Yesaya 26:18
Bahwa kamipun telah mengandung, kamipun menyakiti, tetapi seolah-olah kami beranak angin; bahwa selamatpun tiada berlaku atas negeri dan seorang isi duniapun tiada jadi.
Bahwa kamipun telah mengandung, kamipun menyakiti, tetapi seolah-olah kami beranak angin; bahwa selamatpun tiada berlaku atas negeri dan seorang isi duniapun tiada jadi.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
16Ya Tuhan, pada masa kepicikan mereka itu sudah mencahari Engkau, mereka itu mencurahkan doanya diam-diam pada masa pengajaran-Mu berlaku atasnya.
17Seperti seorang perempuan yang mengandung apabila hampir ketikanya akan beranak ia menyakiti dan berteriak dalam sakitnya, demikianlah hal kamipun, ya Tuhan! dari sebab murka-Mu.
24Bahwa kita mendengar kabarnya lalu tangan kita jadi lemah; kepicikan datanglah atas kita dan kesakitan seperti atas seorang perempuan yang hendak beranak.
7Bahwa dahulu dari pada menyakiti ia sudah beranak; dahulu dari pada merasai sakit ia sudah beranak laki-laki.
8Siapakah tahu mendengar yang demikian? siapakah tahu melihat yang begitu macam? Bolehlah sebuah negeri dibuat pada sehari jua? bolehlah sebangsa dijadikan pada sesaat jua? Demikianpun perihal Sion, serta dirasainya sakit maka anak-anaknya sudah jadi.
9Patutkah Aku membukakan rahim orang, maka tiada beranak sendiri? demikianlah firman Tuhan. Patutkah Aku, yang memberi orang beranak, Aku sendiri tinggal bulus? demikianlah firman Allahmu.
9Maka sekarang, mengapa engkau menangis tersedih-sedih? Tiadakah lagi Raja di antara kamu? Sudah binasakah segala penghulumu, maka engkau kedatangan sakit seperti seorang perempuan yang hendak beranak?
10Rasailah sakit, hai puteri Sion! seperti seorang perempuan yang menyakiti hendak beranak, tegal tidak dapat tiada engkau meninggalkan negeri lalu duduk di padang dan pergi sampai ke Babil! Maka di sana juga engkau akan ditolong dan di sanapun Tuhan akan menebus engkau dari pada tangan segala musuhmu!
3Maka pinggangku penuhlah dengan sakit payah, sebab perkara yang akan jadi kelak; beberapa penyakit yang pedih terkenalah kepadaku seperti penyakit orang perempuan yang hendak beranak; aku mengerutkan diriku dari sebab mendengar dan aku gementar dari sebab melihat dia.
5Maka demikianlah firman Tuhan: Kedengaranlah bunyi yang hebat; adalah ketakutan, bukan perdamaian.
6Bertanyalah olehmu dan lihatlah berkeliling, kalau pernah orang laki-laki menyakiti beranak? Mengapa maka Kulihat tiap-tiap orang laki-laki bercekak pinggang seperti perempuan menyakiti beranak dan muka sekaliannya berubah menjadi pucat.
31Wai, aku dengar bunyi seperti suara perempuan yang menyakiti akan beranak, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak sulungnya, bunyi hai hui seperti dari pada perempuan yang baharu beranak, yaitu bunyi suara puteri Sion, bahwa ia berkeluh kesah dan ditadahkannya tangannya, katanya: Wai bagiku, karena nyawaku hampir akan putus di bawah tangan segala pembunuh itu!
22Karena kita ketahui, bahwa segenap makhluk itu sama mengerang dan sama merasa kesakitan beranak sampai sekarang ini.
11Bahwa kita meraung-raung seperti beruang dan kita sekalian memeram seperti merpati; kita menantikan insaf, maka ia itu tiada; kita menantikan selamat, maka ia itu tinggal jauh dari pada kita.
21Apabila seorang perempuan sakit bersalin, berdukacitalah ia, sebab saatnya sudah sampai; tetapi apabila ia sudah melahirkan anak itu, tiada diingatnya lagi akan sengsara itu oleh sebab sukacita, karena ada seorang manusia lahir ke dalam dunia ini.
23Hai engkau yang duduk di atas Libanon! yang bersarang pada pohon araz! entah bagaimana engkau akan mengerik apabila segala kesakitan itu datang atasmu seperti atas seorang perempuan yang beranak!
14Terlalu lama sudah Aku berdiam diri-Ku dan Aku termenung-menung dan menahani diri-Ku. Sekarang Aku menjerit seperti perempuan menyakiti beranak, dan menghelas nafas dengan murka-Ku!
13Penyakit datang atasnya seperti atas perempuan yang hendak beranak; bahwa ialah seperti anak yang tiada berbudi, apabila genaplah harinya tiada diberinya dirinya diperanakkan.
2Adalah ia itu mengandung dan berteriak sebab sakit dan sengsara hendak beranak.
20Bahwa musim menuai sudah lalu, musim kemaraupun berkesudahan, maka belum lagi kita terlepas.
18Supaya segera-segera diangkatnya sebiji ratap akan kami, biar air mata berlinang-linang dari pada mata kami, dan kelopak mata kamipun mengalirkan air.
19Hendaklah dari pada Sion kita mendengar bunyi ratap ini: Aduh! kami sudah rusak! kami dapat malu sangat, karena kami sudah disuruh meninggalkan negeri kami dan kami sudah dibuang ke luar dari dalam rumah-rumah kami.
6demi terlihatlah mereka itu akan dia, maka tercengang-cenganglah mereka itu serta gemetar, lalu lari.
15Bahwa orang menantikan selamat, tetapi tiada datang barang sesuatu yang baik; orang menantikan masa kesembuhan, hanya sesungguhnya adalah kekejutan.
18Dari pada segala anak yang sudah diperanakkannya, seorangpun tiada yang memimpin dia perlahan-perlahan, dan dari pada segala anak yang sudah dipeliharakannya, seorangpun tiada yang memegang tangannya.
19Kedua perkara ini sudah berlaku atasmu, maka siapa gerangan mengasihani akan dikau? Adalah kerusakan dan kebinasaan dan kelaparan dan pedang; maka dengan siapa gerangan Aku akan menghiburkan dikau?
17Mengapa maka tiada dibunuhnya aku dari pada rahim ibuku? Mengapa maka tiada ibuku telah menjadi kuburku? Mengapa maka rahimnya tiada mengandung dengan tiada berkesudahan?
18Mengapa gerangan aku sudah keluar dari dalam rahim, akan merasai kesukaran dan kedukaan? karena segala hariku habis juga dengan malu.
19Sudahkah Engkau membuang Yehuda sama sekali? Adakah hati-Mu jemu akan Sion? Mengapa kami Kaupalu sehingga tiada boleh sembuh pula? Orang menantikan selamat, tetapi satupun tiada datang yang baik; orang menantikan ketika kesembuhan, tetapi hanya kekejutan jua yang datang.
8mereka itu akan terkejut; kesukaran dan kesakitan datang atas mereka itu; mereka itu akan meranggut seperti seorang perempuan yang sakit beranak; seorang memandang akan seorang dengan tercengang-cengang dan muka mereka itu merah seperti nyala api.
25Mengapa maka Engkau menyembunyikan hadirat-Mu, dan melupakan kesukaran dan sengsara kami?
9Lemahlah sudah perempuan yang telah beranak tujuh, ia sudah putus nyawa, mataharinya sudah masuk pada masa lagi siang hari, ia sudah kena malu dan bera muka! Maka sekarang segala orang perniggalnyapun akan Kuserahkan kepada pedang di hadapan segala musuhnya, demikianlah firman Tuhan.
18Mengapa Engkau sudah mengeluarkan daku dari dalam rahim? Aduh, baiklah aku sudah putus nyawa, sehingga sebiji matapun tiada tahu melihat aku!
10Bahwa hampalah ia dan sudah dihampakan, dijarah semuanya; hancurlah hati tiap-tiap orang, berantuklah segala lutut dan segala pinggang merasai sakit; segala muka ketutupan merah api!
19Wai bagi segala perempuan yang mengandung dan yang menyusui anaknya pada masa itu!
4Sekarang negeri itu muramlah dan layulah; tanahpun kekeringanlah dan matilah; segala orang besar-besar di antara bangsa negeri itupun lemahlah.
5Kami merasai sengsara pada tengkuk kami, dan kami dikejar sampai letih lesu; tiadalah perhentian bagi kami.
16atau sekarang bukan aku seperti anak guguran yang terbuang, seperti anak-anak yang tiada tahu melihat siang.
8Hamba-hambapun memerintahkan kami, maka seorangpun tiada yang menyentak kami dari dalam tangannya.
17Lagipun sampai buta mata kami merenung-renung kepada pertolongan kami yang sia-sia, dan lagi kami mengamat-amati kepada suatu bangsa yang tiada dapat membantu.
11Bahwa mataku bilis dari pada menangis, segala isi perutkupun bergeraklah, limpaku tertumpah ke bumi dari karena luka puteri bangsaku, sebab budak-budak dan anak penyusupun rebahlah pingsan pada lorong-lorong negeri.
12Katanya kepada emaknya: Di manakah gandum dan air anggur? Di sana mereka itu rebah pingsan seperti orang yang tertikam pada segala lorong negeri! Di sana mereka itu putus nyawa pada ribaan emaknya.
43Serta kedengaranlah kabarnya kepada raja Babil, maka lemahlah kedua belah tangannya, kepicikan berlaku atasnya dan penyakit seperti seorang perempuan yang hendak beranak.
17Tetapi, wai atas segala perempuan yang mengandung dan yang menyusui anak pada masa itu.
19Segala orang-Mu yang sudah mati itu akan hidup pula, lagi mayatku, semuanya itu akan bangkit! Bangunlah dan bersorak-soraklah, hai kamu sekalian yang duduk dalam abu! karena embunmu seperti embun pada sayur-sayuran, maka tanahpun akan mengeluarkan pula segala orang yang sudah mati.
20Pergilah kamu, hai segala umat-Ku! masuklah ke dalam bilikmu bersekat dan kancingkanlah pintu dari belakangmu, sembunyikanlah dirimu barang sesaat jua, sehingga murka itu sudah lalu.
14Dan lagi disediakannya baginya senjata yang mematikan, dan ditajamkannya mata panahnya akan melawan segala orang yang menganiaya.
18Wah, bagaimana berkeluh kesah segala binatang jinak; segala kawan lembu sudah bingung, karena tiadalah tempat rumput baginya, dan lagi segala kawan kambing dombapun sudah binasa.
3karena demikianlah firman Tuhan akan hal segala anak laki-laki dan perempuan yang akan jadi di dalam tempat ini, dan lagi akan segala ibunya yang memperanakkan dia dan akan segala bapanya yang beroleh akan dia di dalam tempat ini: