Amsal 15:7

Terjemahan Lama

Bahwa mulut orang yang berbudi itu menghamburkan pengetahuan, tetapi hati orang bodoh bukannya demikian.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • Mat 12:34 : 34 Hai bangsa ular, masakan dapat kamu mengatakan barang yang baik, sedang kamu sendiri jahat? Karena melimpah dari dalam hati melalui mulut.
  • Mat 28:18-20 : 18 Maka Yesus menghampiri mereka itu, lalu bertutur kepada mereka itu, sabda-Nya, "Bahwa segala kuasa dikaruniakan kepada-Ku. Baik di surga baik di atas bumi ini. 19 Sebab itu pergilah kamu, jadikanlah sekalian bangsa itu murid-Ku, serta membaptiskan dia dengan nama Bapa, dan Anak dan Rohulkudus; 20 dan mengajar dia menurut segala sesuatu yang Aku pesan kepadamu. Maka ketahuilah olehmu: Aku ini beserta dengan kamu senantiasa hingga kepada kesudahan alam."
  • Mrk 16:15 : 15 Lalu bersabdalah Yesus kepada mereka itu, "Pergilah kamu ke seluruh bumi, beritakanlah Injil itu kepada sekalian alam.
  • Kis 18:9-9 : 9 Maka berfirmanlah Tuhan kepada Paulus pada waktu malam di dalam suatu penglihatan, "Janganlah engkau takut, melainkan katakanlah, dan jangan diam! 10 Karena Aku ini beserta dengan engkau, dan tiada seorang pun akan melanggar engkau sehingga menyakiti engkau; sebab banyak orang Aku ada di dalam negeri ini."
  • Rm 10:14-17 : 14 Sekarang bagaimanakah pula mereka itu hendak menyeru yang belum dipercayainya? Dan bagaimanakah mereka itu hendak percaya akan yang belum didengarnya, dan bagaimanakah mereka itu dapat mendengar, jikalau tiada seorang yang memberitakan? 15 Dan bagaimanakah mereka itu hendak memberitakan, jikalau tiada disuruh? Seperti yang tersurat: Alangkah eloknya segala tapak kaki orang yang membawa kabar kesukaan dari hal yang baik. 16 Tetapi bukan sekaliannya menurut Injil itu. Karena sabda Yesaya demikian: Ya Tuhan, siapakah yang percaya akan berita kami? 17 Oleh yang demikian nyatalah iman itu datang daripada berita, tetapi berita itu atas sabda Kristus.
  • Rm 15:18-21 : 18 Karena tiada aku berani mengatakan barang apa pun, kecuali yang sudah diadakan oleh Kristus dengan diriku, akan menjadikan orang kafir itu penurut, dengan perkataan dan perbuatan; 19 dengan kuasa tanda ajaib dan mujizat dan dengan kuasa Rohulkudus, sehingga mulai dari Yeruzalem dan sekeliling sampai ke Ilirikum aku sudah rata memberitakan Injil Kristus. 20 Maka di dalam itu aku sudah berusaha hendak memberitakan kabar kesukaan hanya di tempat yang nama Kristus itu belum termaklum, supaya jangan aku membangunkan rumah di atas alasan orang lain; 21 melainkan seperti yang tersurat: Bahwa orang yang belum dapat kabar dari hal Dia, akan nampak, dan orang yang belum mendengar itu akan mengerti.
  • Ef 4:29 : 29 Jangan mengeluarkan perkataan yang busuk daripada mulutmu, melainkan barang apa yang baik akan meneguhkan iman sebagaimana yang perlu, supaya ia itu memberi berkat kepada orang yang mendengarnya.
  • 2Tim 2:2 : 2 Dan barang yang telah engkau dengar daripadaku di antara banyak orang saksi, amanatkanlah kepada orang yang setiawan, yang akan berlayak mengajar orang lain pula.
  • Yak 3:6 : 6 Adapun lidah itu suatu api; maka di antara segala anggota kita lidah itulah suatu dunia kejahatan, maka ialah yang mencacatkan segenap tubuh dan menghanguskan segala gerakan hidup kita, sedang ia sendiri dihanguskan oleh api neraka.
  • Mzm 37:30 : 30 Bahwa mulut orang yang benar itu menyebut hikmat, dan lidahnyapun mengatakan barang yang benar.
  • Mzm 45:2 : 2 Bahwa nyanyian kesukaan terbitlah dari dalam hatiku dan kukatakan syairku akan hal Raja itu, maka lidahku seperti kalam seorang yang pantas menyurat.
  • Mzm 51:13-15 : 13 Jangan apalah Engkau membuangkan daku dari hadapan hadirat-Mu, dan jangan Engkau mengambil Roh suci-Mu dari padaku. 14 Kembalikanlah kiranya kepadaku kesukaan selamat yang dari pada-Mu, dan sokonglah akan daku dengan Roh-Mu yang bebas. 15 Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang yang bersalah, dan orang yang berdosapun akan bertobat kepada-Mu.
  • Mzm 71:15-18 : 15 Bahwa mulutku akan menceriterakan kebenaran-Mu dan selamat yang dari pada-Mu pasa sebilang hari, jikalau tiada aku mengetahui segala bilangannya sekalipun. 16 Bahwa aku akan pergi dengan kuat kuasa Tuhan Hua serta menyebut kebenaran-Mu, bahkan, hanya kebenaran-Mu juga. 17 Ya Allah! dari pada kecilku Engkau telah mengajar aku, maka sampai kepada hari ini bolehlah aku memasyhurkan segala perbuatan-Mu yang ajaib itu. 18 Maka sebab itu sedang sudah sampai masa tuaku dan putih ubanku, jangan apalah Engkau meninggalkan daku, ya Allah! supaya aku memberitahu kuat-Mu kepada bangsa ini dan kuasa-Mu kepada anak cucunya.
  • Mzm 78:2-6 : 2 Aku membuka mulutku hendak mengatakan misal, dan aku hendak mengeluarkan beberapa rahasia dari dahulukala, 3 yang telah kami dengar dan kami ketahui dan yang diceriterakan oleh nenek moyang kami kepada kami. 4 Maka tiada kami hendak menyembunyikan dia dari pada anak-anaknya atau dari pada bangsa yang kemudian, sambil mengabarkan segala kepujian Tuhan serta kodrat-Nya dan segala ajaib yang telah dibuat-Nya. 5 Karena telah didirikan-Nyalah suatu kesaksian dalam Yakub dan ditaruh-Nya akan suatu taurat dalam Israel, maka disuruh-Nya nenek moyang kami memberitahu dia pula kepada anak-anaknya. 6 Supaya bangsa yang datang kemudian kelak mengetahuinya, yaitu segala anak yang lagi akan jadi, yang akan berdiri dan menceriterakan dia pula kepada anak-anaknya.
  • Mzm 119:13 : 13 Maka dengan lidahku aku telah memasyhurkan segala hukum firman-Mu.
  • Ams 10:20-21 : 20 Adapun lidah orang yang benar itu seperti perak yang suci, tetapi hati orang jahat sedikit jua gunanya. 21 Bahwa lidah orang yang benar itu dapat memeliharakan orang banyak, tetapi orang bodoh itu mati sebab kurang akal budinya.
  • Pkh 12:9-9 : 9 Kesudahan, maka sekadar hikmat yang pada al-Khatib itu diajarkannya selalu orang kebanyakan beberapa ilmu dan ditimbangnya dan diselidiknya dan dikarangkannya beberapa berapa amsal. 10 Maka dicoba al-Khatib itu mendapat perkataan yang sedap manis, dan menyuratkan barang yang betul dan perkataan yang benar.
  • Kid 4:11 : 11 Bibirmu meniriskan titisan air madu, hai tunanganku! air lebah dan air susu adalah di bawah lidahmu, dan harum bau pakaianmu seperti harum bau Libanon.
  • Mat 10:27 : 27 Barang yang Aku katakan kepadamu di dalam gelap, hendaklah kamu katakan di tengah terang; dan barang yang Aku bisikkan ke telingamu, hendaklah kamu serukan dari atas sotoh rumah.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • 2Bahwa lidah orang yang berbudi itu menyedapkan pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh memancarkan perkara bodoh dengan limpahnya.

  • 14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 83%

    13Pada lidah orang yang berbudi itu didapati orang akan hikmat, tetapi rotan itu patut pada belakang orang yang tiada berakal.

    14Adapun orang yang berbudi itu menaruh pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh itu hampir kepada kebinasaan.

  • 83%

    21Orang yang berbudi hatinya itu akan digelar bijaksana, dan manislah lidah barangsiapa yang meramaikan pengetahuan yang berguna.

    22Bahwa pengetahuan itu menjadi suatu mata air selamat kepada orang yang mempunyai dia; tetapi pengajaran orang bodoh ia itu kebodohan juga.

    23Bahwa hati orang yang berpengetahuan itu menjadikan petah lidahnya, serta menambahkan pengajaran kepada bibirnya.

  • 81%

    19Dalam kebanyakan perkataan tiada kurang salah, tetapi barangsiapa yang menahankan lidahnya, ia itu orang bijaksana.

    20Adapun lidah orang yang benar itu seperti perak yang suci, tetapi hati orang jahat sedikit jua gunanya.

    21Bahwa lidah orang yang benar itu dapat memeliharakan orang banyak, tetapi orang bodoh itu mati sebab kurang akal budinya.

  • 3Bahwa dalam mulut orang bodoh adalah cemeti congkak, tetapi lidah orang yang berbudi itu memeliharakan dia.

  • 81%

    7Pergilah engkau, pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau mendapati padanya bibir yang berpengetahuan.

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

  • 80%

    12Adapun perkataan yang terbit dari pada mulut orang alim, ia itu mendatangkan keridlaan kepadanya, tetapi lidah orang bodoh membawa akan dia kepada kebinasaan.

    13Mula-mula perkataan mulutnya itu kebodohan adanya, pada kesudahannya ia itu akan gila belaka.

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 77%

    31Bahwa mulut orang yang benar itu berkelimpahan akal budi, tetapi lidah yang membinasakan itu akan dikerat.

    32Bahwa bibir orang yang benar itu suka akan perkara yang patut, tetapi mulut orang jahat itu suka akan perkara membinasakan.

  • 8Barangsiapa yang berbudi hatinya, ia itu menerima pengajaran, tetapi orang yang gila perkataan mulutnya itu kelak akan binasa.

  • Pkh 7:4-5
    2 ayat
    77%

    4Bahwa hati orang alim itu adalah di dalam rumah perkabungan, tetapi hati orang jahil adalah di dalam rumah kesukaan.

    5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 77%

    6Bahwa lidah orang bodoh memasukkan dia ke dalam perselisihan, dan mulutnyapun berteriak-teriak minta ditampar.

    7Bahwa mulut orang bodoh membawa dia kepada kebinasaan, dan lidahnyapun menjadi jerat akan nyawanya.

  • 2supaya engkau mengindahkan budi dan bibirmu menaruh akan pengetahuan.

  • 28Bahwa hati orang benar itu timbang-menimbang dahulu dari pada menyahut, tetapi dari dalam mulut orang fasik terbitlah kejahatan belaka.

  • 9Janganlah engkau berkata-kata, sehingga kedengaranlah katamu kepada orang bodoh, karena dicelakannya kelak budi perkataanmu.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 24Akan orang yang berbudi maka kekayaan juga menjadi makotanya, tetapi orang bodoh makin tinggi makin gila.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 15Adalah emas dan beberapa banyak manikam, tetapi mulut yang berpengetahuan itu indah-indah seperti permata intan.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 7Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis bicara yang di pintu gerbang.

  • 30Bahwa mulut orang yang benar itu menyebut hikmat, dan lidahnyapun mengatakan barang yang benar.

  • 6Karena Tuhan juga yang mengaruniakan hikmat, dan dari pada firman-Nya datanglah pengetahuan dan akal.

  • 15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

  • 7Tiada patut sekali-kali seorang peloba menjanji perkara besar-besar, istimewa pula jikalau seorang bangsawan tiada menyampaikan janjinya.

  • 74%

    5Seorang bodoh benci akan pengajaran bapanya, tetapi orang yang mengindahkan tegur itu menunjukkan dirinya bijaksana.

    6Dalam rumah orang yang benar adalah mata benda yang besar, tetapi dalam hasil orang jahat adalah buih yang mengacau.

  • 1Orang miskin yang melakukan dirinya dengan tulus hati itu terlebih baik dari pada orang yang bercabang lidah, jikalau kaya sekalipun.

  • 20Jikalau dalam rumah orang yang berbudi adalah harta benda yang indah-indah dan minyak sekalipun, maka seorang bodoh juga memboroskan dia.

  • 24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.

  • 18Bahwa kebodohan menjadi pusaka orang yang bebal, tetapi pengetahuan itulah makota orang yang berbudi.

  • 2Bahwa hati orang alim itu bagaikan tangan kanannya, tetapi hati orang yang jahil itu bagaikan tangan kirinya.

  • 7Bahwa takut akan Tuhan itulah permulaan segala pengetahuan, maka orang bodoh itu benci akan hikmat dan pengajaran.

  • 7Sesungguhnya aniaya dapat memarahkan orang alim juga, dan hadiah merusakkan hati.