Galatia 4:24
Segala perkara itu menjadi suatu ibarat, karena dua perempuan ini menjadi dua perjanjian, satu dari gunung Torsina yang memperanakkan anak-anak bagi perhambaan, yaitu Hagar.
Segala perkara itu menjadi suatu ibarat, karena dua perempuan ini menjadi dua perjanjian, satu dari gunung Torsina yang memperanakkan anak-anak bagi perhambaan, yaitu Hagar.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
25Adapun Hagar ini gunung Torsina di tanah Arab sama seperti Yeruzalem yang ada sekarang ini, karena ialah menjadi hamba beserta dengan anak-anaknya.
26Akan tetapi Yeruzalem yang di atas itulah merdeka, yaitu ibu kita.
27Karena ada tersurat: Bersukacitalah, hai engkau yang mandul dan yang tiada beranak, hendaklah bertempik sorak hai engkau yang tiada menanggung sakit bersalin. Karena perempuan yang ditinggalkan itu lebih banyak anaknya daripada perempuan yang bersuami.
28Adapun kamu ini, hai saudara-saudaraku, anak-anak perjanjian seperti Ishak.
29Tetapi sama seperti pada masa itu orang yang diperanakkan atas perihal manusia yang memang itu sudah menganiayakan dia yang diperanakkan atas peri rohani, demikianlah juga sekarang ini.
30Akan tetapi bagaimanakah bunyi Alkitab itu? Buangkanlah hamba yang perempuan itu dengan anaknya, karena anak hamba yang perempuan itu tiada akan mewarisi beserta dengan anak daripada perempuan yang merdeka itu.
31Sebab itu, hai saudara-saudaraku, kita ini bukannya anak-anak hamba yang perempuan, melainkan anak-anak perempuan yang merdeka.
21Katakanlah kepadaku, hai kamu yang suka takluk di bawah syariat Taurat, tiadakah kamu mendengar bunyi Taurat itu?
22Karena ada tersurat bahwa Ibrahim itu beranak dua orang, yang seorang anak dengan hamba yang perempuan, dan yang seorang dengan perempuan merdeka.
23Adapun anak yang dengan hamba yang perempuan itu diperanakkan atas perihal manusia yang memang; tetapi anak yang dengan perempuan merdeka itu telah jadi oleh sebab perjanjian.
1Maka inilah aku mengatakan: Selama waris itu lagi kanak-kanak, suatu pun tiada ia berbeda dengan hamba, walaupun ia menjadi tuan atas sekaliannya.
2Tetapi ia di bawah perintah wakil dan pemelihara, sehingga sampai kepada masa yang ditetapkan dahulu oleh bapanya.
3Demikianlah juga kita ini, tatkala lagi kanak-kanak, maka kita takluk di bawah alif-ba-ta dunia.
9Maka terlihatlah Sarah akan anak Hagar, perempuan Mesir, yang telah diperanakkannya bagi Ibrahim itu, tengah mengolok-olok.
10Sebab itu kata Sarah kepada Ibrahim: Nyahkanlah sahaya perempuan ini serta dengan anaknya, karena anak sahaya perempuan ini tiada boleh menjadi waris serta dengan anakku Ishak itu.
11Maka kepada pemandangan Ibrahim kata ini amat jahat adanya, oleh sebab anaknya itu.
12Tetapi firman Allah kepada Ibrahim: janganlah jahat kepada pemandanganmu barang yang telah dikatakan Sarah akan hal budak itu dan akan hal sahayamu; dengarlah olehmu akan katanya, karena dalam Ishaklah benihmu akan disebut.
13Maka anak sahayamu itupun akan kujadikan suatu bangsa,karena iapun dari pada benihmu.
14Maka bangunlah Ibrahim pada pagi-pagi hari, lalu diambilnya roti dan sebuah kirbat yang berisi air, diberikannya kepada Hagar, ditanggungkannya pada bahunya, dan budak itupun, lalu disuruhnya pergi. Maka berjalanlah ia, lalu sesatlah ia dalam padang Birsyeba.
12Maka inilah anak buah Ismail, anak Ibrahim dengan Hagar, perempuan Mesir, sahaya Sarah itu, yang telah memperanakkan dia bagi Ibrahim.
1Hata, maka Sarai, isteri Abram itu, tiada beranak; maka adalah padanya seorang sahaya perempuam Mesir, yang bernama Hagar.
2Maka kata Sarai kepada Abram: sesungguhnya Tuhan telah menahani adinda dari pada beranak; sebab itu hendaklah kiranya kakanda bersetubuh dengan sahaya adinda, kalau-kalau adinda beroleh anak dari padanya. Maka diluluskan Abram permintaan Sarai itu.
3Maka setelah sepuluh tahun lamanya Abram telah mendiami negeri Kanaan itu, diambil oleh Sarai isteri Abram, akan Hagar, sahaya Mesir itu, diberikannya kepada Abram, suaminya, akan gundiknya.
4Maka bersetubuhlah Abram dengan Hagar, lalu mengandunglah ia; demi diketahuinya akan dirinya telah mengandung, maka dicelakannya enciknya.
8Maka katanya: Hai Hagar, sahaya Sarai! engkau dari mana dan hendak ke mana? Maka sahutnya: Aku telah lari dari pada Sarai encikku.
15Hai saudara-saudaraku, aku berkata cara manusia: Bahwa jikalau kiranya perjanjian manusia sekalipun sudah disahkan, maka tiadalah seorang pun membatalkan atau menambah.
8Artinya: Bukannya anak-anak daging darah itu anak-anak Allah, melainkan anak-anak perjanjian itulah dihisabkan benihnya.
9Karena demikianlah bunyi firman perjanjian itu: Pada masa sebegini Aku akan datang, dan Sarah akan beroleh seorang anak laki-laki.
9Tetapi sekarang sedang kamu sudah mengenal Allah, istimewa pula dikenal oleh Allah, bagaimanakah kamu berpaling balik pula kepada alif-ba-ta dunia itu, yaitu yang lemah dan papa, sehingga kamu mau memperhambakan dirimu kepadanya lagi sekali?
24Hata, setelah genaplah harinya akan bersalin itu, sesungguhnya adalah anak kembar dalam rahimnya.
1Maka dengan kemerdekaan, Kristus telah memerdekakan kita; sebab itu hendaklah kamu berdiri tetap, dan jangan kamu dikenakan kuk perhambaan itu sekali lagi.
6Maka firman Allah demikian: Bahwa benihnya akan menumpang di dalam negeri asing, lalu diperhambakan dan dianiayakan empat ratus tahun lamanya.
36Maka Sarah, isteri tuan hamba, telah beranak laki-laki seorang dengan tuan hamba pada hari tuanya, dan diberinyalah akan anaknya itu segala sesuatu yang ada padanya.
6Lalu ujar Abram kepada Sarai: Sesungguhnya sahayamu itu adalah dalam tanganmu; buatlah olehmu akan dia barang kehendakmu. Maka direndahkanlah oleh Sarai akan dia, lalu perempuan itupun larilah dari padanya.
15Maka Hagarpun beranaklah laki-laki seorang bagi Abram, lalu dinamai oleh Abram akan anaknya yang telah diperanakkan oleh Hagar itu, Ismail.
16Maka pada masa Hagar memperanakkan Ismail bagi Abram itu, adalah umur Abram delapan puluh enam tahun.
28Maka bani Ibrahim itulah Ishak dan Ismail.
21Akan tetapi perjanjian-Ku akan Kutetapkan dengan Ishak, yang akan diperanakkan oleh Sarah bagimu pada masa yang tertentu, tahun yang datang ini.
17Maka inilah kukatakan: Bahwa perjanjian, yang dahulu disahkan oleh Allah itu, tiada dapat dibatalkan oleh syariat Taurat, yang sudah terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga perjanjian itu ditiadakan.
7Sebab itu hendaklah kamu mengetahui, bahwa segala orang yang beriman itulah anak-anak Ibrahim.
5supaya Ia boleh menebus segala orang yang takluk di bawah syariat Taurat itu, dan supaya kita beroleh hak anak angkat.