Ratapan 5:14
Tiadalah lagi orang tua-tua di dalam pintu gerbang; orang terunapun berhenti dari pada memetik permainannya.
Tiadalah lagi orang tua-tua di dalam pintu gerbang; orang terunapun berhenti dari pada memetik permainannya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Lenyaplah sudah segala kesukaan hati kami, dan tepuk tari kami sudah berubah menjadi dukacita.
12Mereka itu sudah menggantungkan segala penghulu pada kayu dan muka orang tua-tuapun tiada diindahkannya.
13Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
7Bahwa air anggurpun murung dan pokok anggurpun layu, segala orang yang dahulu bersukacita hatinya sekarangpun berkeluh kesah;
8ramai rebanapun berhentilah, bunyi ramai orang tepuk taripun tiada lagi; ramai bunyi kecapipun diamlah.
3Pada hari apabila penunggu rumah akan gementar dan orang kuatpun melentur dan segala pengisar berhenti dari pada mengisar, dan yang menengok dari pada tingkappun menjadi kabur,
4dan kedua papan pintu yang arah ke jalan akan terkatup, sehingga bunyi kisaran hampir-hampir tiada kedengaran, dan orang bangun juga pada ketika nyanyi burung, tetapi sayuplah bunyi suara segala anak penyanyi;
5apabila orang takut akan barang yang tinggi dan adalah kekejutan baginya pada jalan, apabila pohon badam akan berbunga dan belalangpun penat menanggung akan dirinya dan segala keinginan sudah hilang. Demikianlah peri hal manusia pergi ke rumahnya yang kekal dan segala orang peratappun akan berkeliling pada lorong-lorong.
12Segala orang teruna dan anak dara, orang tua dan muda sekaliannya.
11Mereka itu menyuruhkan anak-anaknya keluar seperti kawan kambing domba, dan anak-anaknyapun berlompat-lompatan.
12Mereka itu bermain rebana dan kecapi dan bersuka-sukaanlah dengan bunyi suling.
12Maka bunyi kecapi, dandi, rebana dan bangsi kedengaran pada segala perjamuan pemabuk mereka itu, tetapi tiada diindahkannya perbuatan Tuhan dan tiada dipandangnya akan perbuatan tangan-Nya.
13Maka sebab itu umat-Ku akan dipindahkan dengan tertawan, yaitu dahulu dari pada diketahuinya; dan segala mereka yang mulia-mulia itu akan berlapar dan orang yang berkelimpahan itu akan binasa oleh dahaga.
7tatkala aku keluar hendak ke pintu negeri dan kutaruh kursiku di tempat bicara.
8Serta terlihat mereka itu akan daku maka orang muda-muda bersembunyi dan segala orang ubanpun bangkit lalu berdiri.
10Segala tua-tua puteri Sion duduklah di tanah, mereka itu berdiam dirinya, dan menyiram kepalanya dengan abu dan berpakaikan kain karung; segala anak dara Yeruzalem menundukan kepalanya sampai ke bumi.
10Segala kesukaan dan segala keramaian sudah dilalukan dari pada bendang dan kebun, dan di dalam kebun-kebun anggur tiada lagi orang menyanyi atau bersorak-sorak, tiada lagi diapitnya air anggur di dalam pengapitannya, maka Aku memperhentikan segala sorak keramaian itu.
13Pada masa itu anak dara kelak bersuka akan penarian ramai-ramai, demikianpun segala orang teruna dan orang tua bersama-sama, karena Aku mengubahkan kelak perkabungan mereka itu menjadi keramaian dan Aku menghiburkan dan menyukakan mereka itu kemudian dari pada kedukaannya.
11Adalah peraung di lorong-lorong karena kurang air anggur; segala kesukaan sudah hilang; segala ramai di ladang-ladang sudah terbang.
12Kerusakan belaka yang lagi tinggal di dalam negeri, lagipun pintu gerbangnya roboh berpecah-pecah ditumbuk dengan gada.
7Bahwa isi segenap bumi akan bersentosa dan senang, mereka itu menyaringkan suaranya dan bersorak-sorak.
2dan orang pahlawan dan hulubalang dan hakim dan nabi dan orang besar-besar dan orang tua-tua,
13Demikianlah Kuperhentikan kelak bunyi nyanyi-nyanyianmu dan bunyi kecapimupun tiada akan kedengaran lagi.
12Bahwa pokok anggur itu sudah kering dan pokok ara sudah layu dan pokok delima dan pokok kurma dan pokok limau; segala pohon di padangpun sudah layu; demikianpun layulah sudah kesukaan segala anak Adam.
13Ikatlah pinggangmu dan rataplah, hai segala imam! tangislah, hai segala khadim mezbah! masuklah dan bermalamlah dengan berpakaikan kain karung, hai segala hamba Allahku! karena persembahan makanan dan persembahan minuman sudah ditegahkan dari pada rumah Allahmu.
4Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam: Bahwa akan duduk lagi orang-orang tua laki-laki dan perempuan pada lorong-lorong Yeruzalem, masing-masing dengan tongkat pada tangannya dari karena sangat tuanya.
5Dan segala lorong negeri itu akan penuh dengan budak laki-laki dan perempuan yang ramai-ramai bermain pada segala lorongnya.
11Maka sebab sorak-sorak orang yang membahagi-bahagi rampasan di antara segala mata air. Maka di sana menyanyilah orang akan pembalasan Tuhan, akan peri dituntutnya bela orang dusun dalam Israel! Maka sekarang segala umat Tuhanpun pulang ke rumahnya dengan senangnya.
9Karena demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Bahwasanya di hadapan matamu dan pada zamanmu juga Aku memperhentikan kelak di dalam tempat ini bunyi segala keramaian dan bunyi segala kesukaan dan bunyi suara mempelai laki-laki dan bunyi suara penganten perempuan.
25Mereka itu telah melihat segala jalan-Mu, ya Allah; segala jalan Allahku dan Rajaku ke dalam tempat yang suci.
31Maka sebab itu bunyi kecapiku sudah berubah menjadi suatu biji ratap, dan bunyi muriku bagaikan suara orang menangis adanya.
21Mereka itu terhantar di tanah dan pada segala lorong, baik tua baik muda; segala anak daraku dan segala orang terunaku sudah rebah dimakan pedang; pada hari murka-Mu sudah Kaubunuh mereka itu, sudah Kaubantai dengan tiada sayang.
16Dengan apakah hendak Aku umpamakan orang zaman ini? Adalah mereka itu sama seperti budak-budak yang duduk di pasar-pasar, serta berseru kepada segala kawannya,
9Bahwa persembahan makanan dan persembahan minuman sudah putus dari pada rumah Tuhan, dan segala imam, hamba-hamba Tuhan itu, berdukacita hatinya.
5Yang menyanyi disertakan bunyi dandi dan mengarang akan dirinya beberapa bunyi-bunyian seperti Daud!
2Bahwa negeri Yehuda berdukacita dan segala pintu gerbangnyapun lemahlah adanya; dengan pakaian perkabungan duduklah masing-masing di bumi dan tangis Yeruzalempun naiklah ke langit.
10Kendati, buanglah juga murung dari dalam hatimu dan jauhkanlah jahat dari pada tubuhmu, karena kemudaan dan dini hari keduanyapun sia-sialah adanya.
16Bukankah segala makanan sudah putus dari hadapan mata kita? kesukaan dan keramaian dari pada rumah Allah kita?
30Bahwa orang muda boleh menjadi penat dan lemah dan orang terunapun boleh tergelincuh dan jatuh,
34Maka dari pada segala negeri Yehuda dan dari pada segala lorong Yeruzalem Aku akan memberhentikan segala tempik sorak kesukaan dan keramaian dan bunyi suara mempelai dan penganten; karena negeri itu akan menjadi suatu kebinasaan adanya.
4Bahwa segala jalan Sion itu muramlah, karena seorangpun tiada yang datang memuliakan masa raya; segala pintu gerbangnya sudah rusak, segala imamnya berkeluh kesah, segala anak daranya berdukacita dan ia sendiripun dalam kepahitan hatinya.
23Lalukan dari pada-Ku riuh bunyi nyanyianmu; tiada Aku mau mendengar petikan kecapimu.
16Himpunkanlah orang banyak itu, sucikanlah sidang, kumpulkanlah segala tua-tua! himpunkanlah segala anak-anak dan segala anak penyusu juga; hendaklah mempelai keluar dari dalam bilik bersekatnya dan pengantinpun dari dalam pelaminnya!
4pada masa itu kamu akan mengangkat nyanyian ini akan hal raja Babil itu, bunyinya: Bagaimana kesudahannya si pengimpit, kesudahannya si penganiaya!
64Segala imam mereka itu matilah dimakan pedang dan segala perempuan jandanya tiada menangisi dia.
10Maka Kujauhkan kelak dari antaranya bunyi keramaian dan bunyi kesukaan, bunyi suara mempelai dan bunyi suara penganten, bunyi kisaran dan terang segala pelita.
7Dan lagi dikatupkannya segala pintu serambi dan dipadamkannya segala pelita, dan tiada dibakarnya dupa dan tiada dipersembahkannya korban bakaran kepada Allah orang Israel di dalam tempat suci itu.
21Karena malakulmaut sudah naik sampai ke dalam tingkap kami, ia sudah masuk sampai ke dalam segala maligai kami, segala anak-anak terhantar dengan matinya di jalan dan segala orang teruna di lebuh pasar!
32Adalah mereka itu sama seperti budak-budak yang duduk di pasar, serta berseru seorang kepada seorang, katanya: Kami sudah meniup suling bagi kamu, tiada juga kamu menari; dan kami sudah meratap tetapi tiada juga kamu menangis.
25Tetapi mulai dari pada umur lima puluh tahun lepaslah mereka itu dari pada pekerjaan jawatan itu, tiada usah mereka itu lagi berbuat pekerjaan itu.