Ayub 17:14
Kepada liang lahad adalah seruku: Hai bapaku! dan kepada cacing tanah: Hai ibuku dan saudaraku perempuan!
Kepada liang lahad adalah seruku: Hai bapaku! dan kepada cacing tanah: Hai ibuku dan saudaraku perempuan!
Ayat-ayat ini ditemukan menggunakan AI dengan kemiripan semantik berdasarkan makna dan konteks. Hasil terkadang dapat menyertakan keterkaitan yang tidak terduga.
15Maka di mana gerangan pengharapanku sekarang? dan siapa gerangan dapat memperlihatkan aku pengharapan itu?
16Ia itu turun ke dalam alam barzakh yang sunyi senyap, jikalau kiranya adalah perhentian di dalam duli sekalipun.
13Apakah pengharapanku? bahwa alam barzakh juga tempat kediaman aku; di sana, di dalam kegelapan, sudah kuhamparkan tilamku.
1Bahwa nyawaku sudah rusak, segala hariku sudah dipadamkan, hanya kubur juga yang tinggal bagiku.
5Bahwa tubuhku berlumurkan ulat dan lebu tanah; kulit tubuhkupun terbelah-belah lagi busuk rupanya dari karena segala purunya.
6Bahwa segala hariku lajunya terlebih dari pada torak; lenyaplah sudah sekaliannya dan tiada dapat diharap kembali.
17Mengapa maka tiada dibunuhnya aku dari pada rahim ibuku? Mengapa maka tiada ibuku telah menjadi kuburku? Mengapa maka rahimnya tiada mengandung dengan tiada berkesudahan?
18Mengapa gerangan aku sudah keluar dari dalam rahim, akan merasai kesukaran dan kedukaan? karena segala hariku habis juga dengan malu.
18Mengapa Engkau sudah mengeluarkan daku dari dalam rahim? Aduh, baiklah aku sudah putus nyawa, sehingga sebiji matapun tiada tahu melihat aku!
19Niscaya lalu adalah aku seperti belum jadi, jikalau dari pada perut ibuku aku langsung dibawa ke kubur.
17Selamat sudah dijauhkan dari pada hatiku, tiada kuketahui lagi akan barang yang baik.
18Maka sebab itu kataku: Segala beraniku sudah hilang dan segala harapku pada Tuhanpun.
19Ingatlah kiranya akan kesukaranku dan sengsaraku; semuanya itu hia dan empedu belaka.
28Pada seorang yang seperti kayu busuk lagi rapuh dan seperti kain yang sudah dimakan gegat.
26dan setelah sudah hancur luluh kulit tubuhku ini, maka dari dalam badanku juga aku akan memandang Allah;
20Rahim ibunyapun melupakan dia dan iapun menjadi kegemaran cacing tanah; seorangpun tiada lagi ingat akan dia; maka orang jahat itu ditebang seperti sebatang pohon kayu.
6Mereka itu telah berseru kepada-Mu, maka mereka itupun terpeliharalah; mereka itu percaya akan Dikau, maka tiada mereka itu mendapat malu.
15Aku sudah mengenakan kain karung pada kulit tubuhku, aku sudah memasukkan dahiku ke dalam duli.
8biarlah barang yang telah kutabur itu dimakan orang lain, dan segala tumbuh-tumbuhankupun dicabut dengan akarnya!
6istimewa pula manusia, yang ulat adanya, dan anak Adam, yang seperti cacing tanah!
15Maka kataku: Jikalau kiranya akupun berkata demikian, niscaya khianatlah aku akan bangsa segala anakmu.
31niscaya Engkau akan mencelupkan daku dalam lumpur, sehingga segala pakaianku jemu akan daku.
13Aduh, hendaklah kiranya Engkau menyembunyikan aku dalam alam barzakh dan melindungkan aku di sana, sampai sudah undur murka-Mu; hendaklah Engkau menentukan suatu perhinggaan padaku, lalu Engkau teringat akan daku pula.
19Bahwa Ia sudah mencampakkan daku ke dalam lumpur, sehingga aku sudah disamakan dengan abu dan duli.
10Maka ia itu sebab tiada dikatupkannya pintu rahim yang sudah memperanakkan daku, dan tiada disembunyikannya kesukaran itu dari pada mataku.
11Mengapa tiada aku mati baharu keluar dari dalam rahim, dan putus nyawa baharu keluar dari dalam perut?
14Terkutuklah hari yang padanya aku sudah jadi! Adapun hari ibuku memperanakkan daku, ia itu jangan berolah berkat!
16atau sekarang bukan aku seperti anak guguran yang terbuang, seperti anak-anak yang tiada tahu melihat siang.
19tetapi engkau juga terbuang dari dalam kuburmu seperti suatu pucuk kebencian, berpakaikan mayat dan orang yang dimakan pedang, yang turun ke dalam liang tanah yang tertambak dengan batu, seperti bangkai yang terpijak-pijak.
18(karena dari pada kecilku aku memeliharakan dia seperti kalau akulah bapanya, dan dari pada rahim ibuku akulah kepadanya akan seorang pemimpin);
4Dikerutkan-Nya dagingku dan kulit tubuhku dan dipatahkan-Nya segala tulang-tulangku.
20Ya Tuhan, lihat apalah bagaimana kepicikan aku! segala isi perutku gementarlah dan hatikupun terbaliklah dalam dadaku, sebab aku sudah mendurhaka sangat begitu. Di luar adalah pedang membuluskan orang, dan di dalam adalah kematian belaka.
11Segala jalanku sudah dilekak-lekukkan-Nya dan disesatkan-Nya aku pada tempat yang sunyi, dijadikan-Nya aku seorang ketinggalan.
3Maka Engkau membuka mata akan memandang kepada orang yang begitu dan Engkau memanggil aku akan berhukum serta-Mu!
4Bukankah sampai sekarang engkau berseru kepada-Ku: Hai bapaku! engkau juga pemimpinku dari pada masa mudaku!
14Dari pada kuasa neraka dapat Kuluputkan dia dan dari pada kematian dapat Kutebus dia. Hai maut! di manakah bisamu? hai neraka! di manakah kebinasaanmu? Bahwa sesal itu terlindung dari pada mata-Ku.
6Didudukan-Nya aku di dalam gua-gua yang gelap, seperti orang yang sudah lama mati.
14Segala kaum keluargaku sudah meninggalkan daku dan segala taulankupun sudah melupakan daku.
26Keduanyapun berbaring tidur di dalam abu dan cacing tanahpun menudungi keduanya.
6Aku sudah turun sampai kepada alas segala gunung dan segala kancing bumipun sudah tertutup di belakang aku sampai selama-lamanya, tetapi Engkau sudah membawa naik akan jiwaku dari dalam kebinasaan, ya Tuhan, Allahku!
18Bahwa budak-budak lagi menghinakan daku; apabila aku bangkit berdiri dibuatnya olok-olok akan daku.
19Segala taulan, tempat telah kutaruh rahasiaku, itu jemu akan daku, dan orang yang kukasihi itu sudah terbalik melawan aku.
20Jikalau aku sudah berdosa, apakah perbuatanku akan Dikau, ya Penyelidik manusia! mengapa Engkau menaruh aku akan sasaran bagimu, sehingga aku menjadi keberatan bagi diriku?
21Mengapa tiada Engkau mengampuni salahku dan menghapuskan kejahatanku? karena sekarang aku akan berbaring dalam lebu; Engkau mencahari akan daku kelak, maka aku tiada lagi!
10Kasihankanlah akan daku, ya Tuhan! karena aku dalam kesusahan; dari karena dukacita telah terkeratlah mataku dan jiwaku dan perutkupun.
11Segala kemuliaanmu sudah dicampak ke dalam liang lahad serta dengan bunyi kecapimu, bahwa cacing adalah terhampar di bawahmu dan ulatpun menjadi selimutmu.
10Bahwa kataku: Pada pertengahan hari hidupku aku akan berjalan ke pintu kubur; barang yang tinggal dari pada tahunku itu dikurangkan padaku.
17Salahku adalah termeterai dalam sebuah pundi-pundi dan Engkaupun berkemas-kemaskan kejahatanku.
5Karena telah kuketahui akan salahku dan dosaku adalah senantiasa di hadapanku.
3Bagaimana seteru mengejar jiwaku! dipijak-pijaknya nyawaku ke bumi; didudukkannya aku dalam tempat gelap gulita, seperti orang yang sudah lama mati.