Amsal 19:19

Terjemahan Lama

Orang yang pemarah besar itu kelak merasai siksa, jikalau kiranya engkau membiarkan dia, niscaya engkau menambahi jahatnya.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • 1Sam 20:30-31 : 30 Maka pada masa itu berbangkitlah murka Saul akan Yonatan, sambil titahnya kepadanya: Hai anak celaka dan durhaka! bukankah kuketahui akan hal engkau sudah memilih bin Isai itu hendak mendatangkan malu atas dirimu dan malu atas bundamupun, yang telah memperanakkan dikau? 31 Karena pada segala hari bin Isai itu lagi hidup di atas bumi, niscaya engkau dan kerajaanmupun tiada dapat ditentukan; maka sekarang juga suruhkanlah orang mengambil dia dan membawa dia kepadaku, karena akan mati dibunuh adanya.
  • 1Sam 22:7-9 : 7 Maka titah Saul kepada segala hamba yang berdiri sertanya itu: Dengarlah olehmu, hai orang Benyamin! iakah bin Isai itu akan mengaruniai kamu sekalian dengan bendang dan kebun anggur? sungguhkah ia akan menjadikan kamu sekalian penghulu atas orang seribu dan penghulu atas orang seratus? 8 Maka kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, dan dari pada kamu sekalian seorangpun tiada memberitahu aku, bahwa anakku sendiri sudah berjanji-janjian dengan bin Isai itu, dan dari pada kamu seorangpun tiada kasihan akan daku atau memberitahu aku, bahwa anakku mengajak hambaku akan menjadi pengadang bagiku, seperti halnya sekarang ini adanya. 9 Maka sahut Dowej, orang Edom, yang berdiri serta dengan segala hamba Saul itu, sembahnya: Bahwa patik sudah melihat bin Isai itu datang ke Nob mendapatkan Akhimelekh bin Ahitub, 10 yang bertanyakan Tuhan akan halnya dan yang memberi bekal akan dia, lagipun diberikannya pedang Goliat, orang Filistin itu. 11 Maka disuruhkan baginda akan orang pergi memanggil imam Akhimelekh bin Ahitub dan segala orang isi rumah bapanya, yaitu segala imam yang di Nob, maka datanglah mereka itu sekalian menghadap baginda. 12 Maka titah Saul: Dengarlah olehmu, hai bin Ahitub! Maka sahutnya: Daulat tuanku! 13 Maka titah Saul kepadanya: Mengapa kamu sekalian sefakat hendak melawan aku, baik kamu baik bin Isai itu, sehingga kamu sudah memberikan dia roti dan pedang itu, dan kamu sudah bertanyakan Allah akan halnya, supaya ia mendurhaka kepadaku dan menjadi pengadang, seperti halnya sekarang ini adanya. 14 Maka sahut Akhimelekh kepada baginda, sembahnya: Bahwa dari pada segala hamba tuanku siapa gerangan yang setiawan seperti Daud? bahwa ialah menantu tuanku dan diterima dalam bicara tuanku dan kehormatan dalam istana tuanku! 15 Baharulah sekali ini jua patik bertanyakan Allah akan halnya? Dijauhkan Allah kiranya! Jangan apalah tuanku menanggungkan sesuatu itu kepada patik tuanku atau kepada orang isi rumah bapa patik, karena sedikit jua tiada patik ketahui akan perkara itu, baik besar baik kecil. 16 Tetapi titah baginda: Hai Akhimelekh! tak akan jangan engkau mati dibunuh, baik engkau baik segenap orang isi rumah bapamu! 17 Lalu titah baginda kepada segala biduandanya yang berdiri sertanya: Baliklah kamu; bunuhlah segala imam Tuhan itu, sebab mereka itu juga sefakat dengan Daud, dan sebab diketahuinya akan hal larinya, maka tiada diberinya tahu aku. Tetapi engganlah segala hamba baginda itu mengangkat tangannya akan menyerbu kepada segala imam Tuhan itu. 18 Lalu titah baginda kepada Dowej: Baliklah engkau dan serbulah akan segala imam itu! Maka baliklah Dowej, orang Edom itu, diserbunya akan segala imam itu, dibunuhnya pada hari itu juga delapan puluh lima orang laki-laki, yang berpakaikan jubah putih. 19 Dan lagi dibunuhnya segala orang isi Nob, negeri imam itu, dengan mata pedang, dari pada laki-laki dan perempuan, dari pada budak-budak dan anak-anak penyusu, bahkan, segala lembu dan keledai dan kambingpun dibunuhnya dengan mata pedang. 20 Hanya seorang dari pada anak Akhimelekh bin Ahitub luput, namanya Abyatar, maka larilah ia mengikut Daud. 21 Lalu dikabarkan Abyatar kepada Daud hal sudah dibunuh Saul segala imam Tuhan. 22 Maka kata Daud kepada Abyatar: Tahulah juga aku pada hari Dowej, orang Edom itu, di sana, bahwa tak dapat tiada dikabarkannya hal itu kepada Saul kelak; maka aku juga sudah menyebabkan, bahwa dibunuh oranglah akan segala orang isi rumah bapamu. 23 Maka sekarang hendaklah engkau tinggal sertaku; janganlah engkau takut; karena adapun orang yang menyengajakan matiku, ia itu yang menyengajakan matimu juga, tetapi sertaku akan terpeliharalah engkau.
  • 1Sam 24:17-22 : 17 Setelah sudah dipersembahkan Daud segala perkataan ini kepada Saul, maka titah Saul: Inikah bunyi suaramu, hai Daud, anakku? Lalu menangislah Saul dengan nyaring suaranya. 18 Serta titahnya kepada Daud: Bahwa engkau benar dari padaku, karena engkau sudah membuat baik akan daku, tetapi aku sudah membuat jahat akan dikau. 19 Maka pada hari ini juga engkau menyatakan kepadaku kebajikan yang sudah kauperbuat akan daku, yaitu aku sudah diserahkan Tuhan kepada tanganmu, maka tiada juga engkau membunuh aku. 20 Jikalau kiranya barang seorang sudah mendapat seterunya, masakan dilepaskannya pergi dengan selamat? Maka sebab itu dibalas Tuhan kiranya kebajikan yang telah kauperbuat akan daku pada hari ini. 21 Maka sesungguhnya kuketahui, bahwa tak dapat tiada engkau menjadi raja kelak dan kerajaan Israelpun akan ditetapkan oleh tanganmu. 22 Maka sebab itu bersumpahlah kepadaku sekarang ini demi Tuhan, bahwa tiada engkau akan menumpas anak cucuku kemudian dari padaku, dan tiada engkau akan menghapuskan namaku dari antara isi rumah bapaku. (24:23)Maka bersumpahlah Daud kepada Saul, lalu Saul pulanglah ke istananya, tetapi Daud dan segala orangnya lagi lebih naik, masuk ke tempat yang tiada terhampiri adanya.
  • 1Sam 26:21-25 : 21 Maka titah Saul: Bahwa aku sudah berdosa; pulanglah, hai anakku Daud! karena tiada aku mau berbuat jahat lagi akan dikau, sebab pada hari ini engkau sayang akan nyawaku; bahwasanya perbuatanku bodoh sekali dan aku sudah sesat sangat. 22 Maka sahut Daud, sembahnya: Lihatlah, ini adalah pendahan tuanku; sekarang suruhlah seorang dari pada rakyat itu ke mari akan mengambil dia. 23 Tetapi dibalas Tuhan kiranya kebenaran dan setia masing-masing; yaitu Tuhan yang sudah menyerahkan tuanku pada hari ini kepada tangan patik, maka tiada patik mau mendatangkan tangan patik akan orang yang sudah disiram bagi Tuhan. 24 Maka seperti pada hari ini patik mengindahkan nyawa tuanku, demikianpun hendaklah nyawa patik diindahkan oleh Tuhan dan dilepaskan-Nya patik kiranya dari pada segala bahaya! 25 Maka titah Saul kepada Daud: Berkatlah kiranya atasmu, hai anakku Daud! bahwasanya engkau akan menyelesaikannya kelak, bahkan, engkau akan menang. Setelah itu, maka kembalilah Daud kepada jalannya dan Saulpun pulanglah ke tempatnya.
  • 2Sam 16:5-6 : 5 Adapun setelah sampai baginda raja Daud ke Bahurim, tiba-tiba keluarlah dari sana seorang laki-laki dari pada bangsa isi rumah Saul, bernama Simai bin Gera, sambil berjalan sambil mengutuki baginda. 6 Dan dilontarkannya batu kepada baginda dan kepada segala hamba baginda raja Daud, jikalau segala rakyat dan segala pahlawan ada berjalan pada kiri kanan baginda sekalipun.
  • Ams 22:24-25 : 24 Janganlah bersahabat dengan orang pemarah, dan janganlah berjinak-jinakan dengan orang garang; 25 supaya jangan engkau belajar tingkah lakunya serta memasang jerat akan jiwamu.
  • Ams 25:28 : 28 Orang yang tiada dapat menahani nafsunya, ia itu seperti kota benteng yang telah roboh dewalanya.
  • Ams 29:22 : 22 Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 18Ajarilah anakmu, maka boleh engkau lagi menaruh harap; masakan engkau menghendaki matinya.

  • 79%

    17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.

    18Jangan engkau harap menangkiskan murka-Nya dengan persembahan; jangan engkau ditipu oleh sangkamu dapat berlepas dirimu oleh tebusan yang besar.

  • 77%

    19Seorang hamba yang mengerti, tetapi tiada juga memberi jawab, janganlah diajar akan dia dengan perkataan.

    20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

    21Jikalau seorang hamba dipeliharakan dengan lezatnya, maka pada akhir kelak iapun hendak menjadi anak tuannya.

    22Seorang pemarah itu menerbitkan perkelahian, dan orang yang angat nafsunya itu melimpahkan kesalahan.

  • 17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.

  • 20Dengarlah akan nasihat dan terimalah akan pengajaran, supaya pada akhirnya engkau boleh menjadi orang berbudi.

  • 74%

    13Janganlah tahankan pengajaran dari pada anakmu, jikalau engkau memukul akan dia, dengan rotan, maka tiada ia akan mati,

    14melainkan apabila engkau memukul akan dia, barangkali engkau melepaskan nyawanya dari pada neraka.

  • 74%

    18Maka jikalau pada barang seorang ada anak laki-laki yang nakal dan durhaka, yang tiada mau dengar akan kata bapanya atau akan kata ibunya, maka telah disiksakannya akan dia tiada juga ia mau dengar,

    19maka hendaklah ditangkap ibu bapanya akan dia, dibawanya akan dia keluar menghadap segala tua-tua negeri dan ke pintu gerbang tempat itu.

  • 29Pada masa itu hendaklah kamu takut akan pedang, karena dengan murkanya dibalasnya akan segala kejahatan pedang, supaya diketahui olehmu bahwa adalah pehukuman.

  • 34Karena cemburuan itu mengadakan kehangatan amarah orang laki-laki, dan pada hari tuntutan bela niscaya tiada ia akan tahu sayang,

  • 24Barangsiapa yang menahankan rotan, ia itu benci akan anaknya, tetapi orang yang mengasihi akan anaknya itu mengajari dia pada masa mudanya.

  • 18Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.

  • 17Ajarilah anakmu, maka iapun akan menjadikan kesenanganmu, bahkan, iapun akan mendatangkan kesukaan kepada hatimu.

  • 11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.

  • 10tatkala Allah bangkit berdiri akan menghukumkan, hendak memberi kelepasan kepada segala orang yang lemah lembut di atas bumi. -- Selah.

  • 13Bahwa seorang anak jahat itu seperti suatu telaga kesukaran bagi ibu bapanya dan bini yang bantahanpun seperti bocoran yang bertitik-titik selalu.

  • 24Janganlah bersahabat dengan orang pemarah, dan janganlah berjinak-jinakan dengan orang garang;

  • 19Adakah Allah menyimpan siksa-Nya bagi anak-anaknya; baik lagi dibalas-Nya kepada orang fasik sendiri, supaya diketahuinya.

  • 71%

    19maka hendaklah kamu berbuat akan dia barang yang hendak diadakannya pada saudaranya dengan dengkinya, demikianpun patutlah kamu membuang jahat ini dari tengah-tengahmu.

    20Maka akan kedengaranlah kelak hal itu kepada segala orang lain, sehingga mereka itu takut dan tiada berani berbuat perkara yang jahat begitu lagi.

  • 71%

    10Sekali punya tegur itu lebih masuk ke dalam hati orang yang berbudi dari pada palu seratus sebat ke dalam orang bodoh.

    11Barangsiapa yang hendak mendurhaka, ia itu menuntut jahat belaka, maka sebab itu pesuruhan bengis kelak disuruhkan kepadanya.

  • 34Maka marahlah tuannya itu, lalu diserahkannya dia kepada penunggu penjara, sehingga dibayarnya semua utangnya itu.

  • 71%

    25Jikalau dipalu akan orang pengolok-olok maka orang bodoh akan bijak kelak, jikalau ditegur akan orang yang berakal, maka dinyatakannya pengetahuan kelak.

    26Orang yang memboroskan harta bapanya atau yang menghalaukan ibunya, ia itu seorang anak yang mendatangkan malu dan yang mengadakan kecelaan.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 14Dengan persembahan yang sembunyi orang memadamkan murka, dan dengan hadiah orang memperhentikan kehangatan amarah dalam dada.

  • 13Barangsiapa yang membalas baik dengan jahat, maka jahatpun tiada akan bercerai dari pada rumahnya.

  • 17Bahwa sesungguhnya berbahagialah kiranya orang yang diajar oleh Allah, sebab itu janganlah engkau mengejikan sesah pengajaran Allah yang Mahakuasa itu;

  • 19Tetapi apabila engkau sudah menasehatkan orang fasik itu dan tiada ia bertobat dari pada kejahatannya dan dari pada jalannya yang salah, niscaya orang itu akan mati kelak dalam kejahatannya, tetapi jiwamu akan kaulepaskan.

  • 25Seorang anak bodoh menjadi kedukaan kepada bapanya, dan kepahitan kepada ibunya, yang telah memperanakkan dia.

  • 20Karena amarah manusia itu bukannya mengerjakan yang benar kepada Allah.

  • 14Bahwa kehangatan murka raja itu seperti malak-almaut; maka sebab itu orang yang berbudi akan memadamkan dia.

  • 70%

    11Hai anakku! janganlah engkau membuang akan pengajaran Tuhan dan jangan engkau menjadi syak akan siksa-Nya;

    12karena disiksa Tuhan akan barangsiapa yang dikasihi-Nya, seperti seorang bapa akan anak yang disukainya.

  • 21Orang yang telah memperanakkan seorang bodoh, ia itu akan mendapat susah, maka bapanya seorang bodoh tiada akan bersukacita.

  • 15Jikalau hati budak bersangkut dengan bodoh, tak akan jangan sesah rotan menceraikan dia dari padanya.

  • 7Barangsiapa yang menegurkan orang pengolok-olok, ia itu mendapat malu bagi dirinya sendiri, dan orang yang menggusar akan orang jahat itu mendapat cela bagi dirinya sendiri.

  • 6karena orang yang dikasihi oleh Tuhan itu diajari-Nya, dan tiap-tiap anak yang diterima-Nya itu dipukul-Nya.

  • 25ketunuan akan ganti ketunuan, luka akan ganti luka, bincut akan ganti bincut.

  • 9Bahwa orang berbudi dengan orang bodoh berbantah-bantah selalu, baik dengan amarah baik dengan tertawa, tiada juga berhentinya.

  • 8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.

  • 6Maka padalah siksa yang diadakan oleh kebanyakan orang bagi orang yang semacam itu.

  • 70%

    5Tetapi menurut degilmu dan hati yang tiada mau bertobat, engkau menghimpunkan kemurkaan ke atas dirimu untuk hari murka dan kenyataan hukum Allah yang adil.