Amsal 18:14

Terjemahan Lama

Bahwa keberanian membantu orang dalam menanggung sengsara, tetapi hati yang murung siapa gerangan dapat menghiburkan dia?

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 15:13 : 13 Hati yang bersukacita memaniskan muka, tetapi percintaan dalam hati menindihkan nyawa.
  • Ams 17:22 : 22 Hati yang bersukacita itu akan membaiki obat, tetapi hati yang berdukacita itu mengeringkan tulang.
  • 2Kor 12:9-9 : 9 Maka firman-Nya kepadaku, "Padalah bagimu anugerah-Ku, karena kuasa-Ku disempurnakan di dalam kelemahan." Sebab itu dengan terlebih suka aku bermegah-megah di dalam segala kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun ke atasku. 10 Maka itulah sebabnya segala kelemahan dan kecelaan dan kesukaran dan aniaya dan kesempitan menjadi kesukaanku karena Kristus. Sebab apabila aku lemah, pada masa itulah aku kuat.
  • Yak 1:2 : 2 Hai saudara-saudaraku, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sifatkanlah semuanya itu kesukaan sahaja,
  • 1Ptr 1:6 : 6 Di dalam hal ini kamu bersukacita, walaupun sementara sedikit masa, jikalau wajib, kamu menanggung duka cita di dalam berbagai-bagai pencobaan,
  • Mzm 147:3 : 3 Dan disembunyikan-Nya orang yang hancur hatinya, dan dibebat-Nya lukanya.
  • Mrk 14:33-34 : 33 Lalu dibawa-Nya Petrus dan Yakub dan Yahya serta-Nya, maka Ia ditimpa oleh ketakutan yang amat besar, dan makin sangat Ia susah hati. 34 Maka kata-Nya kepada mereka itu, "Hati-Ku amat sangat berdukacita, hampir mati rasa-Ku, tinggallah kamu di sini, berjagalah."
  • Rm 5:3-5 : 3 Tetapi bukannya itu sahaja, melainkan juga kita bermegah-megah di dalam kesukaran, sebab mengetahui, bahwa kesukaran itu mendatangkan sabar, 4 dan sabar itu mendatangkan hati yang teguh, dan hati yang teguh itu mendatangkan pengharapan, 5 dan pengharapan itu tiada mempermalukan, sebab kasih Allah sudah dicurahkan rata ke dalam hati kita oleh Rohulkudus yang dikaruniakan kepada kita.
  • Rm 8:35-37 : 35 Siapakah yang dapat menceraikan kita daripada kasih Kristus? Kesukarankah atau sengsarakah, atau aniayakah, atau kelaparankah, atau keadaan bertelanjangkah, atau marabahayakah, atau pedangkah? 36 Seperti yang tersurat: Bahwa karena sebab Engkaulah kami dimatikan berhari-hari; maka kami dihisabkan seperti domba yang akan disembelih. 37 Tetapi di dalam segala perkara itu kita sangat menang oleh sebab Dia yang mengasihi kita.
  • 2Kor 1:12 : 12 Karena inilah kemegahan kami, yaitu kenyataan perasaan hati kami, bahwa kami telah melakukan diri di dalam dunia ini, istimewa pula kepada pihak kamu, dengan keadaan yang suci dan tulus ikhlas daripada Allah, bukannya dengan hikmat duniawi, melainkan dengan anugerah Allah.
  • 2Kor 2:7 : 7 Sebaliknya itu patutlah kamu mengampuni dan menghiburkan dia, supaya jangan orang itu karam oleh tersangat dukacitanya.
  • Ayb 1:20-21 : 20 Maka pada masa itu bangkitlah Ayub berdiri, dikoyak-koyakkannya baju selimutnya dan dicukurnya rambut kepalanya, lalu sujudlah ia dan meminta doa, 21 katanya: Bahwa dengan telanjangku juga sudah aku keluar dari dalam rahim ibuku, dan dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Bahwa Tuhan yang sudah mengaruniakan dia, Tuhan juga mengambil dia pula, segala puji bagi nama Tuhan!
  • Ayb 2:7-9 : 7 Hata, maka syaitanpun keluarlah dari hadapan hadirat Tuhan, lalu diadakannya pada Ayub puru yang bisa, yaitu dari pada batok kepalanya sampai kepada telapak kakinya. 8 Maka diambil Ayub sekeping tembikar akan menggaruk-garuk dirinya dengan dia, dan duduklah ia di atas timbunan abu. 9 Maka pada masa itu kata bininya kepadanya: Lagikah engkau bertetap dalam tulus hatimu? hujatlah olehmu akan Allah lalu matilah! 10 Tetapi sahutnya kepadanya: Katamu ini seperti kata perempuan yang sangat gila; masakan kita menerima dari pada Allah barang yang baik dan tiada kita menerima yang jahatpun? Maka dalam sekalian ini tiada Ayub berdosa dengan lidahnya.
  • Ayb 6:4 : 4 karena anak panah Allah yang Mahakuasapun masuklah ke dalam aku, hatikupun minum bisanya; segala kegentaran dari pada Allah beratur-atur melawan aku.
  • Ayb 7:14-15 : 14 maka engkau juga mengejutkan daku dengan mimpi, dan engkau mendahsyatkan daku dengan khayal; 15 sehingga hatiku terlebih suka dilemaskan dan segala tulangku harap akan mati.
  • Ayb 10:15-17 : 15 Wai akan daku, jikalau kiranya aku orang fasik! maka jikalau aku benar, tiada juga aku berani mengangkat kepalaku; aku yang kenyang dengan malu dan dengan memandang kesukaranku. 16 Karena ia itu berbangkit; maka seperti singa yang ganas Engkau mengejar aku, dan kembali Engkau mempersakiti aku. 17 Engkau menaikkan atasku beberapa saksi yang baharu, dan Engkau memperbanyakkan murka-Mu atasku; bahkan, suatu tentara kesukaran mendatangi aku.
  • Mzm 30:9-9 : 9 Maka kepada-Mu, ya Tuhan! aku sudah berseru dan kepada Tuhan aku sudah meminta doa; 10 apakah untungnya darahku dan turunku ke dalam kubur? Bolehkah lebu itu memuji Engkau? bolehkah ia itu memasyhurkan kebenaran-Mu?
  • Mzm 32:3-4 : 3 Sementara aku lagi berdiam diriku maka tulang-tulangku menjadi tua dalam peraungku pada segenap hari. 4 Karena pada siang dan malam tangan-Mu beratlah menekan aku dan airku telah kekeringanlah seperti pada musim kemarau adanya. -- Selah.
  • Mzm 38:2-4 : 2 Ya Tuhan! janganlah kiranya Engkau menghardik aku dengan gerang-Mu dan jangan apalah menyiksakan daku dengan sangat murka-Mu. 3 Karena dalam sekali anak panah-Mu itu telah masuk ke dalam aku, dan tangan-Mupun telah turun menekan aku. 4 Satupun tiada lagi sehat pada tubuhku dari sebab murka-Mu; tiada lagi senang bagi tulang-tulangku dari sebab dosaku.
  • Mzm 42:10-11 : 10 Maka sembahku kepada Allah: Ya gunung batuku! mengapa Engkau melupakan daku? Apakah sebabnya maka aku berjalan dengan berkabung oleh aniaya seteru? 11 Dengan tikam mati dalam tulang-tulangku dicelakan segala lawanku akan daku, apabila dikatakannya kepadaku pada tiap-tiap hari: Di manakah Allahmu? (42:12)Apa sebab engkau tunduk dirimu, hai jiwaku, dan gundah begitu dalam aku? Haraplah engkau pada Allah, karena aku lagi akan memuji Dia; Ialah pertolonganku yang sempurna dan Allahku!
  • Mzm 55:3 : 3 Ingatlah akan daku dan sahutilah akan daku, bahwa aku meratap dalam pengaduhanku serta aku meraung-raung,
  • Mzm 55:5 : 5 Bahwa hatiku terlalu sakit di dalam dadaku, dan beberapa hebat maut telah menimpa aku.
  • Mzm 77:2-3 : 2 Bahwa suaraku adalah kepada Allah serta aku berseru, bahkan, suaraku adalah kepada Allah, maka Iapun akan mencenderungkan telinga-Nya kepadaku kelak. 3 Maka pada hari kepicikanku aku mencahari akan Tuhan; telah kutadahkan tanganku pada malam dengan tiada berkeputusan dan hatikupun enggan dihiburkan.
  • Mzm 88:14-16 : 14 Tetapi aku ini, ya Tuhan! berseru kepada-Mu, dan pada pagi hari doaku datanglah ke hadapan hadirat-Mu. 15 Ya Tuhan! mengapa gerangan Engkau menolak jiwaku serta menyembunyikan hadirat-Mu dari padaku? 16 Bahwa aku ini dalam kesukaran dan kemati-matian mulai dari pada kecilku, dan aku menanggung segala bala-Mu, dan hatikupun putus asa.
  • Mzm 109:22 : 22 Karena aku ini papa dan miskin dan hatiku yang di dalam aku telah luka parah.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 22Hati yang bersukacita itu akan membaiki obat, tetapi hati yang berdukacita itu mengeringkan tulang.

  • 13Hati yang bersukacita memaniskan muka, tetapi percintaan dalam hati menindihkan nyawa.

  • 28Orang yang tiada dapat menahani nafsunya, ia itu seperti kota benteng yang telah roboh dewalanya.

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 27Bahwa nyawa manusia seperti pelita Tuhan, yang menyelidik segala rahasia yang di dalam dadanya.

  • 27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.

  • 25Percintaan dalam hati orang itu menindih akan dia, tetapi perkataan yang baik dapat mempersenangkan hatinya.

  • 22Tetapi daging tubuhnya merasai sakit dan nyawa di dalamnya berdukacita adanya.

  • 70%

    29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

    30Bahwa angan-angan yang baik itu menyehatkan tubuh, tetapi dengki itu membusukkan tulang-tulang.

  • 14Jikalau kiranya ditaruh-Nya hati akan dia, jikalau kiranya diangkat-Nya dari padanya roh-Nya dan nafas-Nya,

  • 8Tetapi sesungguhnya Roh juga, yang di dalam manusia, dan ilham Yang Mahakuasa itulah yang memberi akal!

  • 23Bahwa congkak itu merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hatinya itu berpegang akan kemuliaan.

  • 3Dan disembunyikan-Nya orang yang hancur hatinya, dan dibebat-Nya lukanya.

  • 16Ya Tuhan! dengan segala perkara ini hiduplah orang dan dalam sekalian ini adalah kehidupan nyawaku, karena Engkau sudah menyembuhkan daku dan menghidupkan daku pula.

  • 18Jikalau orang yang benar itu berseru, maka didengar Tuhan akan dia dan dilepaskan-Nya dari pada segala kepicikannya.

  • 10Jikalau pada masa kesukaran tawarlah hatimu, maka kuasamupun akan lemah adanya.

  • 68%

    12Dahulu dari pada binasa orang membesarkan dirinya dalam hatinya, tetapi rendah hati adalah dahulu dari pada hormat.

    13Menyahut dahulu dari pada mendengar betul, itulah kurang ajar dan mendatangkan malu.

  • 18Congkak itu dahulu dari pada kebinasaan, dan kebesaran hati dahulu dari pada jatuh.

  • 4Bahwa obat dari pada lidah itulah pohon selamat, tetapi jikalau bercabang lidah maka jadi rusaklah nyawa.

  • 11Karena manusia yang manakah mengetahui batin orang, melainkan roh yang ada di dalam orang itu? Demikianlah juga tiada seorang pun mengetahui batin Allah, melainkan Roh Allah itu.

  • 8Seorangpun tiada yang berkuasa akan nyawa, atau yang dapat menahani nyawa itu; demikianpun tiada ia berkuasa akan hari ajalnya, dan tiada padanya barang senjata dalam peperangan itu; maka kejahatanpun tiada dapat meluputkan orang yang membuat dia.

  • 18Hanya pengaduhan dapat menyedapkan aku, dan hati yang di dalam akupun tawarlah.

  • 21Siapa gerangan tahu kalau nyawa anak-anak Adam itu naik ke atas dan nyawa segala binatang itu turun ke dalam bumi?

  • 10Tetapi apabila mati manusia, maka terhantarlah ia dengan tiada berdaya lagi, apabila manusia putus nyawa, di manakah ia?

  • 2Segala jalan orang tampaklah benar kepada pemandangannya sendiri, tetapi Tuhan juga menimbangkan segala perasaan hati.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 5Jikalau niat dalam hati orang bagaikan air yang dalam-dalam sekalipun, maka orang yang berakal budi itu dapat mengeluarkan dia.

  • 13Maka engkau beranikah amarah akan Allah dan bolehkah engkau mengeluarkan perkataan yang begitu dari mulutmu?

  • 8Baiklah kesudahan barang suatu perkara dari pada permulaannya, dan baiklah sabar dari pada kemegahan hati.

  • 11maka kelihatanlah seorang perempuan yang dirasuk setan sehingga lemah sudah delapan belas tahun lamanya, sampai bungkuk belakangnya, dan tiada dapat lagi menegakkan dirinya.

  • 1Hai saudara-saudaraku, jikalau seorang kedapatan di dalam barang sesuatu kesalahan, hendaklah kamu, yang rohani itu, membaikkan orang yang demikian, dengan roh yang lemah lembut sambil memperhatikan dirimu sendiri, supaya jangan engkau juga kena pencobaan.

  • 4Maka sebab itu nyawaku diliputi dalam aku dan tercengang-cenganglah hatiku di dalam dadaku.

  • 18hendak melepaskan nyawanya dari pada kebinasaan dan jiwanya dari pada disambar maut.

  • 17Bahwa orang yang murah hati itu berbuat baik akan jiwanya, tetapi orang yang bengis itu menyusahkan dirinya sendiri.

  • 14Bahwa orang yang akan pingsan itu dikasihani juga oleh sahabatnya, jikalau sudah ditinggalkannya takut akan Allah yang Mahakuasa sekalipun.

  • 4Apabila berbangkitlah murka yang dipertuan akan dikau, hendaklah jangan engkau meninggalkan tempatmu, karena sabar dapat membatalkan dosa yang besar-besar.

  • Yes 1:5-6
    2 ayat
    66%

    5Apa guna kamu lagi disesah? niscaya kamu akan bertambah murtad; segenap kepala itu sakit dan segenap hatipun letih lesu.

    6Dari pada telapakan kaki datang ke kepala satupun tiada padanya yang lagi baik, melainkan luka dan bilur dan bisul belaka, yang tiada terpacul dan tiada terbebat dan tiada terobatkan dengan minyak.

  • 16Sebab itu tiada kami tawar hati, karena meskipun keadaan kami yang lahir ini dibinasakan, tetapi keadaan yang batin kami itu dibaharui sehari-hari.

  • 11Adapun perhiasan orang alim ia itu panjang sabar, dan mengampuni salah ia itulah makotanya.

  • 18karena Ia melukakan dan Iapun membebat, Ia menyesah dan tangan-Nyapun menyembuhkan pula.

  • 4Bahwa busur orang kuat itu dipatahkan, dan orang yang tergelincir itu berikat pinggangkan kekuatan.

  • 4Akan daku, sekarang pengaduhanku kepada manusiakah? maka jikalau kiranya demikian, mengapa tiada boleh aku berdukacita?

  • 30Bahwa orang muda boleh menjadi penat dan lemah dan orang terunapun boleh tergelincuh dan jatuh,

  • 32Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.

  • 14Barangsiapa yang degil hatinya itu mengenyangkan dirinya dengan menurut kehendaknya sendiri, tetapi seorang yang baik itu mengenyangkan dirinya dengan berbuat perkara yang wajib atasnya.

  • 1Orang yang ditegurkan kerap kali maka ditegarkannya juga tengkuknya, ia itu akan binasa dengan segeranya, sehingga tiada dapat ditolong lagi.

  • 8Bahwa orang akan dikenangkan sebab budinya, tetapi orang yang degil hatinya itu akan dibenci.