Pengkhotbah 12:5

Terjemahan Lama

apabila orang takut akan barang yang tinggi dan adalah kekejutan baginya pada jalan, apabila pohon badam akan berbunga dan belalangpun penat menanggung akan dirinya dan segala keinginan sudah hilang. Demikianlah peri hal manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan segala orang peratappun akan berkeliling pada lorong-lorong.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ayb 17:13 : 13 Apakah pengharapanku? bahwa alam barzakh juga tempat kediaman aku; di sana, di dalam kegelapan, sudah kuhamparkan tilamku.
  • Ayb 30:23 : 23 Karena tahulah aku bahwa Engkau hendak membawa akan daku kepada maut, dan kepada tumpuan segala kejadian yang hidup.
  • Ams 16:31 : 31 Bahwa rambut putih itu suatu makota yang mulia, jikalau didapati akan dia pada jalan kebajikan.
  • Yer 9:17-20 : 17 Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Ingatlah ini dan panggillah datang akan perempuan yang meratap, dan suruhkanlah orang menjemput perempuan yang bijaksana supaya mereka itu datang. 18 Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air. 19 Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami. 20 Maka sebab itu dengarlah olehmu firman Tuhan, hai perempuan! hendaklah telingamu menerima kata yang keluar dari pada mulutnya, ajarkanlah anak-anakmu perempuan meraung-raung, ajarkanlah seorang akan seorang meratap.
  • Mrk 5:38-39 : 38 Lalu tibalah mereka itu di rumah penghulu itu, maka dilihat oleh Yesus huru-hara itu, dan orang yang menangis dan meratap terlalu sangat. 39 Setelah Ia masuk, maka kata-Nya kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu bergaduh dan menangis? Budak ini bukan mati, hanya tidur sahaja."
  • Ibr 9:27 : 27 Sedangkan manusia telah tentu satu kali akan mati, dan kemudian daripada itu datang hukuman,
  • Ams 20:29 : 29 Makota orang muda itulah kuatnya, dan rambut putih menjadi kemuliaan orang tua.
  • Pkh 9:10 : 10 Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.
  • Yes 46:4 : 4 Maka sampai kepada masa tuamu Akulah Dia juga, dan pada masa rambutmu putih Aku lagi mendukung kamu. Bahwa Aku sudah membuat dia dan Akupun akan mendukung kamu dan mengangkat kamu dan Akupun akan meluputkan kamu.
  • Yer 1:11 : 11 Lalu datanglah pula firman Tuhan kepadaku, bunyinya: Apakah kaulihat hai Yermia? Maka sahutku: Aku melihat tongkat kayu badam sebatang.
  • Mzm 49:10-14 : 10 sehingga hiduplah ia sampai kekal dan tiada ia melihat kebinasaan. 11 Karena ia melihat orang bijaksana itu mati, dan orang gila dan yang bodohpun binasa bersama-sama, dan ditinggalkannya hartanya kepada orang lain. 12 Pada sangka hatinya bahwa rumahnya akan tinggal tetap pada selama-lamanya dan tempat kedudukannyapun kekal turun-temurun, dan dinamainya negeri-negeri dengan nama dirinya. 13 Tetapi orang yang kehormatan itu tiada tinggal selalu, iapun akan disamakan dengan binatang yang binasa. 14 Adapun jalannya ini, ia itu suatu kebodohan padanya, bahwasanya segala anak cucunyapun berkenan akan perkataan mereka itu. -- Selah.
  • Mzm 71:18 : 18 Maka sebab itu sedang sudah sampai masa tuaku dan putih ubanku, jangan apalah Engkau meninggalkan daku, ya Allah! supaya aku memberitahu kuat-Mu kepada bangsa ini dan kuasa-Mu kepada anak cucunya.
  • Kej 42:38 : 38 Tetapi kata Yakub: Anakku ini tiada akan turun serta dengan kamu, karena abangnya sudah mati dan sekarang tingallah ia seorang-orang; jikalau kiranya ia kena barang suatu bahaya pada jalan yang hendak kamu jalani itu, niscaya kamu akan membawa kelak ubanku yang putih ini ke kubur dengan dukacita adanya.
  • Kej 44:29 : 29 Jikalau kamu hendak mengambil anak inipun dari padaku, lalu datang sesuatu bahaya atasnya, niscaya kamu kelak memasukkan ubanku ini dengan dukacita ke dalam kubur.
  • Kej 44:31 : 31 maka akan jadi kelak, serta dilihatnya budak ini tiada, niscaya matilah ia dan patikpun akan memasukkan uban hamba tuanku, bapa patik, dengan dukacita ke dalam kubur.
  • Kej 50:3-9 : 3 Dikerjakannya empat puluh hari lamanya, karena demikianlah baharu genap segala hari orang yang dibubuh rempah itu; maka segala orang Mesirpun berkabunglah akan dia tujuh puluh hari lamanya. 4 Setelah lepaslah hari perkabungan itu kata Yusuf kepada orang isi istana Firaun: Jikalau kiranya kamu kasih akan daku, persembahkan apalah kepada Firaun kataku ini: 5 Bahwa ayah beta telah menyuruhkan beta bersumpah, katanya: Lihatlah, aku ini hendak mati, maka takkan jangan engkau menguburkan daku dalam kuburku, yang telah kugali di tanah Kanaan itu. Maka sekarang beri apalah kiranya beta mudik, supaya beta menguburkan bapa beta, kemudian beta akan balik kembali. 6 Maka titah Firaun: Mudiklah dan kuburkanlah ayahmu, seperti yang telah disuruhnya engkau bersumpah. 7 Hata, maka Yusufpun mudiklah hendak menguburkan bapanya, maka segala pegawai Firaunpun mudik sertanya, yaitu segala penjawat istananya dan segala orang besar-besar dalam negeri Mesir. 8 Dan lagi segala orang isi rumah Yusuf dan segala saudaranya dan segala isi rumah bapanya, melainkan anak-anak mereka itu dan segala kawan kambing dan lembunya ditinggalkannya dalam negeri Gosyen. 9 Maka mudiklah sertanya beberapa rata dan orang berkuda, maka tentara itu amat besar adanya. 10 Maka sampailah sekaliannya itu ke tempat mengirik gandum Atad, yang di seberang sana Yarden, maka di sanalah mereka itu meratap, terlalu amat besar dan sangat ratapnya, maka Yusufpun berbuat akan bapanya suatu perkabungan tujuh hari lamanya.
  • Im 19:32 : 32 Di hadapan orang berambut putih hendaklah kamu bangkit berdiri; berilah hormat akan orang tua, dan takutlah kamu akan Allahmu: Bahwa Akulah Tuhan!
  • Ayb 15:10 : 10 Di antara kamipun adalah orang yang putih rambutnya, yang sangat tuanya dan yang banyak tahunnya terlebih dari pada tahun bapamu.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 76%

    6Maka dahulu dari pada rantai perak itu putus dan ceper keemasan terpecah-pecah dan timbapun hancur pada sisi mata air dan janterapun patah pada sisi perigi,

    7dan dulipun kembali menjadi tanah seperti dahulu adanya, dan nyawapun kembali kepada Allah, yang sudah mengaruniakan dia!

  • 76%

    1Ingatlah olehmu akan Khalikmu pada masa mudamu, dahulu dari pada datang hari yang jahat dan tahun apabila katamu kelak: Tiada aku suka akan dia.

    2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.

    3Pada hari apabila penunggu rumah akan gementar dan orang kuatpun melentur dan segala pengisar berhenti dari pada mengisar, dan yang menengok dari pada tingkappun menjadi kabur,

    4dan kedua papan pintu yang arah ke jalan akan terkatup, sehingga bunyi kisaran hampir-hampir tiada kedengaran, dan orang bangun juga pada ketika nyanyi burung, tetapi sayuplah bunyi suara segala anak penyanyi;

  • 12Bahwa pokok anggur itu sudah kering dan pokok ara sudah layu dan pokok delima dan pokok kurma dan pokok limau; segala pohon di padangpun sudah layu; demikianpun layulah sudah kesukaan segala anak Adam.

  • 11Kemudian pada akhirnya engkau kelak meraung-raung, apabila haus-hauslah sudah kulitmu dan dagingmupun.

  • 2Ia seperti bunga sekuntum baharu berkembang lalu dipetik orang; ia lenyap seperti bayang-bayang dan tiada tahan lama.

  • 4Pada masa itu karangan bunga yang sengajakan layu dan yang indah-indah rupanya di atas kepala lembah yang sangat gemuk itu akan seperti buah ara yang masak dahulu dari pada musim buah, baharu dilihat orang akan dia, diambilnya dengan tangannya lalu ditelannya.

  • 71%

    10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?

    11Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;

    12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.

  • 14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.

  • 22Maka nyawanya hampir kepada kebinasaan dan jiwanya kepada mati yang tertentu.

  • 2Baiklah masuk ke dalam rumah perkabungan dari pada masuk ke dalam rumah perjamuan, karena di dalam rumah perkabungan itulah kesudahan segala manusia dan orang yang hidup itu memperhatikannya.

  • 27Apabila ketakutanmu itu datang seperti tofan dan kebinasaanmu itu datang seperti pusaran angin dan kesukaran dan kepicikan berlaku atasmu,

  • 26Dengan secukup umurmu engkau akan turun ke dalam kubur, bagaikan berkas gandum dibawa masuk pada masa tuanya.

  • 4Berapa lama lagi tanah itu akan murung dan segala tumbuh-tumbuhan di padangpun menjadi layu oleh karena jahat segala orang penduduknya? Segala binatang dan unggaspun sudah lenyap, sedang kata mereka itu: Tiada dilihatnya kesudahan kami.

  • 17Kendatilah pokok ara tiada berbunga dan pokok anggurpun tiada berbuah, dan pokok zaitpun janji dengan dusta dan segala bendangpun tiada keluarkan makanan, dan segala kawan domba dirampas dari dalam kandang dan seekor lembupun tiada lagi dalam kandang;

  • 11Karena matahari itu terbit dengan panas terik, serta melayukan rumput itu dan bunganya luruh, dan keelokan rupanya pun hilanglah; demikianlah juga orang yang kaya itu pun layu pada segala perjalanannya.

  • 12Pada masa lagi hijau, tiada dipotong, maka keringlah ia dahulu dari pada segala tumbuh-tumbuhan yang lain.

  • 4Sekarang negeri itu muramlah dan layulah; tanahpun kekeringanlah dan matilah; segala orang besar-besar di antara bangsa negeri itupun lemahlah.

  • 8maka jikalau kiranya orang hidup beberapa berapa tahun lamanya, baiklah hatinya bersukacita akan sekalian itu, tetapi hendaklah ia ingat juga akan segala hari kegelapan, yang boleh menjadi banyak! Segala perkara yang jadi itu sia-sia adanya.

  • 33Segala gumpal tanah di padang manislah baginya; dibujuknya akan segala orang supaya mereka itu mengikut dia, dan kebanyakan orang yang tiada tepermanai banyaknya itu sudah berjalan dahulu dari padanya.

  • 15pada sesaat itu juga putuslah nyawa segala kejadian kelak dan segala manusiapun kembali kepada duli!

  • 12Hendaklah orang bertebah-tebah dada, karena sebab segala bendang yang indah-indah itu dan karena sebab segala kebun anggur yang subur.

  • 20Sekalian itu pergi kepada sama tempat jua, sekaliannya dari pada lebu asalnya, dan sekaliannyapun kembali kepada lebu pula.

  • 15Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.

  • 16Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora?

  • 12Bahwa harap yang dipertangguhkan itu mempersakiti hati, tetapi apabila niat itu sampai, itulah pohon selamat.

  • 6Pada masa itu kelak orang akan mencari mati, tetapi tiada dapat; maka suka mereka itu akan mati, tetapi mati itu lari daripada mereka itu.

  • 16Ia itu turun ke dalam alam barzakh yang sunyi senyap, jikalau kiranya adalah perhentian di dalam duli sekalipun.

  • 26Keduanyapun berbaring tidur di dalam abu dan cacing tanahpun menudungi keduanya.

  • 12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 68%

    15Karena umur hidup manusia itu seperti rumput adanya, dan seperti pokok bunga di padang, demikianpun berbungalah ia.

    16Serta angin lalu dari atasnya tiada ia lagi dan tempatnyapun tiada mengetahui akan dia lagi.

  • 17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.

  • 4Bahwa manusia itu seumpama uap yang sia-sia dan umur hidupnyapun seperti bayang-bayang yang lalu.

  • 30Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.

  • 17Segala tangan jadi lemah dan segala lututpun surutlah seperti air.

  • 13Maka mereka itu menghabiskan segala harinya dalam barang yang baik, dan dalam sesaat jua mereka itu turun ke dalam alam barzakh.

  • 5Bahwa hatiku terlalu sakit di dalam dadaku, dan beberapa hebat maut telah menimpa aku.

  • 12Pada sangka hatinya bahwa rumahnya akan tinggal tetap pada selama-lamanya dan tempat kedudukannyapun kekal turun-temurun, dan dinamainya negeri-negeri dengan nama dirinya.

  • 20yang dihancurkan antara pagi dengan petang, dan yang hilang sampai selama-lamanya dengan tiada diketahui orang.

  • 13Tetapi di tengah-tengah tanah di antara segala bangsa itu didapati lagi akan orang seperti buah pohon zait yang telah digoyang, dan seperti pungutan yang kemudian setelah sudah buah anggur habis dipetik.

  • 9Bahwa tanah itu muramlah dan lemahlah; Libanonpun malu dan layu, Saronpun seperti belukar adanya dan Bazan dan Karmelpun tiada lagi berdaun!

  • 6Jikalau panjang umurnya dua kali seribu tahun sekalipun, maka tiada dirasainya barang yang baik, bukankah sekaliannya pergi ke tempat satu juga?

  • 21Yang rindu akan maut, maka tiada ia datang; digali-galinya akan dia terlebih dari pada akan benda yang tersembunyi.

  • 10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.