Ayub 14:11
Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;
Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
9apabila ia mendapat bau air, niscaya ia berpucuk pula, dan bertumbuh daunnya seperti pokok muda.
10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?
5Maka air tasik akan rusak, bahkan, sungai itu akan tohor dan kekeringan.
6Air segala sungai itu tiada dapat diminum, air segala parit yang beterbis itu akan ditimba habis sampai kekeringanlah ia, buluh dan kercutpun akan layu.
7Segala tanah rumput di tepi sungai dan di kuala sungai dan segala sesuatu yang tertabur pada tepi sungai itu layulah lalu terbang sehingga tiada ia itu lagi.
12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.
4Di tempat terpancarlah sungai dari pada tanah, tempat segala yang terlupa itu, ke sana juga turunlah ia dengan tiada berjalan kaki dan melayang-layang ia seperti bukan manusia adanya.
18Bahwa bukit runtuh lalu berpecah-pecah, dan bukit batupun dipindahkan dari pada tempatnya.
19Gumpal-gumpal batupun dihancurluluhkan oleh air! Lebu bumi melampaui segala tumbuh-tumbuhan yang jadi sendirinya; demikianlah Engkau memutuskan harap manusia.
4Jikalau diamang-amang-Nya laut, maka kekeringanlah ia dan kekeringanlah segala sungai pun; dan lemahlah Bazan dan Karmel dan layulah segala bunga di Libanon!
15Bahwasanya Ia menahankan air, maka semuanya kekeringanlah; Ia melepaskan dia pula, maka tanahpun dibalikkannya.
18Mereka itu seperti barang yang ringan di atas muka air; terkutuklah bahagiannya di atas bumi, tiada pernah mereka itu menurut jalan ke kebun anggur.
19Bahwa musim kemarau dan panaspun menghapuskan segala air salju, demikianpun kubur akan segala orang yang berdosa.
7Segala sungai itu mengalir ke laut, dan laut itu tiada lebih penuh, maka ke tempat segala sungai itu mengalir, ke sana juga iapun mengalir selalu.
5Bahwa nyawa segala orang mati itu gemetarlah dan segala yang duduk di bawah air.
15pada sesaat itu juga putuslah nyawa segala kejadian kelak dan segala manusiapun kembali kepada duli!
14Maka apabila patik sekalian mati, adalah patik juga seperti air tercurah kepada bumi, yang tiada terkumpulkan; maka sebab itu tiada diambil Allah akan nyawa kelak, melainkan niat-Nya juga jangan sampai orang yang terbuang itu tinggal terbuang selalu dari pada patik sekalian.
9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
33Bahwa Ia juga yang menjadikan sungai itu akan gurun dan pancaran air akan tanah kering.
2Ia seperti bunga sekuntum baharu berkembang lalu dipetik orang; ia lenyap seperti bayang-bayang dan tiada tahan lama.
20Perkara yang hebat kelak datang atasnya seperti air bah, dan suatu puting beliung kelak menyambar akan dia pada tengah-tengah malam.
11Karena matahari itu terbit dengan panas terik, serta melayukan rumput itu dan bunganya luruh, dan keelokan rupanya pun hilanglah; demikianlah juga orang yang kaya itu pun layu pada segala perjalanannya.
3Sebab itu murunglah tanah itu dan segala orang penduduknyapun jadi lemah, demikianpun segala binatang yang di padang dan segala unggas yang di udara, bahkan, segala ikan di lautpun dihapuskan.
30Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.
16Yang sekonyong-konyong sudah dihela akan disiksakan dan segala alas mereka itu diliputi oleh air bah.
4Bahwa manusia itu seumpama uap yang sia-sia dan umur hidupnyapun seperti bayang-bayang yang lalu.
15Maka Engkau telah membelahkan bukit; pancaran dan anak sungaipun terbitlah dari padanya dan sungai yang besar telah Kaukeringkan.
16Engkau akan melupakan segala kesukaranmu ini; hanya engkau teringat akan dia seperti akan air bah yang sudah lalu.
11Tiadakah engkau melihat kegelapan itu datang dan air bah akan meliputi engkau?
2Mengapa seorangpun tiada apabila Aku datang, seorangpun tiada yang menyahut apabila Aku berseru? Adakah tangan-Ku jadi terlalu singkat, sehingga tiada boleh Aku menolong? Tiadakah kuat pada-Ku akan membantu? Bahwasanya Aku juga mengeringkan laut dengan pengamang-Ku, maka sungai-sungai Kujadikan tanah kering, sehingga lemaslah segala ikan di dalamnya, serta mati berdahaga sebab kekurangan air.
16Serta angin lalu dari atasnya tiada ia lagi dan tempatnyapun tiada mengetahui akan dia lagi.
7Maka telah dikumpulkan-Nya segala air laut jadi satu timbunan, dan dijadikan-Nya lautan itu akan perbendaharaan.
16Sudahkah engkau turun sampai kepada hulu asal laut; sudahkah engkau menjalani tubir lautan?
5Demikianpun matahari terbit, lalu matahari masuk, maka termengeh-mengehlah ia kembali ke tempat ia terbit dahulu.
7dan dulipun kembali menjadi tanah seperti dahulu adanya, dan nyawapun kembali kepada Allah, yang sudah mengaruniakan dia!
4Sekarang negeri itu muramlah dan layulah; tanahpun kekeringanlah dan matilah; segala orang besar-besar di antara bangsa negeri itupun lemahlah.
6pada pagi hari ia itu lagi berbunga dan bertumbuh, maka pada petang hari ia itu sudah dipotong serta menjadi kering.
24Jikalau kiranya aku menggali, maka aku minum air yang lain, maka segala sungai Mesir kukeringkan dengan tapak kakiku.
15Tegal begitu subur tubuhnya di antara segala saudaranya, maka akan datang kelak suatu angin timur yang menghanguskan, suatu angin dari pada Tuhan akan datang dari padang belantara, yang mengeringkan pancarannya dan menghabiskan mata airnya; maka ia itu akan menjarah segala harta bendanya dan merampas segala serba rumah yang indah-indah.
12Pada masa lagi hijau, tiada dipotong, maka keringlah ia dahulu dari pada segala tumbuh-tumbuhan yang lain.
15Gunung dan bukit akan Kubinasakan dan segala tumbuhannya akan Kulayukan, sungai akan Kujadikan darat dan tasikpun akan Kukeringkan.
7Arakian, maka kemudian dari pada setahun kekeringanlah anak sungai itu, sebab tiada turun hujan di tanah itu.
11Segala hariku sudah lalu, segala niatku sudah dibatalkan, dan segala kehendak hatikupun.
14Kata tubir: Di dalam aku tiada ia, dan kata lautan: Tiada ia duduk sertaku.
27Aku yang berfirman kepada tubir: Jadilah tohor, dan segala sungaimu akan Kukeringkan.
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
15Maka Tuhanpun akan melaknatkan teluk laut Mesir, dan mengamang-amang dengan tangan-Nya akan sungai itu oleh kuat angin ribut-Nya, dibelahkan-Nya jadi tujuh anak sungai, sehingga orang dapat mengarung dia dengan berkasut.
27Diangkat-Nya naik akan uap segala air yang berhimpun menjadi hujan dan kabus,
4Bahwa putuslah nyawanya kelak dan iapun kembali kepada tanah asalnya; maka pada hari itu juga hilanglah segala cahayanya.