Yehezkiel 15:3
Bolehkah diambil dari pada kayunya akan memperbuat sesuatu perkakas dari padanya? Bolehkah diambil barang pasak dari padanya akan menggantungkan padanya barang sesuatu serba?
Bolehkah diambil dari pada kayunya akan memperbuat sesuatu perkakas dari padanya? Bolehkah diambil barang pasak dari padanya akan menggantungkan padanya barang sesuatu serba?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
1Arakian, maka datanglah firman Tuhan kepadaku, bunyinya:
2Hai anak Adam! apakah lebihnya kayu pokok anggur itu dari pada segala kayu yang lain? atau cabang pokok anggur di antara segala kayu di hutan?
4Bahwasanya kepada api juga diserahkannya akan dimakan habis, kedua ujungnya sudah habis dimakan api dan tengahnya sudah hangus, bolehkah lagi ia itu berguna kepada barang sesuatu pekerjaan?
5Bahwasanya pada masa itu lagi betul, barang sesuatu perkakaspun tiada boleh diperbuat dari padanya, istimewa pula sekarang sudah dimakan api dan sudah hanguslah ia, bagaimana boleh diperbuat suatu perkakas dari padanya?
6Maka sebab itu firman Tuhan Hua: Seperti kayu pokok anggur di antara segala pohon kayu di hutan yang Kuserahkan kepada api akan dimakan habis, demikianpun Kuserahkan segala orang isi Yeruzalem,
15Adakah kapak bermegah-megah kepada orang yang menetak dengan dia? adakah gergaji membesarkan dirinya kepada orang yang menarik dia? seolah-olah tongkat menggerakkan orang yang mengangkat dia, seolah-olah tongkat yang diangkat bukan lagi kayu adanya!
3Karena syariat segala bangsa itu sia-sialah adanya, karena kayu juga adanya barang yang telah ditetak di dalam hutan, suatu perbuatan tukang yang telah diperbuat dengan lengan tersingsing.
4Dihiasinya dengan emas dan perak, diteguhkannya dengan paku dan pukul besi, supaya jangan ia itu tergoncang.
14Maka ditebangnya akan dirinya sebatang pohon araz, atau diambilnya akan pohon saru atau pohon jati, atau dipilihnya di antara segala pohon kayu di hutan akan yang keras kayunya, atau ditanamnya pohon nagr sebatang, maka hujanpun menumbuhkan dia.
15Tiap-tiap kayu ini bagi manusia akan dibakar; dari padanya diambilnya akan berdiang dirinya padanya, lagi dinyalakannya dan dibakarnya roti padanya, tambahan pula diperbuatkannya suatu berhala dari padanya, lalu ia menyembah kepadanya; diperbuatkannya suatu patung dari padanya lalu iapun sujud kepadanya.
8Maka ia itulah dia, yang sudah ditanam dalam tanah yang baik pada tempat yang banyak airnya, di tempat yang ia dapat berpucuk-pucuk dan berbuah-buah banyak dan boleh menjadi suatu pokok anggur yang amat permai.
9Katakanlah olehmu: Demikianlah firman Tuhan Hua: Bolehkah ia selamat? bukankah dicabutkannya akarnya dan dikeratnya segala buahnya, sehingga keringlah segala daunnya dan layulah segala pucuknya, bahkan, supaya keringlah ia sama sekali? dan lagi tiada tangan yang kuat atau bangsa yang berkuasa akan datang membantu dia, akan memeliharakan dia dari pada dicabut akarnya.
15Ya Allah serwa sekalian alam! baliklah kiranya! Tiliklah dari dalam sorga, lihatlah dan peliharakanlah pokok anggur ini lagi.
11Tetapi sahut pokok ara kepadanya: Masakan aku meninggalkan kemanisanku dan segala buahku yang baik, serta pergi melayang-layang di atas segala pohon?
12Lalu kata segala pohon itu kepada pokok anggur: Marilah engkau, jadilah raja kami.
13Tetapi sahut pokok anggur kepadanya: Masakan aku meninggalkan air anggurku yang manis, yang menyukakan Allah dan manusia, serta pergi melayang-layang di atas segala pohon?
5Aku inilah Pokok Anggur yang benar, dan kamulah carang-carangnya. Siapa yang tetap di dalam Aku, dan Aku pun di dalam dia, ialah berbuah lebat; karena kalau tiada beserta dengan Aku, suatu pun tiada dapat kamu perbuat.
6Jikalau barang seorang tiada tetap di dalam Aku, terbuanglah ia ke luar sama seperti carang itu, serta menjadi kering; kemudian ia itu dikumpulkan orang, dibuangkannya ke dalam api, lalu hangus.
4Pucuk yang kepala sekali digentasnya, lalu dibawanya akan dia kepada suatu negeri perniagaan, ditaruhnya akan dia di dalam suatu negeri orang saudagar-saudagar.
5Dan diambilnya dari pada biji-bijian tanah itu, ditanamnya dalam bendang yang ditentukannya tempatnya pada tanah yang banyak airnya.
6Maka tumbuhlah ia itu lalu menjadi pokok anggur yang merambat dengan suburnya, tetapi rendah juga pokoknya dengan segala cabangnya cenderung kepadanya dan akarnyapun di bawahnya. Demikian jadilah ia itu suatu pokok anggur yang bercabang-cabang dan berpucuk-pucuk.
5Karena dahulu dari pada pupul besar, apabila sudah luruh bunganya dan buah anggur terang terus sengajakan masak, pada masa itu dikeratnya segala ranting-ranting dengan pisau perancung dan dipotongnya dan dibuangnya segala cabang.
19Bahwa oleh tukang dituang sebuah patung yang disalutkan oleh orang pandai dengan emas, lagi diperbuatnya akan dia rantai-rantai perak.
20Oleh orang yang kurang persembahannya itu dipilih sebatang kayu yang tiada rapuh, dicarinya seorang tukang yang pandai akan memperbuat akan dia sebuah patung yang tiada tergoncang.
22Demikianlah firman Tuhan Hua: Pada sekali Aku akan mengambil suatu cabang kepala dari pada pohon araz yang tinggi dan Kutetapkan dia; dari pada pucuk-pucuknya yang kepala itu Kugentas sepucuk yang lembut, lalu Kutanam dia di atas kemuncak sebuah gunung yang tinggi lagi dengan besarnya.
23Di atas pegunungan Israel yang tinggi itu akan Kutanam ia, maka iapun akan bercabang-cabang dan berbuah dan menjadi sebatang pohon araz yang permai, dan di bawahnya akan bersarang burung dengan pelbagai warna sayapnya, di bawah naung cabang-cabangnya iapun akan bersarang.
7Bahwa bagi pohon yang sudah ditebang adalah lagi harap ia boleh bertumbuh pula dan tiada ia berhenti dari pada bertunas.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
19Maka dari pada mereka itu seorangpun tiada yang menaruh hatinya akan dia atau yang berpengetahuan atau berakal, sehingga katanya: Separuhnya sudah kubakar habis dengan api, dan pada baranya sudah kubakar roti dan kupanggang daging, lalu kumakan; masakan dari pada lebihnya kuperbuat barang yang kebencian serta aku menyembah sujud kepada sepuntung kayu!
11Apabila cabang-cabangnya sudah menjadi kering, lalu ia itu dipatahkan dan orang perempuanpun akan datang menyalakan dia; karena bangsa itu sekali-kali tiada berbudi, sebab itu tiada disayangi akan dia oleh Yang telah menjadikan dia, dan tiada dikasihani akan dia oleh Yang telah merupakan dia.
9Sekarangpun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuah yang baik, ia itu akan ditebang dan dibuang ke dalam api."
14Maka ia itu supaya jangan lagi pohon kayu yang berkelimpahan air itu membesarkan dirinya sebab lembaganya dan tiada lagi dinaikannya mercunya sampai di awan-awan, dan jangan segala pohon yang kekurangan air itu berkerumun kepadanya sebab besarnya; karena semuanya itu sudah ditentukan kepada mati, kepada alam barzakh, sama seperti manusia yang terhina sekalipun, dengan segala yang turun ke dalam kubur.
32Harinya belum genap, maka ajalnya sudah sampai; cabangnyapun tiada berdaun hijau lagi.
33Adalah ia bagaikan pokok anggur yang gugur buahnya dahulu dari pada masak; dan seperti pokok zait yang luruh segala bunganya!
19Tiap-tiap pohon kayu yang tiada memberi buah yang baik, akan ditebang dan dibuangkan ke dalam api.
12Adakah besi yang dapat memecahkan besi dari utara, yaitu besi kersani?
2Tiap-tiap carang di dalam Aku yang tiada berbuah dikerat-Nya; dan tiap-tiap carang yang berbuah dibersihkan-Nya, supaya makin lebat lagi ia berbuah.
14Maka keluarlah api dari pada cabangnya sebatang, yang makan habis akan segala buahnya, maka padanya tiada lagi cabang yang mulia, yang terpakai kepada tongkat kerajaan.
25Maka pada hari itu juga, demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, akan dilalukan paku yang terlantak pada tempat yang tetap itu, ia itu akan tercabut yang jatuh dan barang yang tergantung padanya itu akan hancur; demikianlah firman Tuhan.
16Dari bawah menjadi kering segala akarnya dan dari atas dikerat segala cabangnya.
11Karena batu dari pada tembok juga berseru dan kasau dari pada atap rumahpun menyahut!
4Kebun anggur-Ku itu dipengapakan lagi, yang belum Kuperbuat akan dia? Mengapa sementara Aku bernanti-nanti akan buah anggur, maka dikeluarkannya buah yang busuk?
10Sekarang pun sudah sedia kapak di akar pohon kayu; maka tiap-tiap pohon kayu yang tiada berbuahkan buah yang baik, akan ditebang dan dibuang ke dalam api.
2Maka telah dipagarinya akan dia dan disucikannya tanahnya dari pada segala batu, lalu ditanaminya dengan beberapa pokok anggur yang indah-indah dan dibangunkannya sebuah rumah peranginan di tengah-tengahnya dan dibuatnya pula apitan anggur yang terpahat di dalamnya, maka bernanti-nantilah ia kalau hasilnya buah-buah anggur yang baik, tetapi hasilnya buah busuk belaka.
19Wai bagi orang yang berkata kepada kayu: Jagalah engkau! Dan kepada batu yang diam itu: Bangunlah engkau! Bolehkah ia itu mengajar dia? Bahwasanya jikalau ia itu disalut dengan perak atau dengan emas sekalipun, maka tiada juga nyawa atau nafas di dalamnya.
9Tetapi sahut pokok zait kepada mereka itu: Masakan aku meninggalkan lemakku yang dipuji oleh Allah dan oleh segala manusia akan daku, lalu pergi melayang-layang di atas segala pohon?
31Karena jikalau demikian perbuatannya pada kayu yang hidup, apatah lagi pada yang kering?"
9jikalau ia berbuah lagi kemudian hari, baiklah; jikalau tiada, bolehlah Tuan menebang dia."
6demikianpun dihancurluluhkannya segala perhiasan kaabah dengan pemukul dan alabangka.
10Ia itu sudah diasah hendak diadakan suatu bantaian besar; ia itu sudah dikilir supaya berkilat-kilat adanya! Hai tongkat tentara! hai tongkat kerajaan anakku! dicelakannya segala yang kayu adanya.