Keluaran 29:34
Maka jikalau ada sisanya dari pada daging korban tahbis itu atau dari pada roti itu sampai pagi hari, tak akan jangan engkau membakar habis segala sisa itu dengan api: tiada boleh dimakan, karena ia itulah suatu kesucian adanya.
Maka jikalau ada sisanya dari pada daging korban tahbis itu atau dari pada roti itu sampai pagi hari, tak akan jangan engkau membakar habis segala sisa itu dengan api: tiada boleh dimakan, karena ia itulah suatu kesucian adanya.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
31Maka kata Musa kepada Harun dan kepada anak-anaknya: Rebuslah daging ini di hadapan pintu kemah perhimpunan, lalu makanlah dia di sana serta dengan roti yang dalam rantang persembahan lantikan, seperti firman Tuhan yang kepadaku, bunyinya: Bahwa ia itu hendaklah dimakan oleh Harun dan oleh anak-anaknya laki-laki.
32Tetapi barang yang tinggal dari pada daging dan dari pada roti itu hendaklah kaubakar habis dengan api.
10Dan lagi jangan kamu tinggalkan sisanya sampai pagi hari, melainkan sisanya yang tinggal sampai pagi hendaklah kamu bakar habis dengan api.
6Maka pada hari yang kamu mempersembahkan dia dan pada keesokan harinya hendaklah ia itu dimakan, tetapi barang yang tinggal sampai lusanya itu hendaklah dibakar habis dengan api.
7Maka jikalau kiranya lusanya dimakan dari padanya, ia itu suatu perkara yang keji dan tiada diperkenankan.
8Maka barangsiapa yang makan dia, ia itu akan menanggung salahnya, sebab dihinakannya kesucian Tuhan, maka orang itu akan ditumpas kelak dari antara bangsanya.
30Maka pada sehari itu jua hendaklah ia itu dimakan: jangan kamu tinggalkan sisanya sampai pagi hari: Bahwa Akulah Tuhan!
15Maka daging korban syukur puji-pujiannya itu hendaklah dimakan pada hari juga apabila ia itu dipersembahkan bagi korban dan suatupun sisanya jangan tinggal sampai pagi.
16Tetapi jikalau korban persembahannya suatu korban nazar atau suatu korban ikhtiar, maka hendaklah ia itu dimakan pada hari apabila ia itu dipersembahkannya dan sisanyapun boleh dimakan pada keesokan harinya.
17Tetapi jikalau ada barang sisa daging korban itu pada hari yang ketiga, maka tak akan jangan ia itu dibakar habis dengan api.
18Maka jikalau kiranya dimakan dari pada daging korban syukur itu pada hari yang ketiga, maka orang yang telah mempersembahkannya itu tiada diperkenankan dan tiada pula faedahnya baginya, ia itulah barang kejemuan, dan orang yang telah makan dia itu akan menanggung salahnya.
19Dan lagi daging yang telah kena barang suatu yang haram itupun tiada boleh dimakan, melainkan patutlah ia itu dibakar habis dengan api, tetapi adapun daging yang lain itu, barangsiapa yang suci itu boleh makan dia.
33Maka mereka itu akan makan barang yang telah mengadakan gafirat bagi mereka itu, yaitu supaya mereka itu ditahbiskan dan disucikan, tetapi orang keluaran jangan makan dari padanya, karena ia itulah suatu kesucian adanya.
16Maka lebihnya akan dimakan oleh Harun dan oleh anak-anaknya, yaitu dimakan fatir pada tempat yang suci, pada halaman kemah perhimpunan hendaklah mereka itu makan dia.
17Maka ia itu tiada boleh dibakar berkhamir, dan ia itulah bahagian mereka itu, yang telah Kukaruniakan kepadanya dari pada segala persembahan kepada-Ku yang dimakan api; maka ia itulah kesucian segala kesucian, sama seperti korban karena dosa dan korban karena salah itu.
18Maka segala orang laki-laki di antara anak-anak Harun itu boleh makan dia, maka inilah suatu hukum yang kekal bagi kamu turun-temurun; adapun persembahan api ini yang kepada Tuhan; barangsiapa yang menjamah akan dia, patutlah ia suci adanya.
10Maka barang yang tinggal dari pada persembahan makanan itu akan menjadi bahagian Harun dan anak-anaknya, ia itulah kesucian segala kesucian dari pada segala persembahan api bagi Tuhan.
11Janganlah barang suatu persembahan makanan yang kamu persembahkan kepada Tuhan itu diperbuat berkhamir, karena baik khamir baik air madu, janganlah kamu bakar dia akan persembahan api kepada Tuhan.
3Maka barang yang tinggal dari pada persembahan makanan itu menjadi bahagian Harun dan anak-anaknya, ia itulah kesucian segala kesucian dari pada segala persembahan api kepada Tuhan.
29Maka segala orang laki-laki di antara segala imam itu akan makan korban itu; ia itulah kesucian segala kesucian.
30Tetapi adapun segala korban karena dosa, yang darahnya dibawa masuk ke dalam kemah perhimpunan akan mengadakan gafirat itu, ia itu tiada boleh dimakan pada tempat yang suci, melainkan hendaklah ia itu dibakar habis dengan api.
12Maka kata Musa kepada Harun dan kepada Eliazar dan Itamar, anak-anaknya yang lagi tinggal itu: Ambillah olehmu akan persembahan makanan yang tinggal dari pada korban bakaran Tuhan, makanlah dia fatir hampir dengan mezbah, karena ia itulah kesucian segala kesucian adanya.
13Maka hendaklah kamu makan dia dalam tempat yang suci itu, karena ia itulah bahagian yang ditentukan bagimu dan bagi anak-anakmu laki-lakipun dari pada segala korban bakaran Tuhan, karena demikianlah firman-Nya kepadaku.
9Maka dari pada segala persembahan yang dimakan api inilah menjadi bagimu akan kesucian segala kesucian: Segala persembahan mereka itu, yaitu segala persembahannya makanan dan segala korbannya karena dosa dan segala korbannya karena salah, yang patut dipersembahkannya kepada-Ku, ia itu menjadi kesucian segala kesucian bagimu dan bagi anak-anakmupun.
10Hendaklah kamu makan dia bagaikan kesucian segala kesucian; segala orang laki-laki di antara kamu boleh makan dia; hendaklah ia itu suatu kesucian bagi kamu.
22Maka ia itu akan disediakan oleh imam yang disirami dengan minyak di antara anak-anaknya laki-laki, yang menggantikan dia kemudian dari padanya, maka inilah suatu hukum yang kekal selama-lamanya, bahwa ia itu dibakar sama sekali bagi Tuhan.
23Demikianlah segala persembahan makanan imam itu akan dibakar habis sama sekali; janganlah ia itu dimakan.
7Setelah sudah masuk matahari baharu sucilah ia, kemudian bolehlah ia makan dari pada barang yang suci itu, karena ia itulah makanannya.
31Dan lagi hendaklah engkau mengambil akan domba jantan tahbis itu, rebuslah dagingnya dalam tempat yang suci.
9Maka inilah menjadi bahagian Harun dan anak-anaknya, yang patut makan dia dalam tempat yang suci itu, karena inilah kesucian segala kesucian baginya dari pada segala persembahan bakaran yang kepada Tuhan; suatu hukum yang kekal selama-lamanya.
6Segala orang laki-laki di antara segala imam boleh makan dia, maka pada tempat yang suci hendaklah ia itu dimakan, bahwa inilah kesucian segala kesucian adanya.
4Maka jangan kelihatan padamu barang khamir di dalam segala perhinggaan negerimu tujuh hari lamanya; maka dari pada daging binatang, yang kamu sembelihkan waktu petang pada hari yang pertama itu, satupun jangan bermalam sampai pagi hari.
18Jangan kamu mempersembahkan darah korban-Ku dengan barang yang bekhamir, dan lemak korban-Ku pada hari raya jangan bermalam sampai pagi hari.
22Maka santapan Allahnya, baik yang kesucian segala kesucian baik yang kesucian adanya, itu boleh dimakannya;
26Maka imam yang mempersembahkan korban karena dosa itu akan makan dia, maka korban itu akan dimakan pada tempat yang suci pada halaman kemah perhimpunan.
27Barangsiapa yang menjamah dagingnya itu hendaklah suci adanya dan barangsiapa yang tepercik dengan darahnya, pakaian yang tepercik itu hendaklah dibasuh pada tempat yang suci.
8Maka hendaklah kamu membilangkan dia suci, sebab dipersembahkannya santapan Allahmu; maka sucilah Aku, Tuhan, yang menyucikan kamu.
11Maka sekalian itu hendaklah dibakar oleh imam di atas mezbah akan makanan korban api bagi Tuhan.
25Maka janganlah kamu mempersembahkan barang suatu yang khamir serta dengan korban-Ku sembelihan, dan lagi korban sembelihan pada hari raya Pasah jangan bermalam sampai pagi.
35Maka hendaklah kauperbuat akan Harun dan akan anak-anaknya laki-laki seperti firman-Ku kepadamu: tujuh hari lamanya hendaklah engkau mentahbiskan mereka itu.
29Maka hendaklah kausucikan sekalian itu, supaya menjadi kesucian segala kesucian, barangsiapa yang menjamah akan dia, ia itu akan suci adanya.
37Tujuh hari lamanya hendaklah engkau mengadakan gafirat bagi mezbah itu dan menyucikan dia, kemudian mezbah itu menjadi kesucian segala kesucian, barangsiapa yang menjamah mezbah itu akan suci adanya.
23Maka kata Musa kepada mereka itu: Inilah dia yang telah difirmankan Tuhan: Esok harilah perhentian, yaitu sabat yang suci bagi Tuhan, sebab itu gorenglah sekarang barang yang hendak kamu goreng dan rebuslah barang yang hendak kamu rebus, maka yang lebih itu taruhlah akan dirimu dan simpanlah dia sampai esok pagi.
6Maka hendaklah mereka itu menjadi suci bagi Allahnya, dan jangan mereka itu menghinakan nama Allahnya, karena mereka itu mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan, yaitu santapan Allahnya; maka sebab itu hendaklah mereka itu suci adanya.
14Maka jikalau seorang telah makan dari pada barang yang suci itu sebab sesat, maka hendaklah dipertambahkannya dengan seperlima banyaknya dan dikembalikannya barang yang suci itu kepada imam demikianlah.
15Maka demikian tiada mereka itu akan menghinakan barang yang suci, yang dipersembahkan oleh bani Israel kepada Tuhan akan persembahan tatangan;
16dan tiada ditanggungkan mereka itu kesalahan dosa atas dirinya sebab dimakannya barang yang suci itu: Bahwa Akulah Tuhan, yang menyucikan mereka itu.
32Maka tiada kamu menanggung dosa, jikalau yang terutama dari padanya kamu bawa akan persembahan tatangan; maka jangan kamu mengejikan perkara-perkara suci bani Israel, asal jangan kamupun mati dibunuh.
7Maka di atas dua-dua timbunan itu hendaklah kaububuh kemenyan yang suci akan bahagian persembahan roti itu, ia itu suatu persembahan bakaran bagi Tuhan.