Yeremia 38:10
Maka titah baginda kepada Ebed-Melekh, orang Kusyi itu, demikian: Ambillah sertamu tiga puluh orang dari sini; naikkanlah nabi Yermia dari dalam perigi itu dahulu dari pada ia mati.
Maka titah baginda kepada Ebed-Melekh, orang Kusyi itu, demikian: Ambillah sertamu tiga puluh orang dari sini; naikkanlah nabi Yermia dari dalam perigi itu dahulu dari pada ia mati.
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
5Maka titah raja Zedekia: Tengoklah, adalah ia dalam kuasa tanganmu, karena tiadalah raja yang dapat menegahkan kamu.
6Lalu diambil oleh mereka itu akan Yermia, dibuangnya akan dia ke dalam perigi Malkhia bin Hammelekh, yang di pelataran biduanda, diulurkannya Yermia dengan tali; adapun di dalam perigi itu tiadalah air, hanya lumpur juga, maka tenggelamlah Yermia dalam lumpur.
7Serta kedengaranlah kabar kepada Ebed-Melekh, seorang Kusyi dari pada segala sida-sida yang di dalam istana baginda, mengatakan diturunkannya Yermia ke dalam perigi (maka pada masa itu adalah baginda duduk dalam pintu gerbang Benyamin),
8lalu keluarlah Ebed-Melekh dari dalam istana baginda serta sembahnya kepada baginda demikian:
9Ya tuanku! adapun patik-patik itu kelakuannya jahat dalam segala sesuatu yang dibuatnya akan nabi Yermia, yang telah dibuangnya ke dalam perigi, karena tak dapat tiada mati juga ia kelak sendirinya dari lapar, tegal di dalam negeri ini tiada lagi roti.
11Hata, maka oleh Ebed-Melekh dibawalah akan orang itu sertanya, dan iapun masuklah ke dalam istana baginda, sampai ke bawah perbendaharaan, diambilnya dari sana akan beberapa helai kain yang buruk-buruk dan karung yang tua-tua, lalu diulurkannya dengan tali kepada Yermia ke dalam perigi.
12Maka kata Ebed-Melekh, orang Kusyi itu, kepada Yermia: Sekarang kelekkanlah olehmu kain buruk-buruk dan karung ini di bawah ketiak lenganmu dan kenakanlah tali itu di bawahnya. Maka Yermiapun berbuatlah demikian.
13Lalu ditariknya akan Yermia naik dari dalam perigi itu dengan tali, maka Yermiapun tinggallah di pelataran biduanda juga.
14Maka oleh raja Zedekia disuruhkan orang membawa nabi Yermia kepadanya ke pintu yang ketiga, yang pada rumah Tuhan; lalu titah baginda kepada Yermia: Aku hendak bertanya kepadamu akan suatu perkara, satupun jangan kausembunyikan dari padaku.
15Maka sembah Yermia kepada Zedekia: Apabila patik memberitahu tuanku, jangan apalah patik ini tuanku bunuh; demikianpun apabila patik memberi bicara kepada tuanku, dan tuanku tiada hendak menurut bicara patik.
16Maka diam-diam baginda raja Zedekia bersumpah setia kepada Yermia, titahnya: Demi Tuhan yang hidup, dan yang sudah menjadikan nyawa kita, sekali-kali tiada aku membunuh engkau atau menyerahkan dikau kepada tangan orang yang menyengajakan matimu!
17Lalu sembah Yermia kepada Zedekia: Demikianlah firman Tuhan, Allah serwa sekalian alam, yaitu Allah orang Israel: Jikalau kiranya dengan kehendak hatimu sendiri engkau keluar mendapatkan segala penghulu raja Babil, niscaya jiwamu akan hidup, dan negeri inipun tiada akan dibakar habis dengan api, melainkan engkau akan hidup serta dengan segala orang isi istanamu,
14disuruhkannya orang mengambil Yermia dari pelataran biduanda, lalu diserahkannya kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan, supaya dihantaranya akan dia ke rumahnya; demikian tinggallah Yermia di antara orang banyak itu.
15Lagipun firman Tuhan sudah datang kepada Yermia, tatkala ia lagi terkurung di pelataran biduanda itu, bunyinya:
16Pergilah engkau; katakanlah ini kepada Ebed-Melekh, orang Kusyi itu: Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Bahwasanya Aku melakukan kelak segala firman-Ku atas negeri ini akan jahatnya dan bukan akan baiknya, dan pada hari itu engkaupun akan melihatnya.
17Tetapi pada hari itu juga Aku akan meluputkan dikau, demikianlah firman Tuhan, dan engkaupun tiada akan diserahkan kepada tangan segala orang yang kautakut akan dia.
24Maka titah Zedekia kepada Yermia: Seorangpun jangan dapat tahu segala perkataan ini, maka engkau tiada akan mati dibunuh.
25Maka apabila kedengaranlah kepada segala penghulu hal aku sudah berkata-kata dengan dikau, dan mereka itu datang mendapatkan dikau sambil katanya: Beritahulah kamipun barang yang telah kaukatakan kepada baginda itu, jangan kausembunyikan dia dari pada kami, maka tiada kami akan membunuh engkau, dan lagi apa titah baginda kepadamu?
26hendaklah kaukatakan kepada mereka itu: Bahwa aku sudah mempersembahkan pintaku ke bawah duli baginda, supaya jangan pula baginda menyuruh aku dibawa balik ke dalam rumah Yonatan akan mati di sana.
27Hata, setelah datang segala penghulu itu mendapatkan Yermia serta bertanyakan dia, maka diberinya jawab akan mereka itu setuju dengan segala perkataan yang dititahkan baginda kepadanya; lalu ditinggalkannya akan dia, sehingga satupun tiada jadi ketahuan dari pada segala perkara ini.
28Maka tinggallah Yermia di pelataran biduanda sampai kepada hari Yeruzalem dialahkan, dan adalah ia lagi di sana pada ketika Yeruzalem dialahkan oranglah.
15Maka berbangkitlah kehangatan amarah segala penghulu itu akan Yermia, dipalunya akan dia, lalu ditaruhnya akan dia dalam penjara, yang di rumah Yonatan, karkun itu, karena rumah itu juga dibuatnya penjara.
16Demikian peri Yermiapun masuklah ke dalam bilik penjara yang di bawah tanah, dan Yermiapun adalah di sana beberapa berapa hari lamanya.
17Maka disuruhkan raja Zedekia akan orang pergi mengambil akan dia dari sana, lalu bertanyalah baginda kepadanya diam-diam di dalam istananya: Adakah barang firman dari pada pihak Tuhan? Maka sahut Yermia: Ada juga; dan lagi sembahnya: Tuanku akan diserahkan kepada tangan raja Babil kelak.
18Dan lagi sembah Yermia kepada raja Zedekia: Apakah dosa patik kepada tuanku atau kepada segala hamba tuanku atau kepada bangsa ini, maka patik dimasukkannya ke dalam gedung penjara?
11Tetapi akan hal Yermia sudah diberi titah oleh Nebukadnezar, raja Babil, kepada Nebuzaradan, penghulu biduanda itu, demikian:
12Angkatlah olehmu akan dia dan pandanglah dengan baik akan dia; jangan kaubuat jahat sesuatu akan dia; melainkan sebagaimana katanya demikianpun perbuatlah olehmu akan dia.
20Maka sekarangpun, ya tuanku, biarlah kiranya pinta patik dipersembahkan kepada hadirat tuanku, jangan apalah patik dikembalikan ke dalam rumah Yonatan, karkun itu, asal jangan patik mati di sana.
21Maka baginda raja Zedekiapun memberi titah, lalu ditaruhnya akan Yermia di pelataran biduanda; maka pada tiap-tiap hari diberikan oranglah akan dia roti seketul dari kampung tukang roti, sehingga habislah sudah segala roti di dalam negeri; demikianlah tinggallah Yermia di pelataran biduanda itu.
22Tetapi disuruhkan raja Yoyakim beberapa orang ke Mesir, yaitu Elnatan bin Akhbor, dan beberapa orang lainpun sertanya ke Mesir;
26Tambahan pula disuruh baginda akan Yerahmiel bin Hamelekh dan Zeraya bin Azriel dan Selemya bin Abdiel menangkap karkun Barukh dan nabi Yermia itu, tetapi Tuhan juga sudah menyembunyikan keduanya.
27Maka pada masa itu datanglah firman Tuhan kepada Yermia, yaitu setelah sudah dibakar habis oleh baginda akan gulungan surat yang telah disuratkan oleh Barukh dari pada lidah Yermia, bunyinya:
3Maka disuruhkan juga oleh raja Zedekia akan Yehukhal bin Selemya dan Zefanya bin Maaseya, yang imam, mendapatkan nabi Yermia, katanya: Pintakanlah kiranya doa akan kami kepada Tuhan, Allah kami!
4Pada masa itu Yermia lagi keluar masuk di antara bangsanya, belum ia dimasukkan ke dalam penjara.
5Maka balatentara Firaun sudah keluar dari negeri Mesir; demi didengar orang Kasdim kabar ini akan halnya, maka berangkatlah mereka itu dari Yeruzalem.
6Pada masa itu datanglah firman Tuhan kepada nabi Yermia, bunyinya:
1Hata, apabila didengar oleh Sefaca bin Matan dan Gedalya bin Pasyhur dan Yukhal bin Selemya dan Pasyhur bin Malkhia segala perkataan yang dikatakan Yermia kepada orang banyak itu, bunyinya:
6Maka oleh nabi Yermia disampaikanlah segala firman ini kepada Zedekia, raja Yehuda, di Yeruzalem,
3Maka kata Yermia kepadanya: Hendaklah ini kamu katakan kepada Zedekia:
2Maka pada masa itu adalah balatentara raja Babil mengepung Yeruzalem dan nabi Yermia adalah terkurung dalam pelataran biduanda, yang pada istana baginda raja Yehuda.
3Maka di sana disuruh Zedekia, raja Yehuda, kurungkan dia, titahnya: Mengapa engkau bernubuat ini: Demikianlah firman Tuhan: Bahwa sesungguhnya Aku kelak menyerahkan negeri ini kepada tangan raja Babil, yang akan mengalahkan dia;
1Bahwa inilah firman Tuhan yang telah datang kepada Yermia kemudian dari pada disuruhkan Nebuzaradan, penghulu biduanda itu, akan dia datang dari Rama, yaitu kemudian dari pada disuruhnya ambil akan dia, pada masa ia terikat dengan rantai di antara segala orang Yeruzalem dan Yehuda yang tertawan, yang dipindahkan ke Babil dengan tertawan.
2Karena oleh penghulu biduanda sudah disuruh ambil akan Yermia, lalu katanya kepadanya: Bahwa Tuhan, Allahmu, juga sudah berfirmankan segala jahat itu atas negeri ini.
19Lalu titah raja Zedekia kepada Yermia: Bahwa takutlah aku akan segala orang Yahudi yang sudah jatuh kepada orang Kasdim itu, kalau-kalau diserahkannya aku kepada tangan mereka itu dan dibuatnya olok-olok akan daku kelak.
8Bahwa inilah firman yang telah datang kepada Yermia dari pada Tuhan, kemudian dari pada dibuat raja Zedekia suatu perjanjian dengan segenap mereka yang di Yeruzalem, hendak berseru-serukan kemerdekaan bagi mereka itu,
24Tetapi tangan Ahikam bin Safan adalah serta dengan Yermia, sehingga iapun tidak diserahkan ke dalam kuasa orang banyak akan dibunuh.
21Hata, maka oleh bagindapun disuruhkan Yehudi pergi mengambilkan gulungan surat itu; lalu diambilnya dari dalam bilik Elisama, karkun itu, maka dibacakan Yehudi akan dia kepada pendengaran baginda dan kepada pendengaran segala penghulu yang menghadap baginda.
8Maka sesungguhnya setelah selesailah sudah Yermia dari pada mengatakan segala firman Tuhan kepada segenap orang banyak itu, ditangkaplah oleh segala imam dan nabi-nabi dan segenap orang banyak itu akan dia, serta katanya: Tak akan jangan engkau akan mati dibunuh.
5Baliklah juga kepada Gedalya bin Ahikam bin Safan, yang telah diangkat oleh raja Babil akan pemerintah atas segala negeri Yehuda, karena iapun tiada akan balik ke mari; hendaklah engkau duduk sertanya di tengah-tengah orang banyak itu, atau pergilah engkau barang ke manapun baik pada sangkamu! Maka oleh penghulu biduanda itu diberikanlah kepadanya bekal pada perjalanannya, lalu dilepaskannya pergi.
13Serta sampailah ia ke pintu gerbang Benyamin itu, maka adalah di sana seorang penghulu pengawal bernama Yeria bin Selimya bin Hananya, ia itu menangkap nabi Yermia, katanya: Engkau hendak belot serta jatuh kepada orang Kasdim!