Daniel 8:10
Maka bertambahlah besar ia sampai ke tentara yang di langit, dan dari pada tentara itu, yaitu dari pada segala bintang, digugurkannya beberapa buah ke bumi, lalu dipijak-pijaknya.
Maka bertambahlah besar ia sampai ke tentara yang di langit, dan dari pada tentara itu, yaitu dari pada segala bintang, digugurkannya beberapa buah ke bumi, lalu dipijak-pijaknya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Bahkan, dibesarkannya dirinya sampai kepada Penghulu tentara itu dan dilalukannya akan persembahan yang senantiasa dan dirobohkannya tempat kedudukan kesucian-Nya.
12Maka tentara itu diserahkan kepada kebinasaan serta dengan persembahan yang senantiasa itu oleh perbuatan khianat, dan diempaskannya kebenaran itu ke bumi dan dalam segala yang dibuatnya itu beruntunglah ia.
13Maka pada masa itu kudengar seorang suci berkata-kata, dan orang suci itupun berkata dengan seorang lain, yang bertanya: Sampai berapa lama akan ada khayal itu akan hal persembahan yang senantiasa dan segala khianat yang membinasakan, dan akan hal tempat suci dan tentara itu diserahkan akan dipijak-pijak?
4Maka kulihat domba jantan itu menanduk ke barat dan ke utara dan ke selatan, maka seekor binatangpun tiada dapat melawan dia dan seorangpun tiada dapat melepaskan dari kuasanya, dan dibuatnya barang kehendaknya dan diadakannya perkara besar-besar.
5Maka dalam antara aku memikirkan hal ini, tiba-tiba datanglah seekor kambing jantan dari sebelah barat atas seluruh bumi, maka tiada ia berjejak di bumi dan pada kambing jantan ini adalah sepucuk tanduk yang indah-indah di antara kedua belah matanya.
6Maka datanglah ia mendapatkan domba jantan yang bertanduk dua pucuk yang kulihat berdiri di hadapan sungai itu, maka iapun menampil kepadanya dengan kesangatan kuatnya.
7Maka kulihat ia sampai kepada domba jantan, bagaimana ia menerkup kepadanya dengan geramnya dan menanduk kepadanya dan mematahkan kedua pucuk tanduknya, maka domba jantan itu tiada bergaya lagi hendak berdiri di hadapannya, maka diempaskannya akan dia ke bumi dan dipijak-pijaknya akan dia, dan seorangpun tiada yang dapat melepaskan domba jantan itu dari pada kuasanya.
8Maka kambing jantan itu jadi besar terlalu amat sekali, tetapi setelah jadi kuat maka tanduk yang besar itu patah, lalu tumbuhlah empat pucuk tanduk yang indah-indah pada tempatnya arah keempat mata angin di langit.
9Maka dari pada sepucuknya terbilah sepucuk tanduk yang kecil, ia itupun jadi amat sangat besar ke selatan dan ke timur dan ke sebelah tanah yang permai.
19Maka rindulah aku hendak mengetahui ketentuan akan binatang yang keempat itu, yang berlainan dengan sekaliannya, dan yang amat hebat dan bergigi besi dan berkuku tembaga, dan yang makan dan menghancurkan dan memijak-mijak sisanya dengan kakinya.
20Dan akan sepuluh tanduk yang pada kepalanya dan sebatang tanduk yang tumbuh, sehingga dari pada yang dahulu itu gugur tiga batang, yaitu akan tanduk yang bermata dan bermulut yang mengatakan perkara besar-besar dan yang rupanya jadi besar dari pada segala temannya.
21Maka akan tanduk itu telah kulihat ia berperang dengan mereka sekalian yang suci, dan dialahkannya.
22Sampai datang Yang tiada berkesudahan harinya, dan Ia membenarkan hal segala kesucian Allah taala, maka masanya sudah datang, apabila kerajaan itu diberikan kepada mereka yang suci itu akan miliknya.
23Lalu katanya demikian: Bahwa binatang yang keempat itulah kerajaan yang keempat, yang akan ada di atas bumi dan yang akan berlainan dengan segala kerajaan, maka ia itu akan makan habis akan segenap isi bumi dan memijak-mijak dia, dan menghancurkan dia.
24Maka adapun sepuluh tanduk itu, dari pada kerajaan satu itu akan berbangkit sepuluh orang raja dan kemudian dari padanya akan berbangkit seorang yang berlainan dengan sekaliannya dan ia akan merendahkan tiga orang raja.
25Maka ia akan mengatakan beberapa perkataan lawan Allah taala dan dianiayakannya segala umat kesucian Yang Mahatinggi itu dengan bengis dan disengajakannya mengubahkan segala masa dan hukum, dan mereka itu akan diserahkan kepada tangannya sampai satu masa dan dua masa dan setengah masa.
26Kemudian majelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah kerajaannya akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.
21Dan kambing randuk jantan itu, ia itu raja negeri Yunan, dan tanduk besar yang di antara kedua belah matanya itu, ia itu rajanya yang pertama.
22Maka setelah ini dipecahkan, empat orang lain kelak bangkit berdiri akan gantinya, yaitu empat kerajaan yang akan terbit dari dalam bangsa itu, tetapi tiada dengan sama kuat bangsa itu.
23pada kesudahan kerajaan-kerajaan itu, apabila segala khianat itu meliputi, maka akan bangkit berdiri seorang raja yang keras mukanya dan seperti penerka perbuatannya.
24Maka kuasanya akan bertambah-tambah, tetapi bukan dengan kuat dirinya sendiri, dan akan dinyatakannya kuasanya dalam membinasakan, dan dalam segala perbuatannya iapun akan beruntung, dan akan dibinasakannya orang-orang yang berkuasa, jikalau umat yang suci itu sekalipun.
25Dan oleh cerdiknya akan beruntung juga segala tipu yang dikenakannya, lalu ia akan mengatas-ataskan dirinya dalam hatinya dan dibinasakannya beberapa berapa orang yang dalam hal selamat sentosa, dan iapun akan mendurhaka kepada Raja segala raja, tetapi iapun akan dipecahkan tiada dengan tanga.
11Maka pada masa itu kulihat-lihat apakah akan jadi dari bunyi perkataan besar-besar yang dikatakan oleh tanduk itu; maka sementara kulihat itu binatang itupun dibunuh dan tubuhnya dibinasakan, dan diserahkan akan dibakar habis dengan api.
12Maka adapun bahagian binatang yang tinggal itu, dilalukan juga pemerintahannya, maka diberikan juga kepadanya kelanjutan umurnya sampai kepada masa dan ketika.
7Kemudian dari pada itu kulihat dalam khayal pada malam bahwa sesungguhnya binatang yang keempat itu amat hebat dan teguh sendi-sendinya dan amat sangat kuat giginya dari pada besi amat besar; maka makanlah ia dan iapun menghancurkan dan sisanya dipijak-pijaknya dengan kakinya; maka berlainan ia dengan segala binatang yang dahulu dari padanya, dan adalah sepuluh tanduk padanya.
8Maka sementara aku mengamat-amati segala tanduk itu, heran, maka tumbuhlah sebatang tanduk yang kecil di tengah-tengahnya, olehnya juga tiga tanduk dari pada yang dahulu itu tercabut; maka sesungguhnya pada tanduk sebatang itu adalah mata seperti mata manusia dan suatu mulut, yang mengatakan perkara besar-besar.
31Maka beberapa penggagah dari antara orangnya akan menajiskan tempat yang suci dan kota itu dengan sengajanya, dan diperhentikannya persembahan yang sehari-hari itu dan didirikannya barang kebencian yang membinasakan itu.
22itulah tuanku juga, yang sudah jadi besar dan berkuasa begitu, dan kuasa tuankupun makin bertambah-tambah, sehingga tuanku hampir sampai ke langit dan kerajaan tuankupun sampai ke ujung bumi.
23Maka adapun tuanku sudah melihat seorang utusan, seorang yang suci itu, turun dari langit sambil katanya: Buanglah mercu pohon kayu ini, binasakanlah dia, tetapi biarkanlah batangnya dengan akarnya dalam tanah dan dengan pengikat besi dan tembaga dalam rumput di padang, biarlah ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannyapun serta dengan segala binatang di bumi, sampai sudah berlaku atasnya tujuh masa;
12Maka ia sendiripun akan menganjur tentaranya dan bertambah-tambah beraninya dan diparangnya berlaksa-laksa orang dengan pedang, tetapi tiada juga ia akan dikuatkan;
34Maka dalam tuanku merenung-renung kepadanya tiba-tiba gugurlah sebuah batu gunung tiada dengan tolongan tangan, lalu menimpa patung itu pada kakinya yang dari pada besi bercampur tanah liat, dihancurkannya akan dia.
35Maka pada masa itu serempak sekali dihancurkan besi dan tanah liat dan tembaga dan perak dan emas, semuanya itu jadi seperti sekam yang di tempat pengirik gandum pada musim kemarau; maka diterbangkan angin akan dia, sehingga tiada di dapati lagi akan tempatnya; maka batu gunung yang sudah menghancurluluhkan patung itu, ia itu jadi sebuah gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.
3Maka kelihatanlah suatu alamat yang lain pula di langit, yaitu ada seekor naga besar yang merah menyala, berkepala tujuh, dan bertanduk sepuluh, dan di kepalanya bermakota tujuh;
4dan ekornya menyeret sepertiga daripada segala bintang di langit, lalu dicampakkannya ke bumi. Maka berdirilah naga itu di hadapan perempuan yang sedang hendak beranak itu, supaya apabila ia sudah beranak, naga itu dapat melulur anaknya itu.
6Lalu ia membuka mulutnya menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah-Nya, serta segala yang mendiami surga itu;
7dan ia pun diluluskan membuka peperangan dengan segala orang suci dan menewaskan dia, dan diberi kuasa atas tiap-tiap suku dan kaum dan bahasa dan bangsa.
14yang berseru dengan kuat, demikianlah bunyinya: Buanglah mercu pohon ini, potonglah cabang-cabangnya, gentaslah daun-daunnya, hamburkanlah segala buahnya, supaya segala margasatwa lari dari bawahnya dan segala unggaspun terbang dari cabang-cabangnya.
20Adapun pohon kayu yang telah tuanku lihat, yang makin besar dan kuat, sehingga tingginya sampai ke langit dan kelihatanlah ia pada seluruh muka bumi,
7Maka jadilah suatu peperangan di surga, yaitu Mikhail serta segala malaekatnya berperang dengan naga itu; dan naga serta segala tentaranya pun berperanglah;
8maka naga dan tentaranya itu tiada menang, dan tempatnya pun sudah hilang di surga.
9Maka tercampaklah naga besar itu, yaitu ular tua, yang dinamakan Iblis dan Syaitan itu, yang menyesatkan segala isi dunia; bahkan, ia sudah tercampak ke bumi, dan segala tentaranya itu pun sudah tercampak juga beserta dengan dia.
4Yang pertama itu seperti singa dan ia bersayap seperti burung nasar; maka kulihat sampai tercabutlah segala bulu sayapnya, lalu diangkat dari atas bumi dan didirikan dengan kakinya seperti manusia dan diberikan kepadanya hati manusia.
9Maka mereka itu pun naiklah ke tanah yang luas, lalu mengepungi tempat bala tentara segala orang suci dan negeri yang dikasihinya itu, maka turunlah api dari langit menghanguskan mereka itu.
12Maka bangun-bangun yang tinggi pada dewalamu dicenderungkan-Nya dan dirobohkan-Nya sampai ke bumi dan disamakan-Nya dengan tanah!
4Tetapi apabila ia berdiri baik-baik, lalu kerajaannya akan dipecahkan dan dibahagi-bahagi kepada keempat mata angin di langit, tetapi bukan kepada anak buahnya dan bukan ia itu setara dengan kerajaan yang telah diperintahkannya, melainkan kerajaannya akan tercarik berpenggal-penggal dan dibahagi kepada orang lain lagi dari pada orang ini.
13Apabila naga itu melihat bahwa dirinya sudah tercampak ke bumi, ia pun menghambat perempuan yang memperanakkan Anak laki-laki itu.
36Demikianlah raja itu akan berbuat barang kehendaknya dan mengatas-ataskan dirinya dan membesarkan dirinya atas segala ilah dan barang yang bukan-bukan akan dikatakannya lawan Allah yang di atas segala ilah; maka iapun akan beruntung sampai genaplah sudah murka itu, karena barang yang telah ditentukan itu akan disampaikan juga.
39Maka iapun akan membuat tempat tamasya bagi dewa yang lain itu, dan disebutkannya dengan namanya; barangsiapa yang mengaku akan dia, ia itu akan diberinya banyak hormat dan pemerintahan atas banyak orang dan dibahagikannya kepada mereka itu tanah akan upahnya.
17Adapun binatang yang amat besar ini, yang empat ekor bilangannya, ia itu empat orang raja yang akan berbangkit dari dalam bumi.
44Maka kabar-kabar dari sebelah timur dan dari sebelah utara akan mengejutkan dia, sebab itu iapun akan keluar dengan amat besar amarahnya hendak membinasakan dan menumpas banyak orang.