Yesaya 40:30
Bahwa orang muda boleh menjadi penat dan lemah dan orang terunapun boleh tergelincuh dan jatuh,
Bahwa orang muda boleh menjadi penat dan lemah dan orang terunapun boleh tergelincuh dan jatuh,
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31tetapi orang yang harap pada Tuhan itu kelak membaharui kuatnya dan terbang naik dengan sayap seperti burung nasar; bahwa mereka itu berlari-lari dan tiada tahu penat; mereka itu berjalan-jalan dan tiada tahu lemah.
28Tiadakah engkau mengetahuinya? Belumkah engkau mendengarnya, bahwa Tuhan itulah Allah yang kekal, Khalik segala ujung bumi, yang tiada tahu penat atau lemah, dan lagi tiada terduga hikmat-Nya.
29Ia juga yang mengaruniakan kuat kepada orang yang penat dan ditambahinya kuat kepada orang yang tiada bergaya lagi.
13Pada hari itu juga anak dara yang terelok dan orang teruna yang pilihan itu akan lemah oleh dahaga.
17Segala tangan jadi lemah dan segala lututpun surutlah seperti air.
27Di antara mereka itu seorangpun tiada yang akan penat dan seorangpun tiada yang akan tergelincuh, seorangpun tiada yang akan mengantuk atau tertidur, atau terurai ikat pinggangnya atau terlepas tali kasutnya.
10Jikalau pada masa kesukaran tawarlah hatimu, maka kuasamupun akan lemah adanya.
3Kuatkanlah kiranya tangan yang capik dan teguhkanlah lutut yang gemetar.
7Maka sebab itu lemahlah segala tangan dan hancurlah hati segala manusia;
14Sehingga yang pantas sekali tiada dapat lari berlepas, dan yang kuat sekali tiada dapat menggunakan kuatnya, dan yang pahlawan sekali tiada dapat meluputkan jiwanya.
15Dan lagi orang yang memegang busur panahpun tiada dapat tahan berdiri, dan yang pantas kakinyapun tiada dapat berlepas dirinya, dan yang mengendarai kudapun tiada dapat meluputkan jiwanya.
16Dan yang berani sekali hatinya di antara segala pahlawanpun akan lari dengan telanjangnya pada hari itu, demikianlah firman Tuhan!
13Disuruhnya segala orang teruna berkisar dan segala budak-budakpun berhuyung-huyung di bawah kayu.
2Karena apakah gunanya kepadaku kuat tangan orang, yang tiada boleh sampai kepada tua umurnya,
10Ya Tuhan! segala rinduku adalah di hadapan hadirat-Mu dan pengeluhkupun tiada tersembunyi dari pada-Mu.
4orang tergelincuh sudah dibangkit pula oleh perkataanmu dan lutut yang lipat sudah kauteguhkan.
5Tetapi serta sampailah celaka itu kepadamu sendiri, maka tewaslah engkau, serta terkenanlah ia itu kepadamu, maka engkaupun putus asa.
12Ia yang sudah berfirman kepada mereka itu demikian: Bahwa inilah perhentian; berikanlah perhentian kepada orang yang lelah; dan di sini adalah kesenangan! tetapi tiada mereka itu mau mendengar.
4Bahwa busur orang kuat itu dipatahkan, dan orang yang tergelincir itu berikat pinggangkan kekuatan.
12Sebab itu angkatkanlah tangan yang lesu, dan lutut yang tepok;
24Bahwa lututku melentur dari karena puasaku, dan tubuhkupun kuruslah, tiada gemuknya lagi.
27Mereka itu melenggang dan menghuyung-huyung seperti orang mabuk dan segala budi bicaranyapun hilang;
36Maka akan segala orang yang tertinggal dari pada kamu dalam negeri musuhnya, Aku akan mengadakan ketakutan dalam hatinya yang sudah tawar, sehingga bunyi daun yang terlayang-layangpun akan menghalaukan mereka itu, maka mereka itu akan lari seperti orang yang lari dari pada pedang, dan mereka itu akan rebah di tempat tiada orang yang mengejar.
37Maka mereka itu akan berhembalangan tindih-menindih seperti kalau ada pedang di belakangnya, meski seorangpun tiada yang mengejar, dan tiada kamu akan tahan berdiri di hadapan segala musuhmu.
10Adapun segala hari umur hidup kami itu tujuh puluh tahun, maka jikalau kami amat kuat delapan puluh tahun; maka kelebihannya sekalian itu susah dan kesukaran jua, karena dengan segeranya ia itu dikerat dan kamipun lenyaplah.
30Apabila kamu sendiri seperti pohon jati yang luruh daunnya dan seperti taman yang kekurangan air.
31Pada masa itu orang kuat akan seperti jerami dan perbuatannya seperti bunga api, keduanya akan hangus bersama-sama, sehingga seorangpun tiada yang dapat memadamkannya.
5Bahwa Engkaulah perkasa dan mulia terlebih dari pada segala gunung penyamun itu.
20Bahwa anak-anakmu sudah rebah pingsan; mereka itu terhantar pada segala lorong seperti seladang yang sudah kena jaring; mabuklah mereka itu dengan murka Tuhan dan dengan laknat yang dari pada Allahmu.
26Remaklah tewas tubuhku dan hatikupun, bahwa Allah juga gunung batu hatiku dan bahagianku yang kekal selama-lamanya.
18Demikianpun dihabiskannya kemuliaan hutannya dan segala pokok buah-buah, baik jiwa baik badan, semuanya habis dimakan api seperti ranting-ranting yang meletup-letup.
8Maka Asyur akan rebah dibunuh oleh pedang; bukannya oleh pedang orang laki-laki, dan iapun akan dimakan, bukannya oleh pedang manusia; dan iapun akan lari dari pada pedang itu, dan segala orang mudanyapun akan hancur.
16Sebab itu tiada kami tawar hati, karena meskipun keadaan kami yang lahir ini dibinasakan, tetapi keadaan yang batin kami itu dibaharui sehari-hari.
4Sekarang negeri itu muramlah dan layulah; tanahpun kekeringanlah dan matilah; segala orang besar-besar di antara bangsa negeri itupun lemahlah.
30Maka sebab itu segala orang terunanya akan rebah mati di lorong-lorongnya, dan segala laskarnyapun akan ditumpas pada hari itu, demikianlah firman Tuhan.
27Baiklah pada orang jikalau ia menanggung kuk dari pada masa mudanya.
14Barangsiapa yang telah tertanam dalam rumah Tuhan, ia itu akan berbunga-bunga dalam segala halaman Allah kami!
18Maka sebab itu sedang sudah sampai masa tuaku dan putih ubanku, jangan apalah Engkau meninggalkan daku, ya Allah! supaya aku memberitahu kuat-Mu kepada bangsa ini dan kuasa-Mu kepada anak cucunya.
7Maka akan jadi, apabila mereka itu bertanya akan dikau: Mengapa maka engkau berkeluh kesah begitu? hendaklah kausahut: Sebab kabar yang telah datang, karena tak dapat tiada hati tiap-tiap orang akan hancur dan segala tangan jadi lemah, dan segala nyawapun padam dan segala lutut lenyap seperti air! bahwasanya ia itu sudah sampai, sudah jadi, demikianlah firman Tuhan Hua!
17Maka itulah sebabnya hati kami letih lesu, dan itulah sebabnya mata kamipun kaburlah!
7Seperti orang hulubalang mereka itu berlari-larian datang; seperti orang perang mereka itu menaiki dewala; masing-masingnya tampil ke hadapan pada jalannya dan tiada mereka itu menyimpang dari pada jalannya.
11Sebab itu, hendaklah kita mengusahakan diri masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorang pun jatuh, seperti teladan durhaka itu.
16Melainkan katamu: Bukan; tetapi dengan berkuda kami hendak lari; maka sebab itu kamu akan lari juga; kami hendak mengendarai binatang yang pantas; sebab itu segala orang yang mengusir kamu itupun akan pantas juga!
7Bahwa rumput itu layulah dan bunga itupun gugurlah apabila nafas Tuhan bertiup kepadanya: Sebenarnya manusia seperti rumput jua adanya!
12Segala orang teruna dan anak dara, orang tua dan muda sekaliannya.
5Jikalau engkau berjalan serta dengan orang yang berjalan kaki, maka dipenatkannya engkau; entah bagaimana halmu jikalau engkau bercampur dengan orang berkuda! jikalau engkau harap hanya di dalam negeri yang sentosa, entah apa akalmu apabila sebaklah Yarden?
24Maka jikalau ia jatuh sekalipun, tiada ia tinggal terhantar, karena Tuhan memegang tangannya.
25pedang akan makan di luar dan dalam bilik-bilik bersakat akan ada gentar, baik orang muda baik anak dara baik anak penyusu baik orang tua yang putih rambutnya akan rebah.
5Sambil berlapar dan berdahaga, sehingga pingsanlah hati di dalamnya.
3Pada hari apabila penunggu rumah akan gementar dan orang kuatpun melentur dan segala pengisar berhenti dari pada mengisar, dan yang menengok dari pada tingkappun menjadi kabur,