Kejadian 3:9
Maka Tuhan Allah berseru akan Adam, kata-Nya: Di manakah engkau?
Maka Tuhan Allah berseru akan Adam, kata-Nya: Di manakah engkau?
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5melainkan telah diketahui Allah akan hal, jika engkau makan buah itu, tak dapat tiada pada ketika itu juga celiklah matamu dan engkau jadi seperti Allah, sebab mengetahui baik dan jahat.
6Maka dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik akan dimakan dan sedap kepada pemandangan mata, yaitu sebatang pohon asyik akan mendatangkan budi, maka diambilnya dari pada buahnya, lalu dimakannya, serta diberikannya pula kepada lakinya, maka iapun makanlah.
7Lalu keduanyapun celiklah matanya, diketahuinyalah akan hal ia bertelanjang, lalu disematnya daun pokok ara, diperbuatnya cawat.
8Maka kedengaranlah kepada mereka itu suara Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman pada masa angin silir, maka Adam dan Hawapun menyembunyikan dirinya dari hadirat Tuhan Allah dalam belukar taman itu.
10Maka sahut Adam: Bahwa kudengar suara-Mu dalam taman, maka takutlah aku, karena aku telanjang, sebab itu aku bersembunyi.
11Maka firman Allah: Siapa gerangan memberitahu engkau, bahwa engkau telanjang? Sudahkah engkau makan dari pohon, yang telah Kupesan jangan engkau makan buahnya?
12Maka sahut Adam: Adapun perempuan yang telah Tuhan karuniakan kepadaku itu, ia itu memberikan daku buah pohon itu, lalu kumakan.
13Maka firman Tuhan Allah kepada perempuan itu: Apakah ini yang telah kauperbuat? Maka sahut perempuan itu: Si ular itu menipukan daku, lalu aku makan.
17Lalu firman Allah kepada Adam: Bahwa sebab telah engkau mendengar akan kata binimu serta sudah makan buah pohon, yang telah Kupesan kepadamu jangan engkau makan dia, maka terkutuklah bumi itu karena sebab engkau, maka dengan kesusahan engkau akan makan hasilnya seumur hidupmu.
18Maka bumi itu akan menumbuhkan bagimu duri dan onak, dan sayur-sayuran di ladang akan menjadi makananmu.
19Maka dengan berpeluh mukamu engkau akan makan rezekimu sehingga engkau kembali pula kepada tanah, karena dari padanya engkau telah diambil; bahwa abulah adamu, maka kepada abupun engkau akan kembali juga.
20Hata, maka dipanggil Adam akan bininya itu Hawa, sebab ialah ibu segala orang yang hidup.
21Maka diperbuat Tuhan Allah akan Adam dan Hawa itu sarung dari pada kulit, lalu dikenakan-Nya pada mereka itu.
22Maka firman Tuhan Allah: Bahwasanya manusia ini telah menjadi bagaikan seorang Kita, sebab diketahuinya akan baik dan jahat; maka sekarangpun jangan ia mengedangkan tangannya lalu mengambil lagi buah pohon alhayat itu dan makan dia dan ia hidup selama-lamanya.
23Maka sebab itu disuruh Tuhan Allah akan dia keluar dari dalam taman Eden, supaya diusahakannya tanah yang telah ia dijadikan dari padanya.
24Lalu dihalaukan-Nya manusia itu ke luar dan ditaruh-Nya beberapa kerubiun arah ke sebelah timur taman Eden itu serta dengan sebilah mata pedang yang bernyala-nyala dan yang dilayamkan akan menunggui jalan kepada pohon alhayat itu adanya.
15Maka diambil oleh Tuhan Allah akan manusia, ditaruh-Nya dalam taman Eden itu, supaya diusahakannya dan dipeliharakannya akan dia.
16Maka berfirmanlah Tuhan Allah kepada manusia, kata-Nya: Adapun buah-buah segala pohon yang dalam taman ini boleh engkau makan sesukamu,
8Maka diperbuat Tuhan Allah pula suatu taman dalam Eden, di sebelah timur, maka di sanalah ditaruh-Nya akan manusia, yang telah dirupakan-Nya itu.
9Maka di sana ditumbuhkan Tuhan Allah dari pada tanah berbagai-bagai pohon yang permai kepada pemandangan mata dan baik akan dimakan, dan lagi adalah pohon alhayat di tengah-tengah taman itu dan pohon pengetahuan akan hal baik dan jahatpun.
1Sebermula, maka ular itu terlebih cerdik dari pada segala binatang di atas bumi yang telah dijadikan Tuhan Allah. Maka kata ular kepada perempuan itu: Barangkali firman Allah begini: Jangan kamu makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini?
2Maka sahut perempuan itu kepada ular: Boleh kami makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini,
3akan tetapi akan buah pohon yang di tengah taman itu adalah firman Allah: Jangan engkau makan atau jamah akan dia, supaya jangan engkau mati.
9Maka firman Tuhan kepada Kain: Di mana Habel, adikmu itu? Maka sahutnya: Tiada aku tahu. Akukah penunggu adikku?
10Maka firman Tuhan: Apa yang telah kaubuat? Bahwa suara darah adikmu itu berseru kepada-Ku dari bumi.
4Demi dilihat Tuhan ia datang hendak melihat, maka berserulah Allah akan dia dari tengah-tengah belukar duri itu, firman-Nya: Hai Musa, Musa! Maka sembahnya: Sahaya, Tuhan!
7Maka firman Tuhan kepada syaitan itu: Engkau dari mana? Maka sahut syaitan kepada Tuhan, sembahnya: Dari pada berjalan keliling dan beridar-idar di atas bumi.
25Hata, maka keduanyapun bertelanjang tubuhnya, baik Adam baik Hawa, maka tiada malu ia.
19Karena setelah dijadikan Tuhan Allah akan segala binatang yang di atas bumi dan segala unggas yang di udara dari pada tanah, maka didatangkannya sekaliannya itu kepada Adam, hendak melihat bagaimana dinamai Adam akan dia, maka sebagaimana dinamai Adam akan segala nyawa yang hidup itu, begitu juga akan jadi namanya.
16Maka dipanggil Eli akan Semuel, katanya: Hai anakku, Semuel! Maka sahutnya: Sahaya!
14Bahwa sesungguhnya sekarang Engkau menghalaukan daku dari pada tanah ini, maka aku terlindung dari pada hadirat-Mu dan aku akan mengembara dan sesat di atas bumi, maka akan jadi kelak, bahwa barangsiapa yang bertemu dengan aku, niscaya dibunuhnya akan daku.
2Maka firman Tuhan kepada syaitan itu: Dari mana engkau? Maka sahut syaitan kepada Tuhan, sembahnya: Dari pada jalan keliling dan beridar-idar di atas bumi.
17Lalu firman Tuhan: Bolehkah Aku menyembunyikan dari pada Ibrahim perkara yang hendak Kuperbuat itu?
15Maka adalah seorang anu bertemu dengan dia, karena sesungguhnya sesatlah Yusuf di padang itu, lalu bertanyalah orang itu akan dia, katanya: Apakah engkau cahari?
6Maka firman Tuhan kepada Kain: Mengapa engkau marah dan mukamu tunduk?
11Tetapi datanglah seru Malaekat Tuhan kepadanya dari langit mengatakan: Hai Ibrahim! Ibrahim! Maka sahutnya: Sahaya Tuhan!
33jikalau kiranya sudah kutudungi salahku selaku Adam, dan kusembunyikan dosaku di dalam hatiku;
21Maka didatangkan Tuhan Allah atas Adam itu tidur yang lelap, lalu tertidurlah ia. Maka diambil Allah sebilah tulang rusuknya, lalu ditutupkan-Nya pula tempat itu dengan daging.
1Bahwa inilah surat anak cucu Adam. Maka pada hari dijadikan Allah akan manusia, dijadikannya atas teladan Allah.
4maka dipanggil Tuhan akan Semuel, lalu katanya: Bahwa sahaya ada di sini.
23Maka kata Adam: Bahwa sekarang tulang ini dari pada tulangku dan daging ini dari pada dagingku; maka ia akan dinamai perempuan, sebab ia telah dikeluarkan dari dalam orang laki-laki adanya.
16Maka undurlah Kain dari pada hadirat Tuhan, lalu diamlah dia di tanah Nod, di sebelah timur Eden.
8Maka kembali dipanggil Tuhan akan Semuel pada ketiga kalinya, lalu bangunlah ia pergi mendapatkan Eli sambil katanya: Bahwa sahaya ada di sini; maka tuan sudah memanggil sahaya. Pada ketika itu baharulah nyata kepada Eli, bahwa Tuhan juga yang sudah memanggil orang muda itu.
2Bahwa kata orang bebal dalam hatinya: Tiadalah Allah! Begitu rusak mereka itu, begitu busuk perbuatannya. Seorangpun tiada yang berbuat baik.
10Maka datanglah Tuhan berdiri di sana serta memanggil dia seperti dahulu: Hai Semuel, Semuel! Maka sahut Semuel: Berfirmanlah juga, ya Tuhan! karena hamba-Mu ini ada mendengar.