Yesaya 23:10
Tinggalkanlah negerimu, seolah-olah engkau mengarung sungai, hai puteri Tarsis! tiada lagi pengikat pinggang.
Tinggalkanlah negerimu, seolah-olah engkau mengarung sungai, hai puteri Tarsis! tiada lagi pengikat pinggang.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
11Sudah dikedangnya tangannya ke atas laut, diharu-birukannya segala kerajaan; bahwa Tuhan sudah berfirman akan hal Kanaan, hendak Ia membinasakan segala kota bentengnya.
12Demikianlah firman-Nya: Tiada lagi engkau akan merajalela, hai puteri Sidon, hai anak dara yang lelah digagahi! Bangkitlah engkau, hendaklah engkau menyeberang ke Khitim, maka di sanapun tiada engkau akan bersentosa.
14Baiklah kamu menangis, hai segala kapal Tarsis! karena kota bentengmu itu sudah rusak.
15Maka pada hari itu akan jadi, bahwa Tsur itu terlupa tujuh puluh tahun lamanya, seperti hari kerajaan seorang raja, maka pada kesudahan tujuh puluh tahun itu akan berlaku atas Tsur seperti bunyi pantun sundal ini:
1Sebermula, maka inilah firman akan hal negeri Tsur. Hai orang isi segala kapal Tarsis! hendaklah kamu menangis, karena telah rusak negerinya dan pelabuhannya; maka dari pada negeri orang Khitim disampaikan kabar itu kepadanya.
2Berdiamlah dirimu, hai kamu sekalian yang duduk di tepi laut, yang sudah diramaikan oleh saudagar-saudagar Sidoni, yang biasa berlayar di laut.
3Adapun laut itu baginya akan bendang yang berhasil, akan biji-bijian Nil, akan penuaian sungai, dan iapun pasar segala bangsa.
4Hendaklah engkau malu, hai Sidon! karena demikianlah kata laut, yaitu kota laut: Bahwa tiada pernah aku sakit beranak, tiada pernah aku beranak, tiada pernah aku memeliharakan anak laki-laki, tiada pernah aku memeliharakan anak perempuan.
5Seperti dahulu kabar akan hal Mesir, demikianpun orang akan gementar apabila didengarnya kabar akan hal Tsur.
6Hendaklah kamu menyeberang ke Tarsis, hendaklah kamu menangis, hai segala orang yang duduk di tepi laut!
7Inikah untungmu, hai engkau yang lezat dan tamasya! yang asal dari zaman dahulukala. Bahwa kakinya sendiri membawa akan dia jauh-jauh akan menumpang seperti orang dagang.
8Siapakah sudah menakdirkan untung ini atas Tsur, yang biasa membahagi-bahagi makota dan saudagarnya bagaikan raja-raja dan biaperinya bagaikan orang besar-besar di dunia itu.
9Bahwa Tuhan serwa sekalian alam juga yang sudah menakdirkan dia, hendak mengejikan jemawa segala lezat dan kemuliaan dan merendahkan orang besar-besar di dunia itu.
25Segala sesuatu yang dibawa oleh kapal-kapal Tarsis itulah perniagaanmu; demikianlah engkau penuh, bahkan, berkelimpahanlah engkau di tengah-tengah laut.
26Bahwa segala pendayungmu sudah membawa akan dikau ke tengah-tengah laut, lalu engkau dikaramkan oleh angin timur di tengah-tengah lautan besar.
27Segala hartamu yang indah-indah dan segala daganganmu dan segala benda perniagaanmu dan segala awak kapalmu dan segala nakhodamu dan mereka yang memakai celahan perahumu dan yang melakukan daganganmu dan segala orang perang yang di dalammu dan segenap orang banyak yang di tengahmu, semuanya tenggelamlah dalam lautan besar pada hari jatuhmu.
15Demikianlah firman Tuhan Hua akan hal Tsur: Bagaimana besar gentarnya segala tepi laut kelak, apabila didengarnya bunyi jatuhnya dan pengirik segala orang yang luka, dan tempik orang berbunuh-bunuhan di tengah-tengahmu.
16Maka segala raja laut akan turun dari atas singgasananya dan membuang baju selimutnya dan menanggalkan pakaiannya yang tersuji, maka takut dan ngeri akan jadi pakaiannya, dan mereka itu akan duduk di tanah, dan terkejut oleh takut dan ngeri dan kecengangan dan lenyap bicaranya oleh karenamu!
17Maka dibunyikannya kelak sebiji ratap akan halmu, katanya: Bagaimana engkau sudah hilang, engkau yang ramai terlebih dari pada laut! engkau sebuah negeri yang terpuji-puji! Ia yang pemerintah laut; bahkan, ia dengan segala orang isinya, yang memberi takut kepada segala orang, yang duduk di atas bumi.
18Maka sekarang begitulah halnya! segala anak kapalpun gentarlah pada hari jatuhmu dan segala tepi lautpun ngerilah akan kesudahanmu!
5Maka air tasik akan rusak, bahkan, sungai itu akan tohor dan kekeringan.
32Sambil meraung diangkatnya sebiji ratap akan dikau dan berkabung akan dikau, katanya: Siapa gerangan setara dengan Tsur, sebuah negeri yang bersentosa di tengah-tengah laut?
33Tatkala segala daganganmu datanglah dari laut, maka dengan dia engkau mengenyangkan beberapa berapa bangsa, dan dengan pelbagai bendamu yang indah-indah dan dengan segala daganganmu sudah kaukayakan segala raja yang di atas bumi.
34Maka pada masa engkau dipecahkan oleh ombak lalu tenggelam dalam air, maka karamlah juga segala perniagaanmu dan mereka sekalian yang di dalammu itu.
35Segala orang yang duduk di tepi laut itu tercengang-cenganglah akan dikau dan seramlah rambut segala rajanya; mukanyapun sangat pucat.
36Segala bangsa yang berniaga itu bersiul akan halmu; engkau telah menjadi suatu tamasya yang hebat dan tiada lagi engkau sampai selama-lamanya!
7Maka gentar datanglah atas mereka itu, ketakutan dan kesakitan seperti akan seorang perempuan yang menyakiti hendak beranak.
4sesungguhnya Tuhan akan menjatuhkan dia ke dalam kuasa orang helat dan akan merobohkan pagar temboknya ke dalam laut dan membakar habis akan dia dengan api.
11Apabila mereka itu akan mengarung suatu laut kepicikan, maka dipalu Tuhan kelak akan segala ombak laut itu, dan sungai yang amat dalampun akan kekeringanlah, dan jemawa Asyur itu akan diempaskan ke bawah, dan tongkat kerajaan Mesir akan dilalukan.
12Bahwa Tarsis lawanmu berniaga dengan pelbagai dagangan yang indah-indah, dan ditukarnya daganganmu dengan perak dan besi dan timah putih dan timah hitam.
23Bahwa segala talimu sudah kendur, tiada dapat diteguhkannya tiangnya atau diregangkannya layarnya! Sekarang dibahagi-bahagi jarahan yang amat limpah, jikalau orang timpang sekalipun merebut jarahan.
5Duduklah engkau termangu-mangu, masuklah ke dalam tempat yang gelap, hai puteri Kasdim! karena tiada lagi disebut orang akan dikau permaisuri segala kerajaan.
21Melainkan di sana Tuhan akan mulia serta kami di tempat yang bersungai-sungai dan berair yang luas-luas; sebuah perahu berdayungpun tiada dapat menyeberang dia dan sebuah kapal besarpun tiada dapat melalui dia.
10Bukankah engkau juga yang sudah menohorkan laut dan yang sudah menyuruhkan air lautan besar? dan yang menjadikan tubir laut akan jalan, supaya segala tebusan-Mu dapat menyeberang dari padanya.
4Mengapa maka engkau bermegah-megah di antara segala lembah, sebab lembahmu berkelimpahan begitu, hai anak perempuan yang tegar dan congkak? Ditaruhnya harapnya pada harta bendanya serta katanya: Siapakah berani menghampiri aku?
3katakanlah kepada Tsur, yang duduk pada teluk laut dan yang berniaga dengan segala bangsa di tepi laut yang jauh-jauh: Demikianlah firman Tuhan Hua: Hai Tsur! bahwa katamu demikian: Aku ini berpakaikan makota keelokan!
4Bahwa perhinggaanmu adalah sampai di tengah laut, dan orang yang membuat engkau itu sudah menjadikan dikau suatu keelokan yang sempurna.
2Yang menyuruhkan utusan pada jalan tasik dalam sampan-sampan yang dari pada buluh rantik akan menghilir sungai. Pergilah kamu, hai pesuruhan yang pantas! kepada suatu bangsa yang panjang lampai dan gundul, kepada bangsa yang hebat dari pada jadinya dan kemudian, yaitu suatu bangsa yang banyak adatnya yang terpijak dan tanahnyapun diliputi air sungai.
10Karena hendaklah kamu menyeberang ke pulau-pulau orang Khitim, lihatlah di sana, atau suruhkanlah orang ke Kedar dan camkanlah baik-baik dan lihatlah kalau di sana sudah tahu jadi perkara yang demikian;
3Sebab itu demikianlah firman Tuhan Hua: Bahwasanya Aku membalas kepadamu kelak, hai Tsur! karena Aku mendatangkan atasmu beberapa bangsa yang kuat, seperti Kudatangkan laut dengan segala ombaknya.
23Sebermula, maka inilah akan hal Damsyik: Bahwa lenyaplah bicara Hamat dan Arpad; mereka itu termangu-mangu dari sebab kabar celaka yang telah didengarnya; pada tepi tasik itu adalah percintaan, tiada boleh orang berhenti di sana.
12Maka dirampasnya kelak segala harta bendamu dan dijarahinya segala daganganmu yang indah-indah dan dirobohkannya segala pagar tembokmu dan dibongkarnya segala rumah peranginanmu, dan segala batumu dan kayumu dan robohan rumahmu akan dibuang olehnya ke tengah-tengah laut.
26Maka isi segala pintu gerbangnya akan meratap dan berkabung dan mereka itu akan duduk di bumi dengan hampanya.
43Segala negerinya jadi suatu kerobohan, suatu tanah yang kering dan tempat yang sunyi, suatu tanah yang seorangpun tiada duduk dalamnya dan seorang manusiapun tiada lalu dari padanya.
9Mereka yang di pulau-pulau itu akan menantikan Aku, dan lagi seperti dahulupun segala kapal Tarsis akan membawa anak-anakmu dari jauh, dan membawa sertanya akan emas peraknya kepada nama Tuhan, Allahmu, dan kepada Yang Mahasuci orang Israel, yang sudah mempermuliakan dikau.
16Demikianlah firman Tuhan, yang sudah mengadakan jalan raya di dalam laut dan jalan di dalam air yang bergelora,
8Bahwa niat Tuhan juga hendak membinasakan pagar tembok puteri Sion; dikenakan-Nya tali sipat; tiada Ia berhenti dari pada menelan; sekarang muramlah kota dan pagar temboknya, bersama-sama ia sudah jadi lemah.
1Bahwa inilah firman akan hal padang belantara yang pada tepi laut:
13Hai engkau yang duduk di tempat air banyak dan yang menaruh banyak harta benda, bahwa kesudahanmu sudah sampai dan perhinggaan kekikiranmupun.
11Bahwa air habis mengalir dari dalam tasik, dan sungai-sungaipun kekeringanlah menjadi tanah;