Yakobus 1:19

Terjemahan Lama

Kamu pun mengetahui yang demikian, hai saudara-saudara yang kukasihi. Tetapi biarlah tiap-tiap orang pantas mendengar, lambat berkata-kata, lambat marah.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 17:27 : 27 Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.
  • Ams 10:19 : 19 Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.
  • Ams 21:23 : 23 Barangsiapa yang memeliharakan mulutnya dan lidahnya, ia itu melepaskan dirinya dari pada beberapa kesusahan.
  • Ams 13:3 : 3 Barangsiapa yang menunggui lidahnya, ia itu memeliharakan nyawanya, tetapi orang yang membukakan bibirnya luas-luas itu kelak akan binasa.
  • Ams 18:13 : 13 Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.
  • Ams 14:29 : 29 Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.
  • Ams 16:32 : 32 Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.
  • Ef 4:26 : 26 Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa, jangan kamu simpan kemarahanmu sehingga matahari masuk;
  • Kol 3:8 : 8 Tetapi sekarang hendaklah kamu pun meninggalkan segala perkara ini: kemarahan, geram, kejahatan, umpat, perkataan keji yang keluar daripada mulutmu.
  • Pkh 5:1-3 : 1 Janganlah kiranya mulutmu telanjur dan janganlah hatimu gopoh-gopoh mengeluarkan barang sesuatu perkataan di hadapan hadirat Allah, karena Allah adalah di dalam sorga dan engkau di atas bumi, sebab itu hendaklah sedikit jua perkataanmu. 2 Karena seperti mimpi datang oleh banyak syugul, demikianpun bunyi suara orang bodoh oleh kebanyakan perkataan. 3 Apabila engkau menazarkan kepada Allah barang sesuatu nazar, jangan bertangguh-tangguh menyampaikan dia, karena tiada Ia berkenan akan orang jahil; sebab itu sampaikanlah olehmu barang yang telah kaunazarkan itu.
  • Pkh 7:8-9 : 8 Baiklah kesudahan barang suatu perkara dari pada permulaannya, dan baiklah sabar dari pada kemegahan hati. 9 Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.
  • Ams 17:14 : 14 Permulaan perkelahian itu seumpama air tiris, sebab itu tinggalkanlah akan perbantahan dahulu dari pada ia menjadi air bah yang bergelora.
  • Ams 15:18 : 18 Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.
  • Ef 4:31 : 31 Biarlah segala kepahitan, dan gusar dan marah dan gaduh dan umpat dibuang beserta dengan segala kejahatan.
  • Ams 15:2 : 2 Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.
  • Ams 19:11 : 11 Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.
  • Ams 14:17 : 17 Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.
  • Ams 25:28 : 28 Orang yang tiada dapat menahani nafsunya, ia itu seperti kota benteng yang telah roboh dewalanya.
  • Kol 3:15 : 15 Biarlah sentosa yang daripada Kristus memerintah di dalam hati kamu, maka kepada hal itu juga kamu sudah dipanggil di dalam tubuh yang Satu; dan hendaklah kamu syukur.
  • Mat 5:22 : 22 Tetapi Aku berkata kepadamu, bahwa tiap-tiap orang yang marah akan saudaranya, ia akan terkena hukum; dan barangsiapa yang berkata kepada saudaranya: Hai jahil! ia akan dihukumkan oleh majelis besar; dan barangsiapa yang berkata: Hai gila! ia akan terkena hukum masuk api neraka.
  • Ams 18:21 : 21 Mati dan hidup adalah dalam kuasa lidah, dan barangsiapa yang suka akan dia itu kelak akan makan buah-buahnya.
  • Neh 9:17 : 17 Maka engganlah mereka itu mendengar dan tiada diingatnya akan segala perkara ajaib yang sudah Kauperbuat kepadanya, melainkan ditegarkannya tengkuknya dan dengan durhakanya ditentukannya seorang penghulu hendak kembali kepada hal perhambaannya itu. Kendatilah demikian tiada juga Kautinggalkan mereka itu, sebab Engkaulah Allah yang amat mengampuni dan amat mengasihani dan yang rahmani dan panjang sabar dan besarlah kemurahan-Mu.
  • 1Tes 2:13 : 13 Maka itulah sebabnya kami ini pun mengucapkan syukur kepada Allah dengan tiada berkeputusan, sebab tatkala kamu sudah menerima firman Allah daripada pemberitaan kami, lalu kamu menyambut firman itu, bukannya seperti perkataan manusia, melainkan seperti sungguh perkataan Allah, yang bekerja di dalam kamu juga yang beriman.
  • Kis 10:33 : 33 Seketika itu juga hamba menyuruhkan orang menjemput Tuan; maka baik juga Tuan sudah datang. Sebab itu sekarang kami sekalian hadir di sini di hadirat Allah akan mendengar segala perkara yang dipesankan Tuhan kepada Tuan."
  • Kis 17:11 : 11 Maka orang yang di situ lebih baik daripada orang yang di Tesalonika itu, karena orang-orang ini telah menerima firman itu dengan sukacitanya serta sehari-hari menyelidiki isi Alkitab kalau sungguh hal itu demikian.
  • Kis 13:42-44 : 42 Tatkala mereka itu keluar, maka sangatlah orang-orang itu minta supaya perkataan itu dikatakan kepada mereka itu pada hari Sabbat yang akan datang. 43 Setelah perhimpunan itu berpecah, maka banyaklah orang Yahudi dan orang mualaf yang beribadat mengikut Paulus dan Barnabas, yang berkata kepada mereka itu menyuruh bertekun di dalam anugerah Allah. 44 Maka pada hari Sabbat yang datang itu, hampir segenap negeri itu berhimpun mendengar firman Allah.
  • Mrk 2:2 : 2 Lalu dengan segeralah orang banyak berhimpun, sehingga tiada bertempat lagi, meskipun di muka pintu, maka dikatakan-Nya firman Allah kepada mereka itu.
  • Mrk 12:37 : 37 Adapun Daud sendiri memanggil Dia, Tuhan, maka bagaimanakah pula Ia jadi anaknya?" Maka kebanyakan orang itu sangatlah suka mendengar akan Yesus.
  • Luk 19:48 : 48 Maka tiada didapatinya seperti yang dimaksudkannya itu; karena segenap kaum itu berpaut kepada-Nya serta mendengarkan Dia.
  • Kis 2:42 : 42 Maka mereka itu pun bertekun di dalam pengajaran rasul-rasul, dan di dalam persekutuan, dan di dalam hal memecahkan roti, dan doa.
  • Ams 8:32-35 : 32 Maka sekarangpun, hai anak-anakku, dengarlah kiranya akan daku, karena berbahagialah segala orang yang memeliharakan jalanku. 33 Dengarlah akan pengajaran dan jadilah berbudi; janganlah tolak akan dia. 34 Berbahagialah orang yang pada sehari-hari berjaga di pintu gerbangku dan yang menunggu pada jenang pintuku. 35 Karena barangsiapa yang mendapat aku, ia itu mendapat selamat serta beroleh keridlaan dari pada Tuhan.
  • Neh 8:2-3 : 2 berhimpunlah segenap orang banyak itu seperti orang satu jua adanya pada halaman yang di hadapan pintu Air; maka disuruh mereka itu kepada Ezra, katib itu, membawa akan kitab taurat Musa, yang firman Tuhan kepada orang Israel. 3 Maka imam Ezrapun membawalah akan kitab Taurat itu ke hadapan perhimpunan itu, baik laki-laki baik perempuan dan segala orang yang cukup akalnya akan mendengar, yaitu pada sehari bulan yang ketujuh.
  • Neh 8:18 : 18 Maka segenap sidang orang yang sudah kembali dari pada tertawan itupun memperbuatkan pondok-pondok itu, karena dari pada zaman Yusak bin Nun sampai kepada hari ini tiada pernah diperbuat begitu oleh bani Israel; maka adalah kesukaan yang amat besar. (8:19)Maka pada tiap-tiap hari dibaca oranglah kitab taurat Allah dari pada hari yang pertama datang kepada hari yang terkemudian, dan dipegangnya masa raya itu tujuh hari lamanya dan pada hari yang kedelapan, hari yang besar itu, menurut hakikat adanya.
  • Neh 9:3 : 3 Setelah mereka itu bangkit berdiri pada tempatnya maka dibacanya dalam kitab taurat Tuhan, Allahnya, sesuku hari lamanya, dan sesuku lagi lamanya diakuinya dosa-dosanya dan dipintanya doa kepada Tuhan, Allahnya.
  • Ams 19:19 : 19 Orang yang pemarah besar itu kelak merasai siksa, jikalau kiranya engkau membiarkan dia, niscaya engkau menambahi jahatnya.
  • Yak 3:1-2 : 1 Hai saudara-saudaraku, janganlah kamu semuanya hendak menjadi guru, sebab mengetahui bahwa kami akan menerima hukuman yang terlebih berat; 2 karena kita sekalian bersalah di dalam banyak perkara. Jikalau barang seorang tiada bersalah di dalam hal berkata-kata, ialah orang yang sempurna, yang juga boleh menahan segenap tubuhnya.
  • 1Yoh 2:21 : 21 Bukannya aku menulis kepadamu sebab kamu tiada mengetahui keadaan yang benar, melainkan sebab kamu mengetahui dia, dan sebab tidak ada dusta keluar daripada keadaan yang benar.
  • Neh 8:12-14 : 12 Maka dipersenangkan orang Lewi akan mereka itu sekalian, katanya: Diamlah kamu, karena sucilah hari ini, sebab itu janganlah kamu berdukacita. 13 Hata, maka mereka itu sekalianpun pergilah hendak makan minum dan berkirim-kirim hadiah makan-makanan dan bersuka-sukaan dengan ramai, sebab mengertilah mereka itu segala perkataan yang telah diberitahu kepadanya. 14 Maka pada keesokan harinya berhimpunlah segala penghulu bapa-bapa mereka itu sekalian serta segala imam dan orang Lewi kepada katib Ezra, hendak belajar pula bunyi taurat itu.
  • Luk 15:1 : 1 Adalah segala orang pemungut cukai dan orang berdosa menghampiri Yesus, hendak mendengar perkataan-Nya.
  • Kis 13:48 : 48 Maka orang-orang kafir yang mendengar itu pun bersukacitalah sambil memuliakan firman Allah, dan seberapa banyak orang yang ditentukan bagi hidup yang kekal itu juga percayalah.
  • Gal 5:20-21 : 20 menyembah berhala, hobatan, perseteruan, perkelahian, cemburuan, kemarahan, perlawanan, perceraian, bidat, 21 dengki, mabuk, berlazat-lazat dan sebagainya. Maka akan hal segala perkara itu lagi aku berkata kepadamu, seperti yang dahulu sudah kukatakan kepadamu, bahwa orang yang mengamalkan segala perkara yang demikian itu tiada akan mewarisi kerajaan Allah.
  • Yak 1:26 : 26 Jikalau barang seorang menyangkakan dirinya beribadat, tetapi tiada menahan lidahnya melainkan menipu dirinya, maka ibadat orang itu sia-sialah.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 82%

    20Karena amarah manusia itu bukannya mengerjakan yang benar kepada Allah.

    21Sebab itu sambil membuangkan segala najis dan kejahatan yang melimpah itu, terimalah dengan lemah lembut pengajaran yang sudah tertanam di dalam kamu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

    22Tetapi hendaklah kamu menjadi penurut pengajaran itu, bukannya orang yang mendengar sahaja dengan memperdayakan dirinya sendiri.

    23Karena jikalau barang seorang menjadi orang yang mendengar pengajaran itu, tetapi tiada menurut, ialah seumpama orang yang memandang mukanya yang sebenar di dalam cermin;

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 1Bahwa sahut yang lembut itu memadamkan amarah yang bernyala-nyala, tetapi perkataan yang tajam menggalakkan amarah.

  • 18Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.

  • 26Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa, jangan kamu simpan kemarahanmu sehingga matahari masuk;

  • 74%

    16Janganlah kamu sesat, hai saudara-saudara yang kukasihi.

    17Adapun tiap-tiap anugerah yang baik dan tiap-tiap karunia yang sempurna itu dari atas, turun daripada Bapa, pohon segala penerang dari langit, maka Ialah yang tiada berubah dan tiada berbayang perubahan-Nya.

    18Maka menurut kehendak-Nya sendiri Ia sudah menjadikan kita dengan firman-Nya yang benar, supaya kita menjadi suatu jenis buah yang sulung di antara segala makhluk-Nya.

  • 9Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.

  • Pkh 5:1-2
    2 ayat
    73%

    1Janganlah kiranya mulutmu telanjur dan janganlah hatimu gopoh-gopoh mengeluarkan barang sesuatu perkataan di hadapan hadirat Allah, karena Allah adalah di dalam sorga dan engkau di atas bumi, sebab itu hendaklah sedikit jua perkataanmu.

    2Karena seperti mimpi datang oleh banyak syugul, demikianpun bunyi suara orang bodoh oleh kebanyakan perkataan.

  • Yak 1:2-5
    4 ayat
    72%

    2Hai saudara-saudaraku, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sifatkanlah semuanya itu kesukaan sahaja,

    3oleh sebab mengetahui, bahwa ujian imanmu itu mengerjakan tekun.

    4Biarlah tekun itu bekerja dengan sempurnanya, supaya kamu jadi sempurna dan cukup lengkap, dan tiada berkekurangan di dalam sesuatu apa pun.

    5Jikalau ada orang di antara kamu yang kurang bijak, hendaklah ia memohonkan kepada Allah, yang mengaruniakan dengan murahnya kepada tiap-tiap orang dengan tiada membangkit-bangkitkan, niscaya dikaruniakan-Nya kelak kepadanya.

  • Yak 3:1-2
    2 ayat
    72%

    1Hai saudara-saudaraku, janganlah kamu semuanya hendak menjadi guru, sebab mengetahui bahwa kami akan menerima hukuman yang terlebih berat;

    2karena kita sekalian bersalah di dalam banyak perkara. Jikalau barang seorang tiada bersalah di dalam hal berkata-kata, ialah orang yang sempurna, yang juga boleh menahan segenap tubuhnya.

  • 72%

    8Pada akhirnya, hendaklah kamu sekalian sehati, dan berbelas kasihan, dan mengasihi segala saudara, dan penyayang, dan rendah hati;

    9janganlah kamu membalas kejahatan dengan kejahatan atau membalas maki dengan maki, melainkan memintakan berkat, karena bagi yang demikian itu kamu sudah dipanggil, supaya kamu mendapat berkat akan menjadi warisanmu.

    10Karena: Orang yang suka akan hidup, dan beroleh masa yang baik hendaklah ia menahan lidahnya daripada mengatakan yang jahat, dan bibirnya supaya jangan mengatakan barang tipu daya;

  • 9Hai saudara-saudaraku, jangan bersungut sama sendiri, supaya jangan kamu terkena hukum. Ingatlah, bahwa hakim ada berdiri di muka pintu.

  • 71%

    9Dengan lidah itu kita memuji Tuhan, yaitu Bapa, dan dengan lidah itu juga kita mengutuki manusia yang dijadikan atas teladan Allah.

    10Daripada mulut itu juga keluar puji-pujian dan kutuk. Perkara yang demikian ini, hai saudara-saudaraku, tiadalah patut.

  • 71%

    13Siapakah di antara kamu yang bijak dan berpengetahuan? Biarlah ia menunjukkan segala perbuatannya daripada kelakuan yang baik, dengan kebijakan yang lemah lembut.

    14Tetapi jikalau ada kamu menaruh perasaan yang dengki sangat dan perbantahan di dalam hatimu, janganlah meninggikan diri dan janganlah mendusta dengan melawan yang benar.

  • 17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 31Biarlah segala kepahitan, dan gusar dan marah dan gaduh dan umpat dibuang beserta dengan segala kejahatan.

  • 17Tetapi kamu ini, hai kekasihku, hendaklah kamu ingat akan perkataan yang dikatakan dahulu oleh segala rasul Tuhan kita Yesus Kristus,

  • 17Tetapi kebijakan yang dari atas itu pertama-tama suci, kemudian suka berdamai, manis lakunya, seturut, penuh dengan belas kasihan dan buah-buahan yang baik, dengan tiada syak, dan dengan tiada munafik.

  • 8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.

  • 12Tetapi yang terutama sekali, hai saudara-saudaraku, jangan kamu bersumpah, baik demi surga baik demi bumi atau barang sumpah yang lain; melainkan biarlah "Ya" kamu di atas yang "Ya", dan "Tidak" kamu di atas yang "Tidak", supaya jangan kamu terkena hukum.

  • 19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.

  • 32Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.

  • 11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.

  • 19Hai saudara-saudaraku, jikalau barang seorang di antara kamu sesat daripada yang benar, lalu seorang yang lain mentobatkan dia,

  • 22Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.

  • 20Hai saudara-saudaraku, janganlah kamu menjadi budak-budak di dalam akalmu, melainkan di dalam hal kejahatan patutlah kamu menjadi kanak-kanak; tetapi di dalam akalmu itu hendaklah kamu menjadi sempurna.

  • 17Jikalau kamu menyeru Dia Bapa, yang menghakimkan orang dengan tiada berat sebelah menurut seperti perbuatan masing-masing, maka hendaklah kamu melakukan dirimu dengan takut selama kamu menumpang di dunia ini,

  • 11Hai saudara-saudaraku, jangan seorang mencela orang. Adapun orang yang mencela saudaranya atau menyalahkan saudaranya, ialah mencela hukum serta menyalahkan hukum. Tetapi jikalau engkau menyalahkan hukum itu, bukannya engkau penurut hukum itu, melainkan hakimnya.

  • 26Jikalau barang seorang menyangkakan dirinya beribadat, tetapi tiada menahan lidahnya melainkan menipu dirinya, maka ibadat orang itu sia-sialah.

  • 20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

  • 2jangan mengumpat orang, jangan berbantah-bantah, melainkan hendaklah manis lakunya, serta menunjukkan hati yang sehabis-habis lembut kepada orang sekalian;

  • 27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.

  • 68%

    6Biarlah jangan orang memperdayakan kamu dengan perkataan yang sia-sia; karena itulah sebabnya datang murka Allah atas anak-anak durhaka.

  • 8Tetapi sekarang hendaklah kamu pun meninggalkan segala perkara ini: kemarahan, geram, kejahatan, umpat, perkataan keji yang keluar daripada mulutmu.

  • 22Sedangkan kamu sudah menyucikan jiwamu di dalam taatmu kepada yang benar, sehingga kamu kasih dengan tulusnya akan segala saudara, maka hendaklah kamu berkasih-kasihan sama sendirimu dengan bersungguh-sungguh hati,

  • 6Hendaklah senantiasa perkataanmu itu berkat, dimasinkan dengan garam, supaya dapat kamu mengetahui bagaimana kamu memberi jawab kepada tiap-tiap orang.