Amsal 14:17

Terjemahan Lama

Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 14:29 : 29 Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.
  • Ams 29:22 : 22 Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.
  • Pkh 7:9 : 9 Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.
  • Yak 1:19 : 19 Kamu pun mengetahui yang demikian, hai saudara-saudara yang kukasihi. Tetapi biarlah tiap-tiap orang pantas mendengar, lambat berkata-kata, lambat marah.
  • Ams 15:18 : 18 Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.
  • Ams 16:32 : 32 Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.
  • Ams 22:24 : 24 Janganlah bersahabat dengan orang pemarah, dan janganlah berjinak-jinakan dengan orang garang;
  • Est 3:6 : 6 Tetapi suatu kehinaan kepada pemandangannya membunuh Mordekhai seorang orang jua, tegal sudah dinyatakan oranglah kepadanya bangsa Mordekhai itu, melainkan Haman mencahari jalan hendak membinasakan segala orang Yahudipun yang di dalam seluruh kerajaan Ahasyweros, sebab mereka itu bangsa Mordekhai.
  • Est 7:5-6 : 5 Maka titah baginda raja Ahasyweros kepada permaisuri Ester: Siapa gerangan orang itu? di manakah orang yang berniat dalam hatinya hendak berbuat demikian? 6 Maka sembah Ester: Adapun orang itu dan si penganiaya itu, ia itu Haman yang jahat ini! Maka hilanglah semangat Haman dari pada terkejut di hadapan baginda dan di hadapan permaisuri.
  • Ams 6:18 : 18 dan hati yang mengadakan tipu daya, dan kaki yang pantas berjalan kepada kejahatan,
  • Ams 12:2 : 2 Orang yang baik itu beroleh keridlaan dari pada Tuhan, tetapi orang yang menaruh akal jahat itu dihukumkannya.
  • Ams 12:16 : 16 Bahwa amarah orang bodoh itu nyatalah pada sebentar juga, tetapi orang yang bijaksana itu, menudungi malu.
  • Yes 32:7 : 7 Adapun orang kikir itu segala perbuatannya jahatlah adanya, ia berpikirkan segala tipu daya, hendak membinasakan orang miskin itu dengan segala perkataan penipu dan diubahkannya perkara yang benar apabila orang miskin berkata-kata.
  • Yer 5:26-29 : 26 Karena di antara segala umat-Ku didapati akan orang fasik, yang mengintai-intai seperti orang pemikat menyembunyikan dirinya, dipasangnya jerat kebinasaan, hendak menjerat orang. 27 Seperti sangkaran penuh dengan burung, demikianlah rumah mereka itu penuh dengan tipu, maka oleh sebabnya mereka itu sudah menjadi besar dan kaya. 28 Mereka itu sudah menjadi gemuk dan bisai, jikalau mereka itu melampaui segala ukuran kejahatan sekalipun! Tiada mereka itu memutuskan hukum yang adil dalam acara orang piatu, kendatilah mereka itu juga beruntung, dan lagi tiada dibenarkannya hal perkara orang-orang miskin. 29 Masakan tiada Aku membalas segala perkara ini? demikianlah firman Tuhan; masakan hati-Ku tiada membalasnya kepada bangsa begini macam?

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 84%

    15Bahwa orang bodoh percaya segala perkataan, tetapi orang bijaksana mencamkan jalannya baik-baik.

    16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 22Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.

  • 9Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.

  • 80%

    15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

    16Bahwa amarah orang bodoh itu nyatalah pada sebentar juga, tetapi orang yang bijaksana itu, menudungi malu.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 18Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.

  • 2Karena orang gila juga yang dibinasakan oleh kesukaran, dan orang bodoh juga yang dibunuh oleh nafsu.

  • 18Bahwa kebodohan menjadi pusaka orang yang bebal, tetapi pengetahuan itulah makota orang yang berbudi.

  • 24Janganlah bersahabat dengan orang pemarah, dan janganlah berjinak-jinakan dengan orang garang;

  • 76%

    19Barangsiapa yang suka akan perbantahan, iapun suka akan dosa, dan barangsiapa yang meninggikan pintunya, ia itu mencahari kebinasaan.

    20Barangsiapa yang terbalik hatinya itu tiada akan mendapat kebajikan, dan orang yang bercabang lidah itu akan terperosok ke dalam celaka.

    21Orang yang telah memperanakkan seorang bodoh, ia itu akan mendapat susah, maka bapanya seorang bodoh tiada akan bersukacita.

  • 76%

    7Pergilah engkau, pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau mendapati padanya bibir yang berpengetahuan.

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 12Orang bijaksana itu, serta dilihatnya jahat, maka disembunikannya dirinya, tetapi orang bodoh melangsung juga, lalu kena.

  • 20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

  • 27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.

  • 18Seperti orang yang pura-pura main gila, tetapi dilontarkannya api dan anak panah dan segala perkakas kematian berkeliling,

  • 23Berbuat jahat itu bagi orang bodoh seperti permainan juga adanya; demikianpun melakukan dirinya dengan bijaksana itu bagi orang yang berbudi.

  • 75%

    1Bahwa sahut yang lembut itu memadamkan amarah yang bernyala-nyala, tetapi perkataan yang tajam menggalakkan amarah.

    2Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.

  • 75%

    8Orang pengolok-olok dapat menyalakan sebuah negeri, tetapi orang yang berbudi itu memadamkan marah.

    9Bahwa orang berbudi dengan orang bodoh berbantah-bantah selalu, baik dengan amarah baik dengan tertawa, tiada juga berhentinya.

  • 19Orang yang pemarah besar itu kelak merasai siksa, jikalau kiranya engkau membiarkan dia, niscaya engkau menambahi jahatnya.

  • 11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.

  • 3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 3Bahwa kepujianlah bagi orang, jika berhenti dari pada perbantahan, tetapi bodohlah orang yang memasukkan dirinya kepadanya.

  • 12Barangsiapa yang mencelakan samanya manusia, ia itu tiada berbudi, tetapi orang yang bijaksana sangat berdiam dirinya.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 25Seorang anak bodoh menjadi kedukaan kepada bapanya, dan kepahitan kepada ibunya, yang telah memperanakkan dia.

  • 14Bahwa kehangatan murka raja itu seperti malak-almaut; maka sebab itu orang yang berbudi akan memadamkan dia.

  • 4Bahwa bengislah adanya nyala-nyala amarah, dan murka itu seperti air bah yang meliput, tetapi cemburuan, siapa gerangan dapat menahankan dia?

  • 8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.

  • 7Sesungguhnya aniaya dapat memarahkan orang alim juga, dan hadiah merusakkan hati.

  • 32Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.

  • 3Orang bijaksana itu serta dilihatnya jahat, maka disembunyikannya dirinya, tetapi orang bodoh melangsung juga lalu kena.

  • 29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 73%

    10Sekali punya tegur itu lebih masuk ke dalam hati orang yang berbudi dari pada palu seratus sebat ke dalam orang bodoh.

    11Barangsiapa yang hendak mendurhaka, ia itu menuntut jahat belaka, maka sebab itu pesuruhan bengis kelak disuruhkan kepadanya.

    12Baiklah bertemu dengan beruang betina yang kecurian anak-anaknya dari pada bertemu dengan orang bodoh dalam kebodohannya.

  • 8Orang yang berniat jahat itu dipanggil pereka tipu daya namanya.