Ibrani 9:23
Sebab itu, wajiblah bahwa peta-peta segala perkara yang di surga itu disucikan dengan yang demikian tetapi segala perkara yang samawi itu juga disucikan dengan korban yang terlebih baik daripada sekaliannya itu.
Sebab itu, wajiblah bahwa peta-peta segala perkara yang di surga itu disucikan dengan yang demikian tetapi segala perkara yang samawi itu juga disucikan dengan korban yang terlebih baik daripada sekaliannya itu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
18Dari sebab itu perjanjian yang pertama itu pun ditahbiskan dengan darah.
19Karena adalah Musa, setelah segala penyuruhan itu habis dikatakannya kepada segenap kaum itu, menurut seperti hukum Taurat, lalu diambilnya darah anak-anak lembu dan darah kambing jantan itu, serta air, dan benang bulu merah, dan zufa, sambil memercik baik kitab itu baik segenap kaum itu,
20serta berkata: Inilah darah perjanjian yang difirmankan Allah bagi kamu.
21Dan kemah itu pun dengan sekalian perkakas ibadat itu diperciknya serupa itu juga dengan darah.
22Bahkan, menurut hukum Taurat hampir-hampir sekalian perkara disucikan dengan darah, dan lain daripada menumpahkan darah tiadalah ada ampun.
24Karena Kristus itu sudah masuk bukannya ke dalam tempat kudus perbuatan tangan, yang hanya menjadi suatu teladan tempat kudus yang sebenarnya itu; melainkan ke dalam surga yang benar, maksudnya sekarang Ia menghadap hadirat Allah karena kita.
25Bukannya supaya Ia mempersembahkan diri-Nya kerapkali, seperti imam besar pada tiap-tiap tahun masuk ke dalam tempat kudus dengan darah yang bukan darahnya sendiri.
26Karena jikalau begitu tak dapat tiada kerapkali Ia merasai sengsara daripada masa dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang ini, pada akhir zaman, Ia sekali juga sudah menjadi nyata akan melenyapkan dosa dengan keadaan mengorbankan diri-Nya sendiri.
5dan di atasnya itu kedua Karub kemuliaan yang menaungi tutupan peti perjanjian itu; tetapi dari segala perkara itu sekarang tiada dapat dikatakan satu-satu.
6Setelah lengkap segala perkara yang demikian itu, maka masuklah segala imam berulang-ulang ke dalam bahagian kemah yang di depannya itu menyempurnakan ibadat;
7tetapi ke dalam bahagian kemah yang kedua itu hanyalah imam besar sahaja masuk setahun sekali, bukannya dengan tiada membawakan darah, yang dipersembahkannya karena dirinya sendiri dan karena kesalahan kaum itu.
8Dengan yang demikian Rohulkudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang mahakudus itu belum lagi terbuka selagi bahagian kemah yang di depan itu ada terdiri,
9yang menjadi suatu perumpamaan masa sekarang ini, menurut sebagaimana yang dipersembahkan beberapa persembahan dan korban, yang tiada dapat membuat orang, yang melakukan ibadat itu, sempurna tentang perasaan,
10sedang perkara itu beserta dengan makanan dan minuman dan berbagai-bagai basuhan itu hanya hukum-hukum cara lahir sahaja, yang ditanggungkan atas orang hingga kepada masa segala sesuatu akan disempurnakan kelak.
11Tetapi tatkala Kristus tiba menjadi Imam Besar yang pohon segala kebajikan yang akan datang kelak, maka dengan menerusi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna, yang bukannya diperbuat dengan tangan, artinya yang bukannya daripada alam ini,
12dan bukannya dengan membawa darah kambing jantan dan anak lembu, melainkan darahnya sendiri, masuklah Ia sekali bagi sekalian ke dalam tempat kudus, serta mengerjakan suatu penebusan yang kekal.
13Karena jikalau darah kambing jantan dan darah lembu jantan dan abu anak lembu betina dipercikkan kepada orang yang bernajis itu menguduskan mereka itu bagi menyucikan tubuh pada lahirnya,
14istimewa pula darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal itu sudah mempersembahkan diri-Nya sendiri dengan tiada bercacat cela kepada Allah itu, menyucikan kita pada batinnya daripada perbuatan yang membawa mati, supaya kamu beribadat kepada Allah yang hidup itu.
2yaitu pelayan di tempat yang kudus dan di kemah yang benar, yang didirikan oleh Tuhan, bukannya oleh manusia.
3Karena tiap-tiap imam besar ditetapkan bagi mempersembahkan persembahan dan korban, maka dari sebab itu wajiblah Imam Besar itu ada padanya barang sesuatu yang dipersembahkannya.
4Jikalau sekiranya Ia di atas bumi ini, tiada sekali-kali Ia menjadi Imam, oleh sebab sudah ada orang yang mempersembahkan persembahan menurut hukum Taurat itu,
5yang melakukan peraturan ibadat kepada suatu peta dan bayang segala perkara yang di surga, sebagaimana Musa telah difirmankan Allah tatkala ia tengah hendak membuat kemah itu, yaitu firman-Nya: Perhatikanlah supaya engkau membuat sekaliannya itu menurut teladan yang ditunjukkan kepadamu di gunung itu.
6Tetapi sekarang ini Yesus telah beroleh suatu jawatan yang terlebih utama, karena Ia menjadi pengantara suatu perjanjian yang terlebih utama, yang ditetapkan atas segala janji yang terlebih utama.
1Karena sedangkan Taurat itu hanya menunjukkan bayang-bayang segala berkat yang akan datang itu, bukannya zat yang sungguh segala perkara itu, maka ia itu dengan korban itu juga, yang senantiasa dipersembahkan oleh imam-imam tiap-tiap tahun, sekali-kali tiada dapat menyempurnakan orang-orang yang menghampiri itu.
2Jikalau dapat, bukankah korban itu tiada dipersembahkan lagi? Sebab orang yang melakukan ibadat, jikalau sekali sudah disucikan, tiadalah lagi berasa dosa pada hatinya.
3Tetapi di dalam hal segala korban itu tiap-tiap tahun dibangkitkan suatu ingatan akan dosa-dosa;
4karena mustahillah darah lembu kambing itu boleh menghapuskan dosa.
5Maka itulah sebabnya tatkala Kristus itu masuk ke dalam dunia kata-Nya, "Bahwa korban dan persembahan tiada Engkau kehendaki, tetapi Engkau sudah menyediakan bagi-Ku suatu tubuh;
10Maka kita ada suatu tempat korban, dan segala orang yang melakukan ibadat di kemah itu tiada berhak makan makanan daripada tempat korban itu.
11Karena segala bangkai binatang yang darahnya dibawa masuk ke dalam tempat kudus oleh imam besar itu karena dosa, dihanguskan di luar tempat segala kemah.
12Sebab itulah Yesus pun, supaya dapat menguduskan kaum itu dengan darah-Nya sendiri, sudah menderita sengsara di luar pintu gerbang.
1Adapun perjanjian yang pertama itu ada padanya syarat-syarat kebaktian dan tempat yang kudus di dunia ini.
2Karena kemah sudah tersedia, bahagian yang di depannya itu, maka di dalamnya ada kaki dian dan meja dan roti persembahan, yang dinamakan tempat kudus.
3Dan di balik tirai yang kedua itulah kemah yang dinamakan mahakudus;
19Sebab itu, hai saudara-saudaraku, sedang hati kita sudah berani hendak masuk ke dalam tempat kudus dari sebab darah Yesus,
20dengan jalan yang baharu dan hidup, yang dibukakan-Nya bagi kita menerusi tirai, yaitu tubuh-Nya;
26Karena patutlah bagi kita seorang Imam Besar yang demikian itu, yaitu kudus, tiada bersalah, tiada bernajis, diasingkan daripada orang-orang berdosa, dan ditinggikan daripada segala langit,
27yang tak usah, sebagaimana segala imam besar, sehari-hari mempersembahkan beberapa korban, dahulu karena dosa-dosanya sendiri, kemudian karena dosa-dosa kaum itu. Karena ini Ia sudah berbuat sekali sahaja bagi sekalian tatkala Ia mempersembahkan diri-Nya sendiri.
19Maka hendaklah dipercikkannya dengan jarinya dari pada darah itu tujuh kali kepada mezbah itu, demikianlah disucikannya dan dikuduskannya dari pada segala najasat bani Israel.
17Dari sebab itu haruslah Ia dirupakan sama dengan saudara-saudara-Nya itu di dalam segala perkara, supaya di dalam ibadat kepada Allah Ia menjadi Imam Besar yang berkasihan dan setiawan, akan mengadakan perdamaian karena segala dosa kaum itu.
19(karena hukum Taurat itu sudah membawa satu pun tiada kepada kesempurnaan), tetapi hal itu mendatangkan suatu pengharapan yang lebih baik, yang olehnya itu kita menghampiri Allah.
23dan kepada sidang jemaat segala anak sulung yang sudah tersurat namanya di surga, dan kepada Allah, Hakim bagi orang sekalian, dan kepada segala roh orang yang benar yang sudah jadi sempurna,
24dan kepada Yesus, Pengantara Perjanjian yang Baharu itu, dan kepada darah yang dipercikkan, yang mengatakan perkara-perkara yang lebih baik daripada darah Habel.
19melainkan dengan darah yang mulia, yang seperti darah anak domba yang tiada bercela dan tiada bercacat, yaitu darah Kristus.
11Maka tiap-tiap imam berdirilah sehari-hari di dalam berbuat ibadat, dan kerapkali mempersembahkan korban itu juga, yang sekali-kali tiada dapat menghapuskan dosa;
14Maka hendaklah diambilnya dari pada darah lembu muda, dipercikkannya dengan jarinya kepada sebelah hadapan tutupan gafirat yang arah ke timur, dan kepada sebelah hadapan tutupan gafirat itu hendaklah dipercikkannya dengan jarinya dari pada darah itu tujuh kali.
12Karena jikalau imamat itu bertukar, tak dapat tiada hukum Taurat itu pun bertukar juga.
9kemudian kata-Nya pula, "Lihatlah, Aku sudah tiba hendak melakukan kehendak-Ku." Maka yang pertama itu ditolakkan-Nya, supaya ditetapkan-Nya yang kedua.
1Karena tiap-tiap imam besar yang dipilih dari antara manusia, ialah ditetapkan karena manusia di dalam hal beribadat kepada Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban karena dosa-dosa orang;
23segala perkara yang tahan api hendaklah kamu masukkan ke dalam api, supaya sucilah itu, kendatilah demikian hendak juga ia itu disucikan dari pada najasatnya oleh air kesucian, maka segala yang tiada boleh tahan api itu hendaklah kamu celupkan dalam air.