Pengkhotbah 7:15

Terjemahan Lama

Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Pkh 8:12-14 : 12 Tetapi jikalau orang fasik berbuat jahat seratus ganda sekalipun dan tinggal dengan hidupnya, kuketahui juga bahwa selamatlah kelak segala orang yang beribadat kepada Allah dan yang takut akan hadirat-Nya. 13 Tetapi orang jahat tiada akan selamat dan tiada melanjutkan umurnya, melainkan seperti bayang-bayang adanya, sebab tiada ia takut akan hadirat Allah. 14 Maka adalah pula suatu perkara yang sia-sia, yang jadi di atas bumi, yaitu: Adalah orang benar yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang fasik, dan adalah orang fasik yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang benar. Maka sebab itu kataku: Ini suatu perkara yang sia-sia adanya.
  • Pkh 6:12 : 12 Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?
  • Pkh 9:1-2 : 1 Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya. 2 Segala perkara berlaku atas orang sekalian dengan sama perinya! Sama juga untung berlaku atas orang yang benar dan orang yang jahat, atas orang yang suci dan orang yang najis, atas orang yang mempersembahkan korban dan yang tiada mempersembahkan korban; sebagaimana orang yang baik, begitulah orang yang berdosa; seperti orang yang bersumpah, begitulah orang yang takut akan bersumpah.
  • Pkh 9:9 : 9 Hendaklah engkau hidup bersenang-senang dengan bini yang kaukasihi pada segala hari umur hidupmu yang sia-sia adanya, yang telah dikaruniakan Allah kepadamu di bawah langit ini, segala harimu yang sia-sia itu, karena ia itulah bahagianmu dari pada hidup ini dan dari pada segala pekerjaan yang kaukerjakan di bawah langit.
  • Yes 65:20 : 20 Maka di sana tiada akan ada anak penyusu yang hidup sedikit hari lamanya, atau orang tua yang tiada menggenapi segala harinya, karena orang teruna akan mati umurnya seratus tahun, tetapi seorang berdosa yang umurnya seratus tahun itu akan kena laknat.
  • Yer 12:1-2 : 1 Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya? 2 Engkau sudah menanamkan dia, lagi mereka itu sudah berakar, mereka itu makin besar, lagi berbuah-buah! Sungguhpun Engkau hampir pada mulutnya, tetapi jauh dari pada kepikiran hatinya.
  • Mat 23:34-35 : 34 Sebab itu ingatlah, bahwa Aku ini akan menyuruhkan kepadamu beberapa nabi dan orang budiman dan ahli Taurat. Maka separuhnya akan kamu bunuh dan kamu salibkan, dan separuhnya lagi akan kamu sesah di dalam rumah sembahyang dan menghambat dari sebuah negeri ke sebuah negeri. 35 Supaya tertanggunglah atas kamu segala darah orang benar yang tumpah di atas bumi, yaitu daripada darah Habel yang benar sehingga sampai kepada darah Zakaria anak Barakia, yang telah kamu bunuh di antara Rumah Allah dengan tempat korban.
  • Yoh 16:2 : 2 Maka kamu akan ditolakkan orang daripada rumah sembahyang, bahkan, waktunya akan datang kelak, bahwa barangsiapa yang membunuh kamu itu akan bersangka ia berbuat bakti kepada Allah.
  • Kis 7:52 : 52 Manakah nabi yang tiada dianiayakan oleh nenek moyangmu itu? Mereka itu juga membunuh segala orang yang menelah dari hal kedatangan Orang Yang Benar itu, yaitu yang sekarang kamu serahkan, dan kamu bunuh.
  • Kej 47:9 : 9 Maka sahut Yakub kepada Firaun: Adapun banyak tahun dagang beta ini ada seratus tiga puluh tahun, bahwa sedikit lagi jahat telah jadi segala umur beta hidup, tiada ia itu sama dengan umur hidup nenek moyang beta, tatkala dagang mereka itu.
  • 1Sam 22:18-19 : 18 Lalu titah baginda kepada Dowej: Baliklah engkau dan serbulah akan segala imam itu! Maka baliklah Dowej, orang Edom itu, diserbunya akan segala imam itu, dibunuhnya pada hari itu juga delapan puluh lima orang laki-laki, yang berpakaikan jubah putih. 19 Dan lagi dibunuhnya segala orang isi Nob, negeri imam itu, dengan mata pedang, dari pada laki-laki dan perempuan, dari pada budak-budak dan anak-anak penyusu, bahkan, segala lembu dan keledai dan kambingpun dibunuhnya dengan mata pedang.
  • 1Raj 21:13 : 13 Setelah itu maka datanglah dua orang, yaitu orang fasik, lalu duduk tentang dengan dia, dan kedua orang fasik itupun naiklah saksi atasnya, yaitu atas Nabot, di hadapan orang sekalian, katanya: Nabot ini sudah menghujat akan Allah dan akan bagindapun. Maka dibawanya akan dia sampai ke luar negeri, lalu dilontarinya dengan batu sampai ia mati.
  • 2Taw 24:21-22 : 21 Maka pada masa itu berkerumunlah mereka itu kepadanya, lalu dilontarinya akan dia dengan batu menurut titah baginda, yaitu di sebelah dalam pagar halaman rumah Tuhan. 22 Demikianlah tiada ingat baginda raja Yoas akan kebajikan yang sudah diperbuat oleh Yoyada, bapa Zakharya, akan baginda, melainkan dibunuh baginda akan anaknya; maka pada masa matinya kata Zakharya: Bahwa Tuhan juga melihatnya dan akan menuntutnya kelak.
  • Ayb 9:22-23 : 22 Perkara itu satu jua, sebab itu kataku: Bahwa dibinasakan-Nya baik orang benar baik orang yang fasik. 23 Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.
  • Ayb 21:7-9 : 7 Mengapa gerangan orang-orang fasik itu hidup dan jadi tua dan bertambah-tambah kuatnya? 8 Anak-anak mereka itu adalah dengan selamat sentosa di hadapannya dan segala benih mereka itu makin besar di hadapan matanya. 9 Rumah-rumah mereka itu terlindung dari pada kegentaran dan cemeti Allah tiada turun kepadanya. 10 Lembunya berjantan tiada bersalah, sapinya beranak tiada gugur anaknya. 11 Mereka itu menyuruhkan anak-anaknya keluar seperti kawan kambing domba, dan anak-anaknyapun berlompat-lompatan. 12 Mereka itu bermain rebana dan kecapi dan bersuka-sukaanlah dengan bunyi suling. 13 Maka mereka itu menghabiskan segala harinya dalam barang yang baik, dan dalam sesaat jua mereka itu turun ke dalam alam barzakh. 14 Maka sesungguhnya katanya kepada Allah: Hendaklah Engkau jauh dari pada kami, karena kami tiada suka tahu akan jalanmu. 15 Siapa gerangan Yang Mahakuasa itu, maka kami akan berbuat bakti kepadanya? apakah gunanya kami pergi meminta doa kepadanya?
  • Mzm 39:6 : 6 Bahwa sesungguhnya Engkau telah menjadikan umurku setelempap jua lanjutnya, dan umurku seperti satupun tiada apa di hadapan hadirat-Mu; bahwasanya tiap-tiap orang, jikalau berdiri tetap sekalipun, maka sia-sia belaka adanya. -- Selah.
  • Mzm 73:3-9 : 3 Karena dengkilah aku akan orang bodoh tatkala kulihat sentosa orang jahat. 4 Karena sampai kepada waktu matinya tiada diketahuinya akan pengikat, maka kuatnya selalu baharu. 5 Tiada mereka itu dalam hal kesukaran seperti orang lain dan mereka itupun tiada berbala seperti orang lain. 6 Maka sebab itu congkak membelit mereka itu seperti kalung rantai, dan gagahpun menudungi dia seperti selengkap pakaian. 7 Matanya membersil dari karena gemuknya, dan sangka-sangka hatinyapun seperti air bah yang melampau. 8 Dengan tiada malu mereka itu berkata-kata hendak berbuat jahat dan aniaya, dan dari pada nafsu yang tinggi mereka itu bertutur. 9 Mereka itu mengangakan mulutnya kepada langit dan lidahnyapun membinasakan di atas bumi. 10 Maka sebab itu apabila ditimbang oleh umat Allah akan hal itu, maka air mata banyak berlinang-linang dari pada mukanya. 11 Sehingga kata mereka itu: Iakah diketahui Allah akan hal itu? adakah hal itu diperhatikan oleh Yang Mahatinggi? 12 Bahwasanya orang ini jahat adanya, maka berkesenanganlah juga ia dalam dunia ini dan diperbanyakkannya harta bendanya. 13 Sungguh cuma-cuma aku telah menyucikan hatiku dan membasuh kedua belah tanganku suci dari pada salah.
  • Pkh 2:23 : 23 Inilah: bahwa segala harinya ia dalam sengsara dan syugul dan nestapa; jikalau pada malam sekalipun hatinya tiada berhenti; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya.
  • Pkh 3:16 : 16 Tambahan lagi sudah kulihat di bawah langit barang di mana tempat hukum, di sanapun adalah lalim, dan barang di mana tempat pengadilan, di sanapun adalah lalim.
  • Pkh 5:16-17 : 16 Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora? 17 Maka inilah dia, yang telah kulihat baik dan indah adanya: yaitu orang makan minum dan merasai baiknya dari pada segala usahanya, yang diusahakannya di bawah langit sepanjang umur hidup, yang dikaruniakan Allah kepadanya, karena itulah bahagiannya.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 83%

    13Tetapi orang jahat tiada akan selamat dan tiada melanjutkan umurnya, melainkan seperti bayang-bayang adanya, sebab tiada ia takut akan hadirat Allah.

    14Maka adalah pula suatu perkara yang sia-sia, yang jadi di atas bumi, yaitu: Adalah orang benar yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang fasik, dan adalah orang fasik yang mendapat pembalasan seperti patut akan perbuatan orang benar. Maka sebab itu kataku: Ini suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 80%

    13Perhatikanlah olehmu akan segala perbuatan Allah, karena siapa gerangan dapat membetulkan barang yang telah dibengkokkan oleh-Nya?

    14Pada hari untung yang baik terimalah olehmu akan yang baik, tetapi ingatlah juga akan hari yang jahat, karena keduanya sudah dijodohkan Allah begitu teguh, sehingga satupun tiada dapat diketahui orang dari pada barang yang berlaku atasnya kemudian kelak.

  • 79%

    16Tambahan lagi sudah kulihat di bawah langit barang di mana tempat hukum, di sanapun adalah lalim, dan barang di mana tempat pengadilan, di sanapun adalah lalim.

    17Maka kataku dalam hatiku: Bahwa Allah juga akan menghukumkan orang yang benar dan orang yang tiada benar, karena bagi segala maksud dan bagi segala pekerjaan sekali datanglah masanya.

  • 79%

    9Maka sekalian ini telah kulihat tatkala kucamkan segala perbuatan yang diperbuat di bawah langit, pada masa seorang manusia memerintahkan orang akan jahatnya.

    10Demikianpun telah kulihat orang jahat dihantar ke kubur, maka datanglah beberapa orang mengiring, jikalau dari pada tempat yang suci sekalipun, tetapi orang yang telah berbuat barang yang benar itu dilupakan oleh orang senegerinya. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya.

  • 8maka jikalau kiranya orang hidup beberapa berapa tahun lamanya, baiklah hatinya bersukacita akan sekalian itu, tetapi hendaklah ia ingat juga akan segala hari kegelapan, yang boleh menjadi banyak! Segala perkara yang jadi itu sia-sia adanya.

  • Pkh 9:1-3
    3 ayat
    76%

    1Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya.

    2Segala perkara berlaku atas orang sekalian dengan sama perinya! Sama juga untung berlaku atas orang yang benar dan orang yang jahat, atas orang yang suci dan orang yang najis, atas orang yang mempersembahkan korban dan yang tiada mempersembahkan korban; sebagaimana orang yang baik, begitulah orang yang berdosa; seperti orang yang bersumpah, begitulah orang yang takut akan bersumpah.

    3Maka inilah jahat yang besar dari pada segala sesuatu yang jadi di bawah langit, yaitu sama juga untung berlaku atas sekaliannya; tambahan pula hati segala anak Adam penuhlah dengan kejahatan dan seumur hidupnya adalah segala macam sasaran di dalam hatinya, kesudahannya mereka itu sekalian menuju tempat orang mati.

  • 20Bahwasanya di atas bumi seorangpun tiada yang benar begitu sehingga ia berbuat baik belaka dan tiada tahu berdosa.

  • 76%

    11Maka tegal segala perkara itu sia-sialah adanya, entah apa gerangan untungnya bagi manusia?

    12Siapa gerangan tahu mana yang baik bagi manusia dalam hidup ini, selama bilangan segala hari hidupnya yang sia-sia, yang dihabiskannya seperti bayang-bayang adanya? karena siapa dapat memberitahu kepada manusia akhirnya apakah akan berlaku atasnya di bawah langit?

  • 75%

    14Bahwa telah kulihat segala pekerjaan yang diperbuat di bawah langit, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan tahi angin belaka.

    15Barang yang bengkok itu tiada dapat dibetulkan, dan barang yang kurangpun tiada tepermanai banyaknya.

  • 75%

    16Janganlah engkau terlalu benar dan jangan engkau terlalu pandai; mengapa engkau mendatangkan kebinasaan atas dirimu kelak?

    17Janganlah engkau terlalu fasik dan janganlah engkau terlalu bodoh; mengapa gerangan engkau akan mati dahulu dari pada sampai ajalmu?

  • 1Bahwa orang yang benar itu binasalah, maka seorangpun tiada yang memperhatikannya; orang yang baikpun dipungut habis-habis, maka seorangpun tiada yang mencamkan hal itu; tetapi orang yang benar itu dipungut habis-habis dahulu dari pada datang jahat itu.

  • 1Bahwa adalah suatu bala yang telah kulihat di bawah langit, dan banyaklah orang yang ditimpa olehnya,

  • 21Karena jikalau diusahakan orang pekerjaannya dengan hikmat dan pengetahuan dan selamat sekalipun, tak dapat tiada ditinggalkannya juga menjadi bahagian orang yang tiada tahu mengusahakan dia; maka ini juga perkara yang sia-sia adanya dan dukacita besar.

  • 75%

    16Itukah sebabnya maka dihabiskannya segala harinya dalam kegelapan dan dirasainya banyak kesukaran dan lagi beberapa penyakit dan beberapa nafsu yang bergelora?

    17Maka inilah dia, yang telah kulihat baik dan indah adanya: yaitu orang makan minum dan merasai baiknya dari pada segala usahanya, yang diusahakannya di bawah langit sepanjang umur hidup, yang dikaruniakan Allah kepadanya, karena itulah bahagiannya.

  • 75%

    14Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya.

    15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.

    16Karena peringatan akan orang alim dan akan orang bebal itu sama, tiada kekal adanya, maka barang yang ada sekarang sekaliannya itu akan terlupa pada hari yang datang; demikianlah mati orang alim itu sama dengan orang bodoh.

    17Maka sebab itu bencilah aku akan hidup ini, karena jemulah aku akan segala sesuatu yang diperbuat di bawah langit, sebab semuanya itu sia-sialah adanya dan memenatkan hati.

  • 32Bahwa orang jahat dikejar oleh kejahatannya sendiri, tetapi orang yang benar itu haraplah jikalau pada masa matinya sekalipun.

  • 12Adalah jalan yang disangka orang betul adanya, tetapi akhirnya kelak menjadi jalan kepada maut.

  • 7Mengapa gerangan orang-orang fasik itu hidup dan jadi tua dan bertambah-tambah kuatnya?

  • 8Kesia-siaan atas segala kesia-siaan, kata al-Khatib, semuanya juga sia-sia adanya!

  • 12Maka tentulah sudah kepadaku bahwa dalam segala perkara itu satupun tiada yang baik, melainkan manusia menyukakan dan membuat baik akan dirinya sepanjang umur hidupnya.

  • 11Karena apabila aku menoleh kepada segala perbuatanku, yang telah kuperbuat dengan tanganku, dan kepada segala pekerjaan yang telah kukerjakan dengan tekun itu, maka sesungguhnya semuanya itu sia-sialah adanya dan kepenatan hati, tiadalah faedah dalamnya di bawah langit.

  • 3Bahkan, dari pada keduanya itu baik pula orang yang belum jadi sekali, sebab belum pernah dilihatnya perbuatan jahat yang dilakukan di bawah langit.

  • 6Jikalau panjang umurnya dua kali seribu tahun sekalipun, maka tiada dirasainya barang yang baik, bukankah sekaliannya pergi ke tempat satu juga?

  • 6Bahwa kebenaran itu memeliharakan orang yang jalannya betul, tetapi kejahatan menumbangkan orang yang berdosa.

  • 7Apabila matilah orang jahat, maka hilanglah pengharapannya, karena harap yang beralaskan sia-sia, niscaya itu putuslah kelak.

  • 22Perkara itu satu jua, sebab itu kataku: Bahwa dibinasakan-Nya baik orang benar baik orang yang fasik.

  • 24Tetapi apabila orang yang benar itu balik dari pada kebenarannya, dan berbuat jahat dan menurut segala perkara keji, yang dibuat oleh orang fasik itu, patutkah ia hidup? Segala perkara benar yang telah diperbuatnya, itu tiada akan teringat lagi, karena sebab kejahatan yang telah dibuatnya dan karena sebab segala dosa yang telah dibuatnya, sebab itu juga ia akan mati.

  • 1Bahwasanya hal manusia di atas bumi ini seperti orang perang adanya dan hari hidupnyapun seperti hari orang upahan.

  • 73%

    2Bahwa orang yang baik sudah hilang dari dalam negeri dan orang yang tulus hatinya tiada lagi di antara manusia; semuanya mengintai akan menumpahkan darah; seorang mengejar akan seorang dan membentang jaring akan dia.

  • 73%

    4Bahwa harta benda tiada berguna pada masa tulah, tetapi kebenaran itu melepaskan dari pada mati.

    5Bahwa kebenaran orang saleh itu meratakan jalannya, tetapi orang jahat jatuh oleh kejahatannya sendiri.

  • 22Maka sebab itu telah kulihat tiada yang terutama dari pada ini; manusia bersukacita akan segala pekerjaannya, karena inilah bahagiannya, maka siapa gerangan membawa akan dia ke sana, supaya dilihatnya barang yang akan jadi kemudian dari padanya?

  • 7Perhatikanlah baik-baik, di manakah sudah binasa orang yang tiada bersalah dan di mana gerangan tertumpas orang yang tulus hatinya?

  • 16Adapun sedikit yang pada orang benar itu terlebih baik dari pada kelimpahan banyak orang jahat.

  • 6Karena segala sesuatu yang dikasadkan orang itu bergantung kepada ketika dan peri; maka sebab itu berlakulah begitu banyak jahat atas manusia.

  • 16Dengan tiada berkeputusan segala orang datang menghadap dia, hanya segala orang yang kemudian dari padanya itu tiada lagi bergemar akan dia; bahwa sesungguhnya ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati. (4:17)Ingat-ingatlah olehmu akan kakimu apabila engkau masuk ke dalam bait-Ullah, karena sedia akan menurut itu baik dari pada segala korban, yang dipersembahkan oleh orang bodoh, karena sesungguhnya dibuatnya jahat dengan tiada diketahuinya sendiri.

  • 19Adapun seperti kebenaran itu menuju kehidupan, demikianlah orang yang menuntut kejahatan itu bersegeralah ia kepada matinya.