Pengkhotbah 2:21

Terjemahan Lama

Karena jikalau diusahakan orang pekerjaannya dengan hikmat dan pengetahuan dan selamat sekalipun, tak dapat tiada ditinggalkannya juga menjadi bahagian orang yang tiada tahu mengusahakan dia; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya dan dukacita besar.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Pkh 2:17-18 : 17 Maka sebab itu bencilah aku akan hidup ini, karena jemulah aku akan segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit, sebab semuanya itu sia-sialah adanya dan memenatkan hati. 18 Lagipun aku benci akan segala pekerjaanku, yang telah kuusahakan di bawah langit, sebab tak dapat tiada aku meninggalkan dia kelak kepada orang yang kemudian dari padaku.
  • Pkh 9:18 : 18 Baiklah hikmat dari pada segala alat peperangan, tetapi seorang orang berdosa itu dapat membinasakan banyak perkara yang baik.
  • Yer 22:15 : 15 Rajakah engkau, maka engkau bermegah-megah sebab kayu araz? Bukankah ayahmu sudah makan minum serta melakukan insaf dan adalat? maka pada masa itu selamatlah ia.
  • Yer 22:17 : 17 Tetapi padamu tiadalah mata atau hati, melainkan akan beroleh laba yang keji dan akan menumpahkan darah orang yang tiada bersalah dan akan menganiayakan dan mengusik orang.
  • 2Taw 31:20-21 : 20 Demikianlah perbuatan Yehizkia pada seluruh tanah Yehuda, diperbuat baginda barang yang baik dan benar dan betul di hadapan hadirat Tuhan, Allahnya. 21 Maka dalam segala pekerjaan yang diangkat baginda pada mengerjakan bait-Ullah dan pada taurat dan hukum hendak memperkenankan Allahnya, berlakulah baginda dengan segenap hatinya dan disampaikannyalah dengan selamat.
  • 2Taw 33:2-9 : 2 Maka dibuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan, menurut segala kekejian orang kafir yang sudah dihalaukan Tuhan dari pada miliknya di hadapan segala bani Israel. 3 Karena dibangunkannya pula segala panggung yang telah dirobohkan oleh Yehizkia, ayahanda baginda, dan didirikannya pula segala mezbah Baalim, dan diperbuatkannya hutan-hutan dan iapun menyembah sujud kepada segala tentara yang di langit dan berbuat bakti kepadanya. 4 Dan diperbuatnya beberapa mezbah di dalam rumah Tuhan, akan halnya Tuhan sudah berfirman demikian: Bahwa di Yeruzalem akan ada nama-Ku sampai selama-lamanya. 5 Karena diperbuat baginda beberapa mezbah akan segala tentara yang di langit, di sebelah dalam kedua pagar halaman rumah Tuhan. 6 Dan disuruhnya anak-anaknya berjalan terus dari pada api di lembah Bin-Hinom, dan dilihatnya dalam nujum dan dibacanya mantera, dan dipakainya tenungan dan dicitanya nyawa orang mati dan dibacanya ramal; makin lama makin lebih diperbuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan akan membangkitkan murka-Nya. 7 Dan lagi suatu patung yang serupa dengan manusia telah diperbuatnya, ditaruhnya di dalam bait-Ullah, akan halnya Allah sudah berfirman kepada Daud dan kepada Sulaiman, puteranya: Di dalam rumah ini dan di Yeruzalem, yang telah Kupilih dari pada segala suku bangsa Israel, akan Kutaruh nama-Ku sampai selama-lamanya. 8 Karena tiada Aku akan melalukan pula kaki orang Israel dari pada tanah yang telah Kutentukan kepada segala nenek moyang kamu; sahaja jikalau mereka itu perhatikan baik-baik akan berbuat segala sesuatu yang telah Kupesan kepadanya, setuju dengan segala hukum dan syariat dan syarat yang diberikan Musa kepadanya. 9 Tetapi Manasyepun menyesatkan orang Yehuda dan segala orang isi Yeruzalem, sehingga perbuatan mereka itu lebih jahat dari pada perbuatan segala orang kafir yang sudah dibinasakan Tuhan di hadapan segala bani Israel.
  • 2Taw 34:2 : 2 Maka dibuatnya barang yang benar kepada pemandangan Tuhan dan berjalanlah ia pada segala jalan Daud, moyangda baginda, dengan tiada menyimpang dari padanya ke kiri atau ke kanan.
  • 2Taw 35:18 : 18 Maka dari pada zaman nabi Semuel tiada pernah dipegang Pasah di antara orang Israel yang seperti Pasah ini, dan seorang raja Israelpun tiada pernah memegang Pasah yang seperti dipegang oleh Yosia dengan segala imam dan orang Lewi dan segala orang Yehuda dan mana orang Israel yang hadir dengan segala orang isi Yeruzalem.
  • 2Taw 36:5-9 : 5 Adapun umur Yehoyakim pada masa ia naik raja itu dua puluh lima tahun, maka kerajaanlah ia di Yeruzalem sebelas tahun lamanya; maka dibuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan, Allahnya. 6 Hata, maka Nebukadnezar raja Babilpun berangkatlah mendatangi baginda, diikatnya baginda dengan dua rantai tembaga, hendak dibawanya akan baginda ke Babil. 7 Dan lagi dibawa Nebukadnezar akan segala perkakas rumah Tuhan ke Babil, ditaruhnya akan dia di dalam rumah berhalanya di Babil. 8 Adapun barang yang lagi tinggal dari pada segala kisah Yehoyakim dan segala perkara kebencian yang telah diperbuatnya, dan barang yang didapati padanya, bahwasanya tersuratlah ia itu di dalam kitab raja-raja Israel dan Yehuda; maka Yehoyakhin putera baginda, lalu naik raja akan gantinya. 9 Adapun umur Yehoyakhin pada masa ia naik raja itu delapan belas tahun, maka kerajaanlah ia di Yeruzalem tiga bulan dan sepuluh hari lamanya, maka diperbuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan. 10 Hata, maka kemudian dari pada lalu satu tahun disuruhkan Nebukadnezar akan orang membawa akan baginda ke Babil serta dengan segala perkakas rumah Tuhan yang terindah-indah, dan diangkatnya Zedekia, saudara baginda, akan raja atas orang Yehuda dan Yeruzalem.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 86%

    22Apa gerangan perolehan manusia dari pada segala pekerjaannya dan segala syugul hatinya, yang ditanggungnya di bawah langit?

    23Inilah: bahwa segala harinya ia dalam sengsara dan syugul dan nestapa; jikalau pada malam sekalipun hatinya tiada berhenti; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya.

    24Dalam segala perkara yang dituntut oleh manusia satupun tiada yang baik! Hendaklah ia makan minum dan menyedapkan hatinya dengan hasil usahanya yang baik. Maka ini juga telah kulihat dari pada tangan Allah datangnya.

    25Karena siapakah sudah boleh makan dan menyedapkan hatinya terlebih dari pada aku ini?

    26Karena kepada orang yang baik di hadapan hadirat-Nya dikaruniakan-Nya hikmat dan pengetahuan dan kesukaan, tetapi kepada orang yang berdosa diberikan-Nya percintaan dan syugul dalam mengumpulkan dan menghimpunkan, supaya diberikan-Nya kepada orang yang baik di hadapan hadirat Allah; maka ini juga perkara yang sia-sialah adanya dan yang memenatkan hati.

  • 84%

    15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.

    16Karena peringatan akan orang alim dan akan orang bebal itu sama, tiada kekal adanya, maka barang yang ada sekarang sekaliannya itu akan terlupa pada hari yang datang; demikianlah mati orang alim itu sama dengan orang bodoh.

    17Maka sebab itu bencilah aku akan hidup ini, karena jemulah aku akan segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit, sebab semuanya itu sia-sialah adanya dan memenatkan hati.

    18Lagipun aku benci akan segala pekerjaanku, yang telah kuusahakan di bawah langit, sebab tak dapat tiada aku meninggalkan dia kelak kepada orang yang kemudian dari padaku.

    19Karena siapa tahu kalau ia bodoh atau berbudi? Kendatilah, ia juga akan menjadi tuan atas segala sesuatu yang telah kuperbuat di bawah langit dengan begitu banyak usaha dan begitu banyak akal. Maka ini juga sia-sialah adanya.

    20Maka oleh sebab itu berbaliklah aku akan putus harap hatiku dari karena segala pekerjaan, yang sudah kukerjakan di bawah langit.

  • 82%

    10Barang sesuatu yang dikehendaki mataku itu tiada kutahankan dari padanya, dan tiada kutegahkan hatiku dari pada barang sesuatu kesukaan; bahkan, hatiku bersukacita akan segala perbuatanku; maka hanya inilah bahagianku dari pada segala usahaku.

    11Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.

    12Setelah itu maka berpalinglah aku hendak memandang hikmat, lagipun kebebalan dan kebodohan (siapa gerangan orang yang akan mengganti raja dalam milik segala sesuatu yang dikerjakan dahulu dari padanya?).

  • 80%

    16Maka pada masa yakin hatiku hendak mengetahui hikmat dan melihat segala syugul yang jadi di atas bumi, sehingga kerap kali mata orang tiada merasai tidur baik siang baik malam,

    17pada masa itu juga kulihat segala perbuatan Allah, yang tiada terduga oleh manusia, segala perbuatan yang jadi di bawah langit; jikalau manusia mengusahakan dirinya dalam mencahari dia sekalipun, tiada juga didapatinya akan dia kelak; bahkan, jikalau kata seorang alim sekalipun ia hendak mengetahui dia, tiada juga boleh didapatinya akan dia.

  • Pkh 1:2-3
    2 ayat
    80%

    2Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib; kesia-siaan atas segala kesia-siaan, semuanya juga sia-sia adanya.

    3Apakah faedahnya kepada manusia dalam segala usahanya, dalam segala yang diusahakannya di bawah langit?

  • 16Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora?

  • Pkh 4:3-4
    2 ayat
    79%

    3Bahkan, dari pada keduanya itu baik pula orang yang belum jadi sekali, sebab belum pernah dilihatnya perbuatan jahat yang dilakukan di bawah langit.

    4Dan lagi telah kulihat bagaimana segala pekerjaan, yang dibuat dengan usaha dan yang jadi dengan selamat, itu mendatangkan kedengkian kepada orang dari pada pihak kawannya; maka ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati.

  • 22Maka sebab itu telah kulihat tiada yang terutama dari pada ini; manusia bersukacita akan segala pekerjaannya, karena inilah bahagiannya, maka siapa gerangan membawa akan dia ke sana, supaya dilihatnya barang yang akan jadi kemudian dari padanya?

  • Pkh 4:7-8
    2 ayat
    79%

    7Kemudian kulihat pula suatu perkara yang sia-sia adanya di bawah langit;

    8yaitu: seorang yang berasing, yang tiada kawannya, lagipun tiada padanya anak atau saudara, kendatilah demikian, tiada juga berkesudahan segala pekerjaannya, dan matanyapun tiada puas melihat segala kekayaannya; maka tiada ia berkata demikian: Entah karena siapa gerangan aku bekerja dan kubiarkan diriku kekurangan perkara yang baik? Maka ini lagi sia-sia adanya dan percintaan yang amat syugul.

  • 14Maka adalah pula suatu perkara yang sia-sia, yang jadi di atas bumi, yaitu: Adalah orang benar yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang fasik, dan adalah orang fasik yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang benar. Maka sebab itu kataku: Ini suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 78%

    11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

    12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 78%

    13Maka kutentukan dalam hatiku hendak dengan akalku memeriksa dan menyelidik segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit; maka pekerjaan yang sukar ini telah diberikan Allah kepada segala anak Adam akan bersyugul dalamnya.

    14Bahwa telah kulihat segala pekerjaan yang diperbuat di bawah langit, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan tahi angin belaka.

  • 78%

    9Apakah faedahnya bagi orang yang berlelah itu dari pada barang yang diusahakannya?

    10Bahwa aku sudah melihat syugul, yang sudah diberi Allah kepada segala anak Adam, supaya mereka itu bersyugul dengan dia.

  • Pkh 6:1-2
    2 ayat
    77%

    1Bahwa adalah suatu bala yang telah kulihat di bawah langit, dan banyaklah orang yang ditimpa olehnya,

    2yaitu orang yang dikaruniai Allah dengan kekayaan dan harta benda dan kemuliaan, sehingga satupun tiada kurang padanya dari pada segala kehendak hatinya, tetapi tiada dianugerahkan Allah kepadanya kuasa akan makan dari padanya, melainkan orang lain juga makan habis akan dia. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang menyakiti hati.

  • 77%

    17Tetapi serta kutentukan dalam hatiku hendak mengetahui akan hikmat dan ilmu, akan kebodohan dan kebebalan, kudapati bahwa ia itu juga memenatkan hati.

    18Karena dalam kebanyakan hikmat adalah banyak nestapa, dan barangsiapa yang menambahkan ilmu, ia itupun menambahkan sengsara.

  • Pkh 6:7-9
    3 ayat
    77%

    7Segala kelelahan manusia itu karena mulutnya, maka tiada juga nafsunya tahu puas-puas.

    8Apakah untung orang alim itu lebih dari pada orang bodoh? Apa guna bagi seorang orang miskin, jikalau ia tahu berjalan di hadapan segala orang yang hidup?

    9Baiklah pemandangan mata dari pada perjalanan nafsu. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati.

  • 10Segala sesuatu yang didapat oleh tanganmu akan dibuat, hendaklah kauperbuat dengan sekuat kuasamu, karena tiadalah barang pekerjaan atau kira-kira atau pengetahuan atau hikmat di dalam kubur, yang kautuju itu.

  • 16Dengan tiada berkeputusan segala orang datang menghadap dia, hanya segala orang yang kemudian dari padanya itu tiada lagi bergemar akan dia; bahwa sesungguhnya ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati. (4:17)Ingat-ingatlah olehmu akan kakimu apabila engkau masuk ke dalam bait-Ullah, karena sedia akan menurut itu baik dari pada segala korban, yang dipersembahkan oleh orang bodoh, karena sesungguhnya dibuatnya jahat dengan tiada diketahuinya sendiri.

  • 12Maka tentulah sudah kepadaku bahwa dalam segala perkara itu satupun tiada yang baik, melainkan manusia menyukakan dan membuat baik akan dirinya sepanjang umur hidupnya.

  • 75%

    18Demikianpun barangsiapa yang dikaruniai Allah dengan kekayaan dan banyak harta, jikalau dianugerahkannya lagi kepadanya kuasa akan makan dari padanya, dan akan mengambil bahagiannya, dan akan menyukakan dirinya dengan usahanya, maka ia itu lagi suatu karunia Allah adanya.

    19Karena tiada ia akan ingat banyak-banyak akan segala hari umur hidupnya, sebab didengar Allah akan dia dalam kesukaan hatinya.

  • 8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!

  • 6Bahwa sesungguhnya Engkau telah menjadikan umurku setelempap jua lanjutnya, dan umurku seperti satupun tiada apa di hadapan hadirat-Mu; bahwasanya tiap-tiap orang, jikalau berdiri tetap sekalipun, maka sia-sia belaka adanya. -- Selah.

  • 15Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!

  • 75%

    9Maka sekalian ini telah kulihat tatkala kucamkan segala perbuatan yang diperbuat di bawah langit, pada masa seorang manusia memerintahkan orang akan jahatnya.

    10Demikianpun telah kulihat orang jahat dihantar ke kubur, maka datanglah beberapa orang mengiring, jikalau dari pada tempat yang suci sekalipun, tetapi orang yang telah berbuat barang yang benar itu dilupakan oleh orang senegerinya. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 11Bahwa kekayaan yang diperoleh dengan sia-sia, itu kelak akan dihabiskan, tetapi orang yang mengumpulkan dengan lelah tangannya itu akan menambahkan dia.

  • 1Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya.