Daniel 8:11
Bahkan, dibesarkannya dirinya sampai kepada Penghulu tentara itu dan dilalukannya akan persembahan yang senantiasa dan dirobohkannya tempat kedudukan kesucian-Nya.
Bahkan, dibesarkannya dirinya sampai kepada Penghulu tentara itu dan dilalukannya akan persembahan yang senantiasa dan dirobohkannya tempat kedudukan kesucian-Nya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
12Maka tentara itu diserahkan kepada kebinasaan serta dengan persembahan yang senantiasa itu oleh perbuatan khianat, dan diempaskannya kebenaran itu ke bumi dan dalam segala yang dibuatnya itu beruntunglah ia.
13Maka pada masa itu kudengar seorang suci berkata-kata, dan orang suci itupun berkata dengan seorang lain, yang bertanya: Sampai berapa lama akan ada khayal itu akan hal persembahan yang senantiasa dan segala khianat yang membinasakan, dan akan hal tempat suci dan tentara itu diserahkan akan dipijak-pijak?
14Maka sahutnya kepadaku: Sampai dua ribu tiga ratus kali pagi dan petang, kemudian tempat suci itu akan dibaiki pula.
7Maka kulihat ia sampai kepada domba jantan, bagaimana ia menerkup kepadanya dengan geramnya dan menanduk kepadanya dan mematahkan kedua pucuk tanduknya, maka domba jantan itu tiada bergaya lagi hendak berdiri di hadapannya, maka diempaskannya akan dia ke bumi dan dipijak-pijaknya akan dia, dan seorangpun tiada yang dapat melepaskan domba jantan itu dari pada kuasanya.
8Maka kambing jantan itu jadi besar terlalu amat sekali, tetapi setelah jadi kuat maka tanduk yang besar itu patah, lalu tumbuhlah empat pucuk tanduk yang indah-indah pada tempatnya arah keempat mata angin di langit.
9Maka dari pada sepucuknya terbilah sepucuk tanduk yang kecil, ia itupun jadi amat sangat besar ke selatan dan ke timur dan ke sebelah tanah yang permai.
10Maka bertambahlah besar ia sampai ke tentara yang di langit, dan dari pada tentara itu, yaitu dari pada segala bintang, digugurkannya beberapa buah ke bumi, lalu dipijak-pijaknya.
31Maka beberapa penggagah dari antara orangnya akan menajiskan tempat yang suci dan kota itu dengan sengajanya, dan diperhentikannya persembahan yang sehari-hari itu dan didirikannya barang kebencian yang membinasakan itu.
22Maka setelah ini dipecahkan, empat orang lain kelak bangkit berdiri akan gantinya, yaitu empat kerajaan yang akan terbit dari dalam bangsa itu, tetapi tiada dengan sama kuat bangsa itu.
23pada kesudahan kerajaan-kerajaan itu, apabila segala khianat itu meliputi, maka akan bangkit berdiri seorang raja yang keras mukanya dan seperti penerka perbuatannya.
24Maka kuasanya akan bertambah-tambah, tetapi bukan dengan kuat dirinya sendiri, dan akan dinyatakannya kuasanya dalam membinasakan, dan dalam segala perbuatannya iapun akan beruntung, dan akan dibinasakannya orang-orang yang berkuasa, jikalau umat yang suci itu sekalipun.
25Dan oleh cerdiknya akan beruntung juga segala tipu yang dikenakannya, lalu ia akan mengatas-ataskan dirinya dalam hatinya dan dibinasakannya beberapa berapa orang yang dalam hal selamat sentosa, dan iapun akan mendurhaka kepada Raja segala raja, tetapi iapun akan dipecahkan tiada dengan tanga.
26Maka adapun khayal akan pagi dan petang itu, barang yang telah dikatakan akan halnya itu benarlah adanya, tetapi hendaklah engkau ini meteraikan khayal ini karena kurang lagi beberapa berapa hari.
11Maka adapun masa persembahan yang sehari-hari itu dijauhkan dan alamat kerusakan itu didirikan, yaitu akan seribu dua ratus sembilan puluh hari.
25Maka ia akan mengatakan beberapa perkataan lawan Allah taala dan dianiayakannya segala umat kesucian Yang Mahatinggi itu dengan bengis dan disengajakannya mengubahkan segala masa dan hukum, dan mereka itu akan diserahkan kepada tangannya sampai satu masa dan dua masa dan setengah masa.
26Kemudian majelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah kerajaannya akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.
26Maka kemudian dari pada enam puluh dua sabat Almasih itu akan dihapuskan, tetapi bukan karena dirinya sendiri, maka bangsa seorang raja, yang datang itu, akan membinasakan negeri dan tempat suci itu, dan kesudahannya akan dengan air bah yang meliputi; maka dahulu dari pada kesudahan itu akan ada perang dan kerusakan yang tiada terbaiki lagi.
27Maka pada sabat satu itu akan dinyatakan perjanjian itu kepada beberapa berapa orang dengan kemuliaannya, dan setengah sabat itu akan memperhentikan korban sembelihan dan persembahan makanan; dan di atas bumbungan kaabah akan terdiri alamat kerusakan yang haram sampai semuanya sudah ditumpas, dan suatu kerusakan yang tiada terbaiki lagi itu sudah dicurahakan kepada si pembinasa itu.
36Demikianlah raja itu akan berbuat barang kehendaknya dan mengatas-ataskan dirinya dan membesarkan dirinya atas segala ilah dan barang yang bukan-bukan akan dikatakannya lawan Allah yang di atas segala ilah; maka iapun akan beruntung sampai genaplah sudah murka itu, karena barang yang telah ditentukan itu akan disampaikan juga.
37Maka tiada juga diindahkannya segala ilah nenek moyangnya atau kehendak orang perempuan, bahkan, barang ilahpun tiada diindahkannya, sebab di atas-ataskannya dirinya kelak dari pada, segala sesuatu.
38maka iapun akan menyuruh berbuat bakti kepada dewa kota benteng akan ganti Tuhan, kepada suatu dewa yang tiada diketahi oleh nenek moyangnya iapun akan berbuat bakti dengan membawa emas dan perak dan permata yang indah-indah dan pelbagai harta benda.
39Maka iapun akan membuat tempat tamasya bagi dewa yang lain itu, dan disebutkannya dengan namanya; barangsiapa yang mengaku akan dia, ia itu akan diberinya banyak hormat dan pemerintahan atas banyak orang dan dibahagikannya kepada mereka itu tanah akan upahnya.
11Maka pada masa itu kulihat-lihat apakah akan jadi dari bunyi perkataan besar-besar yang dikatakan oleh tanduk itu; maka sementara kulihat itu binatang itupun dibunuh dan tubuhnya dibinasakan, dan diserahkan akan dibakar habis dengan api.
12Maka ia sendiripun akan menganjur tentaranya dan bertambah-tambah beraninya dan diparangnya berlaksa-laksa orang dengan pedang, tetapi tiada juga ia akan dikuatkan;
20Tetapi setelah hatinya mengatas-ataskan dirinya dan hatinyapun menjadi keras sampai akan jemawa, maka iapun dicampak ke bawah dari atas takhta kerajaannya dan kemuliaannyapun lalulah dari padanya.
21Dan iapun ditolak dari antara segala anak manusia dan tabiatnyapun jadi seperti tabiat binatang dan kedudukannya adalah dengan keledai hutan; dan kepadanyapun diberi makan rumput seperti lembu dan tubuhnyapun dibasahkan oleh air embun dari langit, sehingga diakunya bahwa Allah taala juga yang dipertuhan atas segala kerajaan manusia dan diangkat-Nya atas dia barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
20Maka akan berbangkit seorang akan gantinya, yang menyuruhkan berjalan keliling seorang pemungut upeti dengan kemuliaan kerajaan, tetapi dalam sedikit hari iapun akan dipecahkan, tiada dengan huru-hara dan tiada pula dengan perang.
21Dan akan gantinya kelak berbangkit seorang hina, baginya tiada ditentukan kemuliaan kerajaan, maka ia akan datang juga tiada dengan gagah; dan iapun akan merebut kerajaan itu pada masa huru-hara.
22Maka lengan yang meliputi sekaliannya akan diliputi olehnya dan dipecahkan olehnya, jikalau penghulu perjanjian sekalipun.
23Maka dalam berjanji dengan dia iapun akan berlaku dengan tipu dan iapun akan berangkat dan menang dengan sedikit orang juga.
24Maka tiada dengan gagah iapun akan masuk sampai ke dalam bahagian-bahagian negeri yang kaya sekali dan membuat barang yang belum pernah dibuat oleh bapanya atau oleh neneknya, maka rampasan dan jarahan dan harta dihamburkannya di antara mereka itu, dan iapun akan mereka tipu akan kota benteng yang teguh-teguh; tetapi sekalian itu hanya sedikit lamanya.
20Dan akan sepuluh tanduk yang pada kepalanya dan sebatang tanduk yang tumbuh, sehingga dari pada yang dahulu itu gugur tiga batang, yaitu akan tanduk yang bermata dan bermulut yang mengatakan perkara besar-besar dan yang rupanya jadi besar dari pada segala temannya.
21Maka akan tanduk itu telah kulihat ia berperang dengan mereka sekalian yang suci, dan dialahkannya.
22Sampai datang Yang tiada berkesudahan harinya, dan Ia membenarkan hal segala kesucian Allah taala, maka masanya sudah datang, apabila kerajaan itu diberikan kepada mereka yang suci itu akan miliknya.
6Lalu ia membuka mulutnya menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah-Nya, serta segala yang mendiami surga itu;
7dan ia pun diluluskan membuka peperangan dengan segala orang suci dan menewaskan dia, dan diberi kuasa atas tiap-tiap suku dan kaum dan bahasa dan bangsa.
12Maka bangun-bangun yang tinggi pada dewalamu dicenderungkan-Nya dan dirobohkan-Nya sampai ke bumi dan disamakan-Nya dengan tanah!
28Kemudian iapun akan kembali ke dalam negerinya dengan amat banyak harta benda dan hatinyapun akan melawan perjanjian yang suci; setelah sudah dibuatnya itu, kembalilah ia kelak ke dalam negerinya.
16Maka orang yang menyerang akan dia itu akan berbuat barang kehendaknya dan tiada ia akan tahan berdiri di hadapannya, karena ia akan berdiri di tanah yang permai itu dan diselesaikannya dengan tangannya.
44Maka kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan mengejutkan dia, sebab itu iapun akan keluar dengan amat besar amarahnya hendak membinasakan dan menumpas banyak orang.
45Tetapi sebab didirikannya kemah kerajaannya di antara kedua laut hampir dengan bukit tempat kesucian yang mulia itu, sebab itu iapun akan sampai kepada kesudahannya, sehingga seorang penolongpun tiada padanya.
6Dirobohkan-Nya baik pondok baik pagarnya, dan dibinasakan-Nya sidang-Nya, maka telah diadakan Tuhan bahwa di Sion orang melupakan masa raya dan sabat, dan oleh kehangatan murka-Nya telah dibuangnya-Nya akan raja dan akan imam dengan celanya.
7Bahwa Tuhan sudah menolak mezbah-Nya dan jemulah Ia akan tempat kesucian-Nya! segala pagar tembok maligai itu sudah diserahkan-Nya kepada tangan musuh, maka mereka itu sudah bergaduh-gaduh di dalam rumah Tuhan, ramainya seperti pada hari raya.
4yang melawan, dan meninggikan dirinya mengatas segala sesuatu yang dianggap seperti Allah dan yang disembah, sehingga ia bertegak di dalam Bait Allah serta menyatakan dirinya ialah Allah.
4Tetapi apabila ia berdiri baik-baik, lalu kerajaannya akan dipecahkan dan dibahagi-bahagi kepada keempat mata angin di langit, tetapi bukan kepada anak buahnya dan bukan ia itu setara dengan kerajaan yang telah diperintahkannya, melainkan kerajaannya akan tercarik berpenggal-penggal dan dibahagi kepada orang lain lagi dari pada orang ini.
4Maka kulihat domba jantan itu menanduk ke barat dan ke utara dan ke selatan, maka seekor binatangpun tiada dapat melawan dia dan seorangpun tiada dapat melepaskan dari kuasanya, dan dibuatnya barang kehendaknya dan diadakannya perkara besar-besar.
18Kemudian akan ditujukannya mukanya ke tepi-tepi laut dan dialahkannya banyak di sana, tetapi seorang panglima perang akan menghabiskan sombongnya, yang mencelakan semuanya, dan memulangkan kepadanya sombong yang mencela itu.
26dan orang yang makan ayapan dari padanya juga akan memecahkan dia dan tentaranya akan meliputi dan banyak orang akan rebah mati dibunuh.
8Maka sementara aku mengamat-amati segala tanduk itu, heran, maka tumbuhlah sebatang tanduk yang kecil di tengah-tengahnya, olehnya juga tiga tanduk dari pada yang dahulu itu tercabut; maka sesungguhnya pada tanduk sebatang itu adalah mata seperti mata manusia dan suatu mulut, yang mengatakan perkara besar-besar.
7Lalu kudengar orang yang berpakaikan kain khasah dan yang di atas air sungai itu serta diangkatnya tangan kiri kanannya arah ke langit maka bersumpahlah ia demi Dia yang hidup selama-lamanya, bahwa kemudian dari pada masa yang tertentu dan dua masa dan setengah masa, setelah selesailah sudah ia dari pada menolak umat yang suci itu, segala perkara ini akan digenapi.