Amsal 18:13

Terjemahan Lama

Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Yoh 7:51 : 51 "Adakah Taurat kita menghukumkan orang, sebelum didengar apa yang dikatakannya, dan diketahui apa yang diperbuatnya?"
  • Ul 13:14 : 14 maka hendaklah kamu bertanya-tanyakan dan memeriksa dan menyelidik baik-baik akan hal itu, jikalau sesungguhnya benar dan nyatalah perkara itu telah jadi di antara kamu,
  • Ams 20:25 : 25 Bahwa menjadi jeratlah kepada orang, kalau menelan barang yang suci, dan setelah sudah bernazar kemudian bertanya pula.
  • 2Sam 16:4 : 4 Maka titah baginda kepada Ziba: Bahwasanya segala sesuatu yang pada Mefiboset itu menjadi engkau punya. Maka sembah Ziba: Patik junjung karunia, biar apalah patik beroleh keridlaan pada pemandangan tuanku!
  • 2Sam 19:24-30 : 24 Hata, maka Mefiboset putera Saulpun datanglah turun mengelu-elukan baginda, maka tiada ia mengenakan kasut pada kakinya, atau mengandam misainya, atau membasuhkan pakaiannya dari pada hari baginda sudah pergi sampai kepada hari baginda kembali dengan selamat. 25 Maka apabila ia datang mengelu-elukan baginda di Yeruzalem, bertitah baginda kepadanya: Apa sebab maka dahulu tiada engkau mengikut aku, hai Mefiboset? 26 Maka sembahnya: Ya tuanku! hamba patik sudah menipukan patik, karena kata patik tuanku: Hendaklah seekor keledai dikenakan pelana akan daku, supaya aku mengendarainya, lalu pergi mendapatkan baginda, karena timpanglah patik tuanku ini. 27 Tambahan lagi ditukasnya akan patik di hadapan tuanku; tetapi tuanku seolah-olah seorang malaekat Allah; hendaklah tuanku perbuat barang yang baik kepada pemandangan tuanku. 28 Karena segenap orang isi rumah bapa patik hanya orang mati dibunuh jua di hadapan tuanku, kendatilah demikian, maka tuanku juga sudah mengangkat akan patik di antara orang yang makan sehidangan dengan tuanku; maka apa guna patik lagi membenarkan diri patik atau patik lagi berseru kepada tuanku? 29 Maka titah baginda kepadanya: Apa guna engkau berkata-kata lagi akan halmu. Bahwa inilah titahku: Baiklah engkau membahagi dua tanah itu dengan Ziba. 30 Maka sembah Mefiboset kepada baginda: Biarlah diambilnya semuanya, setelah tuanku sudah pulang ke dalam istana tuanku dengan selamat.
  • Est 3:10-15 : 10 Maka oleh baginda dicabut cincinnya dari pada jarinya, lalu dikaruniakannya kepada Haman bin Hamedata, orang Agaji dan seteru segala orang Yahudi itu. 11 Maka titah baginda kepada Haman: Perak itu dikaruniakan juga kepadamu dan lagi bangsa itupun, akan dibuat padanya barang yang baik kepada pemandanganmu. 12 Hata, maka dipanggil segala jurutulis baginda pada bulan yang pertama, tiga belas hari bulan itu, disuratkannya seperti segala pesan Haman kepada segala khalifat dan penghulu baginda yang memerintahkan tiap-tiap negeri, dan kepada penghulu tiap-tiap bangsa dengan logatnya; adapun disuratkannya itu atas nama baginda raja Ahasyweros juga dan dimateraikannya dengan cincin baginda. 13 Lalu segala surat itu dikirimnya dengan tangan beberapa orang barid kepada segala negeri baginda, supaya dibinasakan dan dibunuh dan ditumpas oranglah akan segala orang Yahudi dari pada tua dan muda dan segala anak-anak dan perempuanpun pada satu hari juga, yaitu pada tiga belas hari bulan yang kedua belas, yaitu bulan Adar, dan supaya dijarahi oranglah akan mereka itu. 14 Maka bunyi surat itu: Bahwa dalam segala negeri akan diberi titah yang nyata kepada segala bangsa, supaya sedialah mereka itu sekalian pada hari yang ditentukan itu. 15 Maka segala barid itupun berjalanlah, diajak bersegera-segera dengan pesan baginda, dan titah itu diberikan di dalam kota Susan. Maka duduklah baginda dan Haman minum bersama-sama, tetapi huru-haralah segala orang isi kota Susan adanya.
  • Est 8:5-9 : 5 Maka sembahnya: Jikalau baik pada sangka duli tuanku, dan jikalau patik sudah beroleh keridlaan di hadapan hadirat tuanku, dan perkara ini benar kepada tuanku, dan patikpun berkenan kepada mata tuanku, hendaklah kiranya ditulis surat akan mengubahkan segala surat maksud Haman bin Hamedata, orang Agaji itu, yang telah ditulisnya hendak menumpas segala orang Yahudi yang di dalam segala negeri tuanku. 6 Karena bagaimana dapat patik memandang jahat yang berlaku atas bangsa patik, dan bagaimana dapat patik memandang kebinasaan segala kaum keluarga patik? 7 Maka titah baginda raja Ahasyweros kepada permaisuri Ester dan kepada Mordekhai, orang Yahudi itu: Bahwasanya rumah Haman itu sudah kukaruniakan kepada Ester, dan Hamanpun sudah digantungkan oranglah pada tiang kayu itu, sebab sudah didatangkannya tangannya kepada segala orang Yahudi. 8 Maka sekarangpun hendaklah kamu menyuratkan akan hal orang Yahudi itu barang yang kamu sangkakan baik, yaitu atas nama raja, dan meteraikanlah surat itu dengan cincin raja, karena surat yang disuratkan atas nama raja dan dimeteraikan dengan cincin raja itu tiada terubahkan. 9 Hata, maka pada ketika itu juga, pada bulan yang ketiga, yaitu bulan Siwan, dan pada tiga likur hari bulan itu dipanggil akan segala jurutulis baginda, lalu disuratkannya segala sesuatu yang dikatakan Mordekhai kepada segala orang Yahudi dan kepada segala pemerintah dan Khalifat dan penghulu negeri-negeri yang dari pada benua Hindi sampai ke tanah Kusy, seratus dua puluh tujuh buah negeri, kepada tiap-tiap negeri dengan khatnya dan kepada masing-masing bangsa dengan logatnya, dan kepada segala orang Yahudipun dengan khatnya dan logatnya. 10 Maka disuratkannya itu atas nama baginda raja Ahasyweros dan dimeteraikannya dengan cincin baginda, lalu dikirimkannyalah segala surat itu dengan tangan beberapa barid, ada yang berkuda, ada yang naik unta yang pantas, ada yang naik bagal, anak kuda betina. 11 Bahwa sudah diberi izin oleh baginda kepada segala orang Yahudi di mana-mana negeri akan berhimpun dan memeliharakan nyawanya dengan membinasakan dan membunuh dan menumpas segala kuasa bangsa atau isi negeri yang berseteru dengan mereka itu, jikalau anak-anak dan perempuan sekalipun, dan segala harta bendanyapun boleh dirampas olehnya. 12 Yaitu pada suatu hari yang tentu dalam segala negeri baginda raja Ahasyweros, pada tiga belas hari bulan yang kedua belas, yaitu bulan Adar. 13 Adapun bunyi surat itu demikian: Bahwa dalam segala negeri diberi perintah yang nyata kepada segala bangsa, supaya sedialah segala orang Yahudi pada hari itu akan menuntut bela kepada segala seterunya. 14 Hata, maka segala barid-barid yang mengendarai unta yang pantas dan bagal itupun berjalanlah dengan bersegera-segera, dibangatkan jalannya oleh titah baginda. Adapun perintah ini diberikan juga dalam kota Susan. 15 Maka Mordekhaipun keluarlah di hadapan hadirat baginda dengan berpakaikan pakaian kerajaan, warna biru laut dan putih, dan dengan kopiah keemasan dan serban kain khasah berselang ungu, maka segala orang isi negeri Susanpun bertempiksoraklah dan bersuka-sukaanlah. 16 Maka pada orang Yahudi adalah terang cuaca dan kesukaan dan keramaian dan kehormatan. 17 Maka pada segala bahagian tanah dan dalam segala negeri, serta sampailah ke sana titah dan perintah baginda itu, adalah kesukaan dan kegemaran pada orang Yahudi, dan lagi perjamuan dan beberapa hari ria; maka banyaklah orang dari pada segala bangsa negeri itu masuklah Yahudi, karena gentar akan orang Yahudi berlakulah atas mereka itu sekalian.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 12Dahulu dari pada binasa orang membesarkan dirinya dalam hatinya, tetapi rendah hati adalah dahulu dari pada hormat.

  • 77%

    15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

    16Bahwa amarah orang bodoh itu nyatalah pada sebentar juga, tetapi orang yang bijaksana itu, menudungi malu.

  • 76%

    4Jangan beri jawab akan orang bodoh setuju dengan bodohnya, supaya jangan engkau menjadi sama dengan dia.

    5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

  • 18Kepapaan dan malu itulah bahagian orang yang menolak akan pengajaran, tetapi diberi hormat kelak akan orang yang mengindahkan tegur.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 10supaya jangan, apabila kedengaranlah ia itu kepadanya, maka iapun membuat malu akan dikau dan perkataanmu yang keji itupun pulang kepadamu.

  • 73%

    19Seorang hamba yang mengerti, tetapi tiada juga memberi jawab, janganlah diajar akan dia dengan perkataan.

    20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 73%

    16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

    17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.

  • 35Orang yang budiman itu akan mempusakai kemuliaan, tetapi orang ahmak itu ketahuan oleh malunya termata-mata.

  • 71%

    1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

    2Amarah dengan tiada budi itu tak baik, dan orang yang berjalan terlalu pantas itu lekas jatuh.

    3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 13Mula-mula perkataan mulutnya itu kebodohan adanya, pada kesudahannya ia itu akan gila belaka.

  • 18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.

  • 71%

    31Barangsiapa yang memberi telinga akan tegur selamat, ia itu boleh bermalam di antara orang yang berbudi.

    32Barangsiapa yang menolak pengajaran, ia itu benci akan nyawanya, tetapi orang yang mendengar akan tegur, ia itu beroleh akal budi.

    33Bahwa takut akan Tuhan itulah pengajaran hikmat; maka rendah hati itu dahulu dari pada hormat.

  • 12Orang bijaksana itu, serta dilihatnya jahat, maka disembunikannya dirinya, tetapi orang bodoh melangsung juga, lalu kena.

  • 28Jikalau seorang bodoh sekalipun, selama ia diam, maka dibilang orang akan dia seorang yang berbudi, dan selama terkatuplah mulutnya dibilangnya akan dia seorang yang berakal adanya.

  • 3Bahwa kepujianlah bagi orang, jika berhenti dari pada perbantahan, tetapi bodohlah orang yang memasukkan dirinya kepadanya.

  • 2Apabila datang congkak, maka malupun datanglah kelak, tetapi dengan orang yang rendah hatinya adalah hikmat.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 1Bahwa seorang anak yang berbudi itu menurut pengajaran bapanya, tetapi seorang angkara tiada suka mendengar tegur.

  • 8Barangsiapa yang berbudi hatinya, ia itu menerima pengajaran, tetapi orang yang gila perkataan mulutnya itu kelak akan binasa.

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 1Janganlah kiranya mulutmu telanjur dan janganlah hatimu gopoh-gopoh mengeluarkan barang sesuatu perkataan di hadapan hadirat Allah, karena Allah adalah di dalam sorga dan engkau di atas bumi, sebab itu hendaklah sedikit jua perkataanmu.

  • 18Congkak itu dahulu dari pada kebinasaan, dan kebesaran hati dahulu dari pada jatuh.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.

  • 15Dengarlah olehmu dan berilah telinga, janganlah kamu sombong, karena Tuhan juga yang berfirman begitu.

  • 8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.

  • 14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

  • 13Barangsiapa yang menyumbat telinganya akan tangis orang miskin, maka iapun kelak akan berteriak, tetapi tiada yang mendengar akan suaranya.

  • 20Dengarlah akan nasihat dan terimalah akan pengajaran, supaya pada akhirnya engkau boleh menjadi orang berbudi.

  • 1Bahwa sahut yang lembut itu memadamkan amarah yang bernyala-nyala, tetapi perkataan yang tajam menggalakkan amarah.

  • 3Orang bijaksana itu serta dilihatnya jahat, maka disembunyikannya dirinya, tetapi orang bodoh melangsung juga lalu kena.

  • 6Bahwa lidah orang bodoh memasukkan dia ke dalam perselisihan, dan mulutnyapun berteriak-teriak minta ditampar.