Ayub 9:23
Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.
Wai, jikalau kiranya dibunuh-Nya aku dengan sekali dicemuk! tetapi Ia tertawakan segala percobaan orang yang tiada bersalah.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
22Perkara itu satu jua, sebab itu kataku: Bahwa dibinasakan-Nya baik orang benar baik orang yang fasik.
19Orang yang benar akan melihat kebinasaan mereka itu dengan sukahatinya dan orang yang suci dari pada salah itu akan mengolok-olok mereka itu,
24Bahwa bumi sudah diserahkan kepada tangan orang fasik; Ia menudungi muka segala hakim; jikalau tiada Ia, siapa gerangan lagi?
6Maka engkau suka segala perkataan yang membinasakan dan akan lidah yang khianat.
12Bahwa orang fasik itu mencahari daya upaya akan melawan orang yang benar serta dikernyutkannya giginya akan dia.
13Tetapi Tuhan tertawakan dia, karena dilihat-Nya harinya akan datang kelak.
22Demikianlah peri ditangkap Allah akan dia dengan tiada sayang; barang ke manapun baik ia hendak lari berlepas dirinya dari pada tangannya.
7Di sana orang yang benar akan membicarakan halnya dengan Dia, dan aku akan dibenarkan oleh Hakimku sampai selama-lamanya.
7Perhatikanlah baik-baik, di manakah sudah binasa orang yang tiada bersalah dan di mana gerangan tertumpas orang yang tulus hatinya?
5Barangsiapa yang mengolok-olok akan orang miskin, ia itu mencela akan Khaliknya, maka orang yang suka akan celaka orang lain, ia itu tiada akan terlepas dari pada hukum.
11Lalu sombongnya naik di kepala dan dilangkahkannya segala perhinggaan dan ditenggelamkannya dirinya dalam salah! -- Maka kuasanya baginya akan Allah!
19Adapun akan kuat, maka Ialah kuat adanya, adapun akan hukum, maka siapakah mendakwa akan Dia?
22Orang yang berkuasapun disentaknya oleh kuatnya, maka apabila ia bangkit berdiri seorangpun tiada yang tentu hidupnya.
23Maka akan orang yang begitu dikaruniakannya selamat sentosa, jikalau matanya mengamat-amati jalannya sekalipun.
8Maka akan hal itu tercengang-cenganglah segala orang yang tulus hatinya, dan orang yang tiada bersalah itu akan berbangkit melawan orang munafik.
10Apabila Ia menangkap dan mengurungkan dalam penjara dan menghadapkan kepada hukum, siapa gerangan dapat menegahkan Dia?
11Karena tahulah Ia akan orang fasik; didapatinya akan kejahatan barang di mana tiada disangka orang sekalipun!
9Adakah baik bagimu jikalau disaksamainya akan kamu? Bolehkah pada sangkamu dibuat olok-olok akan Dia, seperti dibuat olok-olok akan manusia?
2Sungguhpun, Ia juga Hakim, didatangkan-Nya jahat itu kelak dan tiada diubahkan-Nya janji-Nya; melainkan Iapun akan bangkit melawan isi rumah segala orang yang berbuat jahat, dan melawan pembantu segala orang yang berbuat salah.
23Sebab itu tiada tertanggung atas manusia masuk berhukum dengan Allah.
3Bukankah kebinasaan menantikan orang jahat, dan kerusakanpun akan segala orang yang berbuat salah?
12Bahwasanya Ia merampas, maka siapa gerangan dapat menyuruh Dia mengembalikan? siapa gerangan dapat berkata kepada-Nya: Apakah perbuatan-Mu?
13Bahwa Allah tiada akan menegahkan murka-Nya; di bawah-Nya tertunduklah segala pembantu yang congkak.
9Bolehkah Allah mendengar akan teriaknya apabila datang kepicikan atasnya?
15Maka sebab itulah kebinasaannya akan datang sekonyong-konyong, dengan segera juga ia dipecahkan, sehingga tiada dapat disembuhkan pula akan dia.
17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.
3Maka Engkau membuka mata akan memandang kepada orang yang begitu dan Engkau memanggil aku akan berhukum serta-Mu!
26maka akupun akan tertawakan balamu kelak serta mengolok-olok akan kamu apabila ketakutan datang atas kamu.
29Jikalau kiranya sudah aku suka akan celaka pembenciku, atau sudah aku bermegah-megah pada masa datanglah jahat atasnya;
21Bunyi kegentaran adalah selalu di dalam telinganya dan pada masa selamat sentosa juga datanglah kebinasaan atasnya.
20Karena pada masa itu orang lalim itu tiada lagi, dan si pengolok-olokpun berkesudahan, dan segala orang yang berniat jahat belaka itu sudah ditumpas.
21Yaitu segala orang yang menyalahkan orang sebab sepatah kata jua, dan yang memasang jerat akan orang yang mencahari kebenaran di dalam pintu gerbang, dan yang memutarbalikkan perkara orang yang benar itu dengan tipunya.
17Bahwa sesungguhnya berbahagialah kiranya orang yang diajar oleh Allah, sebab itu janganlah engkau mengejikan sesah pengajaran Allah yang Mahakuasa itu;
26Dipalu-Nya akan mereka itu seperti akan orang fasik pada pemandangan orang kebanyakan.
6Tiada dibiarkan-Nya orang jahat itu hidup, dan lagi dibenarkan-Nya hal orang yang teraniaya.
17maka orang benar juga akan memakai kelak barang yang ditimbunkannya itu, dan orang yang suci dari pada salahpun kelak akan membahagi-bahagi peraknya.
24Bahwa kesusahan dan kepicikan mengejuti dia, dan mendatangi dia seperti seorang raja yang siap akan berperang.
17Akan menteri-menteri dibawa-Nya dengan tertangkap dan hakim-hakimpun dipergilakan-Nya.
21Iapun lagi dapat memenuhi mulutmu dengan tertawa dan lidahmu dengan tempik sorak.
19Bahwasanya itulah kesukaan jalannya maka dari pada lebu itu juga tumbuhlah sebatang yang lain.
28Seorang fasik yang bersaksi, ia itu menghinakan hukum, dan mulut orang jahat itu menelan kejahatan.
23Karena Tuhan juga akan membicarakan halnya serta membinasakan segala orang yang membinasakan mereka itu.
24Barangsiapa yang berkata kepada orang jahat demikian: Bahwa benarlah engkau! ia itu akan dilaknatkan oleh orang banyak dan dibenci oleh segala bangsa.
7Kerusakan orang jahat akan makan terus ke dalamnya, sebab engganlah mereka itu akan berbuat benar.
4Bahwa aku ini seorang yang dibuat olok-olok oleh sahabatnya, maka aku dapat berseru hanya kepada Allah jua, supaya didengar-Nya akan daku, karena orang yang benar dan yang tiada bersalah itu dipermainkan.
30Jikalau orang yang tiada suci dari pada salah sekalipun disayang oleh-Nya, maka disayang-Nya akan dia oleh karena kesucian tanganmu.
31Siapa gerangan membangkit-bangkit kepadanya kelakuannya? siapa gerangan membalas kepadanya sekadar perbuatannya?
29Apabila ia mendiamkan, siapa gerangan akan mengharukan? Apabila ia menyamarkan wajah-Nya, siapa gerangan dapat melihat Dia? baik genap sebangsa baik manusia seorang.
21Maka mereka itu berbicara hendak membunuh orang yang benar, dan dilaknatkannya darah yang suci dari pada salah.
22Di tengah-tengah kemewahan jatuhlah ia ke dalam kesusahan, segala palu celaka itu terkena kepadanya.