Ratapan 5:15
Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
13Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
14Tiadalah lagi orang tua-tua di dalam pintu gerbang; orang terunapun berhenti dari pada memetik permainannya.
16Makota sudah gugur dari pada kepala kami! Wai bagi kami, maka kami sudah berbuat dosa begitu!
17Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
7Bahwa air anggurpun murung dan pokok anggurpun layu, segala orang yang dahulu bersukacita hatinya sekarangpun berkeluh kesah;
8ramai rebanapun berhentilah, bunyi ramai orang tepuk taripun tiada lagi; ramai bunyi kecapipun diamlah.
10Segala kesukaan dan segala keramaian sudah dilalukan dari pada bendang dan kebun, dan di dalam kebun-kebun anggur tiada lagi orang menyanyi atau bersorak-sorak, tiada lagi diapitnya air anggur di dalam pengapitannya, maka Aku memperhentikan segala sorak keramaian itu.
31Maka sebab itu bunyi kecapiku sudah berubah menjadi suatu biji ratap, dan bunyi muriku bagaikan suara orang menangis adanya.
11Adalah peraung di lorong-lorong karena kurang air anggur; segala kesukaan sudah hilang; segala ramai di ladang-ladang sudah terbang.
13Pada masa itu anak dara kelak bersuka akan penarian ramai-ramai, demikianpun segala orang teruna dan orang tua bersama-sama, karena Aku mengubahkan kelak perkabungan mereka itu menjadi keramaian dan Aku menghiburkan dan menyukakan mereka itu kemudian dari pada kedukaannya.
16Bukankah segala makanan sudah putus dari hadapan mata kita? kesukaan dan keramaian dari pada rumah Allah kita?
17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.
12Bahwa pokok anggur itu sudah kering dan pokok ara sudah layu dan pokok delima dan pokok kurma dan pokok limau; segala pohon di padangpun sudah layu; demikianpun layulah sudah kesukaan segala anak Adam.
11Dengarlah kiranya, ya Tuhan! kasihankanlah aku, ya Tuhan! jadilah penolong akan daku!
13Lagi dalam tertawapun hati akan merasai sakit, dan akhirnya kesukaan itu kedukaan juga.
9Karena demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Bahwasanya di hadapan matamu dan pada zamanmu juga Aku memperhentikan kelak di dalam tempat ini bunyi segala keramaian dan bunyi segala kesukaan dan bunyi suara mempelai laki-laki dan bunyi suara penganten perempuan.
8Hendaklah orang berkabung seperti pengantin muda yang berpakaikan kain perkabungan karena tunangan pada masa mudanya.
9Bahwa persembahan makanan dan persembahan minuman sudah putus dari pada rumah Tuhan, dan segala imam, hamba-hamba Tuhan itu, berdukacita hatinya.
10Rusaklah sudah bendang, murunglah tanah, karena gandum itu binasa dan air anggur baharu sudah kering dan pohon zaitpun sudah layu.
33Sekarang sudah lalu segala kesukaan dan segala tepuk tari dari pada bendang-bendang elok yang di tanah Moab; tiada lagi air anggur diirik-irik dalam apitannya; sorak-sorak yang ramai di bendang-bendang itu sudah kuperhentikan; tiadalah sorak-sorak kesukaan dibendang lagi.
9Rasalah susah hati dan meratap serta menangis; biarlah tertawamu menjadi ratap, dan kesukaanmu menjadi kedukaan.
13Hati yang bersukacita memaniskan muka, tetapi percintaan dalam hati menindihkan nyawa.
4Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
34Maka dari pada segala negeri Yehuda dan dari pada segala lorong Yeruzalem Aku akan memberhentikan segala tempik sorak kesukaan dan keramaian dan bunyi suara mempelai dan penganten; karena negeri itu akan menjadi suatu kebinasaan adanya.
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
10Maka Kujauhkan kelak dari antaranya bunyi keramaian dan bunyi kesukaan, bunyi suara mempelai dan bunyi suara penganten, bunyi kisaran dan terang segala pelita.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
19Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
17katanya: Kami sudah meniup suling bagi kamu, tiada juga kamu menari; kami sudah meratap, tetapi tiada juga kamu menangis.
5Dan lagi firman Tuhan demikian: Janganlah engkau masuk rumah orang yang berkenduri, dan jangan engkau pergi akan meratap dan jangan engkau bercintakan mereka itu, karena Aku sudah melalukan selamat-Ku dan kemurahan-Ku dan rahmat-Ku dari pada bangsa ini, demikianlah firman Tuhan.
20Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
15Bahwa orang menantikan selamat, tetapi tiada datang barang sesuatu yang baik; orang menantikan masa kesembuhan, hanya sesungguhnya adalah kekejutan.
3Baiklah dukacita dari pada tertawa, karena muram muka membaiki hati.
4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.
3Karena kuk yang ditanggungnya dan penggandaran yang pada bahunya dan tongkat pengerahnya sudah Kaupatahkan seperti pada hari orang Midian.
2Maka telah kami gantungkan segala kecapi kami pada pokok gandarusa, yang di tanah itu.
3Karena di sini orang yang telah menawan akan kami itu menyuruhkan kami menyanyikan perkataan suatu nyanyian, dan orang yang telah mencampakkan kami ke bumi itu menyuruh kami memuji-muji, katanya: Nyanyikanlah akan kami barang sesuatu nyanyian Sion!
14bahwasanya segala hamba-Ku akan bersorak-sorak dari karena suka hatinya, tetapi kamu akan berteriak dari karena dukacita dan menangis dari karena luka hatimu.
11Segala hariku sudah lalu, segala niatku sudah dibatalkan, dan segala kehendak hatikupun.
15Bagi orang yang berdukacita jahatlah harinya, tetapi hati yang bersukacita itu seperti perjamuan senantiasa.
2Bahwa negeri Yehuda berdukacita dan segala pintu gerbangnyapun lemahlah adanya; dengan pakaian perkabungan duduklah masing-masing di bumi dan tangis Yeruzalempun naiklah ke langit.
13Maka sebab itu umat-Ku akan dipindahkan dengan tertawan, yaitu dahulu dari pada diketahuinya; dan segala mereka yang mulia-mulia itu akan berlapar dan orang yang berkelimpahan itu akan binasa oleh dahaga.
4adalah masa akan menangis dan masa akan tertawa; adalah masa akan meratap dan masa akan menari;
5Jagalah kamu, hai orang pemabuk; tangislah dan raunglah, hai kamu sekalian yang peminum air anggur, sebab air anggur baharu itu sudah putus dari pada mulutmu.
4oleh karena tempik seteru dan penganiaya orang fasik; karena ditanggungkannya kejahatan atasku dan dibenci akan daku dengan amarah yang gerang.
12Mereka itu bermain rebana dan kecapi dan bersuka-sukaanlah dengan bunyi suling.
5Orang yang menabur biji-bijian sambil berlinang-linang air matanya, ia itu akan menuai kelak sambil bersorak-sorak.
15Sukakanlah kami sekadar segala hari Engkau telah menyengsarakan kami, sekadar segala tahun yang telah kami melihat jahat dalamnya.
18Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
10Bahwa hampalah ia dan sudah dihampakan, dijarah semuanya; hancurlah hati tiap-tiap orang, berantuklah segala lutut dan segala pinggang merasai sakit; segala muka ketutupan merah api!