9Adapun segala orang yang merupakan patung ukiran itu bersama-sama sia-sialah adanya, dan perbuatan mereka itu yang indah-indah itu tiada berguna; sekalian itu naiklah saksi atas dirinya; suatupun tiada dilihatnya, suatupun tiada diketahuinya, niscaya kemalu-maluanlah mereka itu kelak!
10Siapakah merupakan suatu berhala? dituangnya suatu patung yang tiada berguna.
11Bahwasanya kemalu-maluanlah kelak segala kawan mereka itu, tegal tukang-tukangnya dari pada manusia juga adanya; baiklah mereka itu sekalian berhimpun, baiklah mereka itu bangkit berdiri -- mereka itu akan gemetar, bersama-sama mereka itu akan malu.
12Adapun tukang besi itu memperbuat sebilah kapak, iapun berlelah dalam bara api, dan dirupakannya dengan godam dan dikerjakannya dengan lengan yang kuat, lagi ia berlapar dan jadi letih lesu!
13Adapun tukang kayu itu meregangkan benang arang, dan mereka dengan cungkil, dan dikerjakannya dengan pahat dan direncanakannya dengan jangka, diperbuatnya atas teladan orang laki-laki, seturut rupa manusia yang elok, akan tinggal tetap di dalam rumah.
14Maka ditebangnya akan dirinya sebatang pohon araz, atau diambilnya akan pohon saru atau pohon jati, atau dipilihnya di antara segala pohon kayu di hutan akan yang keras kayunya, atau ditanamnya pohon nagr sebatang, maka hujanpun menumbuhkan dia.