel, maka segala kepikiranku itu memberi dahsyat kepadaku dan seri mukakupun amat berubah, tetapi kutaruhlah akan segala perkara ini dalam hatiku.
Maka di sini berhentilah ia dari pada berkata-kata. Adapun akan daku ini, Daniel, maka segala kepikiranku itu memberi dahsyat kepadaku dan seri mukakupun amat berubah, tetapi kutaruhlah akan segala perkara ini dalam hatiku.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14Maka dikaruniakan kepadanya pemerintahan dan kemuliaan dan kerajaan itu, maka segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanyapun berkhidmat kepadanya; maka pemerintahannya kekal dan kerajaannyapun tiada terbinasakan.
15Pada masa itu aku ini, Daniel, tercucuklah hatiku dalam dadaku, dan segala khayal kepalakupun mengejutkan daku.
16Maka menghampirilah aku kepada seorang dari pada mereka yang berdiri di situ, lalu bertanyalah aku kepadanya akan ketentuan segala perkara ini; maka berkatalah ia kepadaku, dinyatakannya kepadaku tabir segala perkara ini.
7Lalu kudengar orang yang berpakaikan kain khasah dan yang di atas air sungai itu serta diangkatnya tangan kiri kanannya arah ke langit maka bersumpahlah ia demi Dia yang hidup selama-lamanya, bahwa kemudian dari pada masa yang tertentu dan dua masa dan setengah masa, setelah selesailah sudah ia dari pada menolak umat yang suci itu, segala perkara ini akan digenapi.
8Setelah kudengar itu maka tiada aku mengerti dia, lalu kataku: Ya Tuan! apa gerangan akan kesudahan segala perkara ini?
9Tetapi sahutnya: Pergilah, hai Daniel! karena segala perkara ini tertutup dan termeterai sampai kepada masa kesudahan.
26Maka adapun khayal akan pagi dan petang itu, barang yang telah dikatakan akan halnya itu benarlah adanya, tetapi hendaklah engkau ini meteraikan khayal ini karena kurang lagi beberapa berapa hari.
27Maka adapun aku ini, Daniel, adalah aku lemah dan sakit beberapa hari lamanya, lalu bangunlah aku dan mengerjakan pekerjaan baginda, tetapi tercengang-cengang juga aku akan khayal ini, kendatilah akan barang seorang juapun tiada kutampakkan perkara ini.
28Tetapi adalah Allah di dalam sorga, yang boleh menyatakan segala rahasia dan memberitahu kepada tuanku Nebukadnezar barang yang akan jadi pada kemudian hari; adapun mimpi tuanku dan segala khayal yang tuanku lihat pada peraduan tuanku inilah dia:
29Adapun akan hal tuanku, pada masa tuanku dalam peraduan terbitlah kepikiran dalam hati tuanku akan barang yang akan jadi kemudian, maka Ia, yang boleh menyatakan segala rahasia, sudah memberitahu tuanku barang yang akan jadi.
30Adapun akan patik ini, bukan sebab di dalam patik adalah barang hikmat terlebih dari pada segala orang lain, maka rahasia ini dinyatakan kepada patik, melainkan supaya tabirnya dimaklumkan kepada tuanku dan supaya diketahui oleh tuanku akan segala kepikiran hati tuanku itu.
31Ya tuanku! dalam tuanku melihat itu tiba-tiba adalah suatu patung besar, maka sempurnalah patung itu lagi amat indah-indah, adalah ia itu terdiri di hadapan tuanku dengan sangat hebat rupanya.
26Kemudian majelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah kerajaannya akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.
27Pada masa itu kerajaan dan pemerintahan dan kuasa segala kerajaan yang di bawah segala langit itu akan dikaruniakan kepada segala umat kesucian Yang Mahatinggi, maka kerajaannya itu akan suatu kerajaan yang kekal dan segala pertuanan akan berkhidmat kepadanya dan menurut hukumnya!
7Maka aku ini, Daniel, seorangku jua melihat khayal itu, tetapi segala orang yang sertaku itu tiada melihat khayal itu; maka suatu kegentaran besar datanglah juga atasnya, dan mereka itu lari hendak menyembunyikan dirinya.
8Sehingga aku ketinggalan seorang orangku jua apabila kulihat khayal yang besar itu; maka tiada aku bergaya lagi dan mukakupun pucat lesi dan tiada aku bersemangat lagi.
6Pada masa itu berubahlah seri muka baginda dan kepikirannya mendebarkan hatinya dan segala pengikat pinggangnyapun terurailah dan lututnyapun berantuk-antuklah.
9Maka pada masa itu baginda raja Belsyazar sangat berdebarlah hatinya dan seri wajah bagindapun berubahlah dan segala menteri bagindapun dahsyatlah.
10Serta kedengaranlah kepada permaisuri segala perkara yang telah jadi pada baginda dan segala menteri baginda, lalu langsung permaisuri ke tempat perjamuan itu, serta sembahnya: Daulat tuanku! jangan apalah kepikiran tuanku mendebarkan kalbu tuanku dan jangan seri wajah tuanku berubah begitu.
15Maka sesungguhnya pada masa aku ini, Daniel, melihat khayal itu, rindulah aku hendak mengetahui artinya: Heran, maka di hadapanku adalah berdiri satu, yang serupa dengan orang laki-laki.
21Maka akan tanduk itu telah kulihat ia berperang dengan mereka sekalian yang suci, dan dialahkannya.
22Sampai datang Yang tiada berkesudahan harinya, dan Ia membenarkan hal segala kesucian Allah taala, maka masanya sudah datang, apabila kerajaan itu diberikan kepada mereka yang suci itu akan miliknya.
23Lalu katanya demikian: Bahwa binatang yang keempat itulah kerajaan yang keempat, yang akan ada di atas bumi dan yang akan berlainan dengan segala kerajaan, maka ia itu akan makan habis akan segenap isi bumi dan memijak-mijak dia, dan menghancurkan dia.
28Hata, maka segala perkara inipun sudah berlaku atas baginda raja Nebukadnezar.
4Tetapi akan dikau, hai Daniel! tutuplah olehmu segala perkataan ini dan meteraikanlah kitab ini sampai kepada masa kesudahan; maka pada masa itu banyak orang akan menyelidik dia, dan pengetahuannyapun akan dipertambahkan.
19Pada masa itu heranlah Daniel, yang bernama Beltsazar, dan tercengang-cengang ia kira-kira sejam lamanya dan kepikirannya mendebarkan hatinya! Maka titah baginda kepadanya: Hai Beltsazar! janganlah mimpi dan tabirnya itu memberi dahsyat engkau! Maka sahut Beltsazar, sembahnya: Ya tuanku! baiklah kiranya mimpi itu berlaku atas segala pembenci tuanku dan tabirnya atas segala musuh tuanku!
19Maka katanya: Bahwa aku hendak memberitahu engkau barang yang akan jadi pada akhir kehangatan murka ini, karena pada masa yang tertentu akan datang kesudahannya.
14Maka ujar mereka itu kepada baginda, sembahnya: Bahwa Daniel, seorang dari pada mereka sekalian yang sudah dipindahkan dari Yehuda dengan tertawan, itu tiada mengindahkan titah tuanku, atau akan firman yang telah tuanku meteraikan, melainkan pada sehari tiga kali ia meminta doa.
18supaya dipintanya rahmat dari pada Allah yang di sorga, akan rahasia ini, supaya jangan Daniel dan segala taulannyapun binasalah serta dengan segala orang alim yang di Babil itu.
19Hata maka rahasia itu dinyatakan kepada Daniel dalam khayal pada malam, lalu dipuji-puji Daniel akan Allah yang di sorga!
1Sebermula, maka pada tahun yang pertama dari pada kerajaan Belsyazar, raja Babil, dilihatlah oleh Daniel suatu mimpi dan khayal kepalanya di atas petidurannya, lalu disuratkannya mimpi itu dengan disebutkan segala hal ihwalnya.
2Maka jawab Daniel, katanya: Bahwa kulihat dalam khayal pada malam, sesungguhnya turunlah keempat angin dari langit menimpa lautan besar.
23Maka adapun tuanku sudah melihat seorang utusan, seorang yang suci itu, turun dari langit sambil katanya: Buanglah mercu pohon kayu ini, binasakanlah dia, tetapi biarkanlah batangnya dengan akarnya dalam tanah dan dengan pengikat besi dan tembaga dalam rumput di padang, biarlah ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannyapun serta dengan segala binatang di bumi, sampai sudah berlaku atasnya tujuh masa;
24maka inilah, ya tuanku! tabirnya, dan inilah takdir Allah taala yang akan berlaku atas tuanku!
26Maka pada masa itu dikirim oleh baginda raja Darius surat kepada segala bangsa dan kaum dan orang yang berbagai-bagai bahasanya, yang duduk di atas seluruh muka bumi, bunyinya: Sejahteramu bertambah-tambahlah kiranya!
23pada kesudahan kerajaan-kerajaan itu, apabila segala khianat itu meliputi, maka akan bangkit berdiri seorang raja yang keras mukanya dan seperti penerka perbuatannya.
17Maka datanglah ia berdiri pada sisiku; serta ia datang maka terkejutlah aku, lalu aku sujud, maka katanya kepadaku: Perhatikanlah baik-baik, hai anak Adam! karena khayal ini akan hal akhir zaman.
13Tetapi engkau, hai Daniel! pergilah kepada ajalmu dan berhentilah, dan hendaklah engkau sedia akan menerima untungmu pada akhir zaman.
1Sebermula, maka pada tahun yang ketiga dari pada kerajaan Belsyazar dinyatakan kepadaku ini, Daniel, suatu khayal, kemudian dari pada yang dinyatakan kepadaku dahulu itu.
26Dan inilah arti perkataan itu: MENAI, bahwa sudah dibilang Allah akan kerajaan tuanku dan disudahkannya!
34Tetapi pada kesudahan segala hari itu menengadahlah aku ini, Nebukadnezar, dengan mataku ke langit, lalu akalku balik pula ke dalam aku dan akupun memujilah Allah taala, dan akupun membesarkanlah dan memuliakanlah Tuhan yang hidup selama-lamanya, yang punya kerajaan suatu kerajaan yang kekal adanya dan Iapun yang dipertuhan atas sekaliannya turun-temurun.
2Maka pada hari itu adalah aku, Daniel, tengah berkabung tiga sabat hari lamanya.
19Maka rindulah aku hendak mengetahui ketentuan akan binatang yang keempat itu, yang berlainan dengan sekaliannya, dan yang amat hebat dan bergigi besi dan berkuku tembaga, dan yang makan dan menghancurkan dan memijak-mijak sisanya dengan kakinya.
31Maka titah ini ada lagi pada lidah baginda tiba-tiba turunlah suatu bunyi suara dari langit, mengatakan: Maklumlah kepadamu, hai raja Nebukadnezar, bahwa kerajaan itu sudah lalu dari padamu!
12Maka adapun bahagian binatang yang tinggal itu, dilalukan juga pemerintahannya, maka diberikan juga kepadanya kelanjutan umurnya sampai kepada masa dan ketika.
16Tetapi tiba-tiba rupa seorang manusia juga mencecah bibir mulutku, lalu kubukakan mulutku dan berkata-kata, serta kataku kepada orang yang berdiri di hadapanku: Ya tuan! khayal ini mendatangkan penyakit kepada hamba, sehingga tiada hamba bergaya lagi!
14Maka sekarang aku sudah datang memberitahu engkau barang yang akan berlaku atas bangsamu pada akhir zaman, karena khayal ini akan beberapa berapa hari lagi.
8Maka kemudian datanglah Daniel menghadap aku; adapun namanya Beltsazar turut nama dewaku, dan dalamnya adalah roh dewata mulia raya, maka kuceriterakanlah mimpiku kepadanya.
5Maka kulihat suatu mimpi yang sudah menggentari aku dan kepikiranku di atas peraduanku dan segala khayal kepalaku sudah mengejutkan daku.
23Pada permulaan doamu itu diberilah firman, lalu datanglah aku hendak memberi akan dikau pengajaran, karena engkaulah seorang yang amat kekasih; sebab itu hendaklah engkau mencamkan perkataan ini dan perhatikanlah baik-baik khayal ini!