Yesaya 1:30
Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.
Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
28tetapi kebinasaan atas segala orang durhaka dan atas orang berdosa bersama-sama, dan segala orang yang meninggalkan Tuhan itu akan ditumpas kelak.
29Maka pada masa itu kamu malu kelak dari karena segala pohon kayu, yang kamu sukai dahulu, dan kamu akan kena bera muka dari karena segala taman yang sudah kamu pilih.
31Pada masa itu orang kuat akan seperti jerami dan perbuatannya seperti bunga api, keduanya akan hangus bersama-sama, sehingga seorangpun tiada yang dapat memadamkannya.
8Karena adalah ia seperti sebatang pohon kayu yang tertanam pada tepi air dan yang merambatkan akarnya pada tepi sungai; maka tiada dirasainya apabila datang panas terik, melainkan daunnya tinggal hijau juga, tiada diindahkannya jikalau kering setahun lamanya dan tiada ia berhenti dari pada berbuah.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
11Malulah segala orang berhuma dan raunglah segala tukang kebun anggur sebab gandum dan syeir, karena hasil tanah itu sudah hilang.
12Bahwa pokok anggur itu sudah kering dan pokok ara sudah layu dan pokok delima dan pokok kurma dan pokok limau; segala pohon di padangpun sudah layu; demikianpun layulah sudah kesukaan segala anak Adam.
12Pada masa lagi hijau, tiada dipotong, maka keringlah ia dahulu dari pada segala tumbuh-tumbuhan yang lain.
20Sehingga segala kelelahanmu terbuang-buang dan tanahmu itu tiada akan memberi hasilnya kepadamu dan segala pokok di ladangpun tiada akan memberi buah-buahnya.
6Karena adalah halnya seperti pokok kerendang di padang, yang tiada merasainya apabila datang baiknya, dan tinggallah ia di tempat-tempat kering dalam gurun, di tanah masin, yang tiada diduduki orang.
6Seperti anak-anak sungai yang mengalir kemana-mana, seperti taman-taman di tepi sungai; bahwa Tuhan telah menanam dia seperti pohon cendana dan seperti pohon araz di tepi air.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
9apabila ia mendapat bau air, niscaya ia berpucuk pula, dan bertumbuh daunnya seperti pokok muda.
3karena adalah halnya bagaikan pokok yang tertanam pada tepi anak sungai, yang berbuah pada musimnya dan yang tiada gugur daunnya; maka segala perbuatannyapun beruntung juga.
18Demikianpun dihabiskannya kemuliaan hutannya dan segala pokok buah-buah, baik jiwa baik badan, semuanya habis dimakan api seperti ranting-ranting yang meletup-letup.
17Kendatilah pokok ara tiada berbunga dan pokok anggurpun tiada berbuah, dan pokok zaitpun janji dengan dusta dan segala bendangpun tiada keluarkan makanan, dan segala kawan domba dirampas dari dalam kandang dan seekor lembupun tiada lagi dalam kandang;
2Karena dengan segera juga mereka itu disabit seperti rumput, atau layu seperti tumbuh-tumbuhan yang hijau.
9Pada hari itu segala kota bentengnya akan seperti ladang dan hutan yang ditinggalkan orang; seperti dahulu ditinggal orang akan dia di hadapan bani Israel, yaitu apabila sempurnalah kebinasaannya.
10Karena engkau sudah melupakan Allah, pohon selamatmu, dan tiada engkau ingat akan gunung batu kuatmu, tambahan pula engkau sudah membuat beberapa taman lezat akan dirimu dan sudah menanami dia dengan pokok-pokok lain negeri.
11Setelah sudah engkau menanam dia, engkaupun memeliharakan tumbuhannya dan keluaran buah-buahnya pada tiap-tiap pagi, tetapi hanya akan ada harap penuaian sahaja, pada hari itu akan ada penyakit belaka dan sengsara yang terpedih.
17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.
9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.
10Bahwasanya tanaman yang begitu bolehkah ia itu jadi? apabila ia itu kena angin timur, maka keringlah ia sama sekali, maka pada petak tempat ia bertunas itu, di situ juga akan jadi kering!
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
4Pada masa itu karangan bunga yang sengajakan layu dan yang indah-indah rupanya di atas kepala lembah yang sangat gemuk itu akan seperti buah ara yang masak dahulu dari pada musim buah, baharu dilihat orang akan dia, diambilnya dengan tangannya lalu ditelannya.
27Itulah sebabnya maka segala orang isinya seperti tiada bertangan lakunya dan terkejut dan lenyaplah bicaranya; adalah hal mereka itu seperti rumput di padang, seperti pucuk muda, seperti tumbuhan di atas sotoh dan seperti gandum terlayur dahulu dari pada tuanya.
10Bahkan, jikalau mereka itu dianyam bersama-sama seperti duri dan jikalau mereka itu mabuk dari pada kebanyakan minumnya, mereka itu akan dihabiskan juga seperti jerami yang kering.
11Maka Tuhanpun akan memimpin kamu selalu dan dikenyangkannya jiwamu, jikalau di tanah yang kering sekalipun, dan dikuatkannya segala tulangmu dan kamu akan jadi seperti taman yang didirus dan seperti pancaran air yang tiada tahu kekeringan.
9Bahwa tanah itu muramlah dan lemahlah; Libanonpun malu dan layu, Saronpun seperti belukar adanya dan Bazan dan Karmelpun tiada lagi berdaun!
11Kamu sudah mengandung merang, kamu sudah beranak jerami; nafasmu sendiri itulah api yang makan habis akan kamu.
12Bagaimana segala bangsa dibakar seperti kapur, dinyalakan oleh api seperti pokok duri yang ditebas!
14Maka keluarlah api dari pada cabangnya sebatang, yang makan habis akan segala buahnya, maka padanya tiada lagi cabang yang mulia, yang terpakai kepada tongkat kerajaan.
10Karena negeri yang berkota benteng itu akan jadi sunyi dan tempat kediaman itu akan kebuangan dan ketinggalan seperti gurun; di sana lembu muda akan mencahari makan dan di sanapun ia akan berbaring dan makan habis segala cabang-cabangnya.
11Apabila cabang-cabangnya sudah menjadi kering, lalu ia itu dipatahkan dan orang perempuanpun akan datang menyalakan dia; karena bangsa itu sekali-kali tiada berbudi, sebab itu tiada disayangi akan dia oleh Yang telah menjadikan dia, dan tiada dikasihani akan dia oleh Yang telah merupakan dia.
26Maka itulah sebabnya segala orang isinya seperti tiada bertangan lakunya dan terkejut dan lenyap bicaranya, maka adalah hal mereka itu seperti rumput di padang, seperti pucuk muda, seperti tumbuhan di atas atap dan seperti gandum terlayur dahulu dari pada tuanya.
6Maka sebab itu firman Tuhan Hua: Seperti kayu pokok anggur di antara segala pohon kayu di hutan yang Kuserahkan kepada api akan dimakan habis, demikianpun Kuserahkan segala orang isi Yeruzalem,
24Baharu mereka itu ditanam, baharu mereka itu ditabur, baharu batangnya berakar di dalam tanah, jikalau hanya ditiup-Nya kepadanya, maka layulah mereka itu dan diterbangkan oleh angin ribut seperti jerami.
2Raunglah kamu, hai segala pohon senobar, karena segala pohon araz itu sudah ditebang, segala batang yang mulia itu sudah dibinasakan! Raunglah kamu, hai segala pohon jati di Bazan, sebab sudah tumbang hutan yang lebat itu!
6pada pagi hari ia itu lagi berbunga dan bertumbuh, maka pada petang hari ia itu sudah dipotong serta menjadi kering.
6Bahwa Aku jadi bagi Israel akan air embun, dan iapun akan berbunga seperti bakung, dan akarnyapun akan menjalar seperti di Libanon.
7Segala tanah rumput di tepi sungai dan di kuala sungai dan segala sesuatu yang tertabur pada tepi sungai itu layulah lalu terbang sehingga tiada ia itu lagi.
32Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi.
11Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;
10Maka sebab itu langitpun menahani air embun dari padamu dan bumipun menahani hasilnya dari padamu.
6Biarlah mereka itu seperti rumput yang di atas sotoh rumah, ia itu keringlah dahulu dari pada dicabut orang akan dia.
6Lagipun segala air Nimrim sudah rusak, rumputnya sudah kering, dan segala tumbuhannyapun sudah layur, tiada lagi sebatang pokok yang hijau.
13Akan ganti pokok duri kelak bertumbuh pohon senobar dan akan ganti pokok onak kelak bertumbuh pohon murd, maka inilah bagi Tuhan akan suatu nama dan akan tanda yang kekal, yang tiada terhapuskan.
12Tetapi dengan kehangan murka tercabutlah ia dan tercampak ke bumi, segala buahnyapun dikeringkan oleh angin timur, dan segala cabangnya yang mulia itu dipatahkan, maka keringlah ia lalu dimakan api!
16Karena seperti kamu sudah minum di atas gunung kesucian-Ku, demikianpun segala bangsa kafir akan minum seorang lepas seorang, bahkan, mereka itu akan minum dengan gelojohnya, sehingga mereka itu serasa tiada jadi adanya.
15Tegal begitu subur tubuhnya di antara segala saudaranya, maka akan datang kelak suatu angin timur yang menghanguskan, suatu angin dari pada Tuhan akan datang dari padang belantara, yang mengeringkan pancarannya dan menghabiskan mata airnya; maka ia itu akan menjarah segala harta bendanya dan merampas segala serba rumah yang indah-indah.