Pengkhotbah 7:4

Terjemahan Lama

Bahwa hati orang alim itu adalah di dalam rumah perkabungan, tetapi hati orang jahil adalah di dalam rumah kesukaan.

Sumber Tambahan

Ayat Rujukan

  • 1Sam 25:36 : 36 Hata, apabila sampailah Abigail kepada Nabal, heran, maka adalah dalam rumahnya suatu perjamuan seperti perjamuan raja dan bersukacitalah hati Nabal serta dengan amat sangat mabuknya; maka sebab itu sepatah katapun tiada dikabarkan Abigail kepadanya, baik besar baik kecil, datang kepada dini hari.
  • 1Sam 30:16 : 16 Lalu dihantarnya akan dia ke sana, maka sesungguhnya setengah mereka itu berkaparanlah di atas bumi serta makan dan minum, dan setengah mereka itu bertari-tari sebab segala jarahan besar, yang dirampasnya dari tanah orang Filistin dan dari tanah Yehuda.
  • 2Sam 13:28 : 28 Hata, maka Absalom berpesan kepada segala hambanya demikian: Camkan baik-baik, apabila bersukacitalah hati Amnon oleh air anggur itu, serta kataku kepadamu: Bunuhlah akan Amnon itu, maka hendaklah kamu membunuh akan dia dengan tiada takut, karena aku yang sudah berpesan begitu kepadamu; maka sebab itu hendaklah kamu gagah dan memberanikan dirimu.
  • 1Raj 20:16 : 16 Hata, maka mereka itupun keluarlah pada ketika tengah hari, sementara Benhadad duduk santap dengan mabuknya di dalam kemah besar serta dengan segala raja-raja, tiga puluh dua orang, yang membantu akan dia.
  • Neh 2:2-5 : 2 Maka titah baginda kepadaku: Mengapa maka suram mukamu sedang tiada engkau sakit? ini tiada lain, melainkan dukacita juga! Maka pada ketika itu ketakutanlah aku sangat. 3 Maka sembahku kepada baginda: Daulat tuanku sampai selama-lamanya! Bagaimana gerangan tiada suram muka patik, sedang negeri, tempat pekuburan nenek moyang patik, sudah rusak dan segala pintu gerbangnyapun sudah habis dimakan api? 4 Maka titah baginda kepadaku: Apakah sekarang pintamu kepadaku? Maka pada ketika itu aku meminta doa kepada Allah yang di sorga! 5 Lalu sembahku kepada baginda: Jikalau tuanku sudi dan tuanku berkenan akan patik di hadapan hadirat tuanku, suruhkan apalah patik ke tanah Yehuda, ke negeri tempat pekuburan nenek moyang patik, supaya patik bangunkan dia pula.
  • Yes 21:4 : 4 Bahwa hatiku berdebar sangat, kegelian mendahsyatkan daku, dan petang yang telah kurindukan itu diubahkannya bagiku dengan kegentaran.
  • Yes 53:3-4 : 3 Bahwa ia dicelakan dan terhina di antara segala manusia, seorang yang kena sengsara dan yang biasa dalam kesukaran; seperti seorang yang dari padanya juga ditudungi oranglah mukanya, demikianlah ia dicelakan, maka kitapun tiada mengindahkan dia. 4 Sebenarnya ditanggungnya segala kelemahan kita dan diangkutnya segala penyakit kita, tetapi pada sangka kita bahwa disengsarakan dan dipalu dan direndahkan Allah akan dia.
  • Yer 51:39 : 39 Perjamuan minum mereka itu akan Kuubahkan baginya menjadi bius, dan Aku akan memabuki mereka itu, sehingga mereka itu terlompat-lompat lalu tertidur sampai selama-lamanya dan tiada jaga pula, demikianlah firman Tuhan!
  • Yer 51:57 : 57 Dan Aku akan memabuki segala rajanya dan segala hakimnya dan segala pemerintahnya dan segala penghulunya dan segala pahlawannya, sehingga tertidurlah mereka itu sampai selama-lamanya dan tiada jaga pula, demikianlah firman Raja yang bernama Tuhan semesta alam sekalian.
  • Dan 5:1-4 : 1 Sebermula, maka baginda raja Belsyazar berbuatlah suatu perjamuan yang besar akan seribu menterinya dan bagindapun santaplah air anggur di hadapan orang seribu itu. 2 Maka dalam santap air anggur itu bertitahlah Belsyazar: Hendaklah orang membawa akan segala bejana emas perak yang telah dikeluarkan oleh Nebukadnezar, ayahanda baginda, dari dalam kaabah yang di Yeruzalem, supaya dari padanya boleh diminum oleh baginda dan oleh segala menteri dan isteri dan gundik baginda. 3 Hata, maka dibawa oranglah akan segala bejana emas yang telah dikeluarkannya dari dalam kaabah bait-Ullah di Yeruzalem, lalu minumlah dari padanya baik baginda baik segala menterinya dan isterinya dan gundiknya. 4 Maka diminumnya air anggur itu dan dipuji-pujinya segala berhala yang dari pada emas, perak, tembaga, besi, kayu dan batu adanya.
  • Dan 5:30 : 30 Hata, maka pada malam itu juga dibunuh oranglah akan Belsyazar, raja orang Kasdim itu.
  • Hos 7:5 : 5 Pada siang hari dipegangnya raja kami dalam hal mabuk; segala penghulu itu sudah dipanasi oleh air anggur, diunjuknya tangannya kepada orang pengolok-olok.
  • Nah 1:10 : 10 Bahkan, jikalau mereka itu dianyam bersama-sama seperti duri dan jikalau mereka itu mabuk dari pada kebanyakan minumnya, mereka itu akan dihabiskan juga seperti jerami yang kering.
  • Mat 8:14-16 : 14 Maka datanglah Yesus ke dalam rumah Petrus, dilihatnya mak mentua Petrus terbaring demam. 15 Maka dijamah-Nya tangannya, lalu hilanglah demamnya itu; maka perempuan itu pun bangunlah, lalu melayani Dia. 16 Setelah petang hari, maka dibawa oranglah kepada-Nya beberapa banyak orang yang dirasuk setan, maka dibuangkan-Nya setan itu dengan sepatah kata, dan disembuhkan-Nya segala orang yang sakit itu,
  • Mrk 5:38-43 : 38 Lalu tibalah mereka itu di rumah penghulu itu, maka dilihat oleh Yesus huru-hara itu, dan orang yang menangis dan meratap terlalu sangat. 39 Setelah Ia masuk, maka kata-Nya kepada mereka itu, "Apakah sebabnya kamu bergaduh dan menangis? Budak ini bukan mati, hanya tidur sahaja." 40 Maka mereka itu mentertawakan Dia. Tetapi setelah disuruh-Nya sekalian orang itu keluar, maka dibawa-Nya bapa budak itu dan ibunya dan orang-orang yang serta-Nya itu, lalu masuk ke dalam tempat budak itu. 41 Maka dipegang-Nya tangan budak itu serta berkata kepadanya, "Talita kumi!" yang diterjemahkan artinya, "Hai budak perempuan, Aku berkata kepadamu, bangunlah!" 42 Maka seketika itu juga budak itu pun bangunlah, lalu berjalan; karena umurnya sudah sampai dua belas tahun. Maka tercengang-cenganglah mereka itu sekalian serta heran terlalu sangat. 43 Maka sangatlah dipesankan-Nya, supaya jangan perkara itu ketara, lalu disuruh-Nya memberi makan budak perempuan itu.
  • Mrk 6:21-29 : 21 Maka apabila sampai kepada suatu hari yang baik (yaitu pada hari lahir Herodes) diadakannya suatu perjamuan bagi segala pegawai yang besar-besar dan panglimanya dan orang yang bangsawan di negeri Galilea. 22 Tatkala itu anak perempuan Herodiah sendiri masuk serta menari, maka disukakannya hati Herodes dengan segala orang yang duduk santap sehidangan dengan dia. Maka bertitahlah baginda kepada anak perempuan itu, "Pintalah kepadaku barang kehendakmu, aku akan memberi kepadamu." 23 Lalu bersumpah-janjilah Herodes kepadanya, sabdanya, "Barang apa pun yang engkau pinta kepadaku, aku beri kepadamu, walau setengah kerajaanku ini sekalipun." 24 Maka keluarlah anak perempuan itu, lalu bertanya kepada bundanya, "Apakah yang hendak kupinta?" Maka jawab bundanya, "Pintalah kepala Yahya Pembaptis." 25 Maka sebentar itu juga masuklah ia dengan gopoh-gopoh menghadap baginda serta meminta, katanya, "Patik kehendaki, supaya Tuanku sekarang juga berikan kepala Yahya Pembaptis di dalam sebuah dulang kepada patik ini." 26 Maka baginda pun terlalu bersusah hati; akan tetapi oleh sebab sumpahnya sendiri, dan lagi oleh sebab segala orang yang duduk santap sehidangan dengan dia, tiada ia mau menolakkan permintaannya. 27 Sebentar itu juga baginda menyuruhkan seorang biduanda serta bertitah padanya akan mengambil kepala Yahya. Maka orang itu pun pergilah memancung kepala Yahya di dalam penjara. 28 Lalu dibawanya kepala itu di dalam sebuah dulang, dan diberikannya kepada anak perempuan itu; maka anak perempuan itu pun memberikan dia pula kepada bundanya. 29 Setelah kedengaran hal itu kepada murid-murid Yahya, datanglah mereka itu mengambil mayatnya, lalu ditaruhkannya di dalam kubur.
  • Luk 7:12-13 : 12 Apabila Ia mendekati pintu negeri itu, adalah seorang mati diusung ke luar, yaitu anak maknya yang laki-laki tunggal; maka mak itu janda; dan ada pula banyak orang negeri itu beserta dengan dia. 13 Serta Tuhan melihat perempuan itu, jatuhlah kasihan-Nya akan dia, lalu kata-Nya, "Janganlah engkau menangis."
  • Yoh 11:31-35 : 31 Maka segala orang Yahudi yang melawati Maryam di rumah serta menghiburkan dia, apabila dilihatnya Maryam bangun dengan segeranya, lalu mereka itu pun mengikut dia, karena pada sangkanya Maryam itu pergi ke kubur akan menangis di situ. 32 Setelah sampai Maryam ke tempat Yesus ada, serta nampak Dia, maka sujudlah ia pada kaki-Nya sambil berkata kepada-Nya, "Ya Rabbi, jikalau Rabbi ada di sini, tiadalah mati saudara hamba itu." 33 Setelah Yesus nampak Maryam menangis, dan segala orang Yahudi yang datang sertanya itu pun menangis bersama-sama, tergeraklah hati-Nya dengan sangat iba rasa-Nya, 34 serta kata-Nya, "Di manakah kamu taruhkan dia?" Maka kata mereka itu kepada-Nya, "Ya Rabbi, marilah lihat." 35 Maka menangislah Yesus.

Ayat Serupa (AI)

Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.

  • Pkh 7:5-7
    3 ayat
    85%

    5Baiklah mendengar tegur orang alim dari pada mendengar nyanyi orang jahil.

    6Karena seperti bunyi duri di bawah periuk, demikianpun bunyi tertawa orang jahil. Maka ini lagi sia-sia adanya.

    7Sesungguhnya aniaya dapat memarahkan orang alim juga, dan hadiah merusakkan hati.

  • Pkh 7:2-3
    2 ayat
    85%

    2Baiklah masuk ke dalam rumah perkabungan dari pada masuk ke dalam rumah perjamuan, karena di dalam rumah perkabungan itulah kesudahan segala manusia dan orang yang hidup itu memperhatikannya.

    3Baiklah dukacita dari pada tertawa, karena muram muka membaiki hati.

  • 33Bahwa hikmat duduk dalam hati orang yang budiman, tetapi barang yang dalam hati orang bodoh itu kelak akan nyata.

  • 79%

    13Hati yang bersukacita memaniskan muka, tetapi percintaan dalam hati menindihkan nyawa.

    14Hati orang yang berakal mencahari pengetahuan, tetapi mulut orang bodoh diisi dengan kebodohan.

    15Bagi orang yang berdukacita jahatlah harinya, tetapi hati yang bersukacita itu seperti perjamuan senantiasa.

  • 13Lagi dalam tertawapun hati akan merasai sakit, dan akhirnya kesukaan itu kedukaan juga.

  • 2Bahwa hati orang alim itu bagaikan tangan kanannya, tetapi hati orang yang jahil itu bagaikan tangan kirinya.

  • 77%

    7Pergilah engkau, pandanglah akan muka orang bodoh, maka tiada engkau mendapati padanya bibir yang berpengetahuan.

    8Adapun hikmat orang yang berbudi itu, ia itu diketahuinya jalannya sendiri, tetapi bebalnya orang bodoh itu penipu adanya.

    9Bahwa orang bodoh kelak mencahari dalih-dalih akan salahnya, tetapi antara orang benar adalah pengasihan.

  • 7Bahwa mulut orang yang berbudi itu menghamburkan pengetahuan, tetapi hati orang bodoh bukannya demikian.

  • 25Bahwa berbaliklah aku dengan segenap hatiku hendak mengetahui dan menyelidik dan mencahari hikmat dan kenyataan segala perkara, dan hendak mengerti kebodohan segala jahat dan kegilaan segala sasaran.

  • 76%

    14Adapun orang yang berbudi itu adalah mata dalam kepalanya, tetapi seorang bodoh itu berjalan selalu dalam gelap. Kendatilah begitu kudapati juga sama untung berlaku atas sekaliannya.

    15Maka berkatalah aku dalam hatiku: Barang yang berlaku atas orang bodoh itupun boleh berlaku atasku juga; entah apa gunanya aku sudah terlebih menuntut hikmat? sebab itu kataku dalam hatiku: Ini juga sia-sia adanya.

    16Karena peringatan akan orang alim dan akan orang bebal itu sama, tiada kekal adanya, maka barang yang ada sekarang sekaliannya itu akan terlupa pada hari yang datang; demikianlah mati orang alim itu sama dengan orang bodoh.

  • 21Perkara yang bodoh menjadi kesukaan orang gila, tetapi orang yang berakal betul itu menurut jalan yang rata.

  • 75%

    17Tetapi serta kutentukan dalam hatiku hendak mengetahui akan hikmat dan ilmu, akan kebodohan dan kebebalan, kudapati bahwa ia itu juga memenatkan hati.

    18Karena dalam kebanyakan hikmat adalah banyak nestapa, dan barangsiapa yang menambahkan ilmu, ia itupun menambahkan sengsara.

  • 9Janganlah hatimu bersegera-segera akan marah, karena dada orang jahil itulah tempat duduk kemarahan.

  • 24Akan orang yang berbudi maka kekayaan juga menjadi makotanya, tetapi orang bodoh makin tinggi makin gila.

  • 2Bahwa orang bodoh tiada suka akan akal budi, melainkan akan membuka segala rahasia hatinya.

  • 24Bahwa hikmat adalah di hadapan mata orang yang berbudi, tetapi mata orang bodoh sampailah kepada tepi bumi.

  • 8Barangsiapa yang berbudi hatinya, ia itu menerima pengajaran, tetapi orang yang gila perkataan mulutnya itu kelak akan binasa.

  • 5Hai kamu yang bodoh! belajarlah akan akal budi, dan kamu, hai orang bebal! tuntutlah akan dia.

  • 17Perkataan orang alim patut didengar dengan berdiam diri, terlebih dari pada teriak seorang pemerintah yang jahil.

  • Pkh 2:1-3
    3 ayat
    74%

    1Maka berkatalah aku dalam hatiku: Mari, aku hendak mencobai diriku dengan kesukaan, sebab itu rasailah olehmu akan segala perkara yang baik, tetapi sesungguhnya ia itu juga sia-sia adanya.

    2Akan tertawa itu kataku: Gila adamu, dan akan kesukaan: Apa gunanya ini?

    3Bahwa sudah kucobai hatiku dengan hidup dalam minum air anggur dan memegang perkara yang bodoh (tetapi dalam itupun aku juga melakukan hatiku dengan akal), supaya aku boleh melihat kalau inilah perkara yang baik bagi segala anak Adam akan diperbuat olehnya di bawah langit sepanjang umur hidupnya.

  • 23Seorang yang bijaksana itu menyembunyikan pengetahuannya, tetapi hati orang bodoh itu berseru-serukan kebodohan.

  • 3Apabila orang masuk ke dalam celaka oleh sebab kebodohannya sendiri, maka hatinya bersungut-sungut akan luput.

  • 8Apakah untung orang alim itu lebih dari pada orang bodoh? Apa guna bagi seorang orang miskin, jikalau ia tahu berjalan di hadapan segala orang yang hidup?

  • 15Bahwa hati orang yang berakal itu menuntut pengetahuan dan telinga orang yang berbudi itu mencahari pengetahuan.

  • 15Bahwa jalan orang bodoh itu betul kepada pemandangan matanya sendiri, tetapi orang yang menurur nasehat ia itu berbudi.

  • 22Hati yang bersukacita itu akan membaiki obat, tetapi hati yang berdukacita itu mengeringkan tulang.

  • 74%

    22Bahwa pengetahuan itu menjadi suatu mata air selamat kepada orang yang mempunyai dia; tetapi pengajaran orang bodoh ia itu kebodohan juga.

    23Bahwa hati orang yang berpengetahuan itu menjadikan petah lidahnya, serta menambahkan pengajaran kepada bibirnya.

  • 16Betapa uang pembelian itu pada tangan orang bodoh? Hendak ia membeli kepandaian tiada dengan akal budi!

  • 29Barangsiapa yang mengharukan isi rumahnya, ia itu kelak akan mempusakai angin, dan orang yang bodoh itu kelak akan menjadi hamba kepada orang yang berbudi.

  • 23Berbuat jahat itu bagi orang bodoh seperti permainan juga adanya; demikianpun melakukan dirinya dengan bijaksana itu bagi orang yang berbudi.

  • 11Orang bodoh itu mengeluarkan segala kepikiran hatinya, tetapi orang yang berbudi menahankan dia sampai kemudian kelak.

  • 7Bahwa terlalu payah bagi orang bodoh memutuskan perselisihan, sebab itu janganlah ia membuka mulutnya dalam majelis bicara yang di pintu gerbang.

  • 24Maka orang yang berbudi itu memilih jalan selamat yang menuju ke atas, dan dijauhkannya dirinya dari pada jalan yang turun ke neraka.

  • 16Seorang yang berbudi itu takut dan undur dari pada jahat, tetapi orang bodoh berbuat dosa berlapis-lapis, maka senanglah juga hatinya.

  • 13Seorang orang muda yang alim, jikalau ia miskin sekalipun, ia itu baik dari pada seorang raja yang tua serta dengan bodohnya yang tiada ternasehatkan lagi,

  • 16Barangsiapa yang bijaksana, ia itu melakukan dirinya dengan berpengetahuan, tetapi orang bodoh menyatakan bodohnya.

  • 7Bahwa takut akan Tuhan itulah permulaan segala pengetahuan, maka orang bodoh itu benci akan hikmat dan pengajaran.