Ayub 30:31
Maka sebab itu bunyi kecapiku sudah berubah menjadi suatu biji ratap, dan bunyi muriku bagaikan suara orang menangis adanya.
Maka sebab itu bunyi kecapiku sudah berubah menjadi suatu biji ratap, dan bunyi muriku bagaikan suara orang menangis adanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
30Kulitku sudah menjadi hitam pada segenap tubuhku, dan segala tulangkupun dimakan oleh api yang di dalamnya.
15Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
27Segala isi perutku seperti mendidih dengan tiada berhentinya, beberapa hari kesukaran sudah menempuh aku.
28Bahwa aku berjalan dengan hitamku, tetapi bukannya dari pada panas matahari; di dalam perhimpunan orang akupun bangkit berdiri lalu berteriak.
10Segala kesukaan dan segala keramaian sudah dilalukan dari pada bendang dan kebun, dan di dalam kebun-kebun anggur tiada lagi orang menyanyi atau bersorak-sorak, tiada lagi diapitnya air anggur di dalam pengapitannya, maka Aku memperhentikan segala sorak keramaian itu.
11Maka sebab itu bergeraklah isi perutku dari karena hal Moab dan berbunyi ia itu seperti kecapi dan hatikupun dari karena hal Kir-Heres.
9Maka tiada Engkau menyerahkan aku kepada tangan seteru, melainkan Engkau telah menjejakkan kakiku pada tempat yang luas.
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.
16Maka sebab itu sekarang nyawaku mencucurkan dirinya di dalam aku, dan hari kesukaran sudah menangkap aku.
17Pada malam tulang-tulangku ditebuk dalam segenap tubuhku dan segala bala yang mengikil akupun tiada berhenti.
11Dengarlah kiranya, ya Tuhan! kasihankanlah aku, ya Tuhan! jadilah penolong akan daku!
5Hatiku sudah layu seperti rumput yang telah kena panas terik; maka tiada aku ingat makan.
15Aku sudah mengenakan kain karung pada kulit tubuhku, aku sudah memasukkan dahiku ke dalam duli.
16Mukaku merah dari pada menangis, dan kelopak mataku ditudungi dengan bayang-bayang maut.
6Maka aku dijadikannya suatu tamasya kepada segala bangsa, sehingga segala orang meludahi mukaku.
7Sebab itu mataku kabur oleh dukacita, dan segala anggotakupun seperti bayang-bayang.
18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.
8Hendaklah orang berkabung seperti pengantin muda yang berpakaikan kain perkabungan karena tunangan pada masa mudanya.
31Maka sebab itu menangislah aku akan Moab dan meraunglah aku akan seluruh Moab! patutlah orang berkeluh kesah akan hal orang Kir-Heres.
21Pada masa hatiku sombong oleh dengki dan panas hatiku oleh kurang sabar,
10Dan Aku akan mengubahkan segala masa rayamu menjadi perkabungan dan segala nyanyianmu menjadi peratapan dan Kukenakan kain karung pada segala pinggang dan gundulan pada segala kepala; bahkan, Aku mengenakan kain perkabungan pada semuanya seperti karena anak laki-laki yang tunggal, maka bagi orang yang terkemudian juga hari itu akan pahit adanya.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
21Mereka itu sudah mendengar keluh kesahku dan tiadalah penghibur padaku. Serta kedengaranlah celakaku kepada segala musuhku, maka sukacitalah hati mereka itu sebab Engkau sudah membuat akan daku demikian. Hendaklah kiranya datang hari yang telah Kautentukan, maka mereka itu akan jadi sama dengan aku.
12Tiadakah kamu peduli, hai kamu sekalian yang lalu pada jalan? lihatlah dan pandanglah kalau ada penyakit yang sama seperti penyakitku! bagaimana aku dihabiskan dengan kesukaran oleh Tuhan pada hari kehangatan murka-Nya.
13Dari pada tempat yang tinggi telah dikirim-Nya suatu api ke dalam tulang-tulangku dan ditambahi-Nya akan dia; dibentangkan-Nya suatu jaring di hadapan kakiku, diundurkan-Nya aku ke belakang dan dijadikan-Nya aku seorang celaka yang sakit sepanjang hari.
7Bahwa air anggurpun murung dan pokok anggurpun layu, segala orang yang dahulu bersukacita hatinya sekarangpun berkeluh kesah;
8ramai rebanapun berhentilah, bunyi ramai orang tepuk taripun tiada lagi; ramai bunyi kecapipun diamlah.
4oleh karena tempik seteru dan penganiaya orang fasik; karena ditanggungkannya kejahatan atasku dan dibenci akan daku dengan amarah yang gerang.
36Maka sebab itu hatiku berdukacitakan Moab dan kubunyikan suling ratap; bahkan, akan hal segala orang Kir-Herespun kubunyikan suling ratap, karena hilanglah sudah segala kelebihan yang telah diperolehnya!
16Maka sebab sekalian ini matakupun menangislah senantisa, air matapun berlinang-linanglah dari pada mataku, karena jauhlah dari padaku penghibur, yang boleh mempersenangkan hatiku! segala anak-anakku sudah binasa sebab musuhpun berkelebihan!
6Bahwa segala lukaku telah menjadi busuk dan bernanah oleh karena bebalku.
3Sungguh beberapa berapa kali dan dengan pelbagai peri diberi-Nya aku merasai tangan-Nya pada tiap-tiap hari.
4Dikerutkan-Nya dagingku dan kulit tubuhku dan dipatahkan-Nya segala tulang-tulangku.
3Baiklah orang memasyhurkan kemurahan-Mu pada pagi hari, dan setia-Mu pada tengah malam,
2Maka telah kami gantungkan segala kecapi kami pada pokok gandarusa, yang di tanah itu.
3Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari.
17Karena kataku: Janganlah kiranya mereka itu bersukacita akan daku apabila kakiku tergelincir, dan jangan mereka itu membesarkan dirinya sebab aku.
38Jikalau kiranya tanahku berteriak atasku dan segala alur-alurnyapun menangis bersama-sama;
21Bahwa hatiku luka parah dari karena lupa puteri bangsaku; aku berpakaikan kain perkabungan dan aku sudah kena dahsyat.
24Karena adalah pengeluhku akan ganti roti dan pengaduhku akan ganti air minum.
3Bahwa jiwaku berdahaga akan Allah, akan Allah yang hidup; bilakah aku akan masuk menghadap hadirat Allah?
11Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.
14Sepanjang hari aku menjadi suatu sindiran dan permainan bagi segenap bangsaku.
25Bukankah aku sudah menangis akan orang yang mendapat hari kesukaran? bukankah hatiku sudah bercintakan orang celaka?
14Mereka itu telah mengangakan mulutnya kepadaku seperti singa yang menerkam serta mengaum-aum.
10Ya Tuhan! segala rinduku adalah di hadapan hadirat-Mu dan pengeluhkupun tiada tersembunyi dari pada-Mu.
20Bahwa kemahku sudah rusak, segala alinya putus, segala anakku sudah meninggalkan daku, mereka itu tiada lagi; seorangpun tiada yang membentangkan kemahku dan yang menggantungkan kelambunya.
4Bahwa hatiku berdebar sangat, kegelian mendahsyatkan daku, dan petang yang telah kurindukan itu diubahkannya bagiku dengan kegentaran.
8Maka sebab itu aku meratap dan meraung, aku berjalan dengan telanjang dan terurai, aku bergaduh-gaduh seperti naga dan merindu seperti burung unta.