Yeremia 26:24
Tetapi tangan Ahikam bin Safan adalah serta dengan Yermia, sehingga iapun tidak diserahkan ke dalam kuasa orang banyak akan dibunuh.
Tetapi tangan Ahikam bin Safan adalah serta dengan Yermia, sehingga iapun tidak diserahkan ke dalam kuasa orang banyak akan dibunuh.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
20Dan lagi adalah dahulu seorang anu, yang bernubuat dengan nama Tuhan, yaitu Uria bin Semaya, dari Kiryat-Yearim, yang bernubuat atas negeri ini dan atas tanah ini, setuju dengan segala perkataan Yermia.
21Serta didengar oleh raja Yoyakim dan segala hulubalangnya dan segala penghulunya akan perkataan orang itu, maka bagindapun mencahari jalan hendak membunuh dia; demi didengar Uria akan hal itu, maka takutlah ia, lau larilah dam sampailah ia ke Mesir.
22Tetapi disuruhkan raja Yoyakim beberapa orang ke Mesir, yaitu Elnatan bin Akhbor, dan beberapa orang lainpun sertanya ke Mesir;
23maka dibawanya akan Uria dari Mesir, lalu di hadapkannya kepada raja Yoyakim, maka dibunuh baginda akan dia dengan pedang, dibuangnya bangkainya dalam kubur orang hina-dina.
24Maka tiada hati mereka itu berdebar dan tiada juga dikoyak-koyakkannya pakaiannya, baik baginda baik segala hamba baginda, apabila didengarnya segala firman itu.
25Kendatilah, Elnatan dan Delaya dan Gemarya juga sangat meminta kepada baginda, jangan dibakarnya habis akan gulungan surat itu, tetapi baginda tiada mau menurut katanya.
26Tambahan pula disuruh baginda akan Yerahmiel bin Hamelekh dan Zeraya bin Azriel dan Selemya bin Abdiel menangkap karkun Barukh dan nabi Yermia itu, tetapi Tuhan juga sudah menyembunyikan keduanya.
7Maka segala imam dan nabi-nabi dan orang banyakpun mendengarlah Yermia mengatakan segala perkataan ini di dalam rumah Tuhan.
8Maka sesungguhnya setelah selesailah sudah Yermia dari pada mengatakan segala firman Tuhan kepada segenap orang banyak itu, ditangkaplah oleh segala imam dan nabi-nabi dan segenap orang banyak itu akan dia, serta katanya: Tak akan jangan engkau akan mati dibunuh.
9Mengapa engkau sudah bernubuat dengan nama Tuhan, katamu: Bahwa rumah ini menjadi sama seperti Silo kelak dan negeri inipun akan roboh, sehingga seorangpun tiada yang akan duduk dalamnya? Maka berkerumunlah segenap orang banyak itu kepada Yermia ke dalam rumah Tuhan.
24Maka titah Zedekia kepada Yermia: Seorangpun jangan dapat tahu segala perkataan ini, maka engkau tiada akan mati dibunuh.
25Maka apabila kedengaranlah kepada segala penghulu hal aku sudah berkata-kata dengan dikau, dan mereka itu datang mendapatkan dikau sambil katanya: Beritahulah kamipun barang yang telah kaukatakan kepada baginda itu, jangan kausembunyikan dia dari pada kami, maka tiada kami akan membunuh engkau, dan lagi apa titah baginda kepadamu?
26hendaklah kaukatakan kepada mereka itu: Bahwa aku sudah mempersembahkan pintaku ke bawah duli baginda, supaya jangan pula baginda menyuruh aku dibawa balik ke dalam rumah Yonatan akan mati di sana.
27Hata, setelah datang segala penghulu itu mendapatkan Yermia serta bertanyakan dia, maka diberinya jawab akan mereka itu setuju dengan segala perkataan yang dititahkan baginda kepadanya; lalu ditinggalkannya akan dia, sehingga satupun tiada jadi ketahuan dari pada segala perkara ini.
14disuruhkannya orang mengambil Yermia dari pelataran biduanda, lalu diserahkannya kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan, supaya dihantaranya akan dia ke rumahnya; demikian tinggallah Yermia di antara orang banyak itu.
15Maka sembah Yermia kepada Zedekia: Apabila patik memberitahu tuanku, jangan apalah patik ini tuanku bunuh; demikianpun apabila patik memberi bicara kepada tuanku, dan tuanku tiada hendak menurut bicara patik.
16Maka diam-diam baginda raja Zedekia bersumpah setia kepada Yermia, titahnya: Demi Tuhan yang hidup, dan yang sudah menjadikan nyawa kita, sekali-kali tiada aku membunuh engkau atau menyerahkan dikau kepada tangan orang yang menyengajakan matimu!
17Lalu sembah Yermia kepada Zedekia: Demikianlah firman Tuhan, Allah serwa sekalian alam, yaitu Allah orang Israel: Jikalau kiranya dengan kehendak hatimu sendiri engkau keluar mendapatkan segala penghulu raja Babil, niscaya jiwamu akan hidup, dan negeri inipun tiada akan dibakar habis dengan api, melainkan engkau akan hidup serta dengan segala orang isi istanamu,
4Lalu sembah segala penghulu itu kepada baginda: Ya tuanku, patutlah orang ini dibunuh juga, karena dengan demikian peri dilemahkannya tangan segala laskar yang lagi tinggal di dalam negeri ini dan tangan segenap orang banyakpun, sebab dikatakannya kepada mereka itu perkataan yang demikian. Bahwa orang ini tiada menuntut selamat bangsa ini, melainkan celakanya.
5Maka titah raja Zedekia: Tengoklah, adalah ia dalam kuasa tanganmu, karena tiadalah raja yang dapat menegahkan kamu.
6Lalu diambil oleh mereka itu akan Yermia, dibuangnya akan dia ke dalam perigi Malkhia bin Hammelekh, yang di pelataran biduanda, diulurkannya Yermia dengan tali; adapun di dalam perigi itu tiadalah air, hanya lumpur juga, maka tenggelamlah Yermia dalam lumpur.
1Hata, apabila didengar oleh Sefaca bin Matan dan Gedalya bin Pasyhur dan Yukhal bin Selemya dan Pasyhur bin Malkhia segala perkataan yang dikatakan Yermia kepada orang banyak itu, bunyinya:
3melainkan engkau diasut oleh Barukh bin Neria akan melawan kami, supaya dapat diserahkannya kami kepada tangan orang Kasdim, supaya dibunuhnya akan kami atau dibawanya akan kami ke Babil dengan tertawan.
4Pada masa itu Yermia lagi keluar masuk di antara bangsanya, belum ia dimasukkan ke dalam penjara.
11Pada ketika itu kata segala imam dan nabi-nabi kepada segala penghulu dan segenap orang banyak itu demikian: Bahwa orang ini patut mati dibunuh, karena telah ia bernubuat atas negeri ini, seperti kamu sendiripun sudah mendengar dengan telingamu.
12Tetapi kata Yermia kepada segala penghulu dan segenap orang banyak itu: Bahwa aku disuruhkan oleh Tuhan akan bernubuat atas rumah ini dan atas negeri ini segala perkataan yang telah kamu dengar itu.
21Maka sebab itu firman Tuhan akan hal orang Anatot, yang menyengajakan matimu, sambil katanya: Jangan lagi engkau bernubuat demi nama Tuhan, asal jangan engkau mati dibunuh oleh tangan kami!
25Maka Aku akan menyerahkan dikau kelak kepada tangan orang yang menyengajakan matimu, dan kepada tangan segala orang yang engkau gentar akan mukanya, yaitu kepada tangan Nebukadnezar, raja Babil, dan kepada tangan segala orang Kasdim.
4Kendatilah, dengarlah juga olehmu firman Tuhan, hai Zedekia, raja Yehuda! demikian inilah firman Tuhan akan halmu: Bahwa engkau tiada akan mati dimakan pedang;
2Maka pada masa itu adalah balatentara raja Babil mengepung Yeruzalem dan nabi Yermia adalah terkurung dalam pelataran biduanda, yang pada istana baginda raja Yehuda.
3Maka di sana disuruh Zedekia, raja Yehuda, kurungkan dia, titahnya: Mengapa engkau bernubuat ini: Demikianlah firman Tuhan: Bahwa sesungguhnya Aku kelak menyerahkan negeri ini kepada tangan raja Babil, yang akan mengalahkan dia;
18Bermula, maka pada masa itu kata mereka itu: Mari kita mereka daya upaya akan Yermia, karena belum hilang taurat dari pada segala imam, atau bicara dari pada segala hakim, atau firman dari pada segala nabi. Mari kita mengalahkan dia dengan lidah, jangan kita indahkan barang suatu katanya.
22Maka adapun segala rakyat yang lagi tinggal di negeri Yehuda, yang ditinggalkan di sana oleh Nebukadnezar, raja Babil itu, ia itu diberikannya Gedalya bin Ahikam bin Safan akan penghulunya.
10Maka titah baginda kepada Ebed-Melekh, orang Kusyi itu, demikian: Ambillah sertamu tiga puluh orang dari sini; naikkanlah nabi Yermia dari dalam perigi itu dahulu dari pada ia mati.
13Serta sampailah ia ke pintu gerbang Benyamin itu, maka adalah di sana seorang penghulu pengawal bernama Yeria bin Selimya bin Hananya, ia itu menangkap nabi Yermia, katanya: Engkau hendak belot serta jatuh kepada orang Kasdim!
14Maka sahut Yermia: Bohong itu, tiada aku mau jatuh kepada orang Kasdim. Tetapi tiada ia mendengar akan dia, melainkan ditangkap juga oleh Yeria akan Yermia, lalu dibawanya akan dia menghadap segala penghulu.
15Maka berbangkitlah kehangatan amarah segala penghulu itu akan Yermia, dipalunya akan dia, lalu ditaruhnya akan dia dalam penjara, yang di rumah Yonatan, karkun itu, karena rumah itu juga dibuatnya penjara.
17Maka disuruhkan raja Zedekia akan orang pergi mengambil akan dia dari sana, lalu bertanyalah baginda kepadanya diam-diam di dalam istananya: Adakah barang firman dari pada pihak Tuhan? Maka sahut Yermia: Ada juga; dan lagi sembahnya: Tuanku akan diserahkan kepada tangan raja Babil kelak.
20Maka sembah Yermia: Tiada mereka itu akan menyerahkan tuanku; sahaja hendaklah kiranya tuanku menurut firman Tuhan, yang telah patik katakan kepada tuanku ini; niscaya tuanku akan selamat dan jiwa tuankupun akan hidup.
30demikianlah firman Tuhan: Bahwa sesungguhnya Aku akan menyerahkan Firaun Hofera, raja Mesir itu, kepada tangan segala musuhnya, dan kepada tangan segala orang yang menyengajakan matinya, sebagaimana Aku sudah menyerahkan Zedekia, raja Yehuda itu, kepada tangan Nebukadnezar, raja Babil, yaitu musuhnya yang sudah menyengajakan matinyapun.
6Demikianlah peri datang Yermia mendapatkan Gedalya bin Ahikam ke Mizpa, maka duduklah ia sertanya di tengah-tengah mereka sekalian yang lagi tinggal di tanah itu.
6Maka oleh nabi Yermia disampaikanlah segala firman ini kepada Zedekia, raja Yehuda, di Yeruzalem,
5Lalu berkata nabi Yermia kepada nabi Hananya di hadapan mata segala imam dan di hadapan mata segenap orang banyak yang berdiri di dalam rumah Tuhan;
21Demikianpun Zedekia, raja orang Yehuda, dan segala penghulunya akan Kuserahkan kepada tangan segala musuhnya dan kepada tangan segala orang yang menyengajakan matinya, yaitu kepada tangan balatentara raja Babil, yang sudah berangkat dari padamu sekarang ini.
11Tetapi akan hal Yermia sudah diberi titah oleh Nebukadnezar, raja Babil, kepada Nebuzaradan, penghulu biduanda itu, demikian:
12Angkatlah olehmu akan dia dan pandanglah dengan baik akan dia; jangan kaubuat jahat sesuatu akan dia; melainkan sebagaimana katanya demikianpun perbuatlah olehmu akan dia.
20Maka sekarangpun, ya tuanku, biarlah kiranya pinta patik dipersembahkan kepada hadirat tuanku, jangan apalah patik dikembalikan ke dalam rumah Yonatan, karkun itu, asal jangan patik mati di sana.
13Lalu ditariknya akan Yermia naik dari dalam perigi itu dengan tali, maka Yermiapun tinggallah di pelataran biduanda juga.
2Karena oleh penghulu biduanda sudah disuruh ambil akan Yermia, lalu katanya kepadanya: Bahwa Tuhan, Allahmu, juga sudah berfirmankan segala jahat itu atas negeri ini.
4karena demikianlah firman Tuhan: Bahwasanya Aku menjadikan dikau akan perkara hebat, baik engkau baik segala pengikutmu, maka mereka itu akan rebah mati dimakan pedang musuhnya dan matamupun akan melihatnya; maka segenap orang Yehuda akan Kuserahkan kelak kepada tangan raja Babil, dan Aku membawa akan mereka itu dengan tertawan ke Babil dan mereka itu Kubunuh kelak dengan pedang.