Yesaya 44:20
Hatinya yang kena tipu itu mengenyangkan dirinya dengan abu serta menyesatkan dia, sehingga tiada dapat diluputkannya nyawanya dan tiada ia berkata demikian: Mudah-mudahan adalah barang dusta dalam tanganku kanan.
Hatinya yang kena tipu itu mengenyangkan dirinya dengan abu serta menyesatkan dia, sehingga tiada dapat diluputkannya nyawanya dan tiada ia berkata demikian: Mudah-mudahan adalah barang dusta dalam tanganku kanan.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Tiap-tiap kayu ini bagi manusia akan dibakar; dari padanya diambilnya akan berdiang dirinya padanya, lagi dinyalakannya dan dibakarnya roti padanya, tambahan pula diperbuatkannya suatu berhala dari padanya, lalu ia menyembah kepadanya; diperbuatkannya suatu patung dari padanya lalu iapun sujud kepadanya.
16Separuhnya dibakarnya habis dengan api, pada separuhnya direbusnya daging akan dimakan, atau digorengnya barang gorengan, lalu iapun makan sampai kenyang dan berdiang dirinya sambil katanya: Eh, aku sudah jadi hangat, aku sudah merasai panas api!
17Maka dari pada lebihnya diperbuatkannya suatu berhala, yaitu suatu patung, lalu iapun menyembah kepadanya dan sujud kepadanya dan meminta doa kepadanya sambil sembahnya: Tolong apalah akan daku, karena engkau juga ilahku!
18Bahwa mereka itu tiada berpengetahuan dan tiada berpengertian, karena mata mereka itu terkatup lekat-lekat, sehingga tiada ia melihat, dan hatinyapun sehingga tiada ia mengerti.
19Maka dari pada mereka itu seorangpun tiada yang menaruh hatinya akan dia atau yang berpengetahuan atau berakal, sehingga katanya: Separuhnya sudah kubakar habis dengan api, dan pada baranya sudah kubakar roti dan kupanggang daging, lalu kumakan; masakan dari pada lebihnya kuperbuat barang yang kebencian serta aku menyembah sujud kepada sepuntung kayu!
8yang mulutnya selalu mengatakan dusta, dan tangan kanannyapun tangan kanan khianat adanya.
11Hai kamu sekalian yang menyalakan api dan yang memuntalkan pedamaran! Biarlah kamu berjalan pada nyala apimu dan pada terang pedamaran yang telah kamu pasang itu. Tetapi ini juga akan berlaku atasmu dari pada tangan-Ku: Kamu akan terhantar dengan lukamu!
30Tiada ia akan keluar dari dalam kegelapan, dan apipun akan makan habis segala taruknya, dan nafas dari pada mulut Allahpun akan menghembuskan dia.
31Janganlah ia harap akan barang sia-sia, yang menipukan dia, karena barang yang sia-siapun akan balasannya.
25Maka sebab itu dicurahkan-Nya kepada mereka itu kehangatan murka-Nya dan hebat peperangan, dan dinyalakan-Nya mereka itu keliling, tetapi tiada ia itu diindahkannya; dan dihanguskan-Nya mereka itu, tetapi tiada ia itu diperhatikannya!
10Lalu sembahku: Ya Tuhan Hua! bahwa sesungguhnya Engkau juga sudah menyesatkan sangat bangsa ini dan orang isi Yeruzalempun, pada masa dikatakan kepadanya: Kamu akan selamat sentosa, sedang pedang itu sudah makan sampai kepada hati.
8Tetapi sungguh kamu percaya akan perkataan penipu, yang tiada memberi faedah.
3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.
18Maka oleh karena kehangatan murka Tuhan serwa sekalian alam tanah itu akan kegelapan dan segala orang isinya seperti makanan api, sehingga orang tiada sayang akan saudaranya.
20orang Manasye akan orang Efrayim, dan orang Efrayimpun akan orang Manasye, maka keduanya akan setuju melawan orang Yehuda. Maka dalam sekalian ini tiada undur murka-Nya, melainkan tangan-Nya tinggal terkedang juga.
5Bahwa orang jahil itu berlipat-lipat tangannya dan makan daging dirinya.
4Bahwasanya kepada api juga diserahkannya akan dimakan habis, kedua ujungnya sudah habis dimakan api dan tengahnya sudah hangus, bolehkah lagi ia itu berguna kepada barang sesuatu pekerjaan?
5Bahwasanya pada masa itu lagi betul, barang sesuatu perkakaspun tiada boleh diperbuat dari padanya, istimewa pula sekarang sudah dimakan api dan sudah hanguslah ia, bagaimana boleh diperbuat suatu perkakas dari padanya?
22Sebab kamu sudah mendukacitakan hati orang yang benar dengan dustamu, sedang tiada Aku mendukakan dia, dan kamu sudah menguatkan tangan orang fasik, sehingga tiada ia balik dari pada jalannya yang jahat akan memeliharakan nyawanya;
19Bolehkah kamu menghinakan Daku di hadapan umat-Ku karena syeir segenggam atau roti sepotong, hendak membunuh orang yang tiada patut dibunuh dan hendak menghidup orang yang tiada patut dihidupi, oleh dusta kamu kepada umat-Ku, yang suka mendengar dusta?
20Oleh orang yang kurang persembahannya itu dipilih sebatang kayu yang tiada rapuh, dicarinya seorang tukang yang pandai akan memperbuat akan dia sebuah patung yang tiada tergoncang.
20katanya: Seteru kami sudah dibinasakan dan segala kekayaannya sudah dimakan habis oleh api.
6Bahwa kedudukanmu adalah di tengah-tengah tipu daya, maka oleh tipu dayanya engganlah mereka itu mengenal Aku; demikianlah firman Tuhan.
8Maka tiada lagi mereka itu berpaling kepada segala mezbah, perbuatan tangannya, dan tiada dipandangnya pula akan barang yang telah diperbuatnya dengan jarinya atau akan hutan-hutan atau akan segala gambar syamsiat.
14Bahwasanya mereka itu akan seperti jerami dan apipun akan makan dia habis-habis, sehingga tiada mereka itu dapat merentak dirinya dari pada galak nyala api; karena sesungguhnya api itupun bukan bara sahaja akan berdiang diri padanya dan bukan ia itu api akan duduk hampir dengan dia!
19demikianlah peri orang yang menipu kawannya sambil katanya: Bukankah sahaya bergurau juga?
4Seorangpun tiada yang membuka mulutnya karena keadilan dan seorangpun tiada yang masuk hukum karena kebenaran; mereka itu harap pada barang yang sia-sia serta berkata dusta; bahwa orang mengandung aniaya dan beranak kejahatan.
10Tetapi engkau harap pada kejahatanmu; katamu: Seorangpun tiada melihat aku; maka hikmatmu dan pengetahuanmu menyesatkan dikau, sehingga engkau berkata dalam hatimu begini: Bahwa aku yang demikian ini, maka seorangpun tiada yang lebih dari padaku.
7karena seperti orang yang menunggui dirinya, demikianlah adanya, maka katanya kepadamu kelak: Makan dan minumlah olehmu! tetapi hatinya jauh dari padamu.
24Maka sebab itu, seperti jilat api makan habis akan jerami dan nyala apipun menghabiskan merang, demikianpun akar mereka itu dimakan makin habis dan bunganyapun akan beterbangan seperti duli; karena telah dibuangnya akan taurat Tuhan serwa sekalian alam dan dicelakannya firman Yang Mahasuci orang Israel.
13Bagaimana kita khianat dan sudah menyangkal Tuhan dan sudah undur dari pada Allah kita; bagaimana kita sudah berkata-kata hendak gagah dan murtad dan hati kita sudah mengandung dan mereka segala perkataan dusta.
26Berapa lama lagi? bagaimana berani mereka itu? Yaitu segala nabi yang bernubuat dusta dan yang mengatakan segala tipu daya hatinya.
23Ia mengembara ke sana ke mari hendak mencahari makan, diketahuinya bahwa beberapa hari kegelapan sudah ditentukan baginya.
18Oleh kebesaran kejahatanmu dan lalim perniagaanmu sudah kauhinakan takhtamu yang suci itu; maka sebab itu Kusuruh keluar api dari dalammu yang makan habis akan dikau kelak dan Aku menghamburkan dikau seperti abu kepada tanah di hadapan mata segala orang yang melihat engkau.
14Bahwa engkau akan makan, tetapi tiada sampai kenyang, dan laparpun akan berlebih-lebihan di dalam perutmu; bahwa engkau akan undur, tetapi tiada luput, dan jikalau luput sekalipun, maka Aku menyerahkan dikau juga kepada pedang.
5Demikianlah firman Tuhan: Kutuklah orang yang harap pada manusia dan yang menaruh daging akan lengannya, dan yang hatinya undur dari pada Tuhan!
4Yaitu orang yang suci tangannya dan jernih hatinya, dan yang tiada membawa hatinya kepada sia-sia dan yang tiada bersumpah dusta.
11Apabila cabang-cabangnya sudah menjadi kering, lalu ia itu dipatahkan dan orang perempuanpun akan datang menyalakan dia; karena bangsa itu sekali-kali tiada berbudi, sebab itu tiada disayangi akan dia oleh Yang telah menjadikan dia, dan tiada dikasihani akan dia oleh Yang telah merupakan dia.
18Apa guna kiranya patung pahatan itu, bahwa tukang yang pandai sudah memahat dia? Dan patung tuangan bukankah ia itu pengajar dusta juga adanya? Bolehkah tukang itu harap pada perbuatannya sendiri? Bukan diperbuatnya berhala juga yang kelu adanya?
7Segala kawan janjimu menyuruh engkau undur dari pada perhinggaan negeri, dan segala sahabatmu menipukan dikau, dan berkelebihanlah ia atasmu, dan yang makan sehidangan dengan dikau itu membubuh jerat akan dikau; bahwasanya tiada ia berakal!
3Dibentangkannya lidahnya yang bohong itu seperti busur dan oleh khianatnya mereka itu merajalela di dalam negeri; bahkan, dari pada jahat mereka itu langsung kepada jahat, dan tiada dikenalnya Aku, demikianlah firman Tuhan.
9Maka jikalau kiranya seorang nabi dibujuk akan mengatakan barang perkataan, dan Aku sudah membiarkan dia dibujuk, maka Aku akan mengunjuk tangan-Ku dan menumpas dia dari antara umat-Ku Israel.
11Kamu sudah mengandung merang, kamu sudah beranak jerami; nafasmu sendiri itulah api yang makan habis akan kamu.
7Tetapi Allah juga akan merobohkan dikau kelak pada selama-lamanya; Iapun akan mencabut dan membantun engkau dari dalam kemahmu, bahkan, Iapun akan mencabut engkau dari dalam negeri segala orang hidup. -- Selah.
12Tetapi cuma-cuma juga orang berlelah! karatnya sudah makan terlalu dalam, tiada boleh dilalukan dari padanya, lagi di dalam apipun tahan karatnya.
15Kendatilah, umat-Ku juga sudah melupakan Daku; mereka itu membakar dupa bagi barang yang sia-sia, yang sudah menggelincirkan mereka itu pada jalannya, pada jalan yang sedia, supaya mereka itu berjalan dalam alur-aluran jalan yang tiada tertambak.
29Bahwa hembusan itu hanguslah tetapi dari pada api keluar timah juga; cuma-cuma dihancurkan dia akan dibersihkan pula; tak boleh dijauhkan sanganya.
13Dan lagi firman Tuhan demikian: Bahwa bangsa ini menghampiri Aku dengan mulutnya dan dengan lidahnya juga dimuliakannya Aku, tetapi hatinya jauh dari pada-Ku; adapun peri mereka itu berbuat ibadat kepada-Ku ia itu pengajaran hukum-hukum manusia belaka.
8Biarlah segala orang yang memperbuat dia itu menjadi sebagainya; demikianpun segala orang yang harap padanya.
6Dalam antara itu dipenuhinya hatinya dengan tipunya seperti sebuah dapur; kendatilah tukang roti itu tidur sepanjang malam, pada pagi hari dapur itu hangat juga seperti api yang bernyala.