Kejadian 2:25
Hata, maka keduanyapun bertelanjang tubuhnya, baik Adam baik Hawa, maka tiada malu ia.
Hata, maka keduanyapun bertelanjang tubuhnya, baik Adam baik Hawa, maka tiada malu ia.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
21Maka didatangkan Tuhan Allah atas Adam itu tidur yang lelap, lalu tertidurlah ia. Maka diambil Allah sebilah tulang rusuknya, lalu ditutupkan-Nya pula tempat itu dengan daging.
22Maka dari pada tulang yang telah dikeluarkan-Nya dari dalam Adam itu diperbuat Tuhan seorang perempuan, lalu dibawa-Nya akan dia kepada Adam.
23Maka kata Adam: Bahwa sekarang tulang ini dari pada tulangku dan daging ini dari pada dagingku; maka ia akan dinamai perempuan, sebab ia telah dikeluarkan dari dalam orang laki-laki adanya.
24Maka sebab itulah tak dapat tiada orang akan meninggalkan ibu bapanya dan berdamping pada isterinya, maka keduanya itu menjadi sedaging jua adanya.
6Maka dilihat oleh perempuan itu bahwa buah pohon itu baik akan dimakan dan sedap kepada pemandangan mata, yaitu sebatang pohon asyik akan mendatangkan budi, maka diambilnya dari pada buahnya, lalu dimakannya, serta diberikannya pula kepada lakinya, maka iapun makanlah.
7Lalu keduanyapun celiklah matanya, diketahuinyalah akan hal ia bertelanjang, lalu disematnya daun pokok ara, diperbuatnya cawat.
8Maka kedengaranlah kepada mereka itu suara Tuhan Allah, yang berjalan-jalan dalam taman pada masa angin silir, maka Adam dan Hawapun menyembunyikan dirinya dari hadirat Tuhan Allah dalam belukar taman itu.
9Maka Tuhan Allah berseru akan Adam, kata-Nya: Di manakah engkau?
10Maka sahut Adam: Bahwa kudengar suara-Mu dalam taman, maka takutlah aku, karena aku telanjang, sebab itu aku bersembunyi.
11Maka firman Allah: Siapa gerangan memberitahu engkau, bahwa engkau telanjang? Sudahkah engkau makan dari pohon, yang telah Kupesan jangan engkau makan buahnya?
12Maka sahut Adam: Adapun perempuan yang telah Tuhan karuniakan kepadaku itu, ia itu memberikan daku buah pohon itu, lalu kumakan.
4Maka jawab Yesus, kata-Nya, "Tiadakah kamu membaca, bahwa Ia yang menjadikan manusia pada mulanya menjadikan laki-laki dan perempuan,
5lalu berfirman: Karena sebab itu hendaklah orang meninggalkan ibu bapanya, dan berdamping dengan bininya; lalu keduanya itu menjadi sedarah-daging?
6Sehingga mereka itu bukannya lagi dua orang, melainkan sedarah-daging adanya. Sebab itu, yang telah dijodohkan oleh Allah, janganlah diceraikan oleh manusia."
31Itulah sebabnya seorang meninggalkan ibu bapanya serta berdamping dengan isterinya, dan keduanya itu akan menjadi sedaging adanya.
32Rahasia ini besar, tetapi aku kiaskan di sini kepada Kristus dan sidang jemaat itu.
20Hata, maka dipanggil Adam akan bininya itu Hawa, sebab ialah ibu segala orang yang hidup.
21Maka diperbuat Tuhan Allah akan Adam dan Hawa itu sarung dari pada kulit, lalu dikenakan-Nya pada mereka itu.
22Maka firman Tuhan Allah: Bahwasanya manusia ini telah menjadi bagaikan seorang Kita, sebab diketahuinya akan baik dan jahat; maka sekarangpun jangan ia mengedangkan tangannya lalu mengambil lagi buah pohon alhayat itu dan makan dia dan ia hidup selama-lamanya.
6Akan tetapi daripada awal kejadian alam, Allah menjadikan mereka itu laki-laki dan perempuan.
7Karena sebab itu hendaklah orang meninggalkan bapanya dan ibunya, dan berdamping dengan bininya,
8lalu keduanya itu menjadi sedarah-daging, sehingga mereka itu bukannya lagi dua orang, melainkan sedaging juga adanya.
9Sebab itu, barang yang telah dijodohkan oleh Allah, janganlah diceraikan oleh manusia."
21Maka diminum oleh Nuh air anggur itu, lalu iapun mabuklah, maka berbaringlah ia dengan telanjang di tengah-tengah kemahnya.
22Maka terlihatlah Ham, bapa Kanaan itu, akan ketelanjangan bapanya, lalu pergilah ia memberitahu kepada kedua saudaranya, yang di luar.
23Maka oleh Sem dan Yafet diambil akan sehelai kain, disangkutkannya pada bahunya, lalu berjalanlah ia membelakang, ditudungkannyalah ketelanjangan bapanya sambil dipalingkannya mukanya, sehingga tiada dilihat oleh mereka itu akan ketelanjangan bapanya.
2Dan dijadikannya dia laki-laki dan perempuan, lalu diberkatinya dan dinamainya manusia pada hari yang dijadikannya itu.
15Maka diambil oleh Tuhan Allah akan manusia, ditaruh-Nya dalam taman Eden itu, supaya diusahakannya dan dipeliharakannya akan dia.
15Jangan kamu kawin dengan menantumu perempuan, karena ialah bini anakmu, jangan kamu kawin dengan dia.
16Jangan kamu kawin dengan bini saudaramu, sebab telah seketiduran ia dengan saudaramu.
30Barang seorang laki-lakipun jangan mengambil bini bapanya, tak boleh disingkapkannya punca selimut bapanya.
1Sebermula, maka bersetubuhlah Adam dengan bininya, yaitu Hawa, maka hamillah ia, lalu beranaklah ia akan Kain, maka katanya: Aku telah beroleh seorang laki-laki dari pada Tuhan.
13Karena Adam sudah dijadikan dahulu, kemudian baharulah Hawa;
14maka bukannya Adam yang teperdaya, melainkan perempuan itu teperdaya, sehingga ia termasuk ke dalam kesalahan.
13sehingga seorang laki-laki telah berbaring dengan dia dan berseketiduran dengan dia, tetapi tersembunyilah perkara itu dari pada mata lakinya dan telah dicemarkannya dirinya dengan sembunyi-sembunyi, sehingga tiadalah saksi atasnya dan salahnyapun tiada kedapatan,
18Dan lagi berfirmanlah Tuhan Allah demikian: Tiada baik manusia itu seorang orangnya, bahwa Aku hendak memperbuat akan dia seorang penolong yang sejodoh dengan dia.
27Maka dijadikan Allah akan manusia itu atas petanya, yaitu atas peta Allah dijadikannya ia, maka dijadikannya mereka itu laki-laki dan perempuan.
11Maka jikalau seorang telah berseketiduran dengan bini bapanya dan telah mencemarkan tempat tidur bapanya, tak akan jangan keduanya mati dibunuh, maka darahnya tertanggunglah atasnya.
7Jangan kamu kawin dengan ibumu kemudian dari pada mati bapamu, karena ialah ibumu; jangan kamu kawin dengan dia.
8Jangan kamu kawin dengan bini bapamu, karena ialah seketiduran dengan bapamu.
20Maka jikalau seorang telah berseketiduran dengan mamaknya perempuan, ia itu telah mencemarkan tempat tiduran mamaknya laki-laki; keduanya akan menanggung dosanya dan mereka itu akan mati bulus.
21Maka jikalau seorang telah mengambil bini saudaranya laki-laki, ia itulah sumbang adanya, dan ia telah mencemarkan tempat tidur saudaranya, maka mereka itu akan tinggal bulus.
10Di dalammu sudah ditelanjangkannya kemaluan bapanya dan digagahinya perempuan yang cemar kainnya,
19Maka jangan kamu bersetubuh dengan seorang perempuan pada masa cemar kainnya.