Amsal 29:19

Terjemahan Lama

Seorang hamba yang mengerti, tetapi tiada juga memberi jawab, janganlah diajar akan dia dengan perkataan.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ayb 19:16 : 16 Bahwa aku memanggil hambaku, maka tiada ia menyahut, jikalau aku membujuk dia dengan kata yang manis-manis sekalipun.
  • Ams 26:3 : 3 Cemeti adalah bagi kuda, dan kekang adalah bagi keledai, tetapi rotan bagi belakang orang jahil.
  • Ams 30:22 : 22 yaitu karena seorang hamba apabila ia merajalela, dan seorang bodoh apabila ia berkelimpahan rezeki,

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 77%

    20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

    21Jikalau seorang hamba dipeliharakan dengan lezatnya, maka pada akhir kelak iapun hendak menjadi anak tuannya.

  • 10Bahwa lezat kemuliaan tiada berpatutan dengan orang bodoh yang kaya, demikianpun tiada patut seorang hamba memerintahkan raja.

  • 1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.

  • 21Sebab itu jangan engkau taruh di hati akan segala sesuatu yang dikatakan orang, supaya jangan terdengar engkau akan hal hambamu mengutuki engkau.

  • 74%

    3Cemeti adalah bagi kuda, dan kekang adalah bagi keledai, tetapi rotan bagi belakang orang jahil.

    4Jangan beri jawab akan orang bodoh setuju dengan bodohnya, supaya jangan engkau menjadi sama dengan dia.

    5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

  • 20Sungguhpun engkau melihat banyak perkara, tetapi tiada engkau memperhatikan dia; sungguhpun terbuka telinganya, tiada juga ia mendengar.

  • 6Ya Tuhan! bagaimana besar segala perbuatan-Mu, dan dalamnya segala reka-Mu tiada terduga.

  • 22yaitu karena seorang hamba apabila ia merajalela, dan seorang bodoh apabila ia berkelimpahan rezeki,

  • 14Bahwasanya tiada ia menegur aku, maka akupun tiada hendak menyahut akan dia dengan perkataan yang seperti perkataan kamu itu.

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 72%

    17Ajarilah anakmu, maka iapun akan menjadikan kesenanganmu, bahkan, iapun akan mendatangkan kesukaan kepada hatimu.

    18Jikalau agama dihalai-balaikan, maka orang banyak kelak mendurhaka, tetapi jikalau taurat diindahkan maka orang banyakpun selamatlah.

  • 14Tetapi aku ini seumpama seorang tuli, tiada aku mendengar, seumpama seorang kelu, yang tiada membuka mulutnya.

  • 72%

    11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

    12Jikalau seorang penghulu mengindahkan bohong, niscaya segala rakyatnya menjadi jahatlah kelak.

  • 32Barangsiapa yang menolak pengajaran, ia itu benci akan nyawanya, tetapi orang yang mendengar akan tegur, ia itu beroleh akal budi.

  • 18Kepapaan dan malu itulah bahagian orang yang menolak akan pengajaran, tetapi diberi hormat kelak akan orang yang mengindahkan tegur.

  • 71%

    27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.

    28Jikalau seorang bodoh sekalipun, selama ia diam, maka dibilang orang akan dia seorang yang berbudi, dan selama terkatuplah mulutnya dibilangnya akan dia seorang yang berakal adanya.

  • 9Bahwa orang berbudi dengan orang bodoh berbantah-bantah selalu, baik dengan amarah baik dengan tertawa, tiada juga berhentinya.

  • 18Maka jikalau pada barang seorang ada anak laki-laki yang nakal dan durhaka, yang tiada mau dengar akan kata bapanya atau akan kata ibunya, maka telah disiksakannya akan dia tiada juga ia mau dengar,

  • 10Janganlah mengumpat seorang hamba kepada tuannya, supaya jangan dikutukinya akan dikau dan engkau sendiripun bersalah.

  • 12Atau kitab itu diberikan oranglah kepada seorang yang tiada tahu membaca, serta katanya: Baca apalah ini! tetapi jawabnya: Aku tiada tahu membaca!

  • 29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 19Tiada Ia akan berbantah atau berteriak, dan seorang pun tiada mendengar suara-Nya serata-rata jalan.

  • 19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.

  • 11Hai anakku! janganlah engkau membuang akan pengajaran Tuhan dan jangan engkau menjadi syak akan siksa-Nya;

  • 1Bahwa seorang anak yang berbudi itu menurut pengajaran bapanya, tetapi seorang angkara tiada suka mendengar tegur.

  • 25Jikalau dipalu akan orang pengolok-olok maka orang bodoh akan bijak kelak, jikalau ditegur akan orang yang berakal, maka dinyatakannya pengetahuan kelak.

  • 19Orang yang pemarah besar itu kelak merasai siksa, jikalau kiranya engkau membiarkan dia, niscaya engkau menambahi jahatnya.

  • 2Seorang hamba yang berbudi itu akan memerintahkan kelak anak yang mendatangkan malu, dan iapun akan beroleh bahagian pusaka di antara segala saudara-saudara.

  • 13Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.

  • 27Lagipun engkau akan menyampaikan segala perkataan ini kepadanya, tetapi tiada juga mereka itu akan menurut katamu; engkaupun akan berseru-seru kepadanya, tetapi tiada mereka itu akan menyahut.

  • 10Sekali punya tegur itu lebih masuk ke dalam hati orang yang berbudi dari pada palu seratus sebat ke dalam orang bodoh.

  • 17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.

  • 12Bahwa orang pengolok-olok tiada suka kalau orang menegurkan dia; dijauhkannya dirinya dari pada orang yang berbudi.

  • 9Dan nasehatkanlah segala hamba orang menaklukkan dirinya kepada tuannya dan memperkenankan dia di dalam segala perkara dengan tiada melawan kata-katanya,

  • 16Bahwa aku memanggil hambaku, maka tiada ia menyahut, jikalau aku membujuk dia dengan kata yang manis-manis sekalipun.

  • 1Bahwa sahut yang lembut itu memadamkan amarah yang bernyala-nyala, tetapi perkataan yang tajam menggalakkan amarah.

  • 17Adapun orang yang memeliharakan pengajaran, ia itu adalah pada jalan selamat, tetapi orang yang enggan akan teguran, ia itu menyesatkan.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 22Jikalau kiranya orang bodoh ditumbuk dalam lesung bersama-sama dengan segala beras sekalipun, maka tiada juga bodohnya akan bercerai dari padanya.

  • 16Jikalau kiranya adalah akal padamu dengarlah ini, berilah telinga akan bunyi perkataanku.

  • 33Tetapi jikalau tiada, maka hendaklah engkau mendengar akan daku, diamlah juga, maka aku hendak mengajarkan hikmat kepadamu.

  • 19Maka ia itu sebab tiada didengarnya akan segala firman-Ku, demikianlah firman Tuhan, pada masa disuruhkan hamba-hamba-Ku, yaitu segala nabi, kepadanya dari pagi-pagi; maka tiada juga kamu dengar, demikianlah firman Tuhan.

  • 9Maka janganlah kamu seperti kuda atau bagal yang tiada berakal, yang mulutnya dikenakan kang dan tali kang, supaya jangan ia dekat kepadamu.