Keluaran 10:23
Seorangpun tiada dapat melihat seorang dan lagi seorangpun tiada bergerak dari pada tempatnya dalam tiga hari itu, hanya pada segala bani Israel adalah terang dalam segala tempat kedudukannya.
Seorangpun tiada dapat melihat seorang dan lagi seorangpun tiada bergerak dari pada tempatnya dalam tiga hari itu, hanya pada segala bani Israel adalah terang dalam segala tempat kedudukannya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Lalu firman Tuhan kepada Musa: Unjuklah tanganmu arah ke langit, maka akan jadi kelam kabut dalam negeri Mesir, sehingga orang meraba-raba kelak sebab kegelapan itu.
22Demi diunjuk Musa tangannya arah ke langit, maka datanglah kelam kabut yang amat gelap-gulita atas seluruh negeri Mesir tiga hari lamanya.
20Maka datanglah ia di antara balatentara orang Mesir dengan balatentara Israel, maka adalah awan itu sebelahnya gelap dan sebelahnya menerangi malam, sehingga tentara tiada dapat menghampiri tentara semalam-malaman itu.
7Maka pada masa itu berserulah mereka itu kepada Tuhan, lalu diadakan-Nya suatu kegelapan di antara kamu dengan segala orang Mesir itu, dan dibalikkan-Nya laut itu atas mereka itu, sehingga diliputi-Nya mereka itu sekalian. Demikianlah matamu telah melihat barang yang telah Kuperbuat akan Mesir. Kemudian kamu tinggal di padang Tiah beberapa tahun lamanya.
21Demikianpun apabila awan itu berhenti hanya dari pada petang datang ke pagi hari, dan pada pagi hari awan itu diangkat, maka berangkatlah mereka itu, baik siang baik malam, apabila terangkat awan itu, maka berjalanlah mereka itu.
22Baik dua hari baik sebulan baik setahun lamanya tinggal awan itu di atas kemah sembahyang, seberapa lama awan itu tetap di atasnya tinggal juga bani Israel di tempat itu, tiada mereka itu berangkat, tetapi apabila awan itu dinaikkan maka berangkatlah mereka itu.
10Maka kelihatanlah kepada mereka itu Allah Israel, maka di bawah kakinya adalah sesuatu, seakan-akan dari pada batu nilam perbuatannya, rupanya bagaikan langit apabila terang cuaca adanya.
11Tetapi tiada diulurkannya tangannya kepada orang-orang bangsawan bani Israel, melainkan setelah kelihatanlah Allah kepadanya, mereka itupun makan minumlah.
21Maka Tuhanpun berjalanlah di hadapannya, yaitu pada siang hari dalam sebatang tiang awan, hendak dihantarnya akan mereka itu di jalan, dan pada malam dalam sebatang tiang api, hendak diterangkannya mereka itu, supaya dapat mereka itu berjalan baik siang baik malam.
22Maka tiada dilalukannya tiang awan itu pada siang hari, atau tiang api itu pada malam dari pada pemandangan orang banyak itu.
29Hata, maka tatkala turunlah Musa dari atas bukit Torsina adalah kedua loh batu itu dalam tangannya sambil ia turun dari atas bukit itu, maka tiada diketahuinya akan kulit mukanya bercahaya oleh sebab telah ia berkata-kata dengan Tuhan.
30Demi dipandang Harun dan segala bani Israel akan Musa, dilihatnya kulit mukanya bercahaya, maka takutlah mereka itu datang hampir kepadanya.
16Maka kemuliaan Tuhan duduklah di atas bukit Torsina ditudungi oleh awan itu enam hari lamanya, maka pada hari yang ketujuh dipanggilnya dari dalam awan itu akan Musa.
17Maka kepada pemandangan segala bani Israel rupa kemuliaan Tuhan di atas kemuncak bukit itu bagaikan api yang menghanguskan.
18Maka Musapun masuklah ke dalam awan itu setelah sudah ia naik ke atas bukit, dan adalah Musa di atas bukit itu empat puluh hari empat puluh malam lamanya.
10Maka serta dilihat orang banyak akan tiang awan itu terdiri pada pintu kemah, maka berbangkitlah orang itu sekalian, lalu sujud masing-masing dalam pintu kemahnya.
30Maka pada malam itu juga bangunlah Firaun serta dengan segala pegawainya dan segala orang Mesir, maka adalah tangis yang ramai dalam negeri Mesir, karena sebuah rumahpun tiada yang tiada orang mati dalamnya.
35Maka apabila dilihat bani Israel akan muka Musa, bahwa bercahayalah kulit mukanya, maka dikenakan Musa tudung itu pada mukanya sampai ia masuk pula hendak berkata-kata dengan Tuhan.
28Maka didatangkan-Nya kegelapan dan diadakan-Nya kelam kabut, sehingga tiada lagi mereka itu membantahi firman-Nya.
24Maka jadi pada waktu jaga pagi-pagi itu juga dipandang Tuhan dari dalam tiang api dan awan itu akan balatentara orang Mesir, dikejutkannyalah balatentara orang Mesir itu,
10Setelah Firaun datang hampir, serta diangkat bani Israel matanya, dilihatnya orang Mesir mengikut dari belakang, maka ketakutanlah mereka itu sangat, lalu berserulah bani Israel kepada Tuhan.
19Maka apabila awan itu tinggal tetap di atas kemah sembahyang beberapa hari lamanya, maka diturutlah bani Israel akan firman Tuhan, tiada mereka itu berangkat.
33Hata, maka berjalanlah mereka itu dari bukit Tuhan suatu perjalanan yang tiga hari jauhnya, dan dalam tiga hari itu tabut perjanjian Tuhan berjalanlah di hadapan mereka itu akan mencahari perhentian baginya.
34Maka awan Tuhan adalah di atas mereka itu pada siang hari, apabila mereka itu berangkat dari pada tempat perhentian.
32Maka bangkitlah orang banyak itu, lalu dikumpulkannyalah burung puyuh sehari itu suntuk dan semalam itu suntuk dan keesokan harinyapun suntuk, maka orang yang sedikit padanya itu telah mengumpulkan sepuluh timbunan yang besar-besar, lalu dihamparkannyalah keliling tempat tentara.
21Arakian, maka orang banyak itupun berdirilah dari jauh, tetapi Musa menghampirilah kegelapan, tempat ada Allah.
39Maka Iapun membentangkan sebuah awan akan menudungi mereka itu dan api akan menerangkan malam.
3Maka sembah Musa dan Harun: Bahwa Allah orang Ibrani telah bertemu dengan patik, maka sebab itu beri apalah patik sekalian pergi barang tiga hari perjalanan jauhnya ke dalam padang Tiah dan mempersembahkan korban di sana kepada Tuhan, Allah patik, supaya jangan Ia datang atas patik dengan bala sampar atau dengan bala pedang.
23Maka apabila Tuhan melalui negeri hendak dipalu-Nya orang Mesir, serta dilihat-Nya darah itu pada ambang di atas dan pada kedua jenang pintu, maka Tuhan akan lalu dari pada pintu itu, tiada diberi-Nya malakulmaut masuk ke dalam rumahmu akan membinasakan.
40Adapun lamanya bani Israel sudah duduk dalam negeri Mesir, ia itu empat ratus tiga puluh tahun.
16Hata, maka sesungguhnya pada hari yang ketiga pagi-pagi jadilah di atas bukit itu beberapa kilat dan petir dan awan yang kabus dan bunyi nafiri amat besar, sehingga gementarlah mereka itu sekalian yang dalam petentaraan itu.
22Maka berjalanlah keduanya, lalu sampai ke gunung, maka tinggallah ia di sana tiga hari lamanya, sampai sudah pulang orang yang disuruh mengusir dia; maka orang suruhan itu telah mencahari akan keduanya itu pada segala jalan, tiada juga didapatinya akan dia.
14Maka pada siang dihantar-Nya mereka itu dengan sebuah awan dan pada malam dengan terang api.
24Maka pada masa itu dipanggil Firaun akan Musa, lalu titahnya: Pergilah kamu, buatlah bakti kepada Tuhan, hanya segala lembu kambingmu biarlah tinggal di sini, tetapi segala anak-anakmu boleh pergi serta dengan kamu.
14Maka mereka itu akan menceriterakan kepada orang isi negeri ini barang yang didengarnya, bahwa Engkau, Tuhan, di antara bangsa ini, dan Engkau, Tuhan, dipandang dengan mata, dan awanmupun terdiri di atasnya dan Tuhan telah berjalan di hadapannya pada siang hari dalam tiang awan dan pada malam dalam tiang api.
3Maka seorangpun jangan naik sertamu dan seorangpun jangan kelihatan di atas segenap bukit itu, dan lagi jangan ada binatang kecil atau lembu mencahari makan pada keliling bukit itu.
6Maka belalang itupun akan memenuhi segala istanamu dan segala rumah pegawaimu dan segala rumah orang Mesir, maka sebagainya belum pernah dilihat oleh segala bapa kamu atau nenek moyang kamu, dari pada zaman mereka itu jadi dalam dunia sampai pada hari ini. Maka Musapun berpalinglah dirinya, lalu undur dari hadapan Firaun.
12Maka Engkau sudah menghantar mereka itu pada siang dengan tiang awan dan pada malam dengan tiang api, hendak menerangi mereka itu pada jalan yang diturutnya.
29Tetapi segala bani Israel itu telah berjalan di atas kekeringan di tengah-tengah laut, maka airnya menjadi bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kanan kirinya.
3Kemudian kata Firaun kelak akan hal bani Israel: Mereka itu sudah sesat jalannya dan padang belantara itu sudah melengkung mereka itu.
38Karena awan Tuhan itu adalah di atas kemah sembahyang pada siang hari, dan api adalah di atasnya pada malam, di hadapan mata segala bani Israel dalam segala perjalanannya.
3Maka berjalanlah mereka itu dari Raamsis pada bulan yang pertama, pada lima belas hari bulan yang pertama itu, yaitu sehari lepas Pasah berjalanlah bani Israel keluar oleh tangan yang mahakuasa di hadapan mata segala orang Mesir
2Bahwa Engkau sudah memperbanyakkan bangsa ini, tetapi tiada Engkau membesarkan kesukaannya; maka pada masa itu mereka itu akan bersuka-sukaan di hadapan hadirat-Mu, seperti kesukaan orang pada musim menuai, seperti orang bersorak-sorak pada masa membahagi-bahagi jarahn.
22Maka masuklah bani Israel ke tengah-tengah laut dengan berjalan di atas kekeringan, dan adalah air itu bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kiri kanannya.
15Karena oleh belalang itu tertudunglah muka segala tanah, sehingga kelam kabutlah negeri, maka segala tumbuh-tumbuhan yang di tanah dan segala buah-buahan pohon kayu, yang tertinggal dari pada hujan rambun, habis-habis dimakan oleh belalang itu, maka sesuatu yang hijaupun tiada tertinggal pada pohon kayu dan pada segala tumbuh-tumbuhan dalam seluruh negeri Mesir.
26Melainkan di benua Gosyen, tempat kedudukan bani Israel itu, tiada hujan rambun.
13Tetapi kata Musa kepada orang banyak itu: Janganlah kamu takut; pertetapkanlah hatimu, maka kamu akan melihat kelak pertolongan besar dari pada Tuhan, yang diadakan-Nya bagimu pada hari ini juga, karena adapun segala orang Mesir, yang kamu lihat pada hari ini, ia itu tiada kelihatan pula kepadamu sampai selama-lamanya.