Ratapan 4:18
Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Segala pengusir kami pantas dari pada burung nasar di udara; di atas pegunungan disambarnya akan kami dengan sangat geramnya, dan di padangpun diadang-adangnya akan kami!
20Adapun orang yang disiram bagi Tuhan, yang indah kepada kami seperti nafas, ia itupun sudah tertangkap dalam keleburan mereka itu, maka akan halnya telah kami berkata demikian: Di bawah naungnya juga kami akan hidup di antara segala bangsa kafir!
17Lagipun sampai buta mata kami merenung-renung kepada pertolongan kami yang sia-sia, dan lagi kami mengamat-amati kepada suatu bangsa yang tiada dapat membantu.
11Mereka itu menempuh akan daku, dengan sesaat dikepungnya akan daku, diintainya akan daku dengan matanya sambil mengendap di bumi.
4Air minumpun kami beli dengan uang juga dan kayu apipun kami bayar besar harganya.
5Kami merasai sengsara pada tengkuk kami, dan kami dikejar sampai letih lesu; tiadalah perhentian bagi kami.
17Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
18Oleh sebab bukit Sion yang sudah rusak, sehingga segala rubah berjalan di atasnya!
46Segala musuh kami mengangakan mulutnya akan kami.
47Kegentaran dan keleburan telah menjadi bahagian kami, dan lagi kerusakan dan kebinasaan.
6Pada sebilang hari mereka itu memutarbalikkan perkataanku, dan segala pikirannya itu hendak menjahatkan daku.
9Maka sebab itu insaf jauhlah dari pada kita dan kebenaranpun tiada sampai kepada kita; bahwa kita menantikan terang, tetapi sesungguhnya ada kegelapan juga; kita menantikan terang cuaca, tetapi kita berjalan di dalam gelap gulita.
10Bahwa kita meraba-raba ke pagar dinding selaku orang buta dan kita merayau seperti orang yang tiada bermata; pada tengah hari juga kita terantuk seperti pada waktu samar muka, bahwa dengan segala gaya kita, maka kita seperti orang mati juga.
11Bahwa kita meraung-raung seperti beruang dan kita sekalian memeram seperti merpati; kita menantikan insaf, maka ia itu tiada; kita menantikan selamat, maka ia itu tinggal jauh dari pada kita.
12Karena banyaklah kesalahan kami di hadapan hadirat-Mu dan segala dosa kami naik saksi atas kami; karena sadarlah kami akan segala kesalahan kami, dan kami ketahui akan segala kejahatan kami.
4Berapa lama lagi tanah itu akan murung dan segala tumbuh-tumbuhan di padangpun menjadi layu oleh karena jahat segala orang penduduknya? Segala binatang dan unggaspun sudah lenyap, sedang kata mereka itu: Tiada dilihatnya kesudahan kami.
14Pada petang hari sesungguhnya adalah kegentaran, maka dahulu dari pada datang pagi sudah tiada ia itu lagi! Bahwa inilah bahagian orang yang sudah menjarahi kita dan nasib untung mereka sekalian yang sudah merampas kita.
4Bahwa kami telah menjadi suatu kecelaan kepada bangsa-bangsa yang duduk hampir dengan kami dan suatu sindiran dan kehinaan kepada orang yang mengelilingi kami.
25Bahwa segala hariku sudah lalu terlebih pantasnya dari pada seorang barid; semuanya sudah terbang dengan tiada tahu melihat perkara yang baik.
26Semuanya sudah lalu seperti perahu pencalang lajunya, dan seperti burung elang yang menyambar mangsanya.
13Mereka itu membongkar-bangkirkan jalanku, ditambahinya kesukaranku; siapakah penolong mereka itu?
14Mereka itu mendatangi aku seperti dari pada celah pagar tembok yang luas, di tengah-tengah kerobohan juga mereka itu menampil ke hadapan.
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
25Janganlah kamu keluar ke padang dan janganlah kamu berjalan di luar, karena di sana adalah pedang musuh dan kegentaran keliling.
20Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
22Biar kedengaranlah erik dari dalam rumah-rumah mereka itu, apabila Kaudatangkan musuh yang menempuh mereka itu dengan sekonyong-konyong; karena mereka itu sudah menggali pelobang hendak menangkap aku, dan sembunyi-sembunyi dipasangnya jerat akan kakiku.
18Bahwa sekalian ini sudah berlaku atas kami, maka tiada juga kami melupakan Dikau dan tiada kami mungkir akan perjanjian-Mu.
19Adapun hati kami tiada undur ke belakang dan langkah kamipun tiada menyimpang dari pada jalan-Mu.
8Hamba-hambapun memerintahkan kami, maka seorangpun tiada yang menyentak kami dari dalam tangannya.
9Kami pergi mencahari makan dengan membelanjakan nyawa kami, dari karena pedang di padang belantara.
15Bahwa orang menantikan selamat, tetapi tiada datang barang sesuatu yang baik; orang menantikan masa kesembuhan, hanya sesungguhnya adalah kekejutan.
21Karena malakulmaut sudah naik sampai ke dalam tingkap kami, ia sudah masuk sampai ke dalam segala maligai kami, segala anak-anak terhantar dengan matinya di jalan dan segala orang teruna di lebuh pasar!
18Adalah kafilah menyimpangkan jalannya karena sebabnya, lalu masuk kepada padang tandus, sehingga mereka itu binasa.
9Maka segala hari umur hidup kami lenyaplah oleh murka-Mu, dan kami menghabiskan segala tahun kami seperti senafas jua adanya.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
19Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
11Setelah itu maka kata musuh kami: Jangan diketahuinya dan jangan dilihatnya sesuatu dahulu dari pada kami sudah masuk sampai ke tengah-tengah mereka itu dan membunuh mereka itu; maka demikian kami kelak membantutkan pekerjaan itu.
11maka sesungguhnya sekarang dibalasnya akan kami dengan demikian peri, datangnya hendak menghalaukan kami dari dalam bahagian pusaka yang sudah Kaukaruniakan kepada kami.
7Maka telah luput jiwa kami seperti seekor burung luput dari pada jerat orang pemikat; jeratnya telah putus dan kamipun luput.
14Supaya segala lembu jantan kami banyak muatannya dan jangan ada pelanggaran atau penyerangan atau tempik sorak perang pada lorong-lorong kami.
6Tinggikanlah diri-Mu di atas segala langit, ya Allah! kemuliaan-Mu adalah kiranya di atas seluruh muka bumi.
9Maka tiada kami melihat tanda-tanda alamat, dan serta dengan kami tiada lagi nabi atau barang seorang lain yang tahu berapa lama lagi.
20katanya: Seteru kami sudah dibinasakan dan segala kekayaannya sudah dimakan habis oleh api.
6Kesudahan itu telah sampai, kesudahan itu telah sampai, ia itu bangun melawan dikau, bahwasanya ia itu sudah sampai.
6Maka mereka itu akan keluar hendak mengusir kami sampai kami sudah menceraikan dia dengan negerinya, karena mereka itu akan berkata demikian: Orang itu lari dari hadapan kita seperti dahulu; begitu kami akan lari dari hadapannya.
17Bahwasanya cuma-cuma dibentangkan jaring di hadapan mata segala unggas.
2Bahwa bahagian pusaka kami sudah jatuh ke dalam tangan orang keluaran, dan segala rumah kamipun ke dalam tangan orang helat.
4niscaya air bah telah meliputi kami, dan air besarpun telah melemaskan kami;
19Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
16Segala musuhmu ngangakan mulutnya akan dikau; mereka itu bersiul dan mengerut giginya, sambil katanya: Kita sudah menelan dia; bahwa inilah hari yang sudah kita rindukan! sudah kita mendapat dia, sudah kita melihat dia!