Pengkhotbah 12:1
Ingatlah olehmu akan Khalikmu pada masa mudamu, dahulu dari pada datang hari yang jahat dan tahun apabila katamu kelak: Tiada aku suka akan dia.
Ingatlah olehmu akan Khalikmu pada masa mudamu, dahulu dari pada datang hari yang jahat dan tahun apabila katamu kelak: Tiada aku suka akan dia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.
7Arakian, maka terang itu sedap dan lagi baiklah kepada mata memandang matahari;
8maka jikalau kiranya orang hidup beberapa berapa tahun lamanya, baiklah hatinya bersukacita akan sekalian itu, tetapi hendaklah ia ingat juga akan segala hari kegelapan, yang boleh menjadi banyak! Segala perkara yang jadi itu sia-sia adanya.
9Baiklah hatimu bersukacita, hai orang muda! pada masa kemudaanmu; biarlah hatimu bergemar pada segala hari engkau lagi muda; berjalanlah menurut segala kehendak hatimu dan pemandangan matamu, tetapi ketahuilah olehmu bahwa sebab segala perkara ini dipanggil Allah akan dikau kelak menghadap hukum.
10Kendati, buanglah juga murung dari dalam hatimu dan jauhkanlah jahat dari pada tubuhmu, karena kemudaan dan dini hari keduanyapun sia-sialah adanya.
5apabila orang takut akan barang yang tinggi dan adalah kekejutan baginya pada jalan, apabila pohon badam akan berbunga dan belalangpun penat menanggung akan dirinya dan segala keinginan sudah hilang. Demikianlah peri hal manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan segala orang peratappun akan berkeliling pada lorong-lorong.
6Maka dahulu dari pada rantai perak itu putus dan ceper keemasan terpecah-pecah dan timbapun hancur pada sisi mata air dan janterapun patah pada sisi perigi,
7dan dulipun kembali menjadi tanah seperti dahulu adanya, dan nyawapun kembali kepada Allah, yang sudah mengaruniakan dia!
8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!
12Maka sebab itu ajarkan apalah akan kami membilang segala hari kami, supaya kami beroleh hati yang berbudi.
14Pada hari untung yang baik terimalah olehmu akan yang baik, tetapi ingatlah juga akan hari yang jahat, karena keduanya sudah dijodohkan Allah begitu teguh, sehingga satupun tiada dapat diketahui orang dari pada barang yang berlaku atasnya kemudian kelak.
20- - -
10Janganlah katamu: Apa mulanya maka segala zaman dahulu itu baik dari pada zaman ini? karena bukannya dengan akal budi engkau bertanyakan hal itu.
7Ingatlah kamu akan hari zaman dahulukala, perhatikanlah segala tahun bangsa dahulu-dahulu, bertanyakanlah bapamu, maka iapun akan memberitahu kepadamu; bertanyakanlah segala tua-tuamu, maka mereka itupun akan mengatakannya kepadamu.
9Hendaklah engkau hidup bersenang-senang dengan bini yang kaukasihi pada segala hari umur hidupmu yang sia-sia adanya, yang telah dikaruniakan Allah kepadamu di bawah langit ini, segala harimu yang sia-sia itu, karena ia itulah bahagianmu dari pada hidup ini dan dari pada segala pekerjaan yang kaukerjakan di bawah langit.
10Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.
4yaitu seperti adaku pada masa mudaku, tatkala pengasihan Allah lagi di atas kemahku;
11Peringatan akan perkara-perkara yang dahulu itu lenyaplah, demikianpun peringatan akan perkara-perkara yang kemudian itu juga akan lenyap dari pada orang yang hidup kemudian dari padanya.
12Maka tentulah sudah kepadaku bahwa dalam segala perkara itu satupun tiada yang baik, melainkan manusia menyukakan dan membuat baik akan dirinya sepanjang umur hidupnya.
16Engkau akan melupakan segala kesukaranmu ini; hanya engkau teringat akan dia seperti akan air bah yang sudah lalu.
17Kemudian esok hari akan terbit atasmu terang terlebih dari pada tengah hari, dan kegelapan yang sekarang ini berubah menjadi seperti terbit fajar.
17Janganlah engkau terlalu fasik dan janganlah engkau terlalu bodoh; mengapa gerangan engkau akan mati dahulu dari pada sampai ajalmu?
12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?
1Maka berkatalah aku dalam hatiku: Mari, aku hendak mencobai diriku dengan kesukaan, sebab itu rasailah olehmu akan segala perkara yang baik, tetapi sesungguhnya ia itu juga sia-sia adanya.
12Marilah, hai anak-anak! dengarlah akan perkataanku, maka aku hendak mengajar kamu dari hal takut akan Tuhan.
15Sukakanlah kami sekadar segala hari Engkau telah menyengsarakan kami, sekadar segala tahun yang telah kami melihat jahat dalamnya.
11Kemudian pada akhirnya engkau kelak meraung-raung, apabila haus-hauslah sudah kulitmu dan dagingmupun.
47Berapa lamakah, ya Tuhan! Engkau lagi menyembunyikan diri-Mu! dan kehangatan murka-Mu menghanguskan seperti api?
5segala hari-Mu seperti hari manusiakah? dan segala tahun-Mu seperti tahun orangkah?
7Maka janganlah Engkau ingat akan segala dosaku pada masa mudaku dan akan segala salahku, melainkan hendaklah Engkau ingat akan daku sekadar kemurahan-Mu, oleh karena kebajikan-Mu, ya Tuhan!
27Bahwa sekalian ini sudah kita camkan; dengarlah olehmu akan dia dan perhatikanlah dia.
1Hai anakku! janganlah kiranya engkau melupakan hukumku, melainkan hendaklah hatimu memeliharakan segala pesanku.
11Peliharakanlah dirimu dari pada melupakan Tuhan, Allahmu, sehingga tiada kamu menurut hukumnya dan syaratnya dan undang-undangnya, yang kusuruh kepadamu sekarang ini.
12Supaya jangan, apabila kamu sudah makan dan sudah menjadi kenyang dan sudah membangunkan rumah yang baik dan sudah mengeduduki dia,
5Bahwa Engkau membiarkan mataku jaga selalu, aku tercengang-cengang sampai tiada aku terkata-kata lagi.
24Bahwa Ia telah menindih kuatku di jalan dan umur hidupku telah disingkatkannya.
43Tegal tiada engkau ingat akan masa mudamu dan engkau sudah menyusahkan Daku selalu dengan segala perkara ini, sebab itu sesungguhnya Akupun akan membalas jalanmu kepada kepalamu, demikianlah firman Tuhan Hua, dan engkau tiada akan menambahi pula perbuatanmu yang keji itu dengan kejahatan lain lagi.
5Demikianpun matahari terbit, lalu matahari masuk, maka termengeh-mengehlah ia kembali ke tempat ia terbit dahulu.
12Hikmat patut dicahari kepada orang tua-tua dan akal budi kepada yang banyak umurnya.
18Berkatlah kiranya atas pancaranmu, dan bersukacitalah engkau akan bini yang pada masa mudamu.
11Karena olehku juga segala harimu akan diperbanyakkan dan segala tahun umur hidupmu akan dipertambah-tambah bagimu.
17yang telah meninggalkan taulannya pada masa mudanya serta melupakan perjanjian Allahnya,
3Apabila Engkau hendak mengembalikan manusia kepada abu, maka hanya firman-Mu: Hai anak-anak Adam kembalilah kamu!
3Bahkan, dari pada keduanya itu baik pula orang yang belum jadi sekali, sebab belum pernah dilihatnya perbuatan jahat yang dilakukan di bawah langit.
15Lalu kupuji akan kesukaan, karena di bawah langit satupun tiada bagi manusia yang terlebih baik dari pada makan minum dan bersuka-sukaan; maka ini juga tinggal padanya dari pada segala kelelahan sepanjang umur hidup, yang dikaruniakan Allah kepadanya di bawah langit ini.
27Baiklah pada orang jikalau ia menanggung kuk dari pada masa mudanya.
5Maka terkenanglah aku akan hari dahulu-dahulu; aku menimbang-nimbang segala perbuatan-Mu dan berpikir-pikir akan segala perbuatan tangan-Mu.
1Bermula bagi segala sesuatu adalah masa yang tertentu dan bagi segala maksud adalah ketikanya di bawah langit.
2Baiklah masuk ke dalam rumah perkabungan dari pada masuk ke dalam rumah perjamuan, karena di dalam rumah perkabungan itulah kesudahan segala manusia dan orang yang hidup itu memperhatikannya.
11Segala hariku sudah lalu, segala niatku sudah dibatalkan, dan segala kehendak hatikupun.