Pengkhotbah 7:8

Terjemahan Lama

Baiklah kesudahan barang suatu perkara dari pada permulaannya, dan baiklah sabar dari pada kemegahan hati.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Ams 14:29 : 29 Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.
  • Ibr 10:36 : 36 Karena tekun yang wajib bagimu, supaya setelah sudah melakukan kehendak Allah, kamu boleh memegang perjanjian itu.
  • Yak 5:8 : 8 Bersabarlah juga kamu, tetapkanlah hatimu, karena kedatangan Tuhan itu telah hampir.
  • 1Ptr 1:13 : 13 Sebab itu hendaklah ingatanmu tajam, dan hendaklah kamu beringat, dan menaruh sepenuh-penuh harap akan anugerah yang akan disampaikan kepadamu pada masa Yesus Kristus kelihatan kelak.
  • Luk 21:19 : 19 Dengan tekunmu kamu akan beroleh nyawamu.
  • Rm 2:7-8 : 7 yaitu hidup yang kekal untuk orang yang mencari kemuliaan dan kehormatan dan peri yang tiada berkebinasaan di dalam berbuat baik dengan tekunnya; 8 tetapi murka dan geram itu ke atas orang yang loba dan tiada taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman,
  • Ams 16:32 : 32 Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.
  • Ams 28:25 : 25 Orang yang congkak hatinya itu menerbitkan perkelahian, tetapi orang yang bergantung kepada Tuhan itu akan tambun kelak.
  • Yes 10:24-25 : 24 Maka sebab itu firman Tuhan, yaitu Tuhan serwa sekalian alam, demikian: Janganlah kamu takut, hai segala umat-Ku yang duduk di Sion itu, akan Asyur apabila disesahnya kamu dengan cemeti dan diangkatnya tongkatnya atas kamu seperti orang Mesir dahulu, 25 karena sejurus lagi lamanya maka disempurnakan murka-Ku dan geram-Ku oleh kebinasaan mereka itu.
  • Yes 10:28-34 : 28 Bahwa datanglah ia ke Ayat, lalu langsung ke Mijron; di Mikhmas ditinggalkannya barang-barangnya; 29 mereka itu berjalan terus dari pada jurang; di Geba mereka itu bermalam; Ramapun gemetar, isi Gibea-Saulpun lari. 30 Bertangis-tangislah dengan suara yang nyaring, hai puteri Galim! supaya kedengaranlah bunyinya sampai ke Lais dan Anatotpun membalas dia. 31 Isi Madmena lari jauh-jauh, orang isi Gebimpun lari berduyun-duyun. 32 Sehari lagi tinggallah ia di Nob, lalu ia berangkat ke gunung puteri Sion, ke bukit-bukit Yeruzalem. 33 Tetapi tiba-tiba dikerat oleh Tuhan, yaitu Tuhan serwa sekalian alam, dengan gagahnya akan segala dahan dan akan segala cabang yang tinggi-tinggi, dan barang yang lagi berbatang tinggi-tinggi itu akan ditebang, dan segala yang besar itu akan dicampak ke bumi! 34 Pada masa itu hutan yang lebat itu dimakan kapak dan Libanonpun akan tumbang oleh Yang Mahakuasa.
  • Luk 16:25 : 25 Tetapi kata Ibrahim: Hai anakku, ingatlah, engkau sudah menerima kesenanganmu pada masa hidupmu, tetapi Lazarus itu sudah menerima kecelakaannya; sekarang di sini ia dihiburkan, tetapi engkau disengsarakan.
  • Ams 15:18 : 18 Orang yang lekas marah itu membangkitkan perbantahan, tetapi panjang sabar memadamkan perbantahan.
  • Mzm 126:5-6 : 5 Orang yang menabur biji-bijian sambil berlinang-linang air matanya, ia itu akan menuai kelak sambil bersorak-sorak. 6 Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.
  • Ams 13:10 : 10 Dengan congkak diadakan orang tengkar belaka, tetapi hikmat adalah serta dengan orang yang mendapat ikhtiar yang baik.
  • Gal 5:22 : 22 Tetapi buah-buahan Roh, ialah kasih, sukacita, perdamaian, panjang hati, kemurahan, kebaikan, setiawan,
  • Ef 4:2 : 2 dengan segala kerendahan hati dan lemah lembut serta dengan panjang hati, menaruh sabar sama sendiri dengan kasih,
  • 1Ptr 2:20-21 : 20 Karena apakah kemegahannya, jikalau dengan sabar kamu tahan apabila kamu disiksakan dari sebab berbuat dosa? Tetapi jikalau dengan sabar kamu tahan sengsara dari sebab berbuat baik, maka itulah yang berkenan kepada Allah. 21 Karena bagi maksud inilah kamu sudah dipanggil; sebab Kristus sudah menanggung sengsara juga karena kamu, ditinggalkan-Nya suatu teladan bagimu, supaya kamu mengikut kesan-Nya.
  • 1Ptr 5:5-6 : 5 Sebagai lagi, hai kamu orang muda, hendaklah kamu tunduk kepada ketua-ketua itu, dan hendaklah kamu sekalian dengan hati yang rendah bertolong-tolongan sama sendirimu; karena Allah melawan orang sombong, tetapi Ia mengaruniakan anugerah kepada orang yang rendah hati. 6 Sebab itu hendaklah kamu merendahkan dirimu ke bawah tangan Allah Yang Mahakuasa itu, supaya Ia meninggikan kamu pada masanya;
  • Yak 5:11 : 11 Ingatlah, bahwa orang yang bersabar itu kita bilangkan berbahagia; maka kamu telah mendengar akan sabar Ayub, dan kamu sudah nampak kesudahan perbuatan Tuhan, bahwa sangatlah kasihan dan rahmat Tuhan adanya.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 77%

    9Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.

    10Janganlah katamu: Apa mulanya maka segala zaman dahulu itu baik dari pada zaman ini? karena bukannya dengan akal budi engkau bertanyakan hal itu.

    11Hikmat disertakan milik pusaka itu baik dan ia itu suatu harta besar bagi orang yang memandang matahari.

  • 29Orang yang panjang sabar hatinya itu besarlah akal budinya, tetapi orang yang segera menurut nafsunya itu membesarkan perkara yang bodoh-bodoh.

  • Pkh 7:1-5
    5 ayat
    73%

    1Bahwa terutamalah nama yang baik dari pada minyak bau-bauan yang indah, dan baiklah hari orang mati dari pada hari jadinya.

    2Baiklah masuk ke dalam rumah perkabungan dari pada masuk ke dalam rumah perjamuan, karena di dalam rumah perkabungan itulah kesudahan segala manusia dan orang yang hidup itu memperhatikannya.

    3Baiklah dukacita dari pada tertawa, karena muram muka membaiki hati.

    4Bahwa hati orang alim itu adalah di dalam rumah perkabungan, tetapi hati orang jahil adalah di dalam rumah kesukaan.

    5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 32Barangsiapa yang menahani nafsunya itu lebih besar dari pada seorang hulubalang, dan orang yang memerintahkan hatinya sendiri itu lebih besar dari pada orang yang mengalahkan sebuah negeri.

  • 72%

    18Congkak itu dahulu dari pada kebinasaan, dan kebesaran hati dahulu dari pada jatuh.

    19Terlebih baik orang yang menaruh hati rendah dengan orang yang lembut hatinya, dari pada membahagi-bahagi rampasan dengan orang congkak.

  • 70%

    13Perhatikanlah olehmu akan segala perbuatan Allah, karena siapa gerangan dapat membetulkan barang yang telah dibengkokkan oleh-Nya?

    14Pada hari untung yang baik terimalah olehmu akan yang baik, tetapi ingatlah juga akan hari yang jahat, karena keduanya sudah dijodohkan Allah begitu teguh, sehingga satupun tiada dapat diketahui orang dari pada barang yang berlaku atasnya kemudian kelak.

    15Segala perkara ini telah kulihat sepanjang umur hidupku yang sia-sia ini: Adalah orang benar yang binasa dengan kebenarannya; dan adalah orang jahat yang melanjutkan umur dengan kejahatannya!

  • 6Bahwa kesenangan segenggam itu terutama dari pada kedua belah genggam penuh dengan kesusahan dan sakit hati.

  • 7Sesungguhnya aniaya dapat memarahkan orang alim juga, dan hadiah merusakkan hati.

  • 9Baiklah pemandangan mata dari pada perjalanan nafsu. Maka ini lagi suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati.

  • 3Bahkan, dari pada keduanya itu baik pula orang yang belum jadi sekali, sebab belum pernah dilihatnya perbuatan jahat yang dilakukan di bawah langit.

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 16Sedikit harta yang disertakan takut akan Tuhan itu terlebih baik dari pada mata benda yang besar di sertakan percintaan.

  • 8Perolehan sedikit tetapi dengan kebenaran itu terlebih baik dari pada banyak hasil yang dengan tiada patut.

  • 21Jikalau pusaka pada mulanya disegerakan, maka pada akhirnya tiada ia itu keberkatan.

  • 11Ingatlah, bahwa orang yang bersabar itu kita bilangkan berbahagia; maka kamu telah mendengar akan sabar Ayub, dan kamu sudah nampak kesudahan perbuatan Tuhan, bahwa sangatlah kasihan dan rahmat Tuhan adanya.

  • 7Jikalau permulaanmu kecil sekalipun, maka pada kesudahan engkau akan berkelimpahan kebesaran.

  • 27Barangsiapa yang berpengetahuan itu menahani perkataannya, dan orang yang berakal ia itu mahal budinya.

  • 13Lagi dalam tertawapun hati akan merasai sakit, dan akhirnya kesukaan itu kedukaan juga.

  • 13Mula-mula perkataan mulutnya itu kebodohan adanya, pada kesudahannya ia itu akan gila belaka.

  • 14Bahwa keberanian membantu orang dalam menanggung sengsara, tetapi hati yang murung siapa gerangan dapat menghiburkan dia?

  • 16Dengan tiada berkeputusan segala orang datang menghadap dia, hanya segala orang yang kemudian dari padanya itu tiada lagi bergemar akan dia; bahwa sesungguhnya ini juga suatu perkara yang sia-sia adanya dan yang memenatkan hati. (4:17)Ingat-ingatlah olehmu akan kakimu apabila engkau masuk ke dalam bait-Ullah, karena sedia akan menurut itu baik dari pada segala korban, yang dipersembahkan oleh orang bodoh, karena sesungguhnya dibuatnya jahat dengan tiada diketahuinya sendiri.

  • 66%

    7Berdiamlah dirimu di hadapan Tuhan serta nantikanlah akan Dia; janganlah berbangkit amarahmu akan orang yang akan beruntung jalannya, akan orang yang melakukan daya upaya yang jahat.

    8Jauhkanlah dirimu dari pada amarah dan tinggalkanlah gusar, janganlah engkau ngeran sehingga engkau juga memilih akan yang jahat kelak.

  • 13Seorang orang muda yang alim, jikalau ia miskin sekalipun, ia itu baik dari pada seorang raja yang tua serta dengan bodohnya yang tiada ternasehatkan lagi,

  • 66%

    7karena lebih baik orang berkata kepadamu: Marilah engkau, naik ke mari, dari pada engkau direndahkan orang di hadapan seorang bangsawan, yang telah kaupandang mudah akan dia.

    8Jangan gopoh-gopoh engkau masuk berhukum, kalau-kalau pada akhirnya engkau tiada boleh lepas, apabila lawanmu mendatangkan malu kepadamu.

  • Yak 1:3-4
    2 ayat
    66%

    3oleh sebab mengetahui, bahwa ujian imanmu itu mengerjakan tekun.

    4Biarlah tekun itu bekerja dengan sempurnanya, supaya kamu jadi sempurna dan cukup lengkap, dan tiada berkekurangan di dalam sesuatu apa pun.

  • 8Adapun berlindung kepada Tuhan itu terutama dari pada harap pada manusia.

  • 17Barangsiapa yang segera akan marah, ia itu kelak berbuat perkara yang bodoh, dan orang yang jahat niatnya itu akan dibenci.

  • 7Tetapi zaman yang akhir itu sudah dekat. Sebab itu hendaklah pikiranmu sempurna, dan berdoa dengan siumannya.

  • 6Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bengkang-bengkok jalannya, jikalau ia kaya sekalipun.

  • 20Dengarlah akan nasihat dan terimalah akan pengajaran, supaya pada akhirnya engkau boleh menjadi orang berbudi.

  • 16Adapun sedikit yang pada orang benar itu terlebih baik dari pada kelimpahan banyak orang jahat.

  • 12Dahulu dari pada binasa orang membesarkan dirinya dalam hatinya, tetapi rendah hati adalah dahulu dari pada hormat.

  • 10Dengan congkak diadakan orang tengkar belaka, tetapi hikmat adalah serta dengan orang yang mendapat ikhtiar yang baik.

  • 17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.

  • 1Bahwa sesuap nasi yang kering, asal disertai kesenangan hati, itu terlebih baik dari pada rumah penuh dengan binatang sembelihan yang tambun-tambun, tetapi disertai perbantahan.

  • 22Hati yang bersukacita itu akan membaiki obat, tetapi hati yang berdukacita itu mengeringkan tulang.

  • 4Apabila berbangkitlah murka yang dipertuan akan dikau, hendaklah jangan engkau meninggalkan tempatmu, karena sabar dapat membatalkan dosa yang besar-besar.

  • 18Baiklah berpaut kepada satu, dan jangan lepaskan satunya dari pada tangan, karena barangsiapa yang takut akan Allah, ia itu luput dari pada sekalian itu.