Ibrani 9:5
dan di atasnya itu kedua Karub kemuliaan yang menaungi tutupan peti perjanjian itu; tetapi dari segala perkara itu sekarang tiada dapat dikatakan satu-satu.
dan di atasnya itu kedua Karub kemuliaan yang menaungi tutupan peti perjanjian itu; tetapi dari segala perkara itu sekarang tiada dapat dikatakan satu-satu.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
6Dan lagi diperbuatkannya tutupan gafirat itu dari pada emas semata-mata suci, panjangnya tengah tiga hasta, lebarnya tengah dua hasta.
7Dan lagi diperbuatkannya dua kerubiun dari pada emas, yaitu dari pada emas tempawan, diperbuatnya akan dia berhubung dengan kedua ujung tutupan gafirat itu:
8seorang kerubiun dengan ujung sebelah dan seorang kerubiun dengan ujung sebelahnya, yaitu diperhubungkannyalah kerubiun itu dengan tutupan gafirat pada kedua ujungnya.
9Maka kerubiun itu mengembangkan kedua sayapnya ke atas, sambil menudungi tutupan gafirat itu dengan sayapnya, maka mukanya berhadap-hadapan dan matanya ada memandang tutupan tabut itu.
17Dan lagi perbuatkanlah sebuah tutupan gafirat dari pada emas semata-mata suci, tengah tiga hasta panjangnya dan tengah dua hasta lebarnya.
18Demikianpun hendaklah kauperbuat dua kerubiun dari pada emas, yaitu dari pada emas tempawan hendaklah kaukerjakan dia, lagi berhubung dengan kedua ujung tutupan gafirat itu.
19Perhubungkanlah kerub satu dengan ujung sebelah, dan kerub satunya dengan ujung sebelahnya, yaitu perhubungkanlah kerubiun itu dengan tutupan gafirat itu pada kedua belah ujungnya.
20Maka hendaklah kerubiun itu mengembangkan kedua sayapnya ke atas sambil menudungi tutupan gafirat itu dengan sayapnya, maka mukanya akan berhadap-hadapan, dan mata kerubiun itu hendaklah memandang kepada tutupan gafirat itu.
21Maka hendaklah kauletakkan tutupan gafirat itu di atas petinya kemudian dari pada engkau membubuh ke dalam peti itu akan assyahadat, yang akan Kukaruniakan kepadamu kelak.
22Maka di sanalah Aku akan turun kepadamu dan Aku akan berfirman kepadamu dari atas tutupan gafirat, dari tengah kedua kerubiun yang di atas peti assyahadat itu, segala perkara yang Kusuruh engkau sampaikan kepada bani Israel.
7Demikianlah dibawa oleh segala imam akan tabut perjanjian Tuhan ke tempatnya, ke tempat firman bait itu, ke dalam tempat yang mahasuci dan di bawah sayap kedua kerubiun itu.
8Karena kedua kerubiun itu mengembangkan sayapnya atas tempat tabut itu, dan kedua kerubiun itupun menudungi tabut dan kayu pengusungnya dari atas.
9Maka dijengulkannya kayu pengusung itu, sehingga kelihatanlah hulu kayu pengusung itu dari dalam tabut di hadapan tempat firman, tetapi tiada ia itu kelihatan di luar; maka adalah ia itu di sana datang kepada hari ini.
6Maka oleh segala imam itu dibawa akan tabut perjanjian Tuhan itu ke tempatnya, yaitu ke tempat firman dalam rumah itu, ke tempat yang mahasuci di bawah sayap kerubiun itu.
7Karena kedua kerubiun itu mengembangkan sayapnya atas tempat tabut itu, dan kedua kerubiun itupun menudungi tabut dan kayu pengusungnya dari atas.
6Setelah lengkap segala perkara yang demikian itu, maka masuklah segala imam berulang-ulang ke dalam bahagian kemah yang di depannya itu menyempurnakan ibadat;
35dan akan tabut assyahadat serta dengan kayu pengusungnya dan tutupan gafirat itu,
2Karena kemah sudah tersedia, bahagian yang di depannya itu, maka di dalamnya ada kaki dian dan meja dan roti persembahan, yang dinamakan tempat kudus.
3Dan di balik tirai yang kedua itulah kemah yang dinamakan mahakudus;
4di dalamnya itu ada perukupan emas, dan peti perjanjian yang bersalut kelilingnya dengan emas, di dalamnya itu ada bokor emas yang berisi manna, dan tongkat Harun yang sudah bertunas, dan kedua loh batu perjanjian;
7yaitu kemah perhimpunan dan peti assyahadat dan tutupan gafirat yang di atasnya dan segala perkakas kemah itu,
12dan tabut serta dengan kayu pengusungnya dan tutupan gafirat itu dan tirai dinding tudung,
34Lalu letakkanlah tutupan gafirat itu di atas peti assyahadat dalam tempat yang mahasuci.
10Maka di dalam bilik tempat yang mahasuci itu, diperbuatnya dua orang kerubiun, perbuatan pemahat, lalu disalutnya dengan emas.
11Adapun akan sayap kerubiun itu jumlah segala panjangnya dua puluh hasta, yaitu sayap satu kerubiun yang lima hasta panjangnya itu sampai kepada dinding bilik itu, dan sayap yang lain itupun lima hasta sampai kena sayap kerubiun sebelahnya.
6Maka meja itu hendaklah kautaruh di hadapan tirai yang menudungi tabut assyahadat, di hadapan tutupan gafirat yang di atas assyahadat itu, yaitu di tempat Aku datang mendapatkan kamu kelak.
89Maka apabila masuklah Musa ke dalan kemah perhimpunan hendak bersembah kepada Tuhan, maka didengarnya suara Tuhan, yang berfirman kepadanya dari atas tutupan gafirat yang pada tabut assyahadat dari antara kedua orang kerubiun itu. Maka demikianlah Tuhan berfirman kepadanya.
5yang melakukan peraturan ibadat kepada suatu peta dan bayang segala perkara yang di surga, sebagaimana Musa telah difirmankan Allah tatkala ia tengah hendak membuat kemah itu, yaitu firman-Nya: Perhatikanlah supaya engkau membuat sekaliannya itu menurut teladan yang ditunjukkan kepadamu di gunung itu.
27Maka ditaruhnya kedua kerubiun itu pada sama tengah tempat yang sebelah dalam itu, dan kedua kerubiun itupun mengembangkan sayapnya, sehingga sayap satu kerubiun sampai kepada dinding satu dan sayap kerubiun yang lain itu sampai kepada dinding sebelah dan sayapnya yang arah ke tengah tempat itu, ia itu bertemu sayap dengan sayap.
28Maka kedua kerubiun itupun disalutnya dengan emas.
8Dengan yang demikian Rohulkudus menyatakan, bahwa jalan ke tempat yang mahakudus itu belum lagi terbuka selagi bahagian kemah yang di depan itu ada terdiri,
24Adapun panjang sayap kerubiun itu sebelah-menyebelah lima hasta, sehingga sepuluh hasta jauhnya dari pada ujung sayap sebelah sampai kepada ujung sayap sebelahnya.
24Karena Kristus itu sudah masuk bukannya ke dalam tempat kudus perbuatan tangan, yang hanya menjadi suatu teladan tempat kudus yang sebenarnya itu; melainkan ke dalam surga yang benar, maksudnya sekarang Ia menghadap hadirat Allah karena kita.
1Adapun di dalam segala perkara yang kami katakan demikian itu, inilah yang terutama: Bahwa kita ada seorang Imam Besar yang demikian itu, yang duduk di sebelah kanan arasy Yang Mahabesar di surga,
2yaitu pelayan di tempat yang kudus dan di kemah yang benar, yang didirikan oleh Tuhan, bukannya oleh manusia.
2maka firman Tuhan kepada Musa demikian bunyinya: Katakanlah olehmu kepada Harun, abangmu, janganlah barang bilapun baik ia masuk ke dalam tempat yang suci, ke belakang tirai dinding sampai di hadapan tutupan gafirat yang di atas tabut itu, supaya jangan iapun mati dibunuh, karena nyatalah Aku dalam awan di atas tutupan gafirat itu.
13Maka dupa itu hendaklah dibubuhnya di atas api di hadapan hadirat Tuhan, supaya asap dupa itu menudungi tutupan gafirat yang di atas assyahadat itu, supaya jangan ia mati dibunuh.
14Maka hendaklah diambilnya dari pada darah lembu muda, dipercikkannya dengan jarinya kepada sebelah hadapan tutupan gafirat yang arah ke timur, dan kepada sebelah hadapan tutupan gafirat itu hendaklah dipercikkannya dengan jarinya dari pada darah itu tujuh kali.
13Maka sayap kedua kerubiun itu adalah terkembang dua puluh hasta panjangnya, maka keduanyapun berdiri dengan kakinya dan mukanyapun ke arah ke dalam.
20Maka diambilnya akan syahadat itu, diletakkannya dalam tabut dan dikenakannyalah kayu pengusung pada tabut itu dan dibubuhnya tutupan gafirat di atas tabut itu.
1Maka kulihat bahwasanya pada bentangan langit yang di atas kepala kerubiun itu adalah seperti permata nilam, suatu lembaga serupa dengan arasy kelihatanlah di atasnya.
31Dan lagi hendaklah kauperbuat suatu tirai dari pada benang bisus yang dipintal, berwarna biru laut dan ungu dan kirmizi, tenunan berkerubiun, yaitu suatu perbuatan yang amat kepandaian;
3Maka berdirilah kerubiun itu pada sebelah kanan rumah itu apabila orang itu ke sana, dan adalah sebuah awan memenuhi pelataran yang di dalam itu;
4Lalu naiklah kemuliaan Tuhan dari atas kerubiun itu di atas ambang rumah itu, maka rumah itupun dipenuhi dengan sebuah awan dan pelataran itupun penuhlah dengan cahaya kemuliaan Tuhan.
5Maka kedengaranlah bunyi sayap kerubiun itu sampai ke serambi yang di luar sekali, bagaikan bunyi suara Allah yang Mahakuasa apabila Ia berfirman.
14sehingga segala imam itu tiada tahan berdiri akan berbuat khidmat oleh karena awan itu, karena kemuliaan Tuhan juga yang memenuhi bait-Ullah itu.
11Tetapi tatkala Kristus tiba menjadi Imam Besar yang pohon segala kebajikan yang akan datang kelak, maka dengan menerusi kemah yang lebih besar dan lebih sempurna, yang bukannya diperbuat dengan tangan, artinya yang bukannya daripada alam ini,
18Maka keluarlah kemuliaan Tuhan dari atas ambang rumah itu, lalu berhenti di atas kerubiun itu;
35sehingga Musapun tiada dapat masuk ke dalam kemah perhimpunan itu, sebab awan itu tinggal di atasnya dan kemuliaan Tuhan memenuhi kemah sembahyang itu.
35Maka diperbuatkannya lagi suatu tirai dari pada benang bisus yang dipintal, berwarna biru laut dan ungu dan kirmizi, tenunan berkerubiun, yaitu suatu perbuatan yang amat kepandaian.