Amsal 23:9

Terjemahan Lama

Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mat 7:6 : 6 Janganlah kamu memberi barang yang kudus pada anjing, dan jangan dicampakkan mutiaramu di hadapan babi, kalau-kalau dipijak-pijaknya dengan kakinya serta berbalik mencarik kamu.
  • Luk 16:14 : 14 Apabila orang Parisi, yang memang loba akan uang, mendengar segala perkataan itu, lalu diolok-olokkannya Yesus.
  • Yoh 8:52 : 52 Lalu kata orang Yahudi itu kepada-Nya, "Bahkan, sekarang kami tahu, bahwa Engkau ada bersetan. Ibrahim dan segala nabi sudah mati, maka kata Engkau ini: Jikalau barang seorang menurut perkataan-Ku, tiada ia akan merasai mati selama-lamanya.
  • Yoh 9:30-34 : 30 Maka sahut orang itu serta berkata kepada mereka itu, "Heran sekali itu, kamu tiada tahu dari mana datang-Nya, sedang Ia sudah mencelikkan mataku. 31 Kita tahu bahwa Allah tiada mendengarkan orang yang berbuat dosa, hanya orang yang menyembah Allah dan yang melakukan kehendak-Nya, ialah sahaja yang didengarkan-Nya. 32 Semenjak awal dunia ini belum pernah kedengaran halnya orang mencelikkan mata manusia, yang buta dari mula jadinya. 33 Jikalau orang itu bukan daripada Allah, tiadalah dapat memperbuat apa-apa." 34 Lalu jawab mereka itu serta berkata kepadanya, "Engkau ini lahir di dalam dosa semata-mata, maka engkau mau mengajar kamikah?" Maka mereka itu membuangkan dia ke luar.
  • Yoh 9:40 : 40 Maka beberapa orang Parisi yang beserta dengan Yesus, mendengar perkataan ini, lalu berkata kepada-Nya, "Kami pun butakah?"
  • Yoh 10:20 : 20 Maka banyak daripada mereka itu sudah mengatakan, "Ia ada bersetan, dan gila, apakah sebabnya kamu mendengarkan Dia?"
  • Kis 13:45-46 : 45 Tetapi apabila dilihat oleh orang Yahudi akan orang banyak itu, maka sangatlah dengki mereka itu serta membantahi perkataan Paulus itu sambil menghujat. 46 Maka Paulus dan Barnabas pun berkata-kata dengan beraninya, katanya, "Wajiblah firman Allah itu dikatakan terlebih dahulu kepada kamu, tetapi sedang kamu menolakkan dia dan mengirakan dirimu sendiri tiada berlayak bagi hidup yang kekal, maka berpalinglah kami kepada orang kafir.
  • Kis 17:18 : 18 Maka ada pula beberapa orang yang memegang pengajaran orang Epikuri dan Stoiki berbantah dengan dia. Ada yang berkata, "Apakah hendak dikatakan oleh si peleter ini?" Tetapi yang lain pula berkata, "Tampaknya ia memasyhurkan dewa-dewa asing," ... karena Paulus memberitakan kabar kesukaan dari hal Yesus dan kebangkitan itu.
  • Kis 17:32 : 32 Apabila mereka itu sudah mendengar dari hal kebangkitan orang mati itu, maka setengah orang mengolok-olokkan; tetapi yang lain berkata, "Kita hendak mendengar engkau dari hal itu sekali lagi."
  • Kis 28:25-28 : 25 dan sebab mereka itu di antara sama sendiri tiada bersetuju, maka berpecah-belahlah mereka itu tatkala Paulus mengatakan sepatah kata ini, "Bahwa benar sekali seperti yang dikatakan oleh Rohulkudus dengan mulut Nabi Yesaya kepada nenek moyang kita, 26 sabda-Nya: Pergilah engkau kepada kaum ini, lalu katakan: Bahwa dengan pendengar kamu akan mendengar, tetapi sekali-kali tiada kamu akan mengerti. Dan dengan penglihat kamu akan melihat, tetapi sekali-kali tiada kamu nampak, 27 karena kaum ini sudah keras hati, dan pendengarnya pun berat, dan matanya sudah dikejamkannya, supaya jangan sekali-kali ia nampak dengan matanya, dan mendengar dengan telinganya, dan mengerti dengan hatinya, dan bertobat pula, lalu Aku pun menyembuhkan dia. 28 Sebab itu ketahuilah olehmu, bahwa keselamatan yang daripada Allah disampaikan kepada orang kafir; maka mereka itulah mendengarkan kelak."
  • 1Kor 1:21-24 : 21 Karena sedang dunia ini dengan hikmatnya sendiri tiada dapat mengenal Allah di dalam hikmatnya, maka itulah sebabnya kehendak Allah menyelamatkan orang yang percaya dengan kebodohan pengajaran itu. 22 Sedang orang Yahudi minta tunjukkan tanda ajaib, dan orang Gerika mencari hikmat, 23 maka kita ini memberitakan Kristus yang tersalib, yaitu suatu syak kepada orang Yahudi, dan suatu kebodohan kepada orang kafir, 24 tetapi kepada orang yang dipanggil, baik orang Yahudi baik orang Gerika, Kristus itulah kuasa Allah dan hikmat Allah.
  • 1Kor 4:10-13 : 10 Kami ini menjadi bodoh oleh sebab Kristus; tetapi kamulah bijak di dalam Kristus; kami ini lemah, tetapi kamulah kuat, kamulah mulia, tetapi kami ini hina. 11 Maka sehingga sampai kepada waktu ini kami menderita lapar, dan dahaga, dan kekurangan pakaian, dan terkena sesah, dan tiada bertempat tetap, 12 dan berlelah-lelah bekerja dengan tangan kami sendiri. Maka hamun orang, kami balas dengan berkat, aniaya orang, kami deritakan, 13 cerca orang, kami balas dengan perkataan yang manis. Maka kami menjadi seperti sampah dunia ini dan sampah sarap di dalam pemandangan orang sekalian, sehingga sampai sekarang ini.
  • Ams 1:7 : 7 Bahwa takut akan Tuhan itulah permulaan segala pengetahuan, maka orang bodoh itu benci akan hikmat dan pengajaran.
  • Ams 9:7-8 : 7 Barangsiapa yang menegurkan orang pengolok-olok, ia itu mendapat malu bagi dirinya sendiri, dan orang yang menggusar akan orang jahat itu mendapat cela bagi dirinya sendiri. 8 Janganlah menegur akan orang pengolok-olok itu, supaya jangan dibencinya akan dikau, melainkan tegurkanlah orang yang berbudi, niscaya dikasihinya akan dikau kelak.
  • Ams 26:4-5 : 4 Jangan beri jawab akan orang bodoh setuju dengan bodohnya, supaya jangan engkau menjadi sama dengan dia. 5 Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.
  • Yes 36:21 : 21 Hata, maka mereka itupun berdiamlah dirinya, sepatah katapun tiada disahutnya akan dia; karena titah baginda kepada mereka itu demikian: Jangan kamu sahut akan dia.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 81%

    7Pergilah engkau, pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau mendapati padanya bibir yang berpengetahuan.

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 7Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis bicara yang di pintu gerbang.

  • 80%

    4Jangan beri jawab akan orang bodoh setuju dengan bodohnya, supaya jangan engkau menjadi sama dengan dia.

    5Berilah jawab akan orang bodoh seperti patut kepada bodohnya, supaya jangan ia pandai pada sangkanya sendiri.

    6Bahwa orang yang mengirimkan kabar dengan lidah orang bodoh, ia itu seolah-olah dikudungkannya kedua belah kakinya sendiri dan diminumnya barang yang ketar rasanya.

    7Seperti orang timpang kedua belah kakinya, demikianlah peri perumpamaan dalam mulut orang bodoh.

  • 78%

    12Adapun perkataan yang terbit dari pada mulut orang alim, ia itu mendatangkan keridlaan kepadanya, tetapi lidah orang bodoh membawa akan dia kepada kebinasaan.

    13Mula-mula perkataan mulutnya itu kebodohan adanya, pada kesudahannya ia itu akan gila belaka.

    14Dan lagi orang bodohpun memperbanyakkan perkataannya. Bahwa manusia tiada tahu apa akan jadi, maka barang yang berlaku atasnya kelak, siapa gerangan memberitahu dia kepadanya?

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 8Bahwa suap yang telah kautelan itu, niscaya kaumuntahkan pula kelak, dan segala perkataanmu yang manis-manis itu telah kaubuang bagi kebinasaanmu sendiri.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 8Barangsiapa yang berbudi hatinya, ia itu menerima pengajaran, tetapi orang yang gila perkataan mulutnya itu kelak akan binasa.

  • 3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.

  • 77%

    16Lalu kataku: Baiklah hikmat dari pada gagah; jikalau hikmat orang miskin dicelakan sekalipun dan tiada juga didengar orang akan barang katanya.

    17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.

  • 24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.

  • 2Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.

  • 3Jikalau seorang bodoh berjalan sepanjang jalan sekalipun, diberinya tahu juga kepada orang sekalian ia kekurangan akal dan lagi orang bodoh adanya.

  • 5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

  • 14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.

  • 10Bahwa lezat kemuliaan tiada berpatutan dengan orang bodoh yang kaya, demikianpun tiada patut seorang hamba memerintahkan raja.

  • 7Bahwa mulut orang yang berbudi itu menghamburkan pengetahuan, tetapi hati orang bodoh bukannya demikian.

  • 75%

    6Bahwa lidah orang bodoh memasukkan dia ke dalam perselisihan, dan mulutnyapun berteriak-teriak minta ditampar.

    7Bahwa mulut orang bodoh membawa dia kepada kebinasaan, dan lidahnyapun menjadi jerat akan nyawanya.

  • 5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

  • 20Sudahkah engkau melihat seorang yang terlanjur katanya, maka pada orang bodoh boleh diharap terlebih dari pada akan orang itu.

  • 9Seperti tongkat yang berduri diangkat oleh tangan orang mabuk, demikianlah peri perumpamaan dalam mulut orang bodoh.

  • 75%

    18Barangsiapa yang menyembunyikan dengki dengan mulut bohong dan yang memasyhurkan kabar busuk, ia itu bodoh dan jahat adanya.

    19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 7Tiada patut sekali-kali seorang peloba menjanji perkara besar-besar, istimewa pula jikalau seorang bangsawan tiada menyampaikan janjinya.

  • 5Hai kamu yang bodoh! belajarlah akan akal budi, dan kamu, hai orang bebal! tuntutlah akan dia.

  • 24Akan orang yang berbudi maka kekayaan juga menjadi makotanya, tetapi orang bodoh makin tinggi makin gila.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 28Jikalau seorang bodoh sekalipun, selama ia diam, maka dibilang orang akan dia seorang yang berbudi, dan selama terkatuplah mulutnya dibilangnya akan dia seorang yang berakal adanya.

  • 6Tinggalkanlah segala kebodohan supaya kamu selamat, dan turutlah akan jalan akal budi.

  • 21Bahwa lidah orang yang benar itu dapat memeliharakan orang banyak, tetapi orang bodoh itu mati sebab kurang akal budinya.

  • 9Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.

  • 22Jikalau kiranya orang bodoh ditumbuk dalam lesung bersama-sama dengan segala beras sekalipun, maka tiada juga bodohnya akan bercerai dari padanya.

  • 8Ketahuilah olehmu, hai kamu yang terbodoh dalam bangsa ini, atau bila gerangan, hai orang gila! kamu akan beroleh akal?

  • 10Janganlah pindahkan tanda perhinggaan yang lama itu, dan jangan masuk ke dalam bendang anak-anak piatu;

  • 3Apabila engkau menazarkan kepada Allah barang sesuatu nazar, jangan bertangguh-tangguh menyampaikan dia, karena tiada Ia berkenan akan orang jahil; sebab itu sampaikanlah olehmu barang yang telah kaunazarkan itu.