Ayub 4:7

Terjemahan Lama

Perhatikanlah baik-baik, di manakah sudah binasa orang yang tiada bersalah dan di mana gerangan tertumpas orang yang tulus hatinya?

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mzm 37:25 : 25 Dahulu aku muda, kemudian jadi tua, tetapi tiada pernah kulihat orang yang benar itu ditinggalkan atau anak cucunya meminta sedekah.
  • 2Ptr 2:9 : 9 jikalau begitu, sudah nyata bahwa Tuhan tahu melepaskan segala orang yang beribadat dari dalam pencobaan, dan tahu mengawali orang-orang yang tiada benar sehingga sampai kepada hari hukuman, supaya disiksakannya mereka itu,
  • Ayb 8:20 : 20 Bahwasanya tiada dibuang Allah akan orang yang tulus hatinya, dan lagi tiada dipegangnya tangan orang yang berbuat jahat.
  • Ayb 9:22-23 : 22 Perkara itu satu jua, sebab itu kataku: Bahwa dibinasakan-Nya baik orang benar baik orang yang fasik. 23 Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.
  • Ayb 36:7 : 7 Tiada dipalingkan-Nya muka-Nya dari pada orang yang benar, melainkan didudukkan-Nya mereka itu di atas takhta bersama-sama dengan raja, dan diangkat-Nya akan mereka itu tinggi sampai selama-lamanya.
  • Pkh 7:15 : 15 Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!
  • Pkh 9:1-2 : 1 Bahwasanya sekalian ini sudah kutaruh di hatiku, hendak mengerti sekaliannya dengan sahnya, bahwa segala orang yang benar dan alim serta dengan segala pekerjaannya adalah dalam tangan Allah, demikianpun kasih dan benci; sehingga seorangpun tiada dapat tahu barang sesuatu dari pada segala perkara yang di hadapannya. 2 Segala perkara berlaku atas orang sekalian dengan sama perinya! Sama juga untung berlaku atas orang yang benar dan orang yang jahat, atas orang yang suci dan orang yang najis, atas orang yang mempersembahkan korban dan yang tiada mempersembahkan korban; sebagaimana orang yang baik, begitulah orang yang berdosa; seperti orang yang bersumpah, begitulah orang yang takut akan bersumpah.
  • Kis 28:4 : 4 Apabila orang pulau itu terpandang binatang itu tergantung pada tangannya, maka mereka itu pun berkatalah sama sendiri, "Tiada syak lagi orang ini pembunuh orang, walaupun ia sudah terlepas daripada bahaya laut, tetapi Dewi Pembalas tiada membiarkan dia hidup."

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 6Bukankah takutmu akan Allah itulah pengharapanmu? bukankah kebenaran jalanmu itulah amanatmu?

  • 1Bahwa orang yang benar itu binasalah, maka seorangpun tiada yang memperhatikannya; orang yang baikpun dipungut habis-habis, maka seorangpun tiada yang mencamkan hal itu; tetapi orang yang benar itu dipungut habis-habis dahulu dari pada datang jahat itu.

  • 8Adalah seperti yang sudah kulihat, barangsiapa yang menenggala kejahatan dan menabur celaka, ia itu juga akan menuai dia.

  • 17Masakan manusia adil dari pada Allah; masakan seorang laki-laki suci dari pada Yang menjadikan dia!

  • 15Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!

  • 3Maka Engkau membuka mata akan memandang kepada orang yang begitu dan Engkau memanggil aku akan berhukum serta-Mu!

  • 23Siapa gerangan menunjuk jalan kepada-Nya yang patut diturut-Nya? Siapa dapat berkata kepada-Nya: Engkau sudah berbuat salah?

  • 72%

    6Jikalau engkau berbuat dosa, apakah perbuatanmu akan Dia? jikalau engkau memperbanyakkan salahmu, maka apakah perbuatanmu akan Dia?

    7Jikalau engkau benar, apakah persembahanmu kepada-Nya? atau apakah perolehan-Nya dari pada tanganmu?

  • 1Bahwa Engkau juga adil, ya Tuhan! jikalau aku masuk berhukum dengan Dikau sekalipun; kendatilah, biar aku juga berkata-kata dengan Dikau akan hal hukum-Mu: Mengapa gerangan jalan orang fasik itu beruntung? Mengapa dalam hal sentosa mereka itu sekalian, yang pembelot khianat adanya?

  • 23Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.

  • 7Mengapa gerangan orang-orang fasik itu hidup dan jadi tua dan bertambah-tambah kuatnya?

  • 35Maka dalam itupun lagi berani engkau berkata demikian: Bahwa sucilah aku dari pada salah dan lagi murka-Nya sudah undur dari padaku! Bahwasanya Aku akan menghukumkan dikau kelak, sebab katamu: Aku tiada tahu berdosa.

  • 8Maka akan hal itu tercengang-cenganglah segala orang yang tulus hatinya, dan orang yang tiada bersalah itu akan berbangkit melawan orang munafik.

  • 7Di sana orang yang benar akan membicarakan halnya dengan Dia, dan aku akan dibenarkan oleh Hakimku sampai selama-lamanya.

  • 13Bahwa terlalu suci mata-Mu dari pada Engkau dapat melihat kejahatan, dan tiada boleh Engkau memandang kesusahan; entah bagaimana boleh Engkau memandang orang yang berbuat khianat? Bagaimana boleh Engkau berdiam diri-Mu, apabila orang fasik menelan orang yang lebih benar dari padanya!

  • 3Bolehkah Allah mengubahkan hukum? bolehkah Yang Mahakuasa menyalahkan barang yang benar?

  • 71%

    2Bahwa orang yang baik sudah hilang dari dalam negeri dan orang yang tulus hatinya tiada lagi di antara manusia; semuanya mengintai akan menumpahkan darah; seorang mengejar akan seorang dan membentang jaring akan dia.

  • 8Sembunyikanlah mereka itu bersama-sama di dalam lebu, tudungilah muka mereka itu dengan bayang-bayang yang kekal.

  • 3Bukankah kebinasaan menantikan orang jahat, dan kerusakanpun akan segala orang yang berbuat salah?

  • 70%

    20Jikalau aku sudah berdosa, apakah perbuatanku akan Dikau, ya Penyelidik manusia! mengapa Engkau menaruh aku akan sasaran bagimu, sehingga aku menjadi keberatan bagi diriku?

    21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!

  • 4Tiadakah engkau tahu bahwa dari dahulukala, dari pada masa manusia ditaruh di atas bumi,

  • 15Demikianlah engkau sudah menurut jalan orang dahulukala, yang dijalani oleh orang-orang fasik itu.

  • 25Jauhlah kiranya dari pada Tuhan berbuat perkara yang demikian, yaitu membunuh orang yang benar itu bersama-sama dengan orang yang jahat, seolah-olah orang yang benar itu disamakan dengan orang yang jahat adanya. Jauhlah itu dari pada Tuhan. Masakan Hakim segenap bumi ini tiada membenarkan mana yang benar!

  • 24Tetapi apabila orang yang benar itu balik dari pada kebenarannya, dan berbuat jahat dan menurut segala perkara keji, yang dibuat oleh orang fasik itu, patutkah ia hidup? Segala perkara benar yang telah diperbuatnya, itu tiada akan teringat lagi, karena sebab kejahatan yang telah dibuatnya dan karena sebab segala dosa yang telah dibuatnya, sebab itu juga ia akan mati.

  • 70%

    28lalu takutlah aku akan segala kesukaranku, sebab kuketahui akan hal Engkau tiada membilang aku suci dari pada salah.

    29Baiklah, aku fasik juga; mengapa aku lagi dipenatkan dengan cuma-cuma?

  • 18Dan jikalau sukar orang benar beroleh selamat, apatah kelak jadinya orang fasik dan yang berdosa itu?

  • 20Patutkah baik itu dibalas dengan jahat? karena digalinya pelobang akan jiwaku. Ingatlah kiranya bagaimana aku sudah berdiri di hadapan hadirat-Mu akan memohon barang yang baik akan mereka itu dan akan menegahkan kehangatan murka-Mu dari padanya.

  • 31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?

  • 47Berapa lamakah, ya Tuhan! Engkau lagi menyembunyikan diri-Mu! dan kehangatan murka-Mu menghanguskan seperti api?

  • 5Bukankah besarlah kejahatanmu dan segala salahmu tiada berkeputusan?

  • 69%

    6maka Engkau menyelidik akan salahku dan bertanya akan segala dosaku?

    7Engkau juga mengetahui akan hal aku tiada fasik, mengapa maka tiada orang yang melepaskan dari pada tangan-Mu?

  • 3Adakah barang gunanya bagi Yang Mahakuasa jikalau engkau benar? Apakah untung kepada-Nya jikalau sempurna kelakuanmu?

  • 21Tali-tali kemahnya diputuskan, mereka itupun mati dahulu dari pada beroleh akal!

  • 3Mengapa Engkau memperlihatkan aku kejahatan dan memberikan aku memandang sengsara? Hanya kerusakan dan penggagahan adalah di hadapan mataku; baharu habis perbantahan maka mulai geger pula.

  • 7Jauhkanlah dirimu dari pada perkara yang tiada benar; adapun orang yang tiada bersalah dan yang benar adanya, jangan kamu hukumkan akan mati dibunuh, karena Aku tiada membenarkan orang yang jahat.

  • 13Jikalau firman-Ku kepada orang yang benar, bahwa dengan sesungguhnya ia akan hidup, dan ditaruhnya harapnya pada kebenarannya, lalu dibuatnya mana yang tiada betul, maka segala kebenarannya tiada akan diingat, melainkan iapun akan mati juga di dalam kejahatan yang dibuatnya.

  • 28Karena kamu akan berkata demikian: Di manakah rumah orang bangsawan itu? di manakah kemah tempat kedudukan orang fasik itu?

  • 26Jikalau seorang yang benar baik dari pada kebenarannya dan berbuat jahat, lalu mati olehnya, bukankah ia mati karena sebab jahat yang telah dibuatnya?

  • 69%

    19Orang yang benar akan melihat kebinasaan mereka itu dengan sukahatinya dan orang yang suci dari pada salah itu akan mengolok-olok mereka itu,

    20katanya: Seteru kami sudah dibinasakan dan segala kekayaannya sudah dimakan habis oleh api.

  • 4Bahwa harta benda tiada berguna pada masa tulah, tetapi kebenaran itu melepaskan dari pada mati.

  • 9Aku ini suci dengan tiada bersalah, aku ini bersih dan dosapun tiada padaku.

  • 21Maka mereka itu berbicara hendak membunuh orang yang benar, dan dilaknatkannya darah yang suci dari pada salah.

  • 13Aduh, hendaklah kiranya Engkau menyembunyikan aku dalam alam barzakh dan melindungkan aku di sana, sampai sudah undur murka-Mu; hendaklah Engkau menentukan suatu perhinggaan padaku, lalu Engkau teringat akan daku pula.

  • 6jikalau engkau benar dan suci, niscaya bangkitlah Ia kelak akan membantu engkau, dan didirikan-Nya pula rumah kebenaranmu.

  • 3Supaya jangan dirampasnya jiwaku seperti singa yang mencarik-carik lakunya, sehingga seorangpun tiada yang dapat melepaskan.