Yeremia 8:20
Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
19Dengarlah bunyi ratap puteri umat-Ku dari negeri yang amat jauh: Entah Tuhan tiada di Sion? entah Rajanya tiada di sana? -- Mengapa maka mereka itu sudah membangkitkan murka-Ku dengan patung-patungnya dan dengan berhala orang helat, yang sia-sia adanya?
21Bahwa hatiku luka parah dari karena lupa puteri bangsaku; aku berpakaikan kain perkabungan dan aku sudah kena dahsyat.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
19Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
1Wai bagiku! Karena adalah halku seperti kalau sudah habis pupul agung, kalau sudah habis petikan buah anggur yang terkemudian itu; sebiji buah anggur tiada lagi akan dimakan; cuma-cuma aku ingin akan buah ara yang masak!
15Wah, bagaimana hari itu! niscaya hari Tuhan adalah hampir; maka datanglah ia seperti suatu kebinasaan dari pada pihak Yang Mahakuasa!
16Bukankah segala makanan sudah putus dari hadapan mata kita? kesukaan dan keramaian dari pada rumah Allah kita?
17Bahwa segala biji-bijian sudah jadi busuk di bawah gumpal tanahnya, segala peluburpun sudah rusak, segala jelapangpun sudah dirombak, karena habislah segala gandum sudah layur.
18Wah, bagaimana berkeluh kesah segala binatang jinak; segala kawan lembu sudah bingung, karena tiadalah tempat rumput baginya, dan lagi segala kawan kambing dombapun sudah binasa.
15Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
16Makota sudah gugur dari pada kepala kami! Wai bagi kami, maka kami sudah berbuat dosa begitu!
11Bahwa kita meraung-raung seperti beruang dan kita sekalian memeram seperti merpati; kita menantikan insaf, maka ia itu tiada; kita menantikan selamat, maka ia itu tinggal jauh dari pada kita.
10Rusaklah sudah bendang, murunglah tanah, karena gandum itu binasa dan air anggur baharu sudah kering dan pohon zaitpun sudah layu.
11Malulah segala orang berhuma dan raunglah segala tukang kebun anggur sebab gandum dan syeir, karena hasil tanah itu sudah hilang.
12Bahwa pokok anggur itu sudah kering dan pokok ara sudah layu dan pokok delima dan pokok kurma dan pokok limau; segala pohon di padangpun sudah layu; demikianpun layulah sudah kesukaan segala anak Adam.
19Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
2Lalu firman-Nya: Apakah engkau lihat, hai Amos? maka sembahku: Sebuah rantang berisi buah-buahan musim panas! Maka firman Tuhan kepadaku: Bahwa kesudahan sudah sampai bagi umat-Ku Israel; tiada lagi Aku akan melalui dia.
18Bahwa Tuhan juga adil, karena aku sudah mendurhaka kepada firman-Nya; dengarlah olehmu, hai segala bangsa! Dan lihatlah kesukaranku; bahwa segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah dibawa dengan tertawan.
8Sebab itu hendaklah kamu berpakaikan kain karung, serta meratap dan meraung-raung, karena belum lagi kehangatan murka Tuhan undur dari pada kita.
17Lagipun sampai buta mata kami merenung-renung kepada pertolongan kami yang sia-sia, dan lagi kami mengamat-amati kepada suatu bangsa yang tiada dapat membantu.
18Pada masa itu dikejar oranglah akan kami, sehingga tiada dapat kami balik ke sana ke mari; pada masa itu kesudahan kami hampirlah, dan genaplah segala hari kami; wai, kesudahan kami sudah sampai!
15Bahwa orang menantikan selamat, tetapi tiada datang barang sesuatu yang baik; orang menantikan masa kesembuhan, hanya sesungguhnya adalah kekejutan.
8Maka puteri Sion ketinggalan seperti sebuah pondok di dalam kebun anggur, seperti suatu teratak di dalam kebun mentimun, seperti sebuah negeri yang dikepung berkeliling.
20Bahwa kemahku sudah rusak, segala alinya putus, segala anakku sudah meninggalkan daku, mereka itu tiada lagi; seorangpun tiada yang membentangkan kemahku dan yang menggantungkan kelambunya.
8Hendaklah orang berkabung seperti pengantin muda yang berpakaikan kain perkabungan karena tunangan pada masa mudanya.
4Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
4Maka sebab itu kataku: Biarkanlah akan daku, supaya aku menangis tersedih-sedih; janganlah kamu paksa hendak menghiburkan daku dari pada kebinasaan puteri bangsaku.
14Maka keluarlah api dari pada cabangnya sebatang, yang makan habis akan segala buahnya, maka padanya tiada lagi cabang yang mulia, yang terpakai kepada tongkat kerajaan.
13Maka sebab itu umat-Ku akan dipindahkan dengan tertawan, yaitu dahulu dari pada diketahuinya; dan segala mereka yang mulia-mulia itu akan berlapar dan orang yang berkelimpahan itu akan binasa oleh dahaga.
9Maka sebab itu menangislah aku, dan aku menangisi Yaezar dan pokok anggur Sibma; bahwa aku membasahkan Hezbon dan Eleala dengan air mataku, sebab tiada lagi kedengaran sorak ramai-ramai dari karena segala pungutan buah-buahmu dan penuaianmu.
10Segala kesukaan dan segala keramaian sudah dilalukan dari pada bendang dan kebun, dan di dalam kebun-kebun anggur tiada lagi orang menyanyi atau bersorak-sorak, tiada lagi diapitnya air anggur di dalam pengapitannya, maka Aku memperhentikan segala sorak keramaian itu.
26Hai puteri umat-Ku! kenakanlah kain karung pada pinggangmu dan bergelumanglah dalam abu, berkabunglah seperti kalau kematian anak tunggal dan berbiji rataplah dengan tersedih-sedih, karena sekonyong-konyong si pembinasa itu akan datang atasmu.
23Sungguh cuma-cuma dinantikan selamat dari pada segala bukit, atau dari pada gunung yang banyak, karena hanyalah dari pada Tuhan, Allah kita, datanglah selamat orang Israel!
31Hai segala kamu, bangsa yang hidup sekarang ini! perhatikanlah kiranya firman Tuhan! Adakah pernah Aku ini bagi orang Israel seperti padang tekukur atau seperti tanah gelap gulita? Mengapa gerangan kata umat-Ku selalu demikian: Bahwa kami hendak mengembara ke sana ke mar, karena tiada lagi kami hendak datang kepada-Mu.
18Bahwa kamipun telah mengandung, kamipun menyakiti, tetapi seolah-olah kami beranak angin; bahwa selamatpun tiada berlaku atas negeri dan seorang isi duniapun tiada jadi.
20Kealahan demi kealahan diserukan oranglah; rusaklah sudah seluruh tanah; sekonyong-konyong segala kemahku dibinasakan dan segala rumah peranginanku pada sesaat jua.
6Bahwa engkau sudah meninggalkan Daku, demikianlah firman Tuhan, engkau sudah undur ke belakang; sebab itu Aku mengedangkan tangan-Ku lawan engkau hendak membinasakan dikau, karena penatlah sudah Aku dari pada segala sesal.
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
2Bahwa puteri Israel sudah jatuh, tiada dapat ia bangun pula; ia sudah tercampak kepada tanahnya, seorangpun tiada yang mengangkat akan dia.
2Bahwa negeri Yehuda berdukacita dan segala pintu gerbangnyapun lemahlah adanya; dengan pakaian perkabungan duduklah masing-masing di bumi dan tangis Yeruzalempun naiklah ke langit.
17Kendatilah pokok ara tiada berbunga dan pokok anggurpun tiada berbuah, dan pokok zaitpun janji dengan dusta dan segala bendangpun tiada keluarkan makanan, dan segala kawan domba dirampas dari dalam kandang dan seekor lembupun tiada lagi dalam kandang;
8Biarkanlah dirimu diajari, hai Yeruzalem! asal jangan hatimu tersaraklah dari padamu, supaya jangan Kujadikan dikau akan kebinasaan dan akan negeri yang tiada diduduki.
21Mereka itu terhantar di tanah dan pada segala lorong, baik tua baik muda; segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah rebah dimakan pedang; pada hari murka-Mu sudah Kaubunuh mereka itu, sudah Kaubantai dengan tiada sayang.
9Bahwa tanah itu muramlah dan lemahlah; Libanonpun malu dan layu, Saronpun seperti belukar adanya dan Bazan dan Karmelpun tiada lagi berdaun!
11Dan lagi engkau juga, hai Yehuda, ditaruhnya bagi dirinya akan suatu penuaian, pada masa Aku membawa balik akan segala umat-Ku yang tertawan itu.
9Wah, luka parahnya tiada terobatkan! Wah, Yehuda juga yang kena; maka datanglah ia sampai ke pintu gerbang umat-Ku, sampai ke Yeruzalem.
4Maka pada hari itu juga diangkat oranglah suatu nyanyian akan halmu serta diangkatnya sebiji ratap, katanya dalam ratapnya: Bahwa kita sudah dijarahi habis-habis! Bahagian pusaka bangsaku sudah ditukarnya. Wah, bagaimana Ia sudah undur dari padaku dengan jemu! Segala bendang kita disuruhnya bahagi-bahagi.
6Demikianlah segala kemuliaan sudah lalu dari pada puteri Sion! segala penghulunya laksana rusa yang tiada mendapat tempat rumput, mereka itu berjalan dengan letihnya di hadapan orang yang mengejar akan dia!
31Maka sebab itu bunyi kecapiku sudah berubah menjadi suatu biji ratap, dan bunyi muriku bagaikan suara orang menangis adanya.
12Tiadakah kamu peduli, hai kamu sekalian yang lalu pada jalan? lihatlah dan pandanglah kalau ada penyakit yang sama seperti penyakitku! bagaimana aku dihabiskan dengan kesukaran oleh Tuhan pada hari kehangatan murka-Nya.