Amsal 23:8

Terjemahan Lama

Bahwa suap yang telah kautelan itu, niscaya kaumuntahkan pula kelak, dan segala perkataanmu yang manis-manis itu telah kaubuang bagi kebinasaanmu sendiri.

Sumber Tambahan

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 78%

    6Janganlah makan roti orang yang jahat matanya, dan janganlah ingin akan hidangannya yang sedap,

    7karena seperti orang yang menunggui dirinya, demikianlah adanya, maka katanya kepadamu kelak: Makan dan minumlah olehmu! tetapi hatinya jauh dari padamu.

  • 77%

    16Sudahkah engkau mendapat air madu, makanlah seberapa banyak yang patut, asal jangan engkau terlalu kenyang, lalu engkau muntahkan dia pula;

    17demikianpun hendaklah engkau hemat-hemat dengan kakimu berulang ke rumah sahabatmu, supaya jangan ia menjadi penat oleh sebab engkau, lalu benci akan dikau.

  • 75%

    12Sebab rasa kejahatan itu sedap pada mulutnya, ditaruhnya akan dia di bawah lidahnya.

    13Disayangnya akan dia dan tiada dibuangnya, melainkan ditaruhnya pada sama tengah langitan mulutnya;

    14bahwa makanannya akan berubah di dalam perutnya menjadi racun, dan menjadi bisa ular beludak di dalamnya.

    15Barang yang sudah ditelannya itu akan dimuntahkannya kembali, Allah juga yang akan mengeluarkan dia dari dalam perutnya.

    16Ia sudah mengisap bisa ular beludak, maka lidah ularpun akan membunuh dia.

  • 4Engkau mengupayakan pembunuhan dan celaka, lidah-Mu seperti pisau cukur yang tajam; dikerjakannya tipu daya.

  • 14Bahwa engkau akan makan, tetapi tiada sampai kenyang, dan laparpun akan berlebih-lebihan di dalam perutmu; bahwa engkau akan undur, tetapi tiada luput, dan jikalau luput sekalipun, maka Aku menyerahkan dikau juga kepada pedang.

  • 17Kendatilah roti tipu daya itu manis rasanya, kemudian kelak mulut dipenuhi dengan batu kelikir.

  • 73%

    2Kenakanlah mata pisau pada lehermu, jikalau kiranya engkau seorang yang suka makan.

    3Dan jangan ingin terlalu akan makanannya yang sedap, karena itulah hidangan penipu adanya.

  • 12Adapun perkataan yang terbit dari pada mulut orang alim, ia itu mendatangkan keridlaan kepadanya, tetapi lidah orang bodoh membawa akan dia kepada kebinasaan.

  • 2Tiap-tiap orang akan makan barang yang baik dari pada buah mulutnya, tetapi nyawa orang khianat akan makan kekerasan.

  • 19Engkau memasukkan mulutmu dalam jahat, dan lidahmu mereka tipu daya.

  • 7Orang yang kenyang ia memijak-mijak jikalau air madu sekalipun, tetapi orang yang berlapar maka barang yang pahitpun menjadi manis baginya.

  • 3Karena ia membujuk dirinya sendiri apabila didapati akan salahnya yang kebencian.

  • 8Karena penuhlah segala meja dengan muntah dan tahi, sehingga tiada lagi tempat yang suci.

  • 17Sedang engkau benci akan pengajaran dan membuangkan segala firman-Ku ke belakangmu.

  • 8Bahwa perkataan orang pengumpat itu laksana suap yang sedap-sedap, maka turunlah itu ke dalam hati dengan manis-manisnya.

  • 71%

    20Bahwa buah-buah mulut tiap-tiap orang akan mengenyangkan perutnya, dan hasil lidahnyapun akan memadamkan dia.

    21Mati dan hidup adalah dalam kuasa lidah, dan barangsiapa yang suka akan dia itu kelak akan makan buah-buahnya.

  • 33Matamu kelak memandang akan perempuan jalang dan hatimupun kelak berkata-kata akan perkara yang membinasakan.

  • 24Buangkanlah dari padamu cupar mulut, dan jauhkanlah dari padamu segala dolak-dalik bibir.

  • 2sesungguhnya engkau telah terjerat oleh perkataan mulutmu, dan engkau telah tertangkap oleh perkataan lidahmu.

  • 71%

    5Mulutmu sendiri menyalahkan dikau, jikalau fasih lidahmu sekalipun.

    6Mulutmu juga yang menghukumkan dikau, bukannya aku, dan bibir mulutmupun naik saksi atasmu.

  • 8Tetapi sungguh kamu percaya akan perkataan penipu, yang tiada memberi faedah.

  • 7Bahkan, langitan mulutku bernafas kebenaran, maka kejahatan itu kebencian kepada bibirku.

  • 17Bahwa air curian itu manis rasanya dan roti larangan itu sedap.

  • 11Kemudian pada akhirnya engkau kelak meraung-raung, apabila haus-hauslah sudah kulitmu dan dagingmupun.

  • 17Tiadakah kamu mengerti, bahwa barang apa yang masuk ke dalam mulut itu terus ke dalam perut dan dibuangkan ke dalam jamban?

  • 13Makanlah air madu, hai anakku, karena sedaplah rasanya, dan titis sarang lebah, karena manislah ia kepada langitan mulutmu;

  • 18karena selamatlah bagimu, jikalau engkau menaruh akan dia dalam hatimu dan selalu ia sedia pada bibirmu;

  • 38Demikianlah kamu akan binasa di antara segala bangsa, dan kamu akan dimakan oleh tanah musuhmu.

  • 13Maka engkau beranikah amarah akan Allah dan bolehkah engkau mengeluarkan perkataan yang begitu dari mulutmu?

  • 3Karena telinga itu mencoba segala perkataan seperti langitan mulut mengecap rasa makanan.

  • 28Supaya negeri itu jangan muntahkan kamupun apabila kamu menajiskan dia, seperti dimuntahkannya akan bangsa yang di hadapanmu itu.

  • 28Lidah bercabang itu sekali juga akan membenci cilaka yang telah diadakannya, dan mulut pengangkat-angkat itu kelak membinasakan dirinya sendiri.

  • 6Melainkan orang fasik yang berkata jahat dan hatinya berniat salah, hendak membuat pura-pura dan mengatakan barang yang salah akan Tuhan, supaya tiada disampaikannya kehendak orang yang berlapar dan dikurangkannya minuman bagi orang yang berdahaga.

  • 23Dengan dia juga ia akan mengenyangkan perutnya, bahwa Allah akan menyuruhkan nyala api murka-Nya, yang menghujani dia akan makanannya.

  • 31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.

  • 17Tetapi engkau sudah menggenapi kejahatan orang fasik, maka engkau dipegang oleh hukum dan siksa.

  • 23Bahwa barang yang telah keluar dari pada mulutmu itu hendaklah kamu sampaikan juga dengan sungguh-sungguh, sama seperti yang telah kamu bernazar kepada Tuhan, Allahmu, persembahan dari ridla hati yang telah kamu janji dengan lidahmu.

  • 6Jangan apalah engkau menambahi firman-Nya dengan barang sesuatu, supaya jangan dihukumkan-Nya engkau dan didapati-Nya akan dikau seorang pembohong.

  • 11Seperti anjing balik makan muntahnya, demikianpun orang bodoh suka balik kepada bodohnya.

  • 22Pada masa itu kamu akan berbuat seperti perbuatanku sekarang ini, tiada kamu akan menudungi mulut dan janggut dan tiada makan hidangan orang lain.