Pengkhotbah 3:20

Terjemahan Lama

Sekalian itu pergi kepada sama tempat jua, sekaliannya dari pada lebu asalnya, dan sekaliannyapun kembali kepada lebu pula.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Kej 3:19 : 19 Maka dengan berpeluh mukamu engkau akan makan rezekimu sehingga engkau kembali pula kepada tanah, karena dari padanya engkau telah diambil; bahwa abulah adamu, maka kepada abupun engkau akan kembali juga.
  • Ayb 34:15 : 15 pada sesaat itu juga putuslah nyawa segala kejadian kelak dan segala manusiapun kembali kepada duli!
  • Mzm 104:29 : 29 Jikalau kiranya Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, maka terkejutlah ia; jikalau Engkau mengambil nafas dari padanya, maka matilah ia dan kembalilah ia kepada abunya.
  • Pkh 6:6 : 6 Jikalau panjang umurnya dua kali seribu tahun sekalipun, maka tiada dirasainya barang yang baik, bukankah sekaliannya pergi ke tempat satu juga?
  • Pkh 9:10 : 10 Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.
  • Pkh 12:7 : 7 dan dulipun kembali menjadi tanah seperti dahulu adanya, dan nyawapun kembali kepada Allah, yang sudah mengaruniakan dia!
  • Ayb 7:9 : 9 Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.
  • Ayb 10:9-9 : 9 Ingatlah kiranya, bahwa Engkau sudah merupakan daku seperti tanah liat dan Engkaupun akan mengembalikan daku kepada lebu duli! 10 Bukankah Engkau sudah menuang aku seperti air susu dan membekukan daku seperti panir?
  • Ayb 17:13 : 13 Apakah pengharapanku? bahwa alam barzakh juga tempat kediaman aku; di sana, di dalam kegelapan, sudah kuhamparkan tilamku.
  • Ayb 30:24 : 24 Bahwa tiada juga dipanjangkannya tangannya kepada bukit pekuburan; adakah pada mereka itu penangis di dalam kesukarannya?
  • Kej 25:8 : 8 Maka Ibrahimpun putuslah nyawanya dan matilah ia baik-baik tua, dan sepuas-puas umurnya, serta ia dihimpunkan dengan kaumnya.
  • Kej 25:17 : 17 Maka inilah umur hidup Ismail itu, seratus tiga puluh tujuh tahun; maka putuslah nyawanya, matilah ia dan iapun dihimpunkan dengan kaumnya.
  • Bil 27:13 : 13 Setelah sudah engkau melihat dia, engkau akan pulang kelak kepada asalmu, yaitu engkau sama seperti Harun abangmupun telah pulang kepada asalnya.
  • Dan 12:2 : 2 Maka banyaklah orang dari pada mereka yang tidur dalam lebu bumi itu akan bangun pula, setengah kepada hidup yang kekal, setengah kepada kehinaan dan kecelaan yang kekal.
  • Pkh 3:21 : 21 Siapa gerangan tahu kalau nyawa anak-anak Adam itu naik ke atas dan nyawa segala binatang itu turun ke dalam bumi?
  • Mzm 49:14 : 14 Adapun jalannya ini, ia itu suatu kebodohan padanya, bahwasanya segala anak cucunyapun berkenan akan perkataan mereka itu. -- Selah.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 87%

    18Maka kataku dalam hatiku akan peri hal segala anak Adam, bahwa dinyatakan Allah kepada mereka itu kelak, dan dilihat mereka itu kelak, bahwa seperti binatang juga keadaan mereka itu jikalau ditimbang akan dirinya.

    19Karena barang yang berlaku atas segala anak Adam ia itu juga berlaku atas segala binatang, maka satu jua untung pada keduanya; seperti mati ini, demikianpun mati itu, satu jua nafas pada sekaliannya, tiada barang kelebihan manusia dari pada binatang, karena semuanya itu sia-sialah adanya.

  • 15pada sesaat itu juga putuslah nyawa segala kejadian kelak dan segala manusiapun kembali kepada duli!

  • 83%

    7dan dulipun kembali menjadi tanah seperti dahulu adanya, dan nyawapun kembali kepada Allah, yang sudah mengaruniakan dia!

    8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!

  • 82%

    21Siapa gerangan tahu kalau nyawa anak-anak Adam itu naik ke atas dan nyawa segala binatang itu turun ke dalam bumi?

    22Maka sebab itu telah kulihat tiada yang terutama dari pada ini; manusia bersukacita akan segala pekerjaannya, karena inilah bahagiannya, maka siapa gerangan membawa akan dia ke sana, supaya dilihatnya barang yang akan jadi kemudian dari padanya?

  • Pkh 9:2-3
    2 ayat
    77%

    2Segala perkara berlaku atas orang sekalian dengan sama perinya! Sama juga untung berlaku atas orang yang benar dan orang yang jahat, atas orang yang suci dan orang yang najis, atas orang yang mempersembahkan korban dan yang tiada mempersembahkan korban; sebagaimana orang yang baik, begitulah orang yang berdosa; seperti orang yang bersumpah, begitulah orang yang takut akan bersumpah.

    3Maka inilah jahat yang besar dari pada segala sesuatu yang jadi di bawah langit, yaitu sama juga untung berlaku atas sekaliannya; tambahan pula hati segala anak Adam penuhlah dengan kejahatan dan seumur hidupnya adalah segala macam sasaran di dalam hatinya, kesudahannya mereka itu sekalian menuju tempat orang mati.

  • 4Bahwa putuslah nyawanya kelak dan iapun kembali kepada tanah asalnya; maka pada hari itu juga hilanglah segala cahayanya.

  • Pkh 1:2-5
    4 ayat
    75%

    2Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib; kesia-siaan atas segala kesia-siaan, semuanya juga sia-sia adanya.

    3Apakah faedahnya kepada manusia dalam segala usahanya, dalam segala yang diusahakannya di bawah langit?

    4Bahwa satu bangsa pergi, satu bangsa datang, tetapi dunia tinggal begitu juga selama-lamanya.

    5Demikianpun matahari terbit, lalu matahari masuk, maka termengeh-mengehlah ia kembali ke tempat ia terbit dahulu.

  • 26Keduanyapun berbaring tidur di dalam abu dan cacing tanahpun menudungi keduanya.

  • 10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?

  • 75%

    15Bahwa sesungguhnya ini lagi suatu kejahatan yang menyebabkan sakit hati, yaitu dalam segala perkara seperti orang telah datang, demikianpun ia akan pergi. Maka apakah faedahnya jikalau ia sudah menyusahkan dirinya dengan angin?

    16Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora?

  • 19Maka dengan berpeluh mukamu engkau akan makan rezekimu sehingga engkau kembali pula kepada tanah, karena dari padanya engkau telah diambil; bahwa abulah adamu, maka kepada abupun engkau akan kembali juga.

  • Pkh 6:6-7
    2 ayat
    74%

    6Jikalau panjang umurnya dua kali seribu tahun sekalipun, maka tiada dirasainya barang yang baik, bukankah sekaliannya pergi ke tempat satu juga?

    7Segala kelelahan manusia itu karena mulutnya, maka tiada juga nafsunya tahu puas-puas.

  • 16Dengan tiada berkeputusan segala orang datang menghadap dia, hanya segala orang yang kemudian dari padanya itu tiada lagi bergemar akan dia; bahwa sesungguhnya ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati. (4:17)Ingat-ingatlah olehmu akan kakimu apabila engkau masuk ke dalam bait-Ullah, karena sedia akan menurut itu baik dari pada segala korban, yang dipersembahkan oleh orang bodoh, karena sesungguhnya dibuatnya jahat dengan tiada diketahuinya sendiri.

  • 29Jikalau kiranya Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, maka terkejutlah ia; jikalau Engkau mengambil nafas dari padanya, maka matilah ia dan kembalilah ia kepada abunya.

  • 74%

    11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

    12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 73%

    15Karena umur hidup manusia itu seperti rumput adanya, dan seperti pokok bunga di padang, demikianpun berbungalah ia.

    16Serta angin lalu dari atasnya tiada ia lagi dan tempatnyapun tiada mengetahui akan dia lagi.

  • 24Karena: Segala manusia seperti rumput, dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput; maka rumput itu layu, dan bunganya luruh;

  • Pkh 3:1-2
    2 ayat
    73%

    1Bermula bagi segala sesuatu adalah masa yang tertentu dan bagi segala maksud adalah ketikanya di bawah langit.

    2Adalah masa akan diperanakkan dan masa akan mati, adalah masa akan bertanam dan masa akan mencabut barang yang tertanam itu;

  • 4Bahwa manusia itu seumpama uap yang sia-sia dan umur hidupnyapun seperti bayang-bayang yang lalu.

  • 3Apabila Engkau hendak mengembalikan manusia kepada abu, maka hanya firman-Mu: Hai anak-anak Adam kembalilah kamu!

  • 14Bahwa telah kulihat segala pekerjaan yang diperbuat di bawah langit, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan tahi angin belaka.

  • 10Demikianpun telah kulihat orang jahat dihantar ke kubur, maka datanglah beberapa orang mengiring, jikalau dari pada tempat yang suci sekalipun, tetapi orang yang telah berbuat barang yang benar itu dilupakan oleh orang senegerinya. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 72%

    16Karena peringatan akan orang alim dan akan orang bebal itu sama, tiada kekal adanya, maka barang yang ada sekarang sekaliannya itu akan terlupa pada hari yang datang; demikianlah mati orang alim itu sama dengan orang bodoh.

    17Maka sebab itu bencilah aku akan hidup ini, karena jemulah aku akan segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit, sebab semuanya itu sia-sialah adanya dan memenatkan hati.

  • 72%

    19Karena siapa tahu kalau ia bodoh atau berbudi? Kendatilah, ia juga akan menjadi tuan atas segala sesuatu yang telah kuperbuat di bawah langit dengan begitu banyak usaha dan begitu banyak akal. Maka ini juga sia-sialah adanya.

    20Maka oleh sebab itu berbaliklah aku akan putus harap hatiku dari karena segala pekerjaan, yang sudah kukerjakan di bawah langit.

  • 11Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.

  • 9Seperti awan yang lenyap dan melayang-layang, demikian turunlah manusia ke dalam alam barzakh dan tiada ia naik pula dari dalamnya.

  • 8maka jikalau kiranya orang hidup beberapa berapa tahun lamanya, baiklah hatinya bersukacita akan sekalian itu, tetapi hendaklah ia ingat juga akan segala hari kegelapan, yang boleh menjadi banyak! Segala perkara yang jadi itu sia-sia adanya.

  • 2Baiklah masuk ke dalam rumah perkabungan dari pada masuk ke dalam rumah perjamuan, karena di dalam rumah perkabungan itulah kesudahan segala manusia dan orang yang hidup itu memperhatikannya.

  • 15Segala sesuatu yang telah ada itu, ia itu adalah sekarang juga, dan barang yang akan ada itu, ia itupun sedia sudah ada, maka dituntut Allah akan barang yang sudah lalu itu.

  • 9Barang yang sudah ada itu juga yang akan ada; dan barang yang sudah diperbuat itu juga yang akan diperbuat; satupun tiada yang baharu di bawah langit ini.

  • 12Pada sangka hatinya bahwa rumahnya akan tinggal tetap pada selama-lamanya dan tempat kedudukannyapun kekal turun-temurun, dan dinamainya negeri-negeri dengan nama dirinya.

  • 5Karena orang yang hidup itu mengetahui akan hal ia mati kelak, tetapi orang yang sudah mati itu tiada tahu apa-apa, dan tiada lagi pahala baginya, apabila peringatan akan mereka itu sudah terlupa.

  • 10Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.

  • 2Ia seperti bunga sekuntum baharu berkembang lalu dipetik orang; ia lenyap seperti bayang-bayang dan tiada tahan lama.

  • 23Inilah: bahwa segala harinya ia dalam sengsara dan syugul dan nestapa; jikalau pada malam sekalipun hatinya tiada berhenti; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya.

  • 7Kemudian kulihat pula suatu perkara yang sia-sia adanya di bawah langit;