Kejadian 8:22
Maka selamanya ada bumi, tiada lagi akan berhenti musim menabur dan menuai, sejuk dan panas, musim hujan dan musim kemarau, siang dan malam itu.
Maka selamanya ada bumi, tiada lagi akan berhenti musim menabur dan menuai, sejuk dan panas, musim hujan dan musim kemarau, siang dan malam itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
14Maka firman Allah; Hendaklah ada beberapa benda terang dalam bentangan langit, supaya diceraikannya siang dengan malam dan menjadi tanda dan ketentuan masa dan hari dan tahun,
15dan supaya ia itu menjadi benda terang pada bentangan langit akan menerangkan bumi; maka jadilah demikian.
25Demikianlah firman Tuhan: Jikalau kiranya tiada perjanjian-Ku akan siang dan malam, jikalau kiranya tiada Kutentukan segala peraturan langit dan bumi,
20Demikianlah firman Tuhan: Jikalau kiranya kamu dapat merombak perjanjian-Ku akan siang dan perjanjian-Ku akan malam, sehingga tiada siang dan tiada malam pada masanya,
4Bahwa satu bangsa pergi, satu bangsa datang, tetapi dunia tinggal begitu juga selama-lamanya.
5Demikianpun matahari terbit, lalu matahari masuk, maka termengeh-mengehlah ia kembali ke tempat ia terbit dahulu.
2Dahulu dari pada matahari dan terang dan bulan dan bintang-bintangpun digelapkan dan awan-awanpun datang kembali kemudian dari pada hujan.
4Maka demikianlah asalnya langit dan bumi pada masa ia itu dijadikan, tatkala diperbuat Tuhan Allah akan langit dan bumi:
5pada masa itulah belum ada tumbuh-tumbuhan di atas bumi dan tiada pokok bertunas di padang, karena belum lagi diturunkan Tuhan Allah hujan kepada bumi dan belum ada orang akan membelakan tanah itu;
10Karena seperti hujan dan salju turun dari langit dan tiada kembali ke sana, melainkan didiriskannya bumi dan dijadikannya ia berhasil dan menumbuhkan pokok, dan ia memberi biji-bijian kepada orang penabur dan roti kepada orang yang makan;
17Maka ditaruh Allah akan dia dalam bentangan langit akan memberi terang di atas bumi,
18dan akan memerintahkan siang dan malam, dan akan menceraikan terang itu dengan gelap; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
11Maka firman Allah: Hendaklah bumi itu menumbuhkan rumput dan pokok yang berbiji dan pohon yang berbuah-buah dengan tabiatnya, yang berbiji dalamnya di atas bumi itu; maka jadilah demikian,
12yaitu ditumbuhkan bumi akan rumput dan pokok yang berbiji dengan tabiatnya dan pohon-pohon yang berbuah-buah, yang berbiji dalamnya dengan tabiatnya; maka dilihat Allah itu baiklah adanya.
2Maka segala pancaran tubir dan segala pintu air di langit itupun terkatuplah dan hujan yang deras dari langit itupun terhentilah.
3Maka air itupun baliklah dari atas bumi sambil beralun-alun pergi datang; maka pada kesudahan seratus lima puluh hari air itupun surutlah.
6Taburkanlah biji-bijianmu pada pagi hari dan jangan engkau lepaskan tanganmu dari padanya pada petang, karena tiada kauketahui mana yang betul, entah ini, entah itu, atau keduanya sama baik adanya.
17Segala perhinggaan bumi telah Kautentukan dan Engkau juga yang mengadakan musim panas dan musim dingin.
24Dan tiada mereka itu berkata di dalam hatinya: Baiklah sekarang kita beribadat kepada Tuhan, Allah kita, yang mengaruniakan hujan, baik hujan awal baik hujan akhir, pada musimnya, dan yang menaruh bagi kita beberapa jumaat yang tentu kepada penuaian.
21Maka harumlah baunya kepada Tuhan, lalu kata Tuhan dalam diri-Nya: Bahwa tiada Aku hendak mengutuki bumi itu lagi dari sebab manusia, meskipun sangka-sangka hati manusia itu jahat adanya dari pada kecil mula, dan tiada lagi Aku akan membinasakan pula segala keadaan yang hidup seperti yang telah Kuperbuat itu.
8Yaitu matahari akan memerintahkan siang, karena kemurahan-Nya itu kekal selama-lamanya.
12tetapi manusia tinggal juga terhantar dan tiada ia berbangkit pula; selagi ada langit tiada ia bangun pula dan tiada ia jaga dari pada tidurnya.
35Demikianlah firman Tuhan, yang mengaruniakan matahari akan terang pada siang dan peraturan bulan dan segala bintang akan terang pada malam, dan yang membelahkan laut, sehingga bergelora segala ombaknya, Tuhan semesta alam sekalian itulah nama-Nya;
36jikalau kiranya segala peraturan itu lenyaplah dari hadapan hadirat-Ku, demikianlah firman Tuhan, baharulah benih Israel berhenti dari pada menjadi suatu bangsa di hadapan hadirat-Ku pada segala hari.
11Maka Aku meneguhkan perjanjian-Ku ini dengan kamu, bahwa segala keadaan yang berdaging itu sekali-kali tiada akan dibinasakan lagi dengan air bah, dan tiada lagi akan ada air bah yang membinasakan bumi.
8Jikalau akarnya menjadi tua di dalam tanah dan batangnya mati di dalam duli sekalipun,
8Bahwa rumput itu layulah dan bunga itupun gugurlah, tetapi firman Allah kita kekal sampai selama-lamanya.
8maka disediakannya juga rezekinya pada musim panas dan dikumpulkannya makanannya pada musim menuai.
6Maka panas matahari tiada akan menyengsarakan dikau pada siang dan terang bulanpun tiada pada malam.
23Maka keluarlah manusia kepada pekerjaannya dan kepada perhumaannya sampai malam.
8Hai api dan hujan air beku dan salju dan uap, hai angin ribut, yang melakukan firman-Nya!
1Bermula bagi segala sesuatu adalah masa yang tertentu dan bagi segala maksud adalah ketikanya di bawah langit.
22Karena seperti langit yang baharu dan bumi yang baharu, yang akan Kujadikan itu, kekal di hadapan hadirat-Ku, demikianpun benihmu dan namamu akan kekal, demikianlah firman Tuhan.
27lalu ia tidur dan bangun malam dan siang, maka benih itu pun timbul dan tumbuh, tetapi tiada diketahuinya bagaimana tumbuhnya itu.
28Maka bumi itu mengeluarkan buah dari dirinya sendiri, mula-mula kecambah, kemudian mayangnya, akhirnya butir gandum yang sepenuh-penuhnya di dalam mayang itu.
35Maka langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku kekal.
22Sehingga pada tahun yang kedelapan kamu ada lagi biji-bijian dan kamu boleh makan dari pada hasil yang lama itu sampai kepada tahun yang kesembilan, maka kamu akan makan yang lama itu sampai hasil yang baharu itu sudah dibawa masuk pula.
9Maka Engkau sudah menentukan perhinggaannya, yang tiada boleh dilalui olehnya, maka tiada ia akan meliputi pula akan bumi.
23Maka dikaruniakan-Nya hujan kelak kepada biji-bijian yang telah kamu tabur pada bendangmu, maka roti dari pada hasil tanahmu akan lemak lagi dengan limpahnya, dan pada hari itu segala binatangmu akan mencahari makan pada padang yang luas.
10Maka sebab itu langitpun menahani air embun dari padamu dan bumipun menahani hasilnya dari padamu.
8Lalu dinamai Allah akan bentangan itu langit. Setelah petang dan pagi, maka itulah hari yang kedua.
10Bahwa Ia sudah mereka suatu sipat bulat di atas muka segala air, sampai kepada tempat terang bertemu dengan gelap.
31Sesungguhnya langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku kekal.
6Bahwa Ia berfirman kepada salju: Turunlah engkau kepada bumi; disuruhkan-Nya hujan yang deras, maka jadilah hujan deras yang amat lebat.
20Maka jikalau kiranya kamu berkata demikian: Apakah yang kami akan makan pada tahun yang ketujuh itu? bahwasanya tiada boleh kami menabur dan tiada boleh kami mengumpulkan hasil kami.
21Maka enam hari lamanya hendaklah kamu bekerja, tetapi pada hari yang ketujuh itu hendaklah kamu berhenti; baik musim membajak baik musim menuai, kalau hari itu hendaklah kamu berhenti juga.
12Karena barang yang tertabur itu akan menjadi juga, dan pokok anggurpun akan memberi buahnya dan bumipun akan memberi hasilnya dan langitpun akan memberi air embunnya; dan Kukaruniakan kelak semuanya itu kepada orang yang lagi tinggal dari pada bangsa ini akan bahagiannya pusaka.
8kambing domba dan lembu, sekaliannya itu dan lagi segala margasatwapun,