1Adapun di dalam segala perkara yang kami katakan demikian itu, inilah yang terutama: Bahwa kita ada seorang Imam Besar yang demikian itu, yang duduk di sebelah kanan arasy Yang Mahabesar di surga,
2yaitu pelayan di tempat yang kudus dan di kemah yang benar, yang didirikan oleh Tuhan, bukannya oleh manusia.
3Karena tiap-tiap imam besar ditetapkan bagi mempersembahkan persembahan dan korban, maka dari sebab itu wajiblah Imam Besar itu ada padanya barang sesuatu yang dipersembahkannya.
4Jikalau sekiranya Ia di atas bumi ini, tiada sekali-kali Ia menjadi Imam, oleh sebab sudah ada orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat itu,
5yang melakukan peraturan ibadat kepada suatu peta dan bayang segala perkara yang di surga, sebagaimana Musa telah difirmankan Allah tatkala ia tengah hendak membuat kemah itu, yaitu firman-Nya: Perhatikanlah supaya engkau membuat sekaliannya itu menurut teladan yang ditunjukkan kepadamu di gunung itu.
6Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.